NovelToon NovelToon
PAMAN! JANGAN GODA AKU

PAMAN! JANGAN GODA AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nita

Aku menikahi dia, tapi justru pamannya yang membuatku kehilangan akal. Setiap kali pria itu menatapku, ada bara yang tak bisa kupadamkan. Di mata keluarga, pria itu hanyalah paman dari suamiku. Di hatiku, dia adalah pria yang tak pernah boleh kusentuh. Namun, semakin aku menghindar, semakin dekat dia datang, membawa bisikan-bisikan yang memecah pertahananku. Bagaimana jika cinta ini terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

GINGSENG LIAR

Seline berhasil melepaskan sabuk pengamannya, dan langsung menggelayut di sisi pria asing yang baru saja menolongnya. Saat ini terdengar lenguhan dari ponselnya. Hati pria di seberang sana hampir copot ketika mendengarnya. Teman baiknya itu saat ini benar-benar sedang bersama wanita. “Katakan bagaimana kondisinya?”

“Tubuh wanita ini menggeliat dengan hebat, napasnya memburu seakan ada bara api yang menyala di dalam darahnya, kulitnya memanas!” kata pria itu sambil berusaha menahan diri, tapi tubuhnya terasa tak lagi patuh.

“Tidak ada obatnya?” suara pria di telepon itu , lalu dia berkata lagi, “ Ini adalah sebuah obat perangsang generasi terbaru. berbentuk uap yang efeknya jauh lebih agresif dan sulit dinetralisasi oleh tubuh!”

“Jadi jika tidak ada penawar, apa yang harus dilakukan?” kata pria itu sambil memeluk Seline agar diam, karena dia mulai merasakan perubahan di tubuhnya, ketika Seline mengecupi tengkuk lehernya.

Dalam hati pria yang sedang di telepon, sungguh sangat memuji konsentrasi kawannya itu, yang masih sanggup menyetir sambil menelpon dirinnya di saat ada wanita disampingnya yang sedang habis-habisan menggodanya. “Oh ya ampun, satu-satunya jalan adalah bercinta dengannya!”

“Apa kau gila!” kata pria asing itu sambil menghentikan laju mobilnya, karena tangan Seline sudah mulai mengusap daerah terlarang.

Pria itu langsung memutuskan sambungan teleponnya, “Kau mau apa hah!” katanya sedikit sarkas kepada Seline.

“A-aku… mau… mau memakan kamu!” jawab Seline menggoda sambil menggigit daun telinga pria yang baru saa dia kenal itu dengan lembut.

Pria itu membasahi bibirnya, lalu menarik tubuh Seline dan menekannya ke pangkuannya, dengan begini dia baru bisa menyetir dengan tenang, meski harus mati-matian menahan gejolak dibawahnya.

Pada akhirnya mereka pun sampai di apartemen pria itu, yang langsung membawa Seline dan masuk ke dalam lift menuju Penthouse. Dia menggendong Seline di bahunya, lalu begitu lift sampai ke unitnya, dia langsung pergi ke kamar utama dan melemparkannya ke bak mandi besarnya.

Pria itu langsung menyiram tubuh Seline dengan air dingin, Tapi malah membuat wajah wanita itu memerah, malah semakin terlihat menggoda. “Eum…!” lenguhan yang keluar dari mulutnya semakin menipiskan pertahanan hati pria asing itu.

“Panas… panas sekali!” kata Seline yang langsung merobek kemejanya Sampai kancingnya terpental lepas.

Pria itu membasahi bibirnya sambil menarik napas dalam-dalam ketika Seline mendongak memberi tatapan meminta untuk disentuh. Pria asing itu bersimpuh lalu berkata, “Namaku adalah Xander Mo!”

“Ulangi namaku!”

Seline tersenyum menggoda, dia menglurkan ujung jari tangannya menyentuh wajah tampan Xander dengan lembut, “Ya tentu saja aku ingat namamu, kau adalah… eum!”

“Siapa namaku?” tanya ulang Xander, setidaknya dia harus memastikan namanya diingat.

“Kau adalah Xander Mo!” jawab lantang Seline.

“Bagus, karena kau yang meminta, maka aku adalah obatmu malam ini!” kata Xander sambil menggendong Seline dan membawanya ke ranjang besar di kamarnya itu.

Cahaya lampu temaram memenuhi kamar itu, menciptakan bayangan lembut di dinding. Mereka berdua saling menatap, seolah ingin menghafal setiap lekuk wajah yang baru saja mereka kenal, Jemari mereka saling meraba, bukan sekadar sentuhan, melainkan percakapan tanpa kata.

Gairah mereka memuncak, sebuah gairah yang tak perlu dijelaskan dengan bahasa. Saat bibir mereka akhirnya bertemu, waktu seakan berhenti. Perlahan, dunia di sekitar menghilang. Yang tersisa hanyalah detak jantung yang berpacu, napas yang berpadu, dan rasa hangat yang meresap hingga ke jiwa.Meresap dalam tubuh yang telah menyatu.

Keesokan paginya, Seline bangun lebih dulu, dia mengambil perlahan bajunya yang berserakan di lantai, lalu dengan pelan masuk ke kamar mandi. Kepala Seline langsung berputar mengingat kejadian semalam. Wajahnya lagi lagi memerah, dia menapuk wajahnya sendiri, lalu menepuk-tepuk pelan.

“Astaga apa yang baru saja terjadi!” kata pelannya sambil memukul pelan kepalanya sendiri.

“Mo… Xander Mo!” ucap pelannya menyebut nama pria yang baru saja menidurinya.

Seakan tahu jika namanya baru saja dipanggil, pria yang tertidur di ranjang pun membuka matanya. Sementara itu, di kamar mandi, seline sedang melihat jejak-jejak merah yang ditinggalkan oleh Xander. “Sebenanya siapa yang memakan siapa!” gumam pelan dengan sedikit tidak percaya.

Seline pun memakai bajunya, perlahan membuka pintu kamar mandi, “Oh astaga!” pekiknya terkejut melihat Xander sedang berdiri di depan pintu kamar mandi sambil bersedekap.

Mereka berdua terpaku sesaat, lalu Seline berdehem membuyarkan keheningan diantara mereka. “Tentang semalam, anggap saja tidak pernah terjadi, kau tidak perlu bertanggung jawab!”

Seline mengambil tasnya yang ada di sofa, lalu ingin pergi begitu saja. Namun, langkahnya terhenti ketika Xander berkata, “Bagaimana jika aku yang meminta pertanggung jawabanmu!”

Alis Seline menaik, lalu berbalik badan. Dengan senyuman yang dipaksakan, dia pun berkata, “Apa… ini adalah pertama kalinya?”

Xander tidak menjawab iya, juga tidak menjawab tidak. Dia hanya berdiam diri memandangi Seline yang terlihat salah tingkah. “Tuan Mo, maafkan aku…. Aku sudah menikah!” kata Seline langsung pergi meninggalkan kamar utama itu.

Dibawah dia bertemu dengan kepala pelayan, “Tuan… apakah bisa!” kata Seline sambil menunjuk ke arah lift.

Kepala pelayan itu mengangguk, lalu mengeluarkan kartu aksesnya. Seline pun segera masuk ke dalam lift. “Terima kasih!” katanya sambil sedikit menundukan kepala.

Kepala pelayan itu sedikit tersentak, ini baru pertama kalinya, dia mendapatkan sopan santun seperti itu dari teman Tuannya. Dalam hati kepala pelayan itu langsung menyukai Seline.

Seline mengambil ponselnya, dia mencolokan kabel pengisi daya batrainya. Begitu ponselnya menyala, panggilan dari Rumah Tua pun masuk. “Apa kau baik-baik saja!”

“Ya aku baik-baik saja!” kata Seline.

“Semalam Eric datang ke rumah, mencarimu, dia juga datang memberikan hadiah, Dia bilang tidak bisa menghubungimu karena kalian sedang bertengkar!”

Seline sedikit gugup, lalu bereaksi, “Ya Ma kami sedikit bertengkar, jadi semalam aku mau menyendiri, menenangkan diri!”

“Kau ini sudah besar, mengapa masih saja membuat kami khawatir!”

“Ma, jangan marah lagi. Maafkan aku, aku pasti akan menebusnya ok!” janji Seline.

Sambungan ponsel tertutup, Seline merasa aneh, jika semalam Eric yan meminta supir menjemputnya lalu mengapa suaminya itu sampai pergi ke rumah orang tuanya untuk mencari dirinya. “Apa ada orang lain yang ingin mencelakaiku!”

Pada saat ini, ponsel seline berdering lagi, kali ini adalah panggilan masuk dari mertuanya. “Apakah sudah menyiapkan hadiah yang aku pinta!”

“Ya Ma, sudah!” kata Seline sambil menatap layar ponsel yang baru saja menggelap.

Siang ini akan ada perjamuan penting di dalam keluarga Mo. Semua tetua Mo akan hadir, Seline diminta untuk mencari akar ratusan tahun. Di pengobatan tradisional Tiongkok dan Tibet, ada kisah tentang ginseng liar yang bisa berusia puluhan hingga lebih dari 100 tahun. Nilainya sangat tinggi, bahkan bisa dilelang miliaran.

1
Tuti Tyastuti
𝘢𝘴𝘵𝘢𝘨𝘢𝘢𝘩 𝘴𝘪𝘮𝘰𝘯😂😂😂
Tuti Tyastuti
𝘮𝘢𝘶 𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦 𝘺𝘢 𝘯𝘥𝘦𝘳😂
Tuti Tyastuti
𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘬𝘢 𝘯𝘪𝘵𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘴𝘦𝘭💪
Tuti Tyastuti
𝘳𝘢𝘯𝘪𝘢 𝘱𝘶𝘳𝘢" 𝘵𝘶𝘩
Tuti Tyastuti
𝘹𝘢𝘯𝘥𝘦𝘳 𝘱𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘤𝘪𝘭 𝘵𝘪𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘶𝘭𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘬𝘰𝘳 𝘴𝘦𝘭
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘩 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘨 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘦🤔
Tuti Tyastuti
𝘦𝘳𝘪𝘤 𝘮𝘰 𝘢𝘱𝘢 𝘢𝘯𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘦𝘵𝘩𝘢𝘯 𝘮𝘰 𝘬𝘢🤔
Tuti Tyastuti
𝘩𝘢𝘥𝘪𝘳 𝘬𝘢 𝘕𝘪𝘵𝘢☝
Endah Sea
suka dengan semua cerita2 author.. terimakasih
Ellaa Nurell
karya yg sangat bagus banget dibaca....
dengan alur yg bagus...ditambah ada banyak bgt ilmu yg tersaji didalemnya ....
pokoknya recommended novel author ini gak pernah gagal 🫶🏻
Shee_👚
ulah keluarga rania atau rania sendiri yang melaporkan kejadian itu🤔
dasar nya pelekor buat drama murahan aja terus. orang juga pasti mikir masa baru mau di pasang infus dah ada kontraksi yang membuat keguguran. kan aneh belum ada semenit juga.
Shee_👚
ngamuk aja situ gak bakalan ada yang peduli.
eric PeDe gila mau balikan lagi sama seline, orang seline ja dah muak sama kamu😏
Shee_👚
luntang Lantung tapi ATM terus berjalan🤭
Shee_👚
ternyata hanya karena status sosial😏
inget bu harta yang kamu miliki bisa lenyap hanya dengan hitungan menit, tapi menantu baik dan tulus tak bisa di ganti dengan apa pun
Shee_👚
kayanya dia minum obat menggugurkan kandungan karena di minta tes DNA
Shee_👚
jangan² itu bener bukan bayi Erick🤔
Shee_👚
orang tuh jorogin aja seline, kebanyakan banget drama itu pelekor
Shee_👚
malu gak tuh, harusnya malu lah di tolak secara terang-terangan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!