Karya ini Aku tulis dari beberapa sebuah pengalaman yang pernah terjadi namun aku kemas dengan versi ku sendiri.
Berkisah tentang seorang pengusaha muda yang terkenal Satya Wijaya, pemilik perusahan Wijaya group, Satya terlahir dari keluarga yang Agama nya bagus, Satya juga memiliki 1 Kakak dan 2 Adik mereka sangat kompak dan harmonis. Sampai suatu kejadian Satya sedang menginap di luar kota karena ada acara meeting, dan ternyata dia di jebak oleh seseorang, sampai dia menghamili seorang perempuan yang bernama Sandra Viola gadis Cantik dan Alim dia juga merupakan pembisnis muda yang memiliki beberapa bisnis di usia mudanya, walaupun begitu hidup nya tidak seberuntuk Satya, karena Sandra Adalah Anak yatim piatu yang diurus oleh Asisten rumah tangganya, yang sudah sandra anggap sebagai orangtua asuh nya.
Dan kesedihan tidak sampai disitu saja, Sandra masih di perlakukan tidak Adil oleh suami nya sendiri.
Mau tau kisah nyaa..??
Ikutin terua yaakk..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adriana Niandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
Sandra keluar dari kamar mandi, dia langsung berlari ke arah walk in closet, untuk mengganti pakaiannya yang basah karena tersiram air, Sandra mengganti bajunya menggunakan baju tidur panjang tidak lupa dengan kerudung nya.
Selesai mengganti baju, Sandra kembali ke sofa tempat di mana dia tidur, dia langsung merebahkan tubuh nya sambil menutupi dengan selimut tebal, karena tubuh nya yang merasa kecapaian Sandra pun langsung menutup matanya dan tertidur, tanpa Sandra Sadari ternyata Satya memperhatikannya lewat jendela yang ada di ruangan tidurnya.
Terlihat Sandra sudah terlelap, Satya pun melangkahkan kaki nya, menghampiri Sandra yang sedang tidur.
"Maafkan saya Sandra, saya sudah menyakiti hati kamu, harus nya saya tidak berbicara kasar sama kamu, tapi jujur saya sangat mengkhawatirkan kamu tadi" ucap Satya memandangi Sandra yang sedang tertidur.
Sebelum kembali, Satya mengusap pipi Sandra lembut, dan saat itu juga Sandra membalikkan tubuhnya, seperti hendak jatuh kebawah, beruntung Satya bisa menahannya.
"Bagaimana kamu bisa memaksa untuk tidur disini, disini sangat bahaya " ucap Satya yang sedang menahan tubuh Sandra, sambil memandangi wajah Sandra.
Dengan susah payah, Satya pun menggendong Sandra, memindahkan Sandra ke kasur nya.
"Lebih baik kamu tidur disini, disini lebih aman buat anak kita dan nyaman buat kamu " ucap Satya sambil menyelimuti Sandra.
"Selamat tidur" ucap Satya mencium kening Sandra sekilas.
Satya keluar dari ruangan tidur nya menutup pintu kaca, dia pun merebahkan tubuh nya di sofa.
"Aghhh... Bagaimana dia bisa tidur nyenyak di tempat ini " ucap Satya membolak-balikkan badannya mencari posisi yang nyaman.
"Emmm.. Mau bulak balik kaya apa juga tetep aja ini tidak nyaman" ucap Satya. Dan malam itu menjadi malam yang sangat panjang untuk Satya.
-----------
Pagi hari.. Sandra bangun dari tidur nyenyak nya, dia terkejut melihat dirinya yang ada di kasur milik Satya.
"Ehh... Kenapa aku bisa ada disinii?? " ucap Sandra terkejut.
"Dia mana dia..?? " ucap Sandra melirik kesana kemari.
Sandra pun beranjak bangun, dia keluar dari ruangan tersebut dan melihat Satya yang sedang tidur di atas sofa.
"Kenapa dia bisa tidur disitu?? Jangan-jangan semalam aku tidur berjalan masuk ke dalam ruangan nya, terus dia marah dan keluar dari kamar, atau apa dia yang menggendong aku yaa?? " ucap Sandra bicara pada dirinya sendiri .
"Ahh... Itu tidak mungkin!!! " ucap Sandra berlalu ke arah kamar mandi untuk mandi.
Setelah selesai mandi, dan memakai baju kerjanya, Sandra pun keluar kamar, sekilas dia melihat Satya yang masih tertidur pulas, dia tidak berani mengganggu tidur Satya.
Saat Satya membuka pintu, ternyata Andika sedang berdiri di depan pintu kamar, seperti sedang menunggu seseorang membukakan pintu.
"Sekertaris Dika?? Kenapa kamu berdiri disitu?? " tanya Sandra.
"Apa Tuan sudah bangun?? " tanya Andika
"Belom dia masih tidur di dalam" ucap Sandra
"Ah.. Apa nona bisa bantu saya untuk membangunkan Tuan? Hari ini jadwal Tuan sangat padat, siang nanti tuan harus meeting dan materinya harus segera di selesaikan sekarang" ucap Andika menjelaskan.
"Maaf Andika, sepertinya saya tidak bisa, saya tidak mau mengganggu Satya, saya juga harus berangkat ke Butik sekarang, saya permisi " ucap Sandra buru-buru meninggalkan Andika.
"Tapi nona tunggu?? " Panggil Satya.
Namun Sandra sudah berjalan menuruni tangga.
Dengan ragu Andika pun masuk ke dalam kamar, di dalam dia melihat bahwa bos nya sedang tidur meringkuk di atas sofa.
"Kenapa Tuan tidur disini?? Bagaimana cara aku membangunkannya?? " gumam Andika.
Saat Andika hendak membangunkan Satya, tiba-tiba Satya membuka matanya dan terkejut melihat Andika yang mendekatinya.
"Mau apa kamu?? " ucap Satya
"Ah Tuan sudah bangun" ucap Andika
"Kamu ngapain disini?? Dimana wanita itu?? " tanya Satya.
"Saya disini membangunkan Tuan, karena hari ini jadwal tuan sangat padat, dan nona sudah pergi ke butik tadi" ucap Andika.
"Heh.. Dasar tidak tahu terimakasih, bahkan dia tidak membangunkan ku, dia pergi sama siapa?? " ucap Satya.
"Sepertinya sendiri tuan " ucap Andika.
"Apaa??? Jadi dia nyetir sendiri gitu?? " ucap Satya.
"Sepertinya begitu Tuan" ucap Andika.
"Nanti kamu harus carikan dia supir wanita yang bisa bela diri, jujur, sopan dan cekatan " ucap Satya.
"Baik Tuan.. " ucap Andika.
"Kalau begitu saya mau mandi dulu, kamu tunggu saya diluar" ucap Satya.
"Baik" ucap Andika Pergi meninggalkan Satya.
-------------
Sandra sudah sampai di butik nya, dia di sambut oleh Dewi Asisten nya. Sandra masuk ke dalam ruangannya di ikuti oleh Dewi.
"Selamat pagi mbak? " ucap Dewi.
"Pagi Dew.. Bagaimana ada keluhan tidak? " ucap Sandra Duduk di kursi nya.
"Tidak ada bu semuanya aman, malah pembeli di butik kita makin lama makin banyak. " ucap Dewi.
"Mungkin ini karena teman-teman umi datang kesini" ucap Sandra.
"Terimakasih ya.. Kalau gitu kamu bisa kembali, oia jam 1 nanti tolong ingatkan saya ada janji dengan dokter " ucap Sandra.
"Baik mba saya permisi " ucap Dewi dan beranjak keluar dari ruangan Sandra.
Di dalam ruangan Sandra terus memeriksa laporan-laporan tentang butik dan Restauran nya, selesai itu, Sandra pun menghabiskan pagi nya dengan menggambar desain-desain baju muslimah yang akan dia buat untuk keluaran terbaru di butiknya.
--------------
Jam sudah menunjukan pukul 13:00 itu artinya dia sudah harus berangkat ke rumah sakit untuk berkunjung dengan dokter, karena dia sudah menjadwalkan untuk memperiksakan kandungannya siang ini..
30 menit kemudian Sandra sudah berada di rumah sakit dia masih harus menunggu 30 menit lagi untuk masuk ke dalam ruangan dokter.
"Apa yang kamu tunggu Sandra, dia kan memang sedang sibuk jadi dia tidak mungkin datang, seandainya aku bisa minta Raya untuk menemaniku, tapi aku juga sudah bilang pada Raya kalau Satya akan menemaniku" ucap Sandra. Duduk di ruang tunggu.
"Sandraaa??? Gue gak telat kan?? " teriak Raya, ternyata Raya datang untuk menemani Sandra periksa kandungannya
"Raya kamu ko tahu aku disini?? " ucap Sandra
"Gue tadi tanya sama Dewi, Satya mana?? " tanya Raya
"Emmm... Satya ada urusan di kantor, katanya kalau udah beres dia akan susulin aku" ucap Sandra.
"Ohh.. Begitu, yaudah biar gue yang temenin, gue juga kan mau liat ponakan gue" ucap Raya.
"Gue gak akan tanya, kalau lo belom mau kasih tau gue " Batin Raya.
Giliran Sandra pun sudah tiba, Sandra di temani Raya untuk memeriksa kandungannya.
Selesai memeriksa kandungan, Raya mengajak Sandra untuk pergi ke cafe yang biasa jadi tempat nongkrong mereka, Sandra pun menyetujui nya.
Saat memasukki cafe, Sekilas Raya melihat Seorang lelaki yang dia kenal sedang berada di dalam cafe tersebut bersama seorang perempuan mereka terlihat sangat akrab.
"Sand kita balik aja yuk?? Jangan disini?? " ucap Raya.
"Kenapa?? Kita kan udah sampe, udah ah disini aja, aku udah lapar nih.. " ucap Sandra
"Emm di cafe satu lagi aja, gue denger ada cafe baru?? " ucap Raya.
"Engga ah disini aja tanggung, kamu minggir dong aku mau masuk" ucap Sandra menggeser tubuh Raya.
"Sand tung.... " ucap Raya terpotong.
Namun telat Sandra sudah melihat apa yang Raya lihat sebelum nya...
"Sand??? " panggil Raya.. Namun Sandra masih terdiam melihat pandangan di depannya.
Bersambung...
Kira-kira siapa yaaa yang dilihat oleh Raya dan Sandra??
Tunggu kelanjutannya.. Terimakasih untuk yang sudah setia mendukung cerita ini. 😘🙏🙏
ditunggu up nya Thor...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, atau Caraku Menemukanmu.
Yang (Siapa) Aku Tanpamu searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng😶