Mei Lian putri dari kerjaan Cheng yang menikah dengan Kaisar perang dari kerjaan Yan , karena perjodohan .
Mei Lian sangatlah bahagia dengan pernikahan nya itu , karena memang sudah lama ia mengagumi sosok Kaisar perang yang sangat hebat dari kerjaan Yan , tapi tak disangka ternyata Kaisar dari kerjaan Yan tidak lah menyukai Mei Lian , Kaisar yang terkenal dengan kehebatannya di dunia perang itu seketika berubah menjadi kejam dan sering menyiksa Mei Lian di dalam istananya .
apa yang membuat Kaisar tidak menyukai Mei Lian. ?
dan apa kah Mei Lian sanggup bertahan dengan perlakuan kasar suaminya , atau justru ia menyerah dan memberikan raganya kepada seseorang yang menginginkan kehidupan kedua . ?
seperti apa kisah nya 😅🤭 yang penasaran mampir ya guysss hehehee .... 🥰🥰🤗 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Buah Mangga Mudah
.
.
Piyu ia pasrah dan menuruti permintaan dari nyonya nya , pria itu mulai memanjat pohon mangga dan Mei Lian ia berdiri dibawah pohon mangga seraya menunggu Piyu memetik buah mangga mudah untuk nya .
Jia Lia ia sudah pergi untuk mengambilkan sesuatu yang di minta oleh sang nyonya , sedangkan Kaisar Liu Che ia mengerutkan keningnya saat melihat Piyu menjatuhkan mangga yang buah nya masih mudah itu .
Tak
Tak
Suara pedang masih terus terdengar hingga konsentrasi Kaisar Liu Che teralihkan karena Mei Lian yang memungut buah mangga yang di lepar oleh Piyu dari atas pohon .
Ssssrrreeeetttt
Fei Jing ia tidak sengaja menggores lengah Kaisar Liu Che dengan pedang nya dan dengan cepat pria itu berlutut di hadapan kaisar Liu Che seraya menangkup kedua tangan nya .
" maafkan hamba Kaisar hamba tidak sengaja melakukan nya " ucap Fei Jing dengan menunduk wajah nya di penuhi dengan rasa penyesalan
Semua para prajurit yang berada di bawah pohon mangga terdiam , Kaisar Liu Che ia melihat lengan nya berdarah akibat terkena goresan pedang darah mulai bercucuran keluar dari luka itu , tapi tak lama kemudian Kaisar Liu Che ia tersenyum .
" berdiri lah Fei Jing ini bukan salah mu ... tapi kecerobohan ku sendiri " ucap Kaisar Liu Che
Fei Jing perlahan ia berdiri dan masih menunduk " maaf kan hamba kaisar ... " ucap nya lagi
Kaisar Liu Che ia menepuk pundak Fei Jing dengan sedikit kuat " ini hanya luka kecil ... Lanjutkan pekerjaan mu ... Aku harus pergi " ucap Kaisar Liu Che
setelah nya ia melangkah pergi lebih tepatnya melangkah kearah Mei Lian yang terlihat sangat sibuk memunguti buah mangga mudah yang di petik oleh Piyu dari atas pohon .
" Miss... garam dan pisau tajam yang anda minta " Jia Li datang seraya membawa garam dan juga pisau tajam sesuai permintaan dari nyonya nya itu
" bagus .... Piyu buah nya sudah cukup .... saatnya kita menikmati nya " ucap Mei Lian ia melangkah kearah gazebo yang tidak jauh dari lapangan tempat latihan dengan wajah ceria nya di kedua tangannya terdapat banyak sekali mangga mudah .
Jia Li ia mengikuti nyonya nya itu dari belakang , Mei Lian ia langsung duduk dilantai gazebo itu dengan senyuman yang tidak pernah lepas dari bibir cantik nya .
" berikan pisaunya kepadaku .... rasanya aku sudah tidak sabar lagi untuk memakan nya " ucap Mei Lian
" tapi buah itu beracun Miss ... perut anda bisa sakit nanti nya " ucap Jia Li
Piyu datang bersama dengan Kaisar Liu Che lengannya yang terluka masih mengeluarkan darah .
" ini tidak beracun ... justru ini makanan enak .... perut akan terasa sakit jika kita mengkonsumsi nya terlalu banyak tanpa makan nasi terlihat dahulu " jelas Mei Lia ia mulai mengupas buah mangga mudah itu
" apa yang kau lakukan .... ? Apa kau ingin membunuh dirimu sendiri dengan cara memakan buah mangga beracun itu " tegur kaisar Liu Che dengan wajah datarnya
Mei Lia ia menghela napasnya dengan panjang setelah nya ia menatap kaisar Liu Che yang menatapnya dengan datar " apa peduli mu ...? mau aku mati ... mau jiwaku berada di alam keabadian untuk selama lamanya pun kau tidak akan pernah peduli ... " ucap Mei Lian
Kaisar Liu Che diam ia terus menatap wanita cantik itu yang kembali mengupas buah mangga mudah nya .
" sebaik nya kau pergi dan obati lukamu itu " ucap Mei Lian lagi tanpa melihat Kaisar Liu Che
" Jia Li ... jangan pedulikan keberadaan nya anggap mereka itu sebagai patung pajangan ... Ayo coba buah mangga mudah nya aku sudah sangat ngiler "ucap Mei Lian pada saat ia sudah selesai memotong buah mangga itu dengan bentuk kecil .
Jia Li ia terlihat sangat ragu untuk memakan buah mangga itu sedangkan Mei Lian ia sudah memakannya dengan sangat lahap rasa asam buah itu tidak lah mempengaruhi nya .
Piyu ia mengerutkan keningnya melihat kelakuan nyonya nya itu " seperti nya putri Mei Lian kerasukan Kaisar " bisik Piyu
Tapi kaisar Liu Che hanya diam saja seraya terus menatap wanita itu " kenapa kau hanya diam ... Ayo coba ini sangat enak dan tidak beracun " ucap Mei Lian kepada Jia Li yang terlihat diam itu
dan dengan ragu Jia Li ia mengambil sepotong buah mangga mudah itu lalu makanan nya rasa asam mulai ia rasakan .
" ini sangat asem Miss " ucap Jia Li dengan mata yang sudah ia pejamkan
" tapi enak " ucap Mei Lian sedikit terkekeh melihat ekspresi Jia Li saat ini .
Piyu bersama dengan kaisar Liu Che masih berdiri melihat keduanya , Mei Lian ia kembali melihat kedua pria itu " dari pada kalian berdiri disitu dan terus menjadi patung pajangan mendadak lebih kalian bergabung lah mumpung mood ku hari ini baik jadi aku menawarkan buah mangga enak ini juga kepada kalian berdua " ucap Mei Lian
" tapi itu kan saya yang memanjat pohon nya putri " ucap Piyu
" iya aku tau ... makanya aku masih berbaik hati " ucap Mei Lian setelah nya ia kembali mengupas buah mangga yang lain , karena Jia Li ia juga sudah ketagihan dengan buah mangga mudah yang mereka kira adalah racun itu .
perlahan Kaisar Liu Che duduk di samping Mei Lian dengan lengan nya yang masih mengeluarkan darah , dan Piyu ia duduk di samping tuan nya itu .
" Jia Li kupas buah nya untuk meraka " Mei Lian memberikan pisau dan buah mangga yang belum selesai ia kupas itu kepada Jia Li dan dengan cepat Jia Li meraih nya
Mei Lian kembali menghela napas nya dengan panjang " kemari " Mei Lian ia meraih lengan Kaisar Liu Che yang berdarah itu dan melihat lukanya yang cukup parah .
" jika kau membiarkan nya seperti ini terus maka darah mu bisa habis " ucap Mei Lia ia meniup luka itu dengan pelan
Kaisar Liu Che ia hanya diam membiarkan Mei Lian memegang lengan nya entah apa yang di rasakan pria tampan itu saat ini .
Mei Lian ia merobek ujung gaung nya dan setelah nya ia membalut luka Kaisar Liu Che dengan ujung baju itu .
" walaupun kau sangat membenciku tapi aku bukalah tipe orang yang pendendam , aku masih mempunyai rasa kemanusiaan .... " ucap Mei Lian seraya membalut luka di lengan Kaisar Liu Che
Piyu dan Jia Li kedua nya hanya diam melihat mereka ada rasa bahagia dari keduanya melihat Mei Lian dan Kaisar Liu Che yang seperti sekarang ini .
" selesai .... dan ingat kesepakatan kita Kaisar ... " ucap Mei Lian setelah nya ia kembali memakan buah mangga yang sudah di potong-potong kecil oleh Jia Li .
entah sadar atau tidak tiba-tiba kaisar Liu Che tersenyum melihat wanita itu , Mei Lian sangat lah berubah dan tidak lagi menjadi wanita manja yang selalu mengemis cinta dan kasih sayang dari nya , selain itu Mei Lian juga ternyata mempunyai bakat yang tersembunyi yang mungkin tidak semua orang mengetahui nya.
.
.
.
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪