Elvia Aurellie seorang gadis pendiam yang mengalami banyak kepahitan dalam hidupnya. Banyak hal terjadi, cobaan dan ujian yang selalu menguji kesabaran.
Elvia dirawat oleh Siska yang di anggapnya ibu kandungnya, tapi ternyata Siska merupakan mantan kekasih ayah kandung Elvia. Siska dengan sengaja menculik dan menyiksa Elvia sebagai alat untuk balas dendam.
Elvia di usir dari rumah oleh Siska, dan dipertemukan dengan Alvian Atmaja. Elvia menolong Alvian dari preman yang mengeroyoknya.
Alvian Atmaja seorang pengusaha muda yang tidak pernah tertarik pada perempuan karena trauma masa lalunya.
Masih banyak rintangan yang menunggu mereka kedepannya dan menguji kekuatan cinta mereka.
Elvia yang tidak mengetahui apapun harus menjadi alat untuk membalaskan dendam seseorang yang sangat membenci Alvian dan menaruh dendam pada Alvian sejak lama.
Elvia dihadapkan yang dengan banyak masalah membuatnya menjadi gadis yang tangguh dan kuat.
Akankah mereka bisa bersatu???
Dan bisakah kesabaran Elvia berbuah manis??
Kalau mau tau kalian baca ceritanya disini!!!
Jangan lupa rate, vote, like, komen dan favorit ya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ifi F. S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 30
Happy reading 😊
Jangan lupa RATE nya ya!
Elvia masih duduk di bangku dekat danau. Ia merasa tenang disana dan ia bisa meluapkan semua kesedihannya.
Elvia tahu jika ia bersalah, tapi ia tidak berniat mengatakan itu pada Alvian. Ia benar-benar menyesali semuanya, jika saja semua bisa di ulang maka ia tidak akan mengatakannya. Mengingat respon Alvian yang tidak pernah sebelumnya membentak dirinya seperti itu.
Saat Elvia masih menangis Alvian mendekati Elvia dan memeluknya dari belakang. Ia tidak tega melihat gadis yang di cintainya menangis seperti itu, dan itu membuat hatinya ikut merasakan sakit yang Elvia rasakan saat ini.
"Sayang, maafin Mas ya. Kamu jangan nangis kayak gini Sayang, kalau kamu nangis hati Mas juga sakit," ucap Alvian yang kini sudah berada di samping Elvia dan memeluknya erat seolah tidak ingin kehilangan.
"M...Mas,," ucap Elvia terbata sekaligus terkejut saat melihat Alvian sekarang sedang memeluknya erat.
"Iya Sayang ini Mas," ucap Alvian yang ikut meneteskan air mata.
"Mas, kenapa nangis?" tanya Elvia lembut sambil menghapus air mata Alvian.
"Mas gak nangis Sayang, Mas cuma takut kehilangan kamu dan Mas sakit lihat kamu nangis kayak gini," ucap Alvian.
"Aku minta maaf Mas, karena buat Mas marah," ucap Elvia.
"Mas juga minta maaf udah bentak kamu, Mas nyesel udah bentak kamu," ucap Alvian.
"Iya Mas, aku tahu mas gak bermaksud bentak aku. Aku yang seharusnya minta maaf karena ngomong kayak tadi sama kamu," ucap Elvia.
"Iya Sayang, Mas tahu kamu gak bermaksud mungkin kamu cuma bercanda aja. Tapi mungkin karena Mas masih capek karena perjalanan kemarin, jadi ya sedikit sensitif," ucap Alvian sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Iya Mas aku tahu, sekali lagi aku minta maaf ya Mas," ucap Elvia tulus.
"Iya Sayang, ini bukan lebaran jadi jangan maaf-maafan terus," ucap Alvian sedikit mencairkan suasana.
"Iya Mas," ucap Elvia tersenyum.
"Ya udah sekarang kita mau kemana?" tanya Alvian.
"Emm, gimana kalau kita makan. Aku lapar Mas, kan aku belum makan," ucap Elvia sambil menyentuh perutnya.
"Hahaha, kamu gemesin banget sih Sayang," ucap Alvian sambil mencium seluruh wajah Elvia gemas.
Cup, cup, cup, cup.
"Udah dong Mas, jangan ciumin muka aku terus," ucap Elvia.
"Iya deh, sekarang kita cari makan aja," ucap Alvian.
Akhirnya Alvian dan Elvia segera beranjak dari sana. Dan segera mencari makanan karena perut mereka perlu di isi.
**********
Di mansion keluarga Geraldine.
Henry dan Sarah memang sudah menyuruh orang suruhan mereka untuk mencari informasi tentang Elvia.
Awalnya memang sulit bahkan mereka tidak menemukan apapun. Karena Siska sudah membayar orang untuk menghapus semuanya.
Tapi sepertinya takdir membawa mereka menemukan informasi yang sangat penting.
Saat di telusuri ternyata benar jika Elvia adalah putri mereka yang hilang. Dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata putri mereka memang sengaja diculik.
Dalang di balik semua ini tidak lain adalah Siska, karena ia merasa tidak terima jika Henry memutuskan hubungan mereka.
Dan menikah dengan wanita lain, tentu saja itu memancing emosi Siska. Sehingga ia bisa setega itu merencanakan semua penculikan Elvia.
Dan mereka sangat sedih bahkan Sarah sampai menangis saat mengetahui kehidupan Elvia selama ini. Bahkan Siska dengan teganya menyiksa Elvia seolah ingin membalaskan semua dendamnya pada Elvia.
Anak yang tidak bersalah, tapi harus menanggung semua penderitaan.
"Hiks, hiks, hiks kasihan anak kita Pa," ucap Sarah terisak.
"Ini semua salah Papa Ma, kalau aja papa gak pernah punya hubungan sama wanita gila itu pasti gak akan terjadi semua ini," ucap Henry.
"Gak Pa, emang wanita itu aja yang gak waras," ucap Sarah penuh emosi saat mengetahui penderitaan putrinya selama ini.
"Papa akan ngelakuin sesuatu buat bales semua perlakuannya terhadap putri kita," ucap Henry yang tidak bisa lagi menahan emosinya.
"Sabar Pa, kita harus buktiin dulu kalau Elvia memang putri kita," ucap Sarah.
"Iya Mama benar, ya udah sekarang kita suruh James pulang dulu," ucap Henry.
Sarah hanya mengangguk setuju.
Henry segera menghubungi James dan menyuruhnya pulang.
Selang beberapa saat James sudah sampai.
"Ada apa Pa? kenapa Papa nyuruh James pulang?" tanya James penasaran.
"Ini tentang Elvia," ucap Henry dengan wajah serius.
"Maksud Papa?" tanya James bingung.
"Sebenarnya Elvia adalah anak kandung Papa dan Mama. Yang berarti dia adalah adik kamu," sahut Sarah karena ia tahu jika suaminya bingung menjelaskan semuanya.
"Mama jangan bercanda, ini gak lucu Ma," ucap James tidak percaya.
"Mama gak bercanda James, mama ngomong yang sejujurnya. Elvia itu anak kami, yang berarti dia adik kamu yang selama ini hilang. Sebenarnya dia gak hilang tapi sengaja diculik oleh mantan kekasih Papa kamu yang dendam karena Papa kamu menikahi Mama," ucap Sarah menjelaskan panjang lebar.
"Mama tahu darimana? selama ini James udah nyuruh orang suruhan James tapi selalu gak ada hasil Ma," ucap James yang masih kekeh tidak percaya dengan kenyataan yang baru ia dengar.
"Mama tahu dari orang suruhan Papa, awalnya emang gak ada hasil tapi mereka gak nyerah dan mereka berhasil nemuin orang suruhan Siska wanita yang udah nyulik Elvia dan bahkan dia...." ucap Sarah terputus dan meneteskan air mata.
"Bahkan apa Ma?" tanya James penasaran karena melihat sang mama menangis.
"Bahkan wanita itu menyiksa Elvia dan membuat hidupnya menderita," ucap Henry sambil menunduk. Ia merasa bersalah pada Elvia yang harus menanggung semua kesalahannya.
Tapi semua kesalahan yang sebenarnya ada pada Siska hanya saja karena ia adalah wanita yang punya obsesi dan ingin memiliki kekayaan keluarga Henry maka ia membalaskan semua dendamnya yang tidak beralasan.
"Apa?" ucap James terkejut saat ia di tunjukkan semua bukti kejahatan Siska pada Elvia selama ini.
"Wanita iblis, tidak akan aku biarkan kau hidup," ucap James penuh amarah.
"Sekarang yang terpenting kita harus membuktikan kebenarannya dulu, baru kita bisa mengambil tindakan pada wanita itu," ucap Henry menenangkan James karena ia tidak mau salah mengambil langkah dan bisa kehilangan Elvia untuk kedua kalinya.
"Iya Papa benar," ucap James membenarkan ucapan papanya.
"Kamu harus hubungi Elvia," ucap Sarah.
"Aku gak punya nomor HP Elvia Ma, selama ini aku cuma komunikasi sama Andi asisten Alvian," ucap James.
"Kalau gitu kamu hubungi dia dan minta nomornya Elvia. Kalau dia gak kasih kamu minta nomor Alvian aja, kamu bilang ada urusan penting yang harus ditangani Alvian langsung," ucap Henry karena ia tahu Alvian tipe lelaki yang posesif terhadap pasangannya.
"Iya Pa," ucap James.
James sebenarnya memiliki nomor Elvia dari orang suruhannya, tapi karena ia tidak ingin Elvia salah paham dengan dirinya ia lebih baik mencoba opsi lain dari pendapat sang papa.
Bersambung
Jangan lupa like, coment dan vote ya😊
Like dan komentar di beberapa part agar Kaka lebih semangat lagi yah... Dan jangan lupa follow Star Kembali oke... 😉
Salam dari :
" Kebun Terong Sigadis Narsis "
mantan kekasih
kalo ada Andi didepan ku, tak gebogg dia
Ayo teruskan