Takdir itu lucu.. kamu dan aku hanya akan menjadi kita entah sekarang besok tau kapan pun itu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Senna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LAGI! LAGI DAN LAGI
"Krystal!..," panggil Kai sambil menggedor pintu kamar Krystal kuat
"Buka pintu nya sekarang!..," Perintah Kai
"Aku akan menghancurkan pintu ini jika tak kau bukak Krys!" Teriak Kai
Mendengar Pria itu yang terus berteriak seperti orang gila, Krystal membuka pintu kamar nya
"Kenapa?" tanya Krystal
"Belum puas menyakiti ku?" tanya nya lagi sambil menangis
"Baik lah.. aku minta maaf pada mu..," kata Krystal terisak
"Maafkan aku..," Kata Krystal sambil tersenyum pedih dengan air mata yang terus mengalir dimata nya
"Aku tak suka melihat mu bersama nya Krys" kata Kai
"Aku bahkan sudah tak punya kekuatan untuk persama mu..," desis Krystal
"Aku sungguh lelah dengan semu ini..," tukas Krystal lalu hendak menutup pintu kamar nya tapi seger di tahan oleh Kai
"Kenapa tangan mu berdarah?" tanya Krystal dengan tatapan khawatir
"Kemari..," kata Krystal sambil menarik tangan Kai untuk duduk di pinggir ranjang nya
Krystal mengambil kotak obat lalu membersihkan luka di jari-jari Kai, sedangkan Kai hanya menatap aneh pada Krystal. Bukan kah tadi dia marah hingga berteriak kearah Kai tapi lihat apa yang di lakukan wanita ini sekarang, wanita ini begitu memperhatikan nya
Krystal mengobati luka itu sambil terus menangis, hati nya begitu sakit ingin rasa nya membunuh pria ini tapi hati nya juga tak mengizinkan itu
"Krys..," panggil Kai sambil mengangkat dagu ibu hamil itu
"Maaf..," isak Krystal
"Maaf kan aku..," sambung nya
Tak peduli sedalam apa pria itu menyakiti nya, Krystal terus membesarkan hati nya untuk minta maaf, memikirkan bagimana dia harus hidup sendiri lagi membuat Krystal begitu takut
"Kenapa minta maaf? Aku yang salah..," kata Kai seketika khawatir melihat wajah pucat Krystal
"Tidak.. kau tak bersalah, aku yang salah masuk ke dalam hidup mu dan menjadi parasit yang terus membebani mu..," kata Krystal terisak
"Aku tak akan merajuk lagi, aku tak akan marah lagi tak peduli apapun yang kau lakukan pada ku.. aku juga tak akan menemui Sean lagi" isak Kryatal
"Tapi aku mohon..," sambung wanita itu terputus
"Aku mohon jangan tinggalkan aku dan bayi ku" kata Krystal kian terisak
"Aku berjanji tak akan merepotkan, aku akan menjadi orang yang penurut" kata Krystal tak peduli dengan harga diri nya yang mungkin sudah jatuh kedasar bumi
Sedangkan Kai, demi apapun hati nya hancur sehancur-hancur nya mendengar permintaan wanita yang tengah mengandung anak nya itu
Detik ini Kai melihat wanita yang biasa nya di penuhi dengan keangkuhan memohon pada nya karena takut di tinggalkan, bahkan minta maaf atas kesalah yang bukan di buat nya
"Aku mohon..," kata Krystal yang terlihat begitu kacau
"Kau boleh marah pada ku.. kau juga boleh melakukan apapun, tapi jangan tinggalkan aku tuan..," Krystal terseduh
"Apa yang kau katakan!..," Desis Kai menarik tubuh itu kedalam pelukan nya
"Jangan tinggalkan aku..," bisik Krystal masih dengan menangis
Kai memeluk erat tubuh itu sambil menahan air mata nya, apa yang di lakukan nya pada wanita ini hingga wanita ini terlihat begitu hancur
"Aku tak keberatakan kau menemui pacar mu, kau bebas melakukan nya" lirih Krystal
"Bahkan jika kau meminta ku menjauhi Sean, aku akan melakukan nya, tapi jangan tinggalkan kami" sambung Krystal dengan nada yang begitu pilu
"Diam lah..," bisik Kai sambil mengelus belakang ibu hamil itu
"Maaf..," lirih Krystal
"Berhenti minta maaf itu sungguh menghancurkan ku" bisik Kai sambil terisak juga, hati nya terasa ngilu saat mendengar kata demi kata yang keluar dari mulut ibu hamil itu
Memikirkan bagaimana sikap jahat nya pada wanita itu selama ini
"Aku tak akan meninggalkan mu" kata Kai menyakinkan Krystal
"Berjanji lah" isak Krystal
"Aku berjanji.. tak akan meninggalkan mu" kata Kai dengan yakin
Krystal melepas pelukan nya lalu menatap mata Kai yang terlihat memerah karena menangis juga
"Aku berjanji tak akan merepotkan" kata Krystal sambil menatap mata kai
Dengan cepat Kai mengangkat tubuh Krystal dan membawa nya ke ranjang mendekap tubuh itu dalam pelukan nya, sedangkan Krystal masih menangis tersedu di dalam pulukan ayah dari anak nya itu
Lama kelamaan iskan itu tak terdengar lagi, ibu hamil itu sudah tertidur. Kai menatap wajah yang terlihat penuh dengan beban itu berlahan mengecup kening wanita Krystal menempelkan nya agak lama di sana lalu menghapus bekas jejak air mata yang masih terlihat di pipi wanita itu
"Apa kau sangat menderita bersama ku?" kata Kai bertanya pada Krystal yang bahkan tak bisa mendengar ny karena tidur
"Maaf atas semua luka yang ku beri" kata Kai tanpa sadar menangis mengingat bagaimana dia terus memberikan ibu anak nya ini derita di tiap detik nya
Mengingat bagaimana ibu hamil itu terus menangis dan menderita, mengingat bagaimana ibu hamil itu terus minta maaf bahkan atas kesalahan yang tak di buat nya, mengingat bagaimana Krystal terus tersenyum sambil mengatakan "Tak apa" disetiap kecewa yang didapat nya
Tangis Kai kian jadi saat mengingat bagaimana ibu hamil itu terus mengadu takut di tinggalkan di setiap kesempatan. Kai ingat bagimana Krystal terus memohon sambil mennagis pada nya, agak tak meninggalkan nya dan bayi nya
"Aku begitu jahat pada mu..," kata Kai mengelus pipi Krystal
"Maafkan aku..," sambung Kai
reader wajib baca ini.