NovelToon NovelToon
Benih Kakak Iparku

Benih Kakak Iparku

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Balas Dendam / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.6
Nama Author: miss ning

Setelah setahun menikah Jira baru tahu alasan sesungguhnya kenapa Bayu suaminya tidak pernah menyentuh dirinya.

Perjalanan bisnis membuat Jira mengetahui perselingkuhan suaminya. Pengkhianatan yang Bayu lakukan membuat Jira ingin membalas dengan hal yang sama.

Dia pun bermain dengan Angkasa, kakak iparnya. Siapa sangka yang awalnya hanya bermain lama kelamaan menimbulkan cinta diantara mereka. Hingga hubungan terlarang itu menghasilkan benih yang tumbuh di rahim Jira.

Bagaimanakah nasib pernikahan Jira dan Bayu? Dan bagaimana kelanjutan hubungan Angkasa dengan Jira?

Ikuti terus kisah mereka ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon miss ning, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Beberapa jam sebelumnya

"Kau lihat dua orang yang baru masuk itu." tunjuk Selly pada Jira dan Angkasa yang baru masuk ke dalam ballroom hotel dimana pesta pernikahan Stevan diadakan.

"Sepasang wanita cantik dan tampan itu?" Selly menatap tidak suka saat ada orang memuji Jira.

"Maaf." ucap pelayan saat menyadari kesalahannya.

"Kau harus memberi obat ini pada laki-laki itu. Pastikan dia meminumnya. Dan tugasmu selesai." Selly memberikan sebungkus obat berbentuk serbuk kepada orang suruhannya.

"Sesuai kesepakatan kita kan."

"Iya. DP sudah aku transfer. Sisanya setelah kau berhasil."

"Mudah." pelayan itu pergi.

Selly menatap tidak suka dengan Jira. Wanita cantik itu menjadi pusat perhatian sebab datang bersama dengan Angkasa. Padahal Jira memang mempesona malam itu. Bahkan Angkasa begitu posesif dengan Jira malam ini. Seolah tidak ingin berbagi dengan yang lain.

**

Seseorang mengalihkan Angkasa dari Jira. Membawa lelaki itu menjauh dari wanitanya .Dengan dalih ingin membicarakan masalah bisnis. Dan kesempatan ini dimanfaatkan orang suruhan Selly untuk melancarkan aksinya.

"Minuman tuan." Pelayan itu sengaja hanya membawa dua minuman di dalam nampan yang dia bawa. Akan dia pastikan Angkasa mengambil minuman yang dia beri obat sebelumnya.

Senyum tipis terbit di wajah pelayan saat Angkasa mengambil minuman yang memang disiapkan untuknya.

Selly pun tersenyum puas. Pelayan mendekat. "Beres. Sisanya jangan lupa transfer sekarang. Kalau tidak aku akan gagalkan rencanamu."

"Sudah." Selly menunjukkan bukti transfer di layar ponselnya.

"Sekarang giliranmu." ucap Selly pada lelaki yang berdiri di sampingnya.

Lelaki itu menghembuskan nafas kasar.

"Ingat anak dan istrimu taruhannya. Jika kau tidak mau aku akan membunuh anakmu yang penyakitan itu."

Lelaki itu mengepalkan kedua tangannya. Menyesal pernah mengenal Selly.

**

Kembali ke waktu sekarang

Lelaki itu keluar kamar hotel.Menutup pintu sengaja tidak menguncinya. Berharap ada orang yang akan menolong lelaki yang akan menjadi korban Selly selanjutnya.

Di lorong terlihat dua orang yang berjalan cepat. Lelaki itu mengenal siapa Jira. Pun sebaliknya Jira juga mengenalnya.

"Agus."

"Jira, kau sedang apa?"

"Aku mencari seseorang. Dia dibawa kesini tetapi aku tidak tahu dia di kamar mana?"

"Seperti apa dia?mungkin aku bisa membantu."

Jira menoleh ke arah Bastian. Lelaki itu mengangguk.Paham dengan tatapan Jira.

"Dia memakai baju yang senada dengan ku. Tinggi, kulitnya bersih. Tidak terlalu putih dan tampan."

Lelaki itu memindai penampilan Jira. "Dia siapa kamu Jira?"

"Calon suami." bukan Jira yang menjawab melainkan Bastian.

Kasihan sekali nasib Jira. Selly keterlaluan. Wanita itu selalu saja mengganggu hidup Jira. Agus adalah teman sekolah Jira. Dia juga cukup tahu bagaimana sikap Selly ke Jira.

"Dia di kamar 308. Cepat sebelum terlambat. Maafkan aku Jira. Aku terpaksa."

Agus terlihat menyesal. Dia seperti tidak berdaya. Jira memahami itu. Dia tidak menyalahkan Agus. Pasti ada hal yang membuat Agus melakukan perintah Selly.

"Terima kasih."

**

Langkah Bastian semakin lebar. Dia tidak boleh terlambat.

Dan Brak

Suara pintu di dobrak. Untung saja pintu tidak terkunci dari dalam. Bastian mengeram kesal. Melihat apa yang dia lihat.

"Menjijikan."

"Sial. Kau mengganggu ku." umpat Selly.

Dia tidak malu tubuhnya dilihat oleh Bastian. Selly menatap Jira yang berdiri di belakang Bastian. Wanita itu tersenyum smirk. Perlahan mendekati Jira.

"Kau tahu Jira. Milik Angkasa begitu nikmat. Lihatlah walau sudah keluar dengan mulutku miliknya masih tetap berdiri kokoh."

Jira menatap Angkasa yang juga menatapnya. Lelaki itu menggeleng pelan. Ingin menyangkal apa yang diucapkan Selly. Tetapi tubuhnya lemah. Otot-ototnya seperti sengaja dilemahkan.

Anehnya otot kejantanan miliknya tidak ikut melemah. Melainkan kuat dan kokoh berdiri.

"Tubuhnya begitu wangi. Setiap inci aku nikmati. Tidak ada yang terlewat sedikitpun."

Tanpa Selly sadari Bastian sudah membawa tubuh Angkasa ke dalam kamar mandi. Disana tubuh Angkasa diguyur dibawah air shower.

Jira mencekal lengan Selly saat wanita itu hendak berbalik. Detik kemudian satu tamparan mendarat di pipi Selly.

Plak

Keras. Dan tentu saja sakit. Jira menampar dengan penuh emosi. Baru dia lihat wanita semenjijikan Selly. Wanita tidak punya malu. Dan wanita tidak punya harga diri.

"Kau. Beraninya kau menamparku." Selly hendak menampar balik Jira. Namun baru mengangkat tangan ada seseorang yang menarik rambutnya dari belakang.

"Ikut aku jalang. Jira , Angkasa butuh bantuan mu. Dia di dalam kamar mandi."

Tidak menunggu lama kaki Jira terayun menuju kamar mandi. Dilihatnya lelaki yang mulai memenuhi hatinya basah kuyup dibawah guyuran air shower.

"Kak."

"Jira, tolong Jira. Wanita itu entah berapa banyak dosis yang dia berikan. Rasanya tubuhku tidak berdaya."

Angkasa memeluk tubuh Jira. Sebagai wanita dewasa dia tahu apa yang dibutuhkan Angkasa saat ini. Dia pun memegang tengkuk Angkasa dan memberikan ciuman panas dibawah guyuran air shower.

Pertukaran saliva berlangsung sebentar. Angkasa merasa tidak tahan dia pun langsung ke inti permainan.

Jira membuka seluruh bajunya. Dia memasrahkan tubuhnya untuk Angkasa. Penyatuan pertama berlangsung di dalam kamar mandi.

"Ah, Jiraaaaa." pelepasan pertama Angkasa dapatkan. Namun efek obat belum sepenuhnya hilang. Tetapi otot-otot tubuhnya mulai normal.

"Kita pindah sayang." Jira hanya mampu mengikuti Angkasa.

Mereka berjalan menuju ranjang dengan saling menggenggam. Setiap detik adalah waktu berharga bagi mereka saat ini.

Jira berbaring di atas ranjang. Sementara Angkasa mulai melakukan serangan demi serangan pada tubuh Jira. Wanita itu mengusap-usap punggung Angkasa. Wanita itu menatap lelaki yang bekerja di atas tubuhnya.

Tidak ada kata-kata yang terucap. Yang terdengar hanya lenguhan dari kedua insan yang menyatu meraih kenikmatan bersama.

Dua jam berlangsung. Dua kali Angkasa mendapatkan klimaksnya. Sedangkan Jira wanita itu berkali-kali mencapai puncak surga duniawi nya.

Keringat memenuhi tubuh keduanya. Angkasa tersenyum menatap Jira. " Terima kasih sudah menolongku. Dan menghapus jejak wanita itu. Jika tidak rasanya aku harus mandi tujuh kali dengan kembang tujuh rupa dari sumber air yang berbeda-beda."

Jira terkekeh mendengar ucapan Angkasa. Najis berat kali ah sentuhan Selly sampai harus mandi seperti itu.

"Sama-sama kak. Aku senang kau baik-baik saja."

"Aku lebih senang kau disini. Bersamaku. Istirahat dulu setelah itu kita lanjut."

Jira melebarkan kedua mata. Ini saja dia sangat kelelahan. Angkasa masih ingin lagi. Bisa-bisa tubuhnya remuk redam besok pagi.

Dan benar saja sepanjang malam Angkasa terus menghujam milik Jira. Entah efek obat atau memang Angkasa yang tidak ada puasnya dengan tubuh Jira.

**

Keesokan harinya

Matahari sudah naik dari peraduannya. Tetapi dua insan yang semalam saling bergelut di atas ranjang masih tertidur pulas. Tidak peduli dengan cahaya matahari yang masuk mengusik mereka.

Dua jam berlalu Jira merasa perut bagian bawahnya sakit. Dia bangun hendak ke kamar mandi. Saat berdiri tubuhnya membeku. Menyadari ada darah yang mengalir dari celah kedua pahanya.

"Kak." panggil Jira.

Matanya mulai berkaca-kaca. Menebak sebuah fakta yang membuatnya sedih.

"Tidak. Ini tidak boleh terjadi." pikirnya.

Jira menangis. Tidak ingin kehilangan bayinya. Mendengar tangis seseorang Angkasa terbangun. Melihat Jira berdiri dengan air mata yang membasahi pipinya Angkasa pun bangkit.

"Jira, apa yang terjadi."

"Kak. Darah kak."

Deg

1
Yulia
othooor aku tunggu up selanjutnya udah GX sabar🤭💪💪💪
Naomi Ne Angga
lanjut thoor
T'urni90: kisah Selby ada judul sendiri ya kak,klik aja Judulnya Cinta bukan sedarah 🙏Jangan lupa mampir ya🥰
total 1 replies
Siti Suryaminah
ceritera bagus. ttp tdk masuk akal tinggal seatap berdua bisa menahan hawa nafsu.
lisna 01
lah sama selly aja di biarin,ko sama premannya lenganya di patahin harusnya selly juga dong,masa nagkap wanita ga bisa,dasar angkasa bikin gemes
Haryati Atik Atik
kan td ada polisi kemana masa pergi bawa preman saja
Cheptyie Vhalhella
alurnya muter2 dan engk msuk akal....msa penjhat udh berulah berulng kli msih bisa lolos engk mati2....hedeh,,,kbnykan adegan ranjangnya sih,klau di dunia nyata udh robek kli di gmpur mlu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙖𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙩𝙪𝙝 𝙗𝙖𝙜𝙖𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙙𝙞𝙖 𝙙𝙜𝙣 𝙨𝙚𝙡𝙗𝙮 𝙜𝙖 𝙨𝙚𝙙𝙖𝙧𝙖𝙝 𝙗𝙚𝙙𝙖 𝙮𝙖𝙝.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙝𝙖𝙙𝙚𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙗𝙖𝙜𝙖𝙨 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙮𝙪.. 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙠𝙚𝙘𝙞𝙡 𝙨𝙟 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙣𝙞𝙧𝙪 𝙬𝙖𝙩𝙖𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙮𝙪.
𝙣𝙖𝙜𝙖𝙨 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙩𝙪𝙝 𝙘𝙢 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙩 𝙟𝙙 𝙟𝙜𝙣 𝙩𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙨𝙤𝙢𝙗𝙤𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙙𝙖 𝙙𝙜𝙣 𝙨𝙚𝙡𝙗𝙮𝙗𝙨𝙞𝙖 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙣𝙙𝙪𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙮𝙪 𝙟𝙙 𝙥𝙤𝙨𝙞𝙨𝙞 𝙙𝙞𝙧𝙪𝙢𝙖𝙝 𝙞𝙩𝙪 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨𝙣𝙮𝙖 𝙡𝙗𝙝 𝙠𝙪𝙖𝙩 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙣 𝙖𝙮𝙖𝙝𝙢𝙪 𝙢𝙖𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙖𝙘𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖 𝙠𝙚𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖𝙣 𝙙𝙜𝙣 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙗𝙙𝙖𝙙𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙖𝙠𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥 𝙨𝙚𝙡𝙗𝙮 𝙢𝙬𝙣𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙖𝙟𝙖𝙠𝙣 𝙗𝙖𝙮𝙪 𝙪𝙩𝙠 𝙞𝙠𝙪𝙩 𝙬𝙖𝙡𝙖𝙪𝙥𝙪𝙣 𝙘𝙞𝙣𝙩𝙖 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙩𝙥 𝙩𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙣𝙪𝙩𝙪𝙥 𝙠𝙚𝙢𝙪𝙣𝙜𝙠𝙞𝙣𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙡𝙗𝙮 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙟𝙙 𝙡𝙗𝙝 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙨𝙚𝙡𝙗𝙮 𝙢𝙞𝙡𝙞𝙝 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙟𝙞𝙧𝙖 𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙨𝙖 𝙨𝙖𝙟𝙖.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙖𝙨𝙞𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙡𝙗𝙮𝙗𝙟𝙙 𝙩𝙚𝙧𝙤𝙢𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙢𝙗𝙞𝙣𝙜 𝙠𝙧𝙣 𝙖𝙮𝙖𝙝𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙜𝙖 𝙣𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙝𝙖𝙡 𝙙𝙞𝙖 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞 𝙖𝙞𝙣𝙞𝙣𝙠𝙧𝙣 𝙮𝙜 𝙨𝙡𝙖𝙝 𝙞𝙩𝙪 𝙣𝙖𝙮𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙣 𝙨𝙝𝙚𝙡𝙡𝙖, 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙮𝙞 𝙗𝙨 𝙡𝙗𝙝 𝙗𝙞𝙟𝙖𝙠 𝙡𝙖𝙝 𝙢𝙖𝙨𝙖 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙪𝙗𝙖𝙝2 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪𝙥𝙪𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙤𝙡𝙖𝙠𝙣𝙨𝙚𝙡𝙗𝙮 𝙜𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙩𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜2𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙭 𝙙𝙞𝙖 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙠𝙚𝙘𝙞𝙡 𝙙𝙞𝙥𝙖𝙠𝙨𝙖 𝙙𝙚𝙬𝙖𝙨𝙖 𝙡𝙧𝙣 𝙠𝙚𝙖𝙙𝙖𝙖𝙣.... 𝙙𝙧 𝙠𝙚𝙘𝙞𝙡 𝙙𝙞𝙩𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙞𝙗𝙪𝙣𝙮 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙥𝙖𝙠𝙣𝙮𝙖.😢😢
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙚𝙡𝙗𝙮 𝙨𝙚𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙜𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙞𝙧𝙪 𝙖𝙞𝙛𝙖𝙩 𝙢𝙖𝙢𝙖𝙝𝙢𝙪 𝙟𝙙𝙡𝙖𝙝 𝙜𝙖𝙙𝙞𝙨 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙪𝙖𝙩.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙧𝙣 𝙠𝙚𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙬𝙖𝙧𝙖𝙨𝙖𝙣 𝙨𝙝𝙚𝙡𝙡𝙮 𝙠𝙧𝙣 𝙤𝙗𝙨𝙚𝙨𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙮𝙜 𝙟𝙙 𝙠𝙤𝙧𝙗𝙖𝙣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙇𝙖𝙝 𝙩𝙙 𝙥𝙤𝙡𝙖𝙞𝙨𝙞 𝙠𝙚𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖𝙗𝙩𝙙 𝙣𝙜𝙞𝙠𝙪𝙩𝙞𝙣, 𝙖𝙣𝙚𝙚𝙝𝙝
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙢𝙖𝙖𝙛 𝙩𝙝𝙤𝙚 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙞𝙣𝙜 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙟𝙜𝙣 𝙙𝙞𝙡𝙤𝙢𝙥𝙖𝙩2 𝙨𝙚𝙨𝙪𝙖𝙞 𝙖𝙡𝙪𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙮𝙜 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙜𝙖 𝙗𝙞𝙣𝙜𝙪𝙣𝙜 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙪𝙟𝙪𝙣𝙜2𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙞𝙗𝙖𝙗 𝙨𝙚𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙞𝙣 𝙮𝙜 𝙗𝙚𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙟𝙖𝙢 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙣𝙜𝙚𝙣𝙖 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙗𝙖𝙘𝙖𝙣𝙮𝙖....
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙥𝙬𝙣𝙜𝙬𝙣 𝙗𝙖𝙝𝙖𝙜𝙞𝙖 𝙩𝙥 𝙘𝙖𝙧𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝, 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨𝙣𝙮𝙖 𝙡𝙪𝙧𝙪𝙨𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙣𝙞𝙖𝙩𝙢𝙪.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙝𝙢𝙢𝙢 𝙝𝙪𝙠𝙪𝙢 𝙩𝙖𝙗𝙪𝙧 𝙩𝙪𝙖𝙞𝙢𝙪𝙣𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙞𝙗𝙖 𝙨𝙝𝙚𝙡𝙡𝙮
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙮𝙖 𝙖𝙢𝙥𝙪𝙪𝙣𝙣 𝙢𝙖𝙨𝙖 𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙟𝙞𝙧𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙝𝙚𝙡𝙡𝙮 𝙥𝙙 𝙢𝙪𝙣𝙘𝙪𝙡 𝙙𝙖𝙣 𝙡𝙗𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙚𝙙𝙞𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙡𝙜 𝙟𝙤𝙝𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙚 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙖𝙧𝙪𝙝 𝙣𝙮𝙖𝙬𝙖 𝙠𝙧𝙣 𝙪𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙞 𝙝𝙖𝙢𝙖 𝙨𝙝𝙚𝙡𝙡𝙮
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙤𝙬𝙬.. 𝙢𝙚𝙡𝙚𝙙𝙖𝙠 𝙟𝙜 𝙩𝙪𝙝 𝙠𝙚𝙗𝙪𝙨𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙝𝙚𝙡𝙡𝙮 𝙨𝙢 𝙗𝙧𝙖𝙢 𝙣𝙩𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙩𝙤𝙗𝙖𝙩 𝙜𝙖 𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙝𝙚𝙡𝙡𝙮 𝙨𝙚𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙞𝙩𝙪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙥𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖𝙖𝙣 𝙙𝙧 𝙖𝙬𝙖𝙡 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙩𝙞𝙖𝙥 𝙟𝙞𝙧𝙖 𝙙𝙩𝙜 𝙠𝙚 𝙥𝙚𝙨𝙩𝙖 𝙥𝙖𝙨𝙩𝙞 𝙖𝙙𝙖 𝙨𝙟𝙣𝙙𝙧𝙖𝙢𝙖 𝙠𝙚 𝙩𝙤𝙞𝙡𝙚𝙩
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙠𝙤𝙠 𝙖𝙣𝙚𝙝 𝙨𝙝𝙚𝙡𝙡𝙮 𝙙𝙞 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙨𝙚𝙢𝙖𝙪𝙣𝙮𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙝𝙖𝙡 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙣𝙮𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙧𝙪𝙜𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙟𝙞𝙧𝙖 𝙩𝙥 𝙙𝙞 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙡𝙖𝙢𝙗𝙖𝙩 𝙙𝙞𝙖 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙚𝙣𝙖𝙜 𝙩𝙧𝙨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!