Lima tahun lalu, Kiara diceraikan Jonathan, alasan perceraian itu tidak lain karena cinta pertama Jonathan kembali. Tanpa Jonathan tau, ternyata Kiara membawa benih darinya.
Setelah Lima tahun kemudian, Kiara dan Jonathan dipertemukan kembali dalam sebuah acara perayaan ulang tahun perusahaan tempat Kiara bekerja. Tak disangka, pertemuan itu menghadirkan kembali cinta yang telah lama menghilang di antara mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mencoba Menghindar
Keesokan harinya...
Kiara benar-benar tak ingin bertemu kembali dengan Jonathan, untuk itu ia pun langsung membuat surat pengunduran diri.
Pelan namun pasti, Kiara langsung mengetuk pintu ruang kerja ketua staf yang menaunginya. Tanpa banyak berpikir ia pun memantapkan niatnya untuk keluar dari pekerjaannya ini.
"Masuk," ucap atasan Kiara.
"Permisi Pak Megan, boleh saya minta waktunya sebentar?" tanya Kiara ramah.
"Boleh, masuk Kiara, masuk. Silakan duduk, ada apa? apa yang bisa ku bantu?" tanya Pak Megan lembut.
"Sebelumnya saya minta maaf, Pak Megan. Sepertinya kedatangan saya akan membuat Bapak kecewa, saya ingin mengundurkan diri, Pak," jawab Kiara seraya menyerahkan sebuah amplop berwarna putih pada pria paruh baya itu.
"Hah, mengundurkan diri? memangnya ada yang membuatmu kecewa?" balas Pak Megan, tampak terkejut.
"Tidak, Pak. Tapi saya harus pulang kampung, nenek saya sakit, Pak. Saya ingin merawat beliau," jawab Kiara berbohong.
"Ohhh, begitukah? Tapi Kiara, emmm, begini, kamu tau kan dua hari lagi akan di ada pesta di sini, kamu tahu kita kekurangan orang. Gimana kalo kamu perginya setelah pesta selesai. Aku akan langsung acc surat pengunduran dirimu, asal acara ini berjalan dengan baik, bagaimana?" tawar Pak Megan, serius.
Astaga, bagaimana ini? aku kan pengennya menghindari pria itu, aku nggak ingin ketemu dia, tapi ga enak juga sama Pak Megan. gumam Kiara dalam hati. Kiara pun berpikir sejenak. Sebenarnya Kiara juga belum yakin jika nama yang tertera di surat pengumuman tersebut adalah mantan suaminya. Lalu, teringat dengan hal tersebut, Kiara pun akhirnya menyetujui permintaan Pak Megan.
"Baiklah kalo begitu, Pak. Saya akan bantu acara ini sampai selesai. Tapi setelah itu, tolong acc permintaan saya mengundurkan diri ya, Pak," ucap Kiara, menawar.
"Oke, kamu jangan khawatir, Kiara. Oiya, andai kamu butuh pekerjaan lagi, temui aku, kamu jangan sungkan. Posisi kamu tidak akan berubah di sini, mengerti," ucap Pak Megan, sedikit sedih.
"Baik, Pak. Terima kasih banyak atas kepercayaan yang bapak berikan pada saya," jawab Kiara.
Tak ada perbincangan lagi, tapi tampak jelas terlihat baik itu dari Kiara ataupun Pak Megan, mereka berdua tampak sedih. Bagimana tidak? Mereka sudah bekerja sama selama hampir empat tahun dan Kiara adalah termasuk karyawan yang rajin. Baik saat menjadi staf perusahaan atau pun saat sudah berada di hotel ini.
Setelah menemui atasannya, Kiara pun melanjutkan pekerjaannya, tak di sangka salah satu teman sejawatnya memerhatikan raut wajahnya. Tampak jelas di sana Kiara sedang murung.
"Ra, kamu kenapa? kulihat kamu murung? apa ada masalah? kamu habis bertengkar sama Pak Megan?" tanya Ita, teman baik Kiara di pekerjaan ini.
"Nggak, Ta. Aku baik-baik saja, kamu jangan khawatir."
"Ohh, tapi kamu kelihatan banget kalo ada masalah, ada apa? kamu bisa kok cerita ke aku," ucap Ita, khawatir.
"Terima kasih banyak, Say. Kamu memang teman teman terbaik," ucap Kiara sembari merangkul Ita.
Ita masih tampak penasaran dengan masalah yang di hadapi sahabatnya. Tetapi Ita sangat tahu bagaimana sahabatnya ini, wanita cantik ini bukan orang yang suka mengumbar masalahnya. Untuk itu Ita pun memutuskan untuk tidak bertanya lagi, lebih baik ia menunggu Kiara bercerita sendiri tentang masalahnya.
Tak ingin mendapatkan teguran, Ita dan Kiara pun memutuskan untuk ke aula tempat akan di adakan pesta penyambutan ulang tahun perusahaan sekaligus pesta penyambutan CEO mereka yang baru.
Namun langsung mereka terhenti mana kala terdengar suara yang tidak asing bagi Kiara, suara itu seperti suara Sinta dan juga Kevin.
"Maaf, Om, saya tidak sengaja," terdengar suara seperti suara Kevin.
"Ehhh, maafkan putra saya, Pak, putra saya tidak sengaja," ucap pemilik suara itu seperti suara Sinta.
"Kalian ini, bodoh sekali. Hati-hati dong, lihat jas bos kita kotor gara-gara keteledoran anakmu," ucap salah satu ajudan yang mengawal pria kaya itu.
"Maafkan kami, Pak. Kami tidak sengaja, kami benar-benar minta maaf," ucap Sinta, takut.
Di detik yang sama, tampak pria angkuh itu meninggalkan Kevin dan Sinta, sedangkan ajudan yang menegur mereka tampak masih belum merelakan masalah ini. Namun yang menjadi masalah untuk Kiara bukan itu, tetapi postur tubuh pria yang di tabrak Kevin itu, posturnya sangat mirip dengan....
Bersambung...
ayo dong Thor bikin Jonathan menyesal atas kata²nya, jgn cuma ngomong Kiara jahat,, padahal dia yg sangat jahat