NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Suamiku

Identitas Tersembunyi Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Komedi / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:75
Nilai: 5
Nama Author: Elrey

Safa, wanita dari keluarga sederhana, memberikan makanan pada seorang pria yang dia anggap pengemis – ternyata adalah Riki, CEO perusahaan besar. Terharu dengan kebaikan Safa, Riki menyembunyikan statusnya, mereka jatuh cinta dan menikah.

Ketika Safa bekerja di kantor Riki, dia bertemu "Raka" – teknisi yang ternyata adalah Riki yang berpura-pura. Setelah menemukan kebenaran, Safa merasa kecewa, tapi Riki membuktikan cintanya tulus dengan memperkenalkannya pada keluarga aslinya. Mereka akhirnya memperpublikasikan pernikahan mereka dan hidup bahagia dengan cinta yang sejati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elrey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERNIKAHAN SEDERHANA

Hari pernikahan tiba dengan cerahnya matahari pagi. Suasana di rumah Safa penuh dengan kegembiraan – keluarga dan teman dekat sudah berkumpul sejak pagi untuk membantu menyelesaikan persiapan akhir.

Safa bangun sangat pagi untuk melakukan persiapan diri bersama Ibunya dan Maya. Bu Yanti membantu mengenakan kebaya tradisionalnya yang indah dengan renda renda yang elegan, sementara Ibunya Safa merias wajahnya dengan sederhana namun cantik.

"Kamu sangat cantik anakku," ucap Ibunya Safa dengan mata yang berkaca-kaca melihat wajah Safa yang sudah siap menjadi pengantin perempuan. "Ayah dan aku sangat bangga padamu."

Safa menangis bahagia dan memeluk ibunya erat. "Terima kasih Ibu atas semua cinta dan perhatianmu selama ini. Tanpamu, aku tidak akan menjadi orang, aku tidak akan menjadi orang yang aku sekarang."

Sementara itu, Riki sedang bersiap bersama Ayahnya Safa dan beberapa teman laki-lakinya.

Dia mengenakan baju koko hitam yang rapi dan dasi yang disesuaikan dengan warna kebaya Safa. Ayahnya Safa membantu menyetrika jasnya dan memberikan nasihat terakhir sebelum acara dimulai.

"Jangan pernah lupa ya Riki," ucap Ayahnya Safa dengan suara yang penuh kasih. "Safa adalah anak perempuan kita yang paling berharga. Jaga dia, sayangi dia, dan selalu jujur padanya."

"Aku akan selalu mengingatnya Pak Ayah," jawab Riki dengan penuh komitmen. "Aku akan mencintai Safa dengan sepenuh hati selama hidupku."

Pukul 09.00 pagi, acara pernikahan resmi dimulai. Tamu undangan yang terdiri dari keluarga besar dan teman dekat mulai datang satu per satu, membawa doa dan hadiah untuk pasangan muda tersebut.

Halaman rumah Safa yang dihiasi dengan daun pisang, bunga liar, dan anyaman bambu terlihat sangat cantik dan penuh kehangatan.

Pada pukul 10.00 pagi, prosesi pengantin dimulai. Safa datang dengan didampingi Ayahnya Safa, berjalan pelan melalui lorong yang dipenuhi dengan bunga-bunga segar.

Riki berdiri di depan mimbar pernikahan dengan wajah yang penuh kegembiraan dan sedikit gugup, menunggu kedatangan kekasih hatinya.

Ketika Safa sampai di depan mimbar, Riki mengambil tangannya dengan lembut dan memberikan senyum penuh cinta. Pendeta yang memimpin acara mulai membacakan doa dan sambutan pembuka.

"Perjalanan cinta yang kalian lalui adalah bukti bahwa cinta sejati memang ada di dunia ini," ucap pendeta dengan suara yang hangat. "Dari pertemuan yang sederhana di pinggir jalan hingga hari bahagia ini, semoga cinta kalian selalu tetap kuat dan tulus."

Setelah itu, Riki dan Safa saling membaca janji pernikahan yang mereka susun sendiri. Riki mulai dulu dengan suara yang jelas dan penuh emosi.

"Safa, pada hari ini aku bersumpah untuk selalu mencintaimu, melindungimu, dan menghargaimu. Aku akan selalu ada untukmu dalam suka maupun duka, dalam kaya maupun susah. Aku akan menjadi suami yang baik dan selalu mendukungmu dalam segala impianmu."

Kemudian giliran Safa membaca janjinya dengan mata yang penuh cinta pada Riki.

"Riki, pada hari ini aku bersumpah untuk selalu mencintaimu, menghargaimu, dan menjadi teman hidup yang setia bagimu. Aku akan selalu mendukungmu, mengerti mu, dan bersama kamu menghadapi segala tantangan hidup. Aku akan menjadi istri yang baik dan selalu membuat rumah kita menjadi tempat yang penuh kebahagiaan dan cinta."

Setelah itu, mereka saling memasangkan cincin pernikahan – cincin sederhana yang terbuat dari perak dengan ukiran hati kecil di tengahnya. Ketika cincin terpasang dengan sempurna, pendeta menyatakan mereka sebagai suami istri yang sah.

"Dengan nama Tuhan, aku nyatakan kalian berdua sebagai suami istri yang sah!" ucap pendeta dengan suara yang penuh kebahagiaan.

Tamu undangan memberikan tepuk tangan yang meriah dan suara sorak kegembiraan menyambut kedekatan mereka berdua.

Riki menarik Safa ke pelukan dan memberikan ciuman penuh cinta pada bibirnya – ciuman pertama mereka sebagai suami istri.

Setelah acara pernikahan resmi selesai, mereka melanjutkan dengan acara makan bersama. Makanan tradisional yang disiapkan oleh Bu Yanti dan Ibunya Safa dinikmati dengan senang hati oleh semua tamu. Ada banyak tawa dan candaan yang membuat suasana semakin meriah.

Pada sesi foto bersama, mereka mengambil gambar dengan berbagai pose lucu dan romantis bersama keluarga dan teman dekat. Setiap foto menjadi kenangan berharga yang akan selalu dikenang sepanjang hidup mereka.

Pada bagian akhir acara, Riki berdiri untuk memberikan pidato ucapan terima kasih.

"Terima kasih kepada semua orang yang telah datang dan memberikan doa serta dukungan kepada kami berdua," ucap Riki dengan suara yang penuh emosi. "Tanpa bantuan dan cinta kalian semua, hari bahagia ini tidak akan bisa terlaksana dengan indah seperti ini. Khususnya untuk keluarga Safa yang telah menerima aku dengan tangan terbuka dan mempercayakan anak perempuannya padaku. Aku berjanji akan selalu menjaga dan mencintai Safa dengan sepenuh hati."

Safa juga berdiri dan memberikan pidato singkat.

"Terima kasih kepada semua orang yang telah meramaikan hari bahagia kami," ucap Safa dengan senyum manis. "Terima kasih juga untuk Riki yang telah memilihku menjadi istri hidupnya. Aku sangat bersyukur memiliki kamu dan aku berjanji akan selalu mencintaimu sepanjang hidupku."

Acara diakhiri dengan acara makan malam yang lebih akrab dan penuh tawa. Semua orang berkumpul bersama, berbagi cerita, dan menyanyikan lagu-lagu cinta yang meriah. Sampai malam menjelang, suasana masih tetap hangat dan penuh kebahagiaan.

Ketika tamu mulai pulang satu per satu, Riki dan Safa berdiri bersama di depan rumah melihat dekorasi yang masih terlihat cantik di bawah cahaya lampu malam.

Mereka merasakan kebahagiaan yang luar biasa dan rasa syukur yang mendalam atas semua yang telah diberikan Tuhan kepada mereka.

"Ini adalah hari yang paling bahagia dalam hidupku Saf," ucap Riki sambil memeluk pinggang Safa. "Aku tidak bisa meminta yang lebih baik dari ini."

Safa menyandarkan kepalanya pada bahu Riki dengan senyum bahagia. "Aku juga merasa begitu sayang. Semoga cinta kita selalu tetap kuat dan kita akan selalu bahagia bersama."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!