NovelToon NovelToon
One Night In Paris

One Night In Paris

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / One Night Stand / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:8.9M
Nilai: 5
Nama Author: DF_14

"Lupakan tentang kejadian di Paris. Anggap saja tidak terjadi apa-apa. Tubuhmu sama sekali tidak menarik. Aku tidak akan pernah sudi menyentuhmu lagi! Apalagi aku sudah punya kekasih."

Itulah yang diucapkan oleh Devano kepada Evelyn.

Devano sangat membenci Evelyn karena Evelyn adalah anak dari ibu tirinya.

"Kamu pikir aku mau melakukannya lagi? Aku juga tidak sudi disentuh lagi olehmu!"

Evelyn tak mau kalah, dia tidak ingin ditindas oleh kakak tirinya yang sangat arogan itu.

Tapi bagaimana kalau ternyata setelah kejadian malam itu, Devano malah terus terbayang-bayang bagaimana indahnya tubuh Evelyn? Membuatnya tidak bisa melupakan kejadian malam yang indah itu di kota Paris

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Apa yang Evelyn pikirkan salah besar. Malam ini Devano sama sekali tidak bisa tidur. Di kamar hotel yang mewah itu, Devano terlihat sangat gelisah.

Devano yang sedang membaringkan tubuhnya di atas kasur, terlihat dia yang sedang berguling ke kanan dan kiri, terus dia lakukan berulang kali.

Pikirannya tidak bisa lepas dari apa yang sudah dia lihat malam ini. Masih terbayang di pelupuk matanya bagaimana indahnya tubuh Evelyn tanpa ditutupi oleh sehelai benang apa pun. Sehingga membuatnya kembali teringat dengan kejadian malam itu, saat dia menjelajahi setiap inci tubuh Evelyn dan menyatukan tubuh mereka.

Sepertinya sisi laki-lakinya berhasil menguasai seluruh indera dan pikirannya. Sehingga dia sudah tidak bisa menahan diri lagi. Pikirannya gelap. Dia bisa gila jika malam ini dia tidak bisa menuntaskan hasratnya pada Evelyn. Apalagi mulai besok dia tidak akan bertemu dengan gadis itu lagi. Dia akan kembali ke Indonesia.

Devano pun segera bangkit dari tempat tidurnya, dia menyambar kunci mobil di atas nakas. Nafasnya bergemuruh, menahan hasrat yang sangat menggebu-gebu. Sungguh sangat menyiksa.

Hanya butuh 10 menit Devano sampai ke tempat yang dia tuju. Padahal di tengah perjalanan, dia melewati bar yang menyediakan banyak wanita malam untuk dinikmati tubuhnya dengan sesuka hati. Tapi yang dia inginkan hanyalah tubuh Evelyn. Bukan yang lain.

Evelyn memang sudah mengunci pintu kamar, tapi Devano memiliki kunci cadangan semua ruangan yang ada disana. Sehingga dengan mudahnya dia masuk ke kamar Evelyn.

Devano melihat Evelyn yang sedang tertidur pulas, dengan mengenakan piyama hitam yang cukup seksi. Walau dalam keadaan tidur pun, kadar kecantikannya tidak berkurang sedikit pun. Semakin membuat Devano bergairah.

Devano bagaikan kesetanan, dia sudah hilang kendali. Tanpa permisi dia melucuti piyama yang Evelyn kenakan, bahkan dia merobek celana dalam dan bra nya dengan gunting.

Mungkin karena hari ini cukup melelahkan bagi Evelyn, sehingga dia tidak menyadari bahwa kakak tirinya itu dengan melucuti seluruh pakaiannya. Bahkan kini tubuhnya berada di bawah kungkungan Devano.

Devano mencium bibir Evelyn dengan sangat brutal. Kemudian dia mengecupi leher Evelyn, sesekali menghisapnya, sehingga meninggalkan tanda kiss-mark.

Kecupan Devano turun ke dada Evelyn, dia mengul-um pu-ting Evelyn dan menghisapnya dengan kuat. Sedangkan tangannya terulur turun ke bawah, menyentuh milik gadis itu.

"Ahh..."

Dengan mata terpejam Evelyn mende-sah, dia terbangun karena merasakan geli bercampur nikmat pada bagian dada dan di bawah perutnya.

"Kak..." Evelyn tersentak kaget dan membelalakan mata, saat menyadari Devano sedang ada di atas tubuhnya. Meskipun pandangan nampak sedikit samar-samar, efek baru bangun tidur.

"Lebih baik kita sama-sama jujur saja. Kita belum bisa melupakan kejadian malam itu. Iya, kan?" tanya Devano sambil memandangi Evelyn dengan tatapan matanya yang telah dikuasai hawa na-fsu.

"Tapi... mmhh..." Evelyn ingin protes, tapi dia tubuhnya terjingkat saat jemari Devano memainkan benda kecil yang mampu membangkitkan hasratnya, di bawah sana.

Dengan lembut Devano memainkan satu jemarinya, mengelusnya dengan lembut, lalu bergerak maju mundur dengan teratur, menggoda area inti Evelyn. Membuat Evelyn yang berusaha untuk melawan, dia menekuk kedua kakinya dan reflek membusungkan dadanya ke atas.

"Jangan kak... mmhhh..." Evelyn ingin menolak, tapi gerakan jemari Devano dibawah sana membuatnya menggila.

Mulut Devano langsung melahap payu-dara Evelyn yang sangat dekat dengan wajahnya. Menghisap dan memainkan lidah pada puti-ngnya yang mengeras. Tak menghiraukan penolakan Evelyn. Karena dia tahu gadis itu sebenarnya sangat berhasrat.

Siapa tahu dengan mereka melakukannya satu kali lagi, disaat mereka sedang dalam keadaan sama-sama sadar, Devano bisa melupakan kejadian pada malam hari itu. Bahkan dia berharap rasa penasarannya akan menghilang. Sehingga Devano bisa menjalani kehidupannya dengan tenang. Kembali seperti dulu lagi. Menghilangkan bayangan Evelyn di dalam pikirannya.

1
~Ni Inda~
Ishhh penegak hukum melanggar hukum
Karma menantimu
~Ni Inda~
Ehhh...pedofil..aiihh
~Ni Inda~
Woaahhh...beras Ramos biang segala biang dalang masalah berkedok pengacara
Punya dendam apa sm keluarga Devano & keluarga Ericka
~Ni Inda~
Ngeri dank
Langsung muntah darah 🥵
~Ni Inda~
Nurut Ev
~Ni Inda~
Sakarepmulah...pelakor
~Ni Inda~
Bodohh
~Ni Inda~
Ada calon anak yg menjadi penghubung kalian
~Ni Inda~
Adik ketemu gede pun
Boleh looooo
Gada hubungan darah
Sok tau kau
~Ni Inda~
Ya ya yaaaa
Terserraahhh
Yg penting jgn kau ganggu Devano lagi
Awas kau !
~Ni Inda~
Dahlah...gosah balikan lg sm Devano
Nikmati kebodohanmu bersama brondong tukang celup
Klw Devano mau...tinggal jentikin jari...hancur karirmu...krn semuanya Devano yg atur...
Krn mereka segan sm Devano makanya mau ngambil kau jd model & BA
Dasar tak tau diri...tak tau diuntung...rugi kau rugiiiii
~Ni Inda~
Morotin Karina utk selingkuh lagi
Haisshhh bodohnya kau Kaarr...Kar
tripledi
kayak nya bukan mama kandung nya kali
tripledi
ta' doain anakonda nya lumpuh sama cewe lain, berdirinya sama evelin aja... 😆
Dyta Kusnani
Uda enak2 hidup makmur ga usah aneh2 lu nenek lampir
Dyta Kusnani
harusnya ank kndungmu dulu charles
Imas Purwanti
cewek goblok bgt njiiiir😬
Sunny Kwok
Ceritanya bagus
afri yani
pengalaman pertama tapi langsung pro.
senja imma
polisi india hahahahaha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!