NovelToon NovelToon
NICHAELA'S SECRET SLAVE

NICHAELA'S SECRET SLAVE

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Dark Romance
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: msxeikapoison

Nichaela Rosabella adalah mahasiswi kaya raya yang dipuja karena kecantikannya, namun ia menyimpan rahasia kelam: di balik sikap manisnya di hadapan orang tua, ia adalah sosok yang manipulatif dan liar. Di balik kemewahannya, Nichaela memanfaatkan Braxton mahasiswa miskin penerima beasiswa yang juga pelayan pribadinya sebagai tempat pelampiasan amarah sekaligus kekasih rahasianya di malam hari.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika obsesi Nichaela pada pria idamannya, Bredth, kandas setelah pria itu justru memilih Micheala, anak pembantu yang polos dan sangat disayangi oleh orang tua Nichaela. Ketika cemburu buta dan tekanan emosional menghancurkan kendali Nichaela, Braxton terjebak dalam pusaran amuk sang nona, memicu konflik rahasia yang mengancam kehancuran mereka semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon msxeikapoison, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengakuan Yang Tersirat

Namun, di balik riuk tepuk tangan para tamu, Bradlee berdiri di sudut ruang VVIP sambil menatap cermin besar. Matanya bergulir menatap foto keluarga mereka, lalu beralih menatap wajah adik-adiknya Naevie, Braddee, dan Nealie yang sedang tertawa bersama di dekat meja kue.

Pikiran Bradlee bergejolak hebat. Kebenaran yang selama ini terpendam di dalam dadanya akhirnya tak lagi bisa dibendung.

Wajah mereka semua... tidak ada satu pun yang mirip dengan Bredth.

Sama sekali tidak ada garis keturunan Bredth di wajah mereka berempat. Malahan, Bradlee, Naevie, Braddee, dan Nealie seperti salinan sempurna dari satu sosok pria: Braxton Conor, CEO Mercy Group yang selama ini dikenal publik hanya sebagai "teman dekat sang Mama" sekaligus pengawas bisnis keluarga.

Ingatan masa kecil Bradlee berputar cepat. Sejak mereka kecil, Bredth selalu sibuk dengan urusan ekspansi perusahaan, bersikap dingin, dan hanya hadir untuk menuntut mereka menjadi sempurna tanpa pernah memberikan kasih sayang yang tulus.

Sebaliknya, sosok yang selalu ada di setiap momen penting hidup mereka adalah Braxton. Braxton-lah yang menghadiri wisuda sekolah mereka, memberikan nasihat kebijaksanaan saat mereka terpuruk, mengajari mereka kepemimpinan, bahkan selalu ikut serta dalam setiap liburan keluarga sementara Bredth selalu absen dengan alasan urusan bisnis.

"Kau melamun lagi, Kak?" suara lembut Naevie memecah lamunan Bradlee. Naevie berdiri di sampingnya bersama Braddee dan Nealie.

Bradlee menatap ketiga adiknya, lalu mengalihkan pandangannya ke arah meja utama. Di sana, Bredth sedang sibuk memamerkan pencapaian "anak-anaknya" kepada para kolega bisnis dengan nada sombong. Sementara di sudut lain yang lebih tenang, Nichaela sedang tersenyum manis penuh kehangatan saat Braxton merapikan jas yang dikenakan Braddee sebelum acara dimulai.

"Naevie... Braddee... Nealie..." bisik Bradlee dengan suara rendah dan dalam. "Kalian pernah merasa aneh tidak dengan keluarga kita?"

Braddee menaikkan sebelah alisnya. "Aneh bagaimana, Kak?"

"Raut wajah kita berempat. Hidung, garis rahang, sorot mata, bahkan cara kita berpikir..." Bradlee menunjuk pelan ke arah Braxton yang sedang berbisik mesra dan protektif di samping ibu mereka. "...kita semua adalah salinan sempurna dari paman Braxton. Bukan pria yang duduk di sana yang mengaku sebagai ayah kita."

Naevie, Braddee, dan Nealie membisu. Tidak ada rasa terkejut yang berlebihan di wajah mereka seolah rahasia tersirat itu sebenarnya sudah lama diakui oleh naluri mereka masing-masing.

"Papa Bredth tidak pernah ada untuk kita," gumam Nealie pelan, menyandarkan kepalanya di bahu Bradlee. "Setiap kali kita ulang tahun, kelulusan, atau saat kita sakit... yang menggenggam tangan Mama dan menjaga kita selalu Om Braxton."

"Dan lagipula..." tambah Braddee dengan senyum tipis yang sarat akan makna, "...pria sejati yang mengajari kita cara menjadi pemimpin dan menjaga Mama... adalah paman Braxton."

Bradlee menarik napas panjang, mengukir senyuman penuh kepastian dan ketenangan. Keraguan di hatinya kini musnah total. Ia menatap ke arah Nichaela dan Braxton yang kini berjalan menghampiri mereka berempat dengan binar kasih sayang murni di mata mereka.

Malam itu, tanpa perlu ada pengakuan tertulis atau tes DNA di atas kertas, keempat bersaudara itu menyadari satu kenyataan mutlak: darah, jiwa, dan takhta kekuasaan yang mereka pegang hari ini adalah warisan murni dari sang penguasa sejati, Braxton Conor.

Di sudut ballroom yang lebih tenang, Tuan Artur Mercy dan Nyonya Audrey Mercy yang kini telah sepuh namun tetap memancarkan aura keanggunan keluarga terpandang sedang berkumpul bersama jajaran kolega bisnis papan atas. Di samping mereka, Braxton berdiri tegap dengan setelan jas eksklusif yang membungkus tubuh kekarnya yang tetap fit dan atletis. Wibawanya sebagai CEO Mercy Group membuat siapa saja yang melintas memberikan rasa hormat yang mendalam.

1
falea sezi
jahat bgt pasangan selingkuh ni😒
falea sezi
bodoh klo q jd nicha q minta duit banyak beli apartemen pokok kuras harta ortu trs pergi dr rmh🤣
𝕯𝖚𝖈𝖍𝖊𝐬𝐬 𝕻𝖆𝖝𝖑𝖊𝖞
alurnya sangat mudah difahami dan ngak kaku
renjana biru
pusing ama si nicha" ini
seikαα 𝖻𝖾𝗅𝗅𝗂𝗇𝗀𝗁α𝗆: pusing kenapa tuhh /Chuckle/
total 1 replies
renjana biru
pedess bgt omongan cwenya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!