NovelToon NovelToon
Greta Oto: Glasswing Butterfly

Greta Oto: Glasswing Butterfly

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Keluarga / Persahabatan / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Greta Ela

Greta Oto Wright terlahir sebagai putri dengan mata yang berbeda warna (Heterochromia) sama seperti ayahnya, sebuah tanda yang diyakini membawa nasib buruk. Sejak dalam kandungan, seekor kupu-kupu kaca tembus pandang telah berterbangan di sekitar istana, seolah-olah menjaga dan mengawasinya.

Ketika tragedi menimpa kerajaan, Greta menjadi terisolasi, terperangkap oleh mitos, ketakutan, dan rahasia orang-orang terdekatnya. Dalam keheningan dan keterasingan, ia perlahan menyadari bahwa apa yang disebut kutukan itu mungkin adalah kekuatan yang tersembunyi dari dunia.

Note: Non Romance
Follow ig: gretaela82

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Greta Ela, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25. Ulang Tahun yang Menegangkan

Ulang tahun keempat Putri Greta berlangsung sederhana, hampir terlalu sederhana untuk seorang anak kerajaan.

Aula makan hanya dihias bunga segar dan satu meja kecil dengan kue bulat sederhana di tengahnya.

Arion memilih tidak menyebarkan undangan pada rakyat. Cukup hanya untuk keluarga mereka saja.

Chelyne sudah bangun sejak pagi. Batuk kecil kembali mengganggu dadanya, tapi ia menahannya. Hari ini ia ingin terlihat kuat, setidaknya di depan anaknya. Ia menyuruh seorang pelayan memanggil Grace lebih cepat dari biasanya.

"Katakan padanya aku butuh dia pagi ini. Sekarang," ucap Chelyne dengan suara lemah namun tegas.

"Baik, Yang Mulia."

Grace datang dengan wajah yang sulit dibaca. Ia jelas tidak ingin berada di sana sepagi itu, tapi tidak punya pilihan.

Ia menggulung lengan bajunya, menyiapkan bahan kue dengan gerakan cepat dan rapi, seolah ingin segera menyelesaikan semuanya dan pergi.

Saat Greta masih tertidur, kupu-kupu kaca masuk melalui celah jendela. Kupu-kupu itu terbang mendekati Greta, mereka hinggap disamping telinganya.

Perlahan, Greta terbangun seperti mengerti apa maksud kupu-kupu kaca itu.

Setelah Greta bangun, kupu-kupu kaca itu perlahan pergi dari dalam kamar.

"Ibu." panggil Greta tapi tak ada sahutan.

Beberapa menit kemudian, Chelyne kembali ke kamar dan melihat Greta sudah bangun. Ia lalu merias Greta dengan sederhana.

Chelyne memakaikan gaun berwarna biru muda dengan rambut diikat setengah dan diberi jepitan bunga.

"Sudah selesai. Cantik sekali putri ibu." kata Chelyne sambil melihat Greta dicermin.

...****************...

Di ruang makan, Greta duduk di kursinya, kaki kecilnya tidak menyentuh lantai. Tidak lupa Ia membawa kumbang koksinya yang selama ini Ia simpan ditoples kaca.

Greta memandangi kue itu tanpa antusias. Tidak ada sorot mata berbinar seperti anak-anak lain. Baginya, hari itu terasa sama saja.

"Gereta. Selamat ulang tahun, sayang." kata Chelyne lembut.

Greta mengangguk, Ia tidak menjawab ucapan ibunya.

Greta tidak meminta hadiah, hanya senyum kecil yang sopan, seakan ia tahu senyum itu diharapkan darinya.

Saat kue dipotong, Grace menyodorkan sepotong kecil ke piring Greta. Greta mengambil satu gigitan kecil, lalu berhenti.

"Ada apa, Greta? Kuenya tidak enak?" tanya Arion

"Enak. Aku suka kuenya." jawab Greta

Chelyne lalu perlahan menyuapi Greta dengan kue itu. Tapi pada suapan ke dua, Greta tidak mau makan lagi

"Kenapa sayang?" tanya Chelyne heran

Greta menggelengkan kepalanya dan menjauhkan sendok itu dari mulutnya.

"Kumbangku bilang, aku tidak boleh banyak makan kue."

Arion tertawa tipis, menganggap itu lucu. Grace membeku sesaat, lalu melanjutkan pekerjaannya seolah tak mendengar.

Setelah itu, Chelyne dan Arion memberikan hadiah mereka. Sebuah gaun kecil berwarna merah muda. Greta memegangnya, tersenyum, tapi matanya kosong. Ia berterima kasih dengan sopan, lalu meletakkannya di samping.

"Terima kasih ayah, ibu." ujarnya

Baru ketika Thaddeus maju, suasana berubah.

Ia membuka botol kaca kecil itu perlahan. Di dalamnya, kumbang kura-kura emas berkilau pelan, hidup, bergerak tenang. Mata Greta langsung membesar.

"Untukmu," kata Thaddeus.

Greta tertawa. Tawa sungguhan. Ia mengulurkan tangan. Ia membuka tutup botol itu dan kumbang itu merayap tanpa ragu.

Seketika, tiga ekor kupu-kupu kaca juga masuk ke aula makan. Mereka terbang disamping Greta.

Chelyne tersenyum lebar. Untuk sesaat, batuknya terlupakan.

Namun kebahagiaan itu tidak bertahan lama.

"Greta," kata Chelyne kemudian, suaranya hati-hati.

"Nanti kalau Greta sudah lima tahun, kau harus mulai tidur sendiri."

Greta menoleh, masih memegang kumbangnya. Wajahnya berubah.

"Kenapa begitu?" tanya Greta

"Kau harus bisa tidur sendiri. Dulu kakak mu juga begitu, setelah lima tahun dia tidur sendiri dikamarnya.

Greta mendengarkan ibunya lalu mengangguk perlahan.

Setelah percakapan singkat itu, Chelyne terbatuk keras.

Sekali. Dua kali. Lalu lebih keras lagi.

"Chelyne?" Arion berdiri.

Greta menatap kumbangnya. Wajah kecilnya serius.

"Kumbang baruku bilang... Ibu akan batuk darah."

Ruangan hening.

Detik berikutnya, Chelyne terbatuk lagi. Batuk darah merah membasahi sapu tangannya.

Semua terkejut. Grace tersentak mundur. Beberapa pelayan menutup mulut mereka. Arion merangkul Chelyne, panik. Thaddeus berlari membantu, tangannya gemetar.

"Chelyne, bagaimana ini bisa terjadi?"

Grace berdiri kaku. Matanya terpaku pada Greta, bukan pada ratu yang batuk darah. Wajahnya pucat, napasnya tak teratur.

Pelayan-pelayan perempuan saling berpandangan. Bisik-bisik mulai terdengar, pelan tapi jelas. Anak itu bicara, lalu hal itu terjadi. Seolah ucapannya adalah pertanda buruk.

Greta sendiri tampak bingung.

"Aku hanya bilang apa yang kumbangku katakan.”

"Cukup, Greta." kata Arion, suaranya tegas tapi penuh kebingungan.

Namun Greta belum selesai. Ia menunduk lagi, mendengar sesuatu yang tak didengar orang lain.

"Kumbangku bilang ada yang berbohong di sini."

Suasana tegang. Kata-kata yang pernah diucapkan Greta sebelum dia pingsan satu minggu yang lalu.

Pelayan-pelayan itu mundur perlahan, ketakutan. Beberapa membuat tanda perlindungan di dada mereka. Ada yang berbisik tentang kesialan, tentang kutukan.

Arion menatap Greta.

"Greta, hentikan."

Greta menggeleng kecil.

"Ibu bohong kalau sudah sembuh. Dan… kumbang bilang, orang itu..." ia menoleh ke arah Grace.

Grace gemetar.

"Greta, apa yang kau katakan?"

Terlambat. Ulang tahun itu hancur.

Thaddeus memegang ibunya, berusaha membantu, pikirannya kacau. Semua ini terlalu aneh.

Batuk ibunya semakin kuat. Grace mundur selangkah lagi. Ketakutan di wajahnya tidak bisa disembunyikan.

Bukan takut pada raja. Bukan pada hukuman. Tapi pada seorang anak kecil dengan serangga-serangganya.

Greta memeluk kumbang emasnya erat. Ia tidak mengerti kenapa semua orang ketakutan. Ia hanya mengatakan apa yang didengarnya.

Dan kupu-kupu kaca, entah dari mana, mulai berputar di udara, pelan, seakan menandai bahwa kebohongan, cepat atau lambat, selalu menemukan jalan keluar.

1
Blueberry Solenne
Pede banget tu orang ngatain S Greeta kek gitu
Blueberry Solenne
Kasihan Greeta gak sebebas bermain kayak kakaknya
Serena Khanza
makin buat penasaran dan makin seru ceritanya🥰🥰🥰 ini fiksi tapi kek fantasi tapi seru tiap baca bab per bab tuh,, aku baru pertama kali sih baca tentang yang ada kupu kupu ini 🥰🥰🥰 suka aku
Serena Khanza
aku masih penasaran kupu kupu itu apa gitu apakah bakal ngasih kekuatan atau hal apa gitu ke greta.. jujur aku masih penasaran thor.. kek masih teka teki gitu
Jing_Jing22
kenapa nggak di bongkar aja, awalnya aku respect loh aku pikir dia benar-benar baik ternyata jahat banget 🙉
Mingyu gf😘
ihhh penjahat
Mingyu gf😘
karena itu bukan membaik yang sebenarnya
MARDONI
Wahh bikin penasaran banget nih! 😯 Pas kupu-kupu kaca masuk terus Greta langsung sadar tuh bikin aku merasa ada aja sesuatu yang spesial dari Greta! Beneran deh dia bisa denger suara kupu-kupu dan tau kalau Chelyne bohong, padahal orang lain bilang itu cuma imajinasi... Thaddeus yang mulai curiga sama hubungan Greta sama kupu-kupu juga bikin suasana jadi makin seru! 😱 Terus pas Grace sama pelayan ngomong Greta pembawa sial, padahal mata dia cantik banget, dan Thaddeus kebetulan denger tuh bikin aku khawatir sama nasib Greta nanti!
Wida_Ast Jcy
Makanya kamu jangan jahat donk. Heran anak nya baik mak nya kok jahat begitu😤😤😤
Wida_Ast Jcy
wow... sangat indah memang thor. aku juga tidak pernah lihat lho🥰🥰
Indira Mr
kupu-kupu saja tahu kalo kamu berniat jahat grace..🙀
Indira Mr
kupu kupu nya kasih kode ke Thaddeus..🥰🥰🥰
Indira Mr
Akhirnya racunnya hilang, good job Thaddeus 🥰🥰🥰
Jing_Jing22
jahat banget deh🤧
Jing_Jing22
greta itu istimewa bukan pembawa sial
Mingyu gf😘
semoga hugo tetap baik
Mingyu gf😘
tepat apanyaa itu hanya bom waktu
Blueberry Solenne
ngasih isyarat. kali itu kupu-kupunya
Blueberry Solenne
Hati-hati aja takutnya diem2 dia juga sadar kamu curiga sama dia thad, jangan kelamaan bertindak selamatkan ibu kamu weh...
Wida_Ast Jcy
gak baik tau berprasangka buruk begitu😤😤😤
Greta Ela🦋🌺: Tampar aja thor hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!