NovelToon NovelToon
KULEPAS DENGAN BISMILLAH

KULEPAS DENGAN BISMILLAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cerai / Identitas Tersembunyi
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Jihan Fahera

Dara memimpikan indahnya kehidupan setelah menikah. Dara mengira menikah dengan orang yang di cintai akan membuat hidupnya bahagia. namun kenyataannya nasib buruk yang didapatkan di rumah suaminya. dia dilakukan bak babu bahkan sering dara mendapatkan caci maki dari mertua ketika pekerjaan rumah ada yang terlewatkan. tidak hanya diperlakukan seperti babu, ketika dara ada selisih paham dengan mertua nya suaminya tidak membela dara bahkan ikut menyudutkan Dara. hal yang paling menyakitkan lagi ketika dara mendapatkan kabar dari temannya jika suaminya selingkuh dibelakang nya. bagaimana kisah Dara selanjutnya. yuk mampir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jihan Fahera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kiriman Foto Bagas Dengan Selingkuhannya

Pukul 10:00 WIB Bu Dewi berangkat menuju tempat arisan yaitu kerumah Bu Ratna dengan menggunakan sepeda motor. Bu Dewi pun tiba di rumah Bu Ratna yang ternyata sudah ramai sekali orang yang sudah datang. Setelah memarkirkan motornya Bu Dewi masuk kedalam rumah Bu Ratna dan langsung disapa dengan  Bu Desi dan disampingnya ada menantunya Bu Desi.

"Hallo jeng,, baru datang?" sapa Bu Desi kepada Bu Dewi sambil cepika cepiki.

"Iya jeng Desi. Ini menantu kamu Bu?" Tanya Bu Dewi yang takjub melihat penampilan menantu Bu Desi dari bawah sampai atas semua yang dipakai menantu Bu Desi barang branded. Tidak seperti menantunya yang selalu berpenampilan sederhana sehingga Bu Dewi malu membawa menantunya.

"Iya jeng, kenalin ini namanya Niken dan Niken ini jeng Dewi " jawab Bu Desi memperkenalkan menantunya dan tak lupa menantunya dikenalkan dengan semua teman arisan.

"Hai nak Niken salam kenal, wah anakmu pinter sekali cari istri , udah cantik, putih, mandiri, pengusaha lagi" puji Bu Dewi yang pernah mendengar cerita kalau menantu Bu Desi seorang pengusaha muda.

"Iya Bu Dewi salam kenal kembali, ibu terlalu berlebihan mujinya. Saya masih perintis Bu" ucap menantu Bu Desi dengan malu-malu.

"Nih jeng lihat gelang sama tas saya ini baru kemarin di beliin sama Niken loh jeng, aduh saya senang sekali punya mantu royal sama mertuanya" kata Bu Desi dengan bangga.

"Wah jeng kamu beruntung sekali, menantu saya mah boro-boro mau ngasih emas dan tas branded ke mertua, menantu saya mah sukanya ngabisin uang suaminya, ini aja cincin yang saya pakai dikasih sama anak saya diam-diam kalau ketauan menantu bisa diminta ini cincin" fitnah Bu Dewi kepada menantunya.

"Wah jeng saya kalau jadi kamu mending suruh anakmu..." ucapan Bu Desi berhenti saat melihat menantunya tiba-tiba berlari ke kamar mandi.

Bu Desi mengikuti menantunya yang ternyata di dalam kamar mandi sedang muntah-muntah dan setelah selesai dengan muntahnya menantu Bu Desi disuruh duduk di sofa yang berada di ruang tamu.

"Kenapa menantu mu Jeng Desi?" Tanya Bu Ratna selaku tuan rumah.

"Mungkin masuk angin Jeng" jawab Bu Desy seadanya.

"Apa jangan-jangan menantu mu hamil ? Tanya Bu Ratna.

"Masak sih jeng , Niken baru nikah sama Al 3 bulan mungkin bisa jadi hamil. Coba saya tanya ke Niken" ucap Bu Desi yang tidak sabar ingin segera dapat cucu pun langsung menghampiri menantunya yang masih duduk dengan keadaan lemas karena memuntahkan semua isi perutnya.

"Nak, kamu udah telat haid belum? Tanya Bu Desi lembut

"Sudah Bu, tapi Niken belum berani buat tespek takut nanti hasilnya buat kecewa" ucap Niken dengan nada yang lemah.

"Wah jeng Desi selamat ya bentar lagi kamu dapat cucu" ucapan selamat dari Bu Ratna dan di ikuti oleh anggota arisan yang lain. Karena kasihan dengan menantunya akhirnya Bu Desi pamit pulang tak lupa juga menitipkan uang arisannya.

"Jeng Dewi menantunya gak diajak? Kok sendirian aja" tanya Bu Elena sambil mengendong cucunya yang masih berumur 8 bulan.

"Enggak jeng saya malas bawa menantu saya, menantu saya kalau ngerjain sesuatu mesti lelet dia juga sukanya keluyuran, bahkan beres-beres rumah juga enggak" ucap Bu Dewi yang menjelek- jelekan menantunya

"Jeng Desi anaknya yang baru nikah 3 bulan udah mau punya cucu, lah menantu mu udah 2 tahun nikah udah hamil belum jeng?, jangan-jangan menantu mu mandul " Tanya Bu Elena.

"Apa iya jeng El, Bagas sama Dara udah 2 tahun nikah, tapi belum juga ada tanda-tanda hamil, apa perlu saya suruh periksa ya Bu?" Ucap Bu Dewi yang meminta saran kepada Bu Elena.

"Saran saya sih mending suruh anak dan menantu mu periksa kesuburan, masak kamu gak mau punya cucu?, lihat nih aku udah punya cucu dua, jeng Desi sebentar lagi dapat cucu, terus jeng Ratna cucunya mau 3" ucap Bu Elena yang membuat Bu Dewi jadi pengen punya cucu. Meskipun Bu Dewi tidak menyukai menantunya tapi Bu Dewi tidak munafik jika dia juga mau mempunyai cucu. Pernah berfikir menyuruh Bagas dan istrinya untuk periksa kesuburan tapi belum jadi-jadi.

"Iya jeng nanti saya suruh mereka periksa" jawab Bu Dewi.

Perbincangan antara Bu Dewi dan Bu Elena berakhir setelah mendengar bahwa arisan akan di kocok.

"Ibu-ibu ayo kumpul kita kocok arisan nya siapa ya dapat" ajak Bu Ratna.

Acara arisan berjalan dengan lancar. Seperti arisan pada umumnya didalamnya terdapat ibu tukang julid, ibu pamer cucu, ibu pamer perhiasan, ibu yang berwibawa dan masih banyak lagi.

.

.

.

Disisi lain Bagas saat ini sedang makan siang di cafe milik Dara  bersama seorang wanita cantik yaitu selingkuhannya. Riska yang melihat Bagas dengan wanita lain merasa geram. Namun Riska berusaha tidak gegabah.

"Siapa itu yang sama Bagas?, apa dia selingkuh dari Dara?, CK,,,, gak bisa di biarin ini,, eh,, tapi kalau di labrak dia siapa gue,, gue foto aja kali terus kirim ke Dara buat bukti" guman Riska di dalam batin.

Riska pun memoto Bagas dan selingkuhannya yang kebetulan sedang berpegangan tangan dan selingkuhannya Bagas sedang menyandarkan kepalanya di pundak Bagas.

"Ckck,,, istri di rumah seperti babu, eh sama selingkuhannya dilakukan seperti ratu, tapi gak heran sih,, Dara dulu sebelum nikah juga diratukan sama Bagas tapi pada akhirnya setelah nikah menjadi babu tanpa upah, kasian amat Bestie gue" guman Riska yang melihat hasil foto yang diambilnya, setelah itu Riska melanjutkan pekerjaannya yang tertunda dan tidak lupa mengirim foto perselingkuhan Bagas ke Dara.

Tinggg... Bunyi notifikasi handphone Dara. Dara yang saat ini sedang rebahan dikamarnya segerah meraih handphone nya. Dara membuka handphone nya dan melihat ternyata ada WhatsApp dari Riska.

"Tumben Riska kirim foto, foto apa ya... Buka sekarang deh" guman Dara.

"Ini kan mas Bagas, siapa cewek yang disampingnya?, apa kamu selingkuh mas di belakang ku?, oke jika kamu mau selingkuh silahkan, dengan kamu selingkuh malah mempermudah aku melepas dirimu mas, sebab bukan ini surga yang aku rindukan" guman Dara.

Setelah melihat foto yang dikirim Riska, Dara langsung menelpon adiknya Riza yang seorang hakim.

"Assalamualaikum dek" ucap salam Dara.

"Waalaikumsalam kak,, gimana kabar kakak?, tumben telpon Aku" ucap Riza yang bertanya-tanya.

"Kabar kakak baik dek,, kakaknya telpon malah di tumben tumbenin, dasar adek laknat kau" sahut Dara.

"Hahaha, ya habis kakak kalau telpon aku mesti ada maunya loh" ucap Dara sambil tertawa.

"Kamu sibuk gak? Kakak mau cerita panjang kali lebar ini" tanya Dara yang mau curhat masalahnya dengan Bagas.

1
sunaryati jarum
xTidak usah ditangisi Dara, setelah ini kau semoga menemukan kebahagiaan bersama pasangan yang mencintai dan setia
Sunaryati
Segera sonsong kehancuran hidupmu bersama istri baru yang bergaya hidup baru dan merawat kandungan yang bukan benihmu Bagas 🤣🤣🤣🤭
Jihan Fahera: sabar menunggu kelanjutan ceritanya ya kak😍, insyaallah setiap jam tujuh malam🙏
total 1 replies
Susilawati Arum
Kenapa lah para istri di novel itu kok bodoh2 banget ya..heran aku
Jihan Fahera: biasanya karena cinta kak, orang pinter pun bisa menjadi bodoh 🤭🙏
total 1 replies
Jihan Fahera
update setiap jam 19:00 WIB🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!