seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mencuri barang berharga putri Aurora
Ke Esokan harinya, pagi-pagi sekali Aluna sudah belajar bermain pedang, bulir-bulir keringat membahasi wajahnya,tapi bahkan gadis kecil itu tidak merasa terganggu dengan semua itu.
Dia hanya fokus dengan kegiatannya dan balas dendam selalu terngiang di telinga nya,disaat Aluna mengayunkan pedang, tiba-tiba pedang itu patah dan mengenai kakinya.
Sehingga Aluna terjatuh dan meringis kesakitan,dia menatap pedang yang sudah terlihat lapuk itu dengan tajam.
" sialan kenapa aku baru menyadari jika pedang ini sudah tua " gumamnya,dia membersihkan darah di kakinya dengan hati-hati,tanpa Aluna sadari darahnya mengenai cincin yang melingkar ditangannya.
" sebaiknya aku melanjutkan nya besok saja, sekalian aku akan mencari pedang yang lebih kuat dari ini " ucapnya,Aluna berdiri dan meninggalkan halaman istananya.
Sedangkan Lilis yang baru saja masuk ke istana mawar dengan tergesa-gesa, mencari sosok keberadaan nona kecilnya,dia terlihat cemas,entah kenapa wanita itu terlihat panik.
" nonaaaa...nonaaa...anda dimana ? Nona..ada yang ingin saya sampaikan " teriaknya yang sudah tidak bisa menahan diri lagi.
Aluna keluar dari dalam kamar mandi dengan rambut basah,kaki kecilnya berjalan mendekati pelayan nya.
" ada apa ? Kenapa kamu terlihat takut ? Apa yang terjadi? " tanya Aluna dengan rasa penasaran.
Lilis berhenti tepat di hadapan nona nya, pertama-tama dia menghembuskan nafasnya lalu menatap Aluna dengan mata berkaca-kaca.
" nona..saya..saya baru saja mendengarkan gosip di istana,gudang belakang tempat Selir Diana di sekap terbakar hangus,, hikkksss... nona saya sangat khawatir jika...yang..mulia selir Diana ikut terbakar,tapi dari kabar yang beredar ibu anda...dia..dia ikut terbakar hingga menjadi abu" Lilis menutup mulutnya karna tidak bisa menyembunyikan kabar itu.
Dia merasa kasihan pada Aluna yang tidak memiliki siapapun lagi,meski dia masih memiliki seorang ayah,tapi pria itu tidak pernah menyayangi Aluna..
" mungkin ini sudah menjadi takdir ku bi,,aku tidak mungkin melawan takdir ku sendiri,,,,aku hanya tidak menyangka ibu akan meninggalkan ku secepat ini,,dan sekarang aku tidak memiliki siapapun lagi " ucap Aluna dengan cukup keras,tapi anehnya wajahnya tetap datar.
sementara Lilis yang tidak melihat ekspresi wajah nona kecilnya,dia semakin menangis mendengar ucapan Aluna.
" nona jangan merasa sendiri di dunia ini,masih ada saya yang akan melindungi anda,, hikkksss....kasihan sekali anda nona..kenapa nona harus merasakan penderitaan ini..? Ini sangat tidak adil " Lilis bersimpuh di lantai,karna merasa hancur mendengar kabar jika Selir Diana telah tewas.
Aluna si gadis kecil itu,yang melihat kearah pintu,tentu saja dia tau seseorang sedang bersembunyi disana,dia pasti sangat yakin itu adalah mata-mata Selir agung,dan selir agung tidak akan begitu mudah percaya dengan kabar kematian Selir Diana.
" sudahlah bi,,jangan menangis lagi,jika kamu menangis seperti ini,aku akan merasa sakit hati,,mulai hari ini aku berharap bibi selalu berada disisi ku,,karna aku hanya memiliki bibi di dunia ini " tegas Aluna,setelah itu dia berjalan kearah kursi dan duduk dengan posisi miring,ya ternyata Aluna lah yang membakar gudang itu, karna dia tidak ingin seseorang mencurigai ibunya,dan dengan membakar gudang itu,semua orang pasti akan mengira Selir Diana juga ikut terbakar.
" sebenarnya aku sangat ingin membunuh Aurora,tapi mengingat saat ini ibuku dan Liam membutuhkan uang untuk biaya hidup mereka,jadi aku harus menunda nya " batin Aluna dengan anggukan kecil.
Lilis yang sudah lelah menangis,dia berdiri tapi anehnya dia melihat Aluna yang terkesan santai,dan gadis kecil itu juga tidak menangis saat mendengar kabar kematian selir Diana?
" apa yang sebenarnya nona fikirkan? Apa nona merasa terpukul sehingga air matanya sendiri menolak bersedih? Ya ampun...apa yang aku fikirkan benar-benar konyol " gumamnya dengan geleng-geleng sembari memukul kepala nya.
Karna tidak ingin larut dalam kesedihan nya,dia akhirnya pergi mengambilkan sarapan untuk Aluna.
*************
di aula istana
brakkkkkkkkkkk
" bagaimana bisa gudang itu terbakar? siapa yang berjaga disana tadi malam ? cepat bawa orang itu kemari !!!! " bentak nya,entah kenapa dia merasa marah saat mendengar Selir yang selama ini dia abaikan ,mati mengenaskan karna api melalap nya.
Semua orang menunduk ketakutan saat raja memukul meja dengan keras,mereka juga bertanya-tanya kenapa bisa raja Semarah ini ? Bukankah raja itu tidak pernah perduli dengan selir nya itu .
" maaf yang mulai,orang yang berjaga di gudang juga ikut terbakar,kami tidak tau kenapa gudang itu tiba-tiba hangus tak tersisa,tapi kami sudah menyelidiki nya,lampu minyak yang berada di ruangan itu adalah penyebab nya " beritahu seorang jendral yang baru saja menyelidiki kasus kebakaran itu.
Raja mengepalkan tangan nya,dia tidak mengerti dengan perasaan nya saat ini, sedangkan selir agung yang duduk bersama dengan putrinya saling memandang dengan wajah masam.
" sialan bahkan wanita jalang itu mati sekalipun,yang mulia raja tetap mengingat nya !! Sebenarnya apa yang di lihat oleh yang mulia pada wanita itu, jelas-jelas aku lebih unggul di bandingkan wanita jalang itu " batin Selir agung, tangannya mencengkram gaunnya,tapi dia tetap tersenyum pada yang mulai raja.
Begitu juga dengan permaisuri,dia menunduk dengan nafas memburu,benar kata selir agung meski dia menjadi permaisuri,pria yang duduk di sampingnya ini pasti tidak akan bisa melupakan selir Diana.
" apa jika aku mati,kamu akan mengkhawatirkan ku seperti kamu mengkhawatirkan selir Diana ? Yang mulia kamu sangat kejam,kenapa hanya selir Diana yang ada di fikiran mu ? Kenapa bukan aku,,sampai kapan kamu mengabaikan ku !!! " mata permaisuri berkaca-kaca,dia merasa sakit hati karna selama ini Raja mengabaikan nya.
Raja Viktor mengusap wajahnya dengan kasar,padahal dia sebenarnya sangat mencintai selir Diana,tapi karna fitnahan Selir agung dan permaisuri membuatnya harus tegas pada selirnya.
" Diana maafkan aku,selama ini aku tidak bermaksud melukai mu,aku hanya tidak ingin kamu membuat keributan di istana ku,tapi aku sangat menyesal karna menempatkan mu di gudang itu " batinnya.
Semua orang yang di aula saling memandang,mereka seolah melihat kesedihan di mata Raja penguasa kerajaan ini.
" kalian sudah boleh bubar,aku juga akan beristirahat," tanpa memperdulikan kebingungan mereka,raja Viktor berdiri dan pergi dari aula.
" ada apa dengan yang mulia ? Kenapa dia terlihat ingin menangis' ? Apa dia merasa sedih dengan kematian selir nya ?? Tapi bukankah dia sangat membencinya?? "
" apa kamu tidak tau, sebenarnya yang mulia sangat lah mencintai selir Diana,hanya saja selirnya selalu membuat keributan sehingga melukai permaisuri,bahkan Selir agung juga terkena imbasnya"
" ckckckck..aku mana percaya dengan omong kosong itu, bagaimana mugkin selir Diana melakukan itu ? Bukankah semua orang tau jika selir Diana adalah wanita yang lemah lembut?? Justru aku curiga ini adalah konspirasi orang yang tinggal didalam istana "
karna tidak tahan mendengar bisikan-bisikan mereka, permaisuri pergi dengan wajah memerah karna merasa marah,begitu juga dengan selir agung,dia mengepalkan tangannya dan pergi meninggalkan putrinya Aurora.
" ada apa dengan ibunda,kenapa dia pergi tanpa mengajak ku,," dengus Aurora,dia berdiri dan berjalan pergi meninggalkan aula istana,tapi tiba-tiba saat di pertengahan jalan, Aurora bertemu dengan Aluna.
Tentu saja karna merasa kesal Aurora akan melampiaskan nya pada saudarinya itu.
" kamu...kenapa kamu ada di dekat istana ku ? Apa yang ingin kamu lakukan disini ?? " tanyanya dengan wajah garang nya.
Aluna hanya menatapnya dengan datar,tanpa menjawab dia pergi meninggalkan Aurora,melihat sikap Aluna yang terkesan meremehkan dia merasa marah.
" kamu...!!! sialann sejak kapan dia begitu berani padaku,lihat saja aku akan memberi perhitungan dengannya nanti!!! " karna suasana hatinya sedang buruk,dia menghentakkan kakinya dan berjalan menuju istana nya.
Di malam harinya,di atas ranjang,Aluna yang sedang bersandar di atas tempat tidurnya ,dia merasa tidak nyaman karna tempat tidurnya yang keras,dia hanya bisa mengembuskan nafasnya dan memijat pelipisnya, tiba-tiba dia mengingat sesuatu,Aluna duduk dengan tegak.
" malam ini aku akan pergi ke istana Aurora,aku harus melakukan sesuatu,dan ini juga akan menjadi peringatan bagi anak licik itu " gumamnya,saat dia tanpa sengaja menyentuh jari-jari kecilnya, tiba-tiba dia terkejut saat menemukan jika ternyata cincin ruang nya mengikuti nya ke dimensi ini.
" bukankah ini cincin ruang milikku ? Ya ampun kenapa aku baru menyadari keberadaan nya,,,dan dengan adanya cincin ini,aku tidak perlu khawatir lagi pada apapun ! Tapi aku harus memeriksa didalam,apa masih sama seperti sebelumnya atau banyak yang berubah" gumamnya,dan tanpa ragu dia memejamkan matanya.
merasakan angin sejuk,Aluna membuka mata dan yang pertama dia melihat obat-obatan, emas batangan,dan buku ilmu beladiri tingkat tinggi.
Melihat itu,Aluna menahan nafas,dia melihat di sekeliling nya lagi, tenyata minimarket nya masih tetap ada,juga pakaian yang begitu lengkap.
tiba-tiba, matanya berbinar saat melihat alat-alat penyiksaan nya juga ikut menyebrang ke dimensi ini.
" aaahhhhhhkkkkkkkkkkkkk,,,,pistol kesayangan ku,aku sangat merindukan mu " teriak Aluna,dia mengambil pistol itu dan menciuminya dengan sayang.
" dengan adanya semua ini,sudah cukup untuk melawan para penghianat itu !!! Lihat saja aku akan membuat kalian semua menyesal!!! Dan Aluna kamu tenang saja,mulai malam ini balas dendam kita akan di mulai " ucapnya,Aluna tersenyum menyeringai dia membawa pistol nya dan keluar dari cincin ruang nya.
beberapa jam telah berlalu,Aluna bersiap-siap menuju istana Aurora,tidak lupa dia mengenakan seragam serba hitam.
dengan penuh percaya diri,dia melangkahkan kakinya dan melompat dari jendela, tidak mungkin dia lewat dari pintu karna disana ada Lilis yang sedang berjaga.
Kaki kecil nya terus melangkah, sesekali jika dia bertemu dengan para prajurit,Aluna akan melompat dan juga bersalto untuk menghindari mereka.
" haaa..hampir saja aku ketahuan, seharusnya mereka beruntung karna tidak bertemu denganku,,jika mereka melihat ku saat itu juga mereka akan kehilangan nafasnya" gumamnya,melihat dia telah sampai di istana sakura.
Aluna tanpa menunggu waktu,dia berjalan dari jendela kamar Aurora,saat masuk dia melihat gadis licik itu sedang tidur begitu pulas nya,dia tersenyum dingin melihat wajah licik anak itu.
" setelah mencuri semua emas dan barang berharga mu,aku akan membunuh mu !!! " ucapnya,dan Aluna berjalan kearah peti yang berisi emas tanpa basa-basi dia memasukkan emas itu kedalam cincin ruangnya.
Tidak lupa dia mengambil barang-barang yang berharga,setelah melihat semuanya telah masuk kedalam cincin ruangnya,Aluna merasa puas.
Tapi saat dia ingin pergi, tiba-tiba dia menghentikan langkahnya dan berjalan mendekati ranjang,matanya menatap Aurora dengan tajam dan.
Plakkkkkkkkkkkk
aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkkkk
setelah menamparnya dengan keras,Aluna pergi meninggalkan istana sakura dengan setengah berlari, dia terkekeh geli karna mendengar suara teriakan Aurora yang begitu nyaring.
putri Aurora yang tiba-tiba mendapatkan tamparan keras,sontak berteriak, dia duduk dan meraung didalam kamarnya.
" siapppaaaa...siapaaa yang berani menampar ku,,!! Hikkkkssss,,,ibunda.ini sangat sakit hikkkksssss...lihat saja aku akan memberitahu pada ayahanda,, aaahhhhhhkkkkkkkkkkkkk" Aurora melemparkan bantal ke bawah,dan menangis disana.
Brakkkkkkkkkkk
tiba-tiba pintu terbuka,disana pelayan setianya berjalan mendekati nona kecilnya,dia begitu terkejut saat mendengar suara teriakan dan tangisan Aurora,karna merasa khawatir dia masuk bersama dengan beberapa prajurit.
" nona apa yang terjadi? Kenapa anda menangis ? apa nona mimpi buruk ? " tanyanya dengan panik.
Aurora mendongak,dia memegang pipinya yang sudah terlihat bengkak.
" hikkksss,,,siapa yang menampar ku ? Katakan padaku siapa yang berani berbuat seperti ini pada putri kesayangan yang mulia raja ? " bentak nya dengan marah.
Mata pelayan itu melotot,sama seperti kedua prajurit itu, mereka terkejut saat melihat pipi gadis kecil itu yang ternyata sudah bengkak dan merah.
" nona,,itu tidak mungkin,,,mana ada yang berani menampar anda,,dan dari tadi kami juga berjaga di luar dan tidak ada siapapun yang memasuki kamar anda " jawabnya dengan takut-takut.
" benar nona,kami tidak melihat siapapun di istana anda,bahkan kami sejak tadi berjaga di depan pintu " ucap salah satu prajurit yang diangguki oleh temannya dan juga pelayan setia Aurora.
Mendengar itu Aurora tertegun,tidak mungkin kan hantu yang menampar wajahnya ?? Memikirkan itu dia merasa ketakutan.
Drappppp....drappppppp
" Aurora sayang,,ada apa ? Kenapa kamu menangis di tengah malam begini??? " tiba-tiba saja selir agung datang bersama dengan raja,diatas ranjang mereka melihat keadaan putri mereka yang terlihat kacau.
Melihat ibu dan raja datang, Aurora berlari dan memeluk ibunya.
" hikkkksss,,,ibunda seseorang telah menampar wajah ku,,dia membuat pipi ku bengkak seperti ini " adunya sembari memperlihatkan pipinya.
Selir agung terkejut,siapa yang begitu berani melakukan ini pada putrinya,dia merasa marah,dan dengan mata berkaca-kaca dia mengelus pipi putri kesayangan nya.
" ya ampun sayang,,,ini...ini pasti sakit,,siapa yang begitu tega melakukan ini pada putriku ?? Jawabbbb !!! Kenapa kalian diam saja ? " setelah menenangkan putranya,dia membentak para prajurit juga pelayan Aurora.
Raja juga merasa tidak percaya,karna ada yang berusaha menyakiti putri kesayangan nya.
" Alex...!!! cepat cari pelaku nya,aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti putriku!!! temukan orang itu dan besok bawa dia ke aula istana !! " perintah nya dengan tajam pada pengawal pribadi nya.
pemuda yang bernama Alex itu mengangguk,dan dia langsung pergi menyelidiki siapa pelakunya.
" sayang kembali lah tidur,besok ayah pasti akan menghukum orang itu!! Bila perlu dia harus di hukum mati !! " ucap Raja Viktor pada putrinya.
Aurora mengangguk,matanya terlihat bengkak ditambah dengan pipinya,dia terlihat seperti roti bak Pao yang gemuk.
setelah melihat putri Aurora sudah tenang,raja itupun kembali ke istana nya,dia sangat penasaran siapa yang begitu berani melakukan itu pada putrinya.
Sedangkan selir agung?? Dia akan menginap menemani putrinya di istana sakura.
Terima kasih Thor cerita nya.. keren loh😍😍
lanjut up lagi thor
lanjut up lagi thor