Kepulangan dua gadis kembar kesayangan Daddy Bastian dan Mommy Fallen ada dua alasan nya.
Sakit nya dua Oma kesayangan nya menjadi alasan pertama kedua gadis kembar itu pulang.
Alasan keduanya adalah perjalanan mencari cinta.
Syakila yang tidak menyukai pria yang mencintai nya.
Dan Syakira yang ingin belajar melupakan cintanya untuk pria dingin yang menyukai kakak nya.
Penasaran akhir cinta Triplets S? yuk ikutin cerita nya🤗
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nilam nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kebiasaan di malam hari.
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Malam hari nya ketiga adik kakak itu berkumpul di tempat bersantai, menikmati masa-masa seperti saat kecil dulu, di mana mereka selalu bermain dan tidur bersama.
Tapi ralat, mereka tidak hanya bertiga, lebih tepatnya berempat dengan Rayden yang entah kenapa pria itu malah ingin menginap.
sebenarnya Syakira sudah menyuruh pria itu pulang, tapi Syaka keukeuh memaksa untuk membiarkan teman nya itu menginap.
"Grils, ayo kita makan." suara teriakan Syaka yang ada di dapur terdengar.
Membuat Syakila yang mendengar nya itu langsung berdiri, dan berjalan dengan langkah yang pelan, kaki nya masih sakit.
Syakira bangkit dari tempat duduknya, saat akan melangkah dia melirik ke samping, di mana Rayden yang tertidur di sopa, dari tadi memang pria itu tertidur.
"Lumayan ganteng, wajah Asia.. tapi nyebelin banget orang nya.". batin Syakira.
Tidak munafik, Syakira juga mengakui jika pria itu cukup tampan, kulit tubuh dan wajah yang putih dan mulus membuat Syakira iri, bahkan dia yang notabe nya seorang gadis tidak memiliki kulit seputih itu.
"Biarin ajalah, lagian kalau di bangunin nantinya malah ngamuk lagi nih." gumam Syakira, dan pada akhirnya lebih memilih berjalan ke meja makan untuk makan.
Dan sesampai nya di meja makan Syaka yang tidak melihat Rayden merasa aneh, dia dari tadi memang masak di dapur bersama koki.
Ya, selain tampan kaya dan berkharisma Syaka juga pandai memasak, sejak kecil tinggal di rumah membuat Syaka pandai akan segala hal, tapi tentu saja makanan yang paling enak adalah makanan buatan sang Mom.
"Rayden mana?" tanya Syaka.
"Tidur." balas kedua gadis bule itu kompak.
"Tidak di bangunkan?" tanya Syaka.
"Males." jawaban kompak Syakila dan Syakira.
"Ya sudah kalian makan dulu, aku akan membangunkan nya." kata Syaka, melirik kedua adik nya, lalu berjalan meninggalkan meja makan.
Syakila mengambil nasi dan lauk pauk nya, begitupun dengan Syakira.
keduanya langsung makan tidak berniat menunggu kakak nya yang membangunkan Rayden.
"Kak Kila malam ini aku mau nginep di kamar kakak ya." kata Syakira.
"Kamu kan punya kamar." balas Syakila sambil memasukan sesendok makanan ke mulutnya.
"Nggak mau sendiri, mau di temenin." Sahut Syakira lagi.
Syakila melirik adiknya itu, melihat gelagat Syakira yang terasa sangat aneh itu.
"Jangan bilang kamu dan Ray.." ucap Syakila terhenti karena Syakira mengeluarkan suara cempreng nya.
"Kakak!!" kesal Syakira.
"Iya, kamu suka sama dia kan?" lanjut Syakila.
"Nggak!" singkat padat dan jelas.
"Nggak nolak?" lanjut Syakila.
"Kakak!" Syakira manyun.
Uhukk.. uhukk..
Obrolan itu terhenti karena Syakira yang batuk, keduanya makan tanpa kakak nya, mungkin Syaka akan makan nanti, bersama Rayden.
Malam harinya, di kamar Syakira yang perutnya terasa sakit itu memilih bangun, saat baru membuka matanya Syakira tidak menemukan kakak nya, membuat Syakira mendengkus sebal.
"Kak Kila ihk, ninggalin sendirian." Syakira manyun.
Dia mengusap perut nya yang terasa sakit, cacing-cacing di perutnya meminta di isi yang membuat Syakira mau tak mau bangun dari tempat tidur nya.
Jika di rumah mungkin Syakira akan ngemil, tapi di sini? dia tidak bisa makan di kamar karena cemilan nya habis di makan kakak nya tadi.
Syakira melangkahkan kaki nya dengan malas untuk berjalan ke arah dapur, sesekali dia menguap lebar karena masih mengantuk, apalagi jam masih menunjukkan pukul tiga malam.
"Makan apa ya." seperti kucing yang kelaparan Syakira mencari makanan yang bisa di makan.
Sampai akhirnya dia melihat daging asap sisa tadi sore, hidung mancung nya itu dia enduskan ke piring nya, dan setelah memastikan jika makanan itu masih layak di makan Syakira tidak banyak berkomentar, langsung duduk dan bersiap menyantap nya.
"Enak banget!" makan sambil memejamkan matanya.
Suara piring dan sendok yang beradu itu membuat sosok yang kehausan di malam hari itu membuka matanya, Rayden berjalan ke arah dapur, tadi setelah makan malam dengan Syaka dia memilih tidur kembali.
Sebenarnya Rayden jarang tidur selama itu, tapi entah kenapa saat tidur di Villa ini Rayden merasa kan rasa kantuk yang berlebihan, dan hal itu mana membuat nya tidur terus.
"Astaga, gadis itu sudah menjadi kucing liar lagi." gumam Rayden melongo melihat Syakira yang sedang makan dengan rambutnya yang acak-acakan.
Alih-alih jijik pria itu malah berjalan mendekati meja makan, dan dengan sengaja menarik kursi dengan hati-hati agar tidak menimbulkan suara, dan duduk di depan Syakira.
Melihat setiap pergerakan Syakira, dari mulai garpuh nya yang menusuk daging, hingga daging itu dia masukkan ke mulut nya semua itu tak luput dari tatapan nya, dan yang membuat nya gemas adalah Syakira yang makan dengan mata yang terpejam.
"Haus." gumam Syakira.
Mendengar itu Rayden langsung sigap mengambilkan air, dan untuk kali ini pria itu tidak sengaja membuat suara yang mana membuat Syakira membuka matanya lebar-lebar.
"Kamu!" Syakira melotot.
Dia buru-buru mengusap sudut bibirnya dengan tangan nya, lalu melirik Rayden dengan sinis nya.
"Ngapain!" tanya Syakira malu, aib nya ketahuan Rayden.
"Minum lah dulu, kau terlihat lucu saat makan sambil tertidur." balas Rayden, memberikan segelas air minum.
Syakira tidak malu, dia mengambil segelas air itu, lalu meminumnya dengan cepat bahkan sampai habis.
"Makasih." so cuek.
"Ya." singkat padat dan jelas, Rayden memilih minum.
Syakira sayang pada daging asap nya, dia langsung memasukkan sisa beberapa suap itu ke mulutnya, lalu menelan nya dengan cepat.
"Kenapa buru-buru?" tanya Rayden masih ingin melihat Syakira makan.
"Ya nggak apa, emang udah selesai." balas Syakira.
"Habis ini mau ngapain?" tanya Rayden.
"Ya tidur." balas Syakira singkat.
"Oh, boleh ikut?" Rayden menaikan sebelah alisnya ke atas.
Membuat Syakira hampir terbatuk-batuk, dan Rayden kembali memberikan minum nya.
setelah air minum nya habis Syakira langsung beranjak dari tempat duduknya, menatap tajam Rayden.
"Minta di hajar ya!" Syakira berbicara dengan wajah kesal.
"Minta di cium." balas Rayden asal, dan itu terdengar menyebalkan di pendengaran Syakira.
"Idih, ogah!!" menjawab sinis dan sedikit jijik.
"Ya sudah, DP dulu." Rayden bangkit dari tempat duduk nya, dia mendekati Syakira dan keduanya bertatapan selama beberapa detik.
Cup !!
Rayden mengecup kepala Syakira secepat kilat, yang berhasil membuat Syakira melongo tidak percaya dengan apa yang di lakukan Rayden pada nya.
Sedangkan Rayden malah tersenyum kesenangan berhasil membuat gadis bule galak nya terdiam mematung seperti itu.
"Jangan judes-judes, nanti kalau sudah suka kamu bisa bucin pada ku" bisik Rayden, lalu pergi dengan senyuman nya.
Dan Syakira baru sadar saat tidak melihat pria itu lagi.
"Dasar mesum! Daddy marah nggak ya kalau tau rambut aku kena ciuman orang nyebelin, hiks.. Daddy." Syakira langsung berlari ke kamar nya.
Bukkkk !!
Syakira masuk ke kamar nya dengan wajah tegang, jantung nya berdebar kencang, pipi nya memerah dan tubuhnya mengeluarkan keringat dingin.
Pagi harinya..
Syakila dan Syaka saling pandang saat tidak melihat Syakira.
"Kira masih tidur ya?" tanya Syaka.
"Nggak tau, tapi kayanya iya." balas Syakila.
"Kalau itu teman kakak kemana?" tanya Syakila tidak melihat Rayden.
"Oh, Rayden tadi pamit pulang duluan, katanya dia mau ke luar negeri buat urusan bisnis." balas Syaka.
Tadi memang Syaka berpas-pasan dengan Rayden, pria itu pamitan padanya untuk pulang dan Syaka tidak bisa menahannya karena bagiamana pun Rayden itu adalah seorang pengusaha muda yang tentunya dia memiliki kesibukan yang lebih dari nya.
"Kira tau?" tanya Syakila.
Dan Syaka menjawab dengan mengedikan bahu nya ke atas.
🌹
Jangan lupa like coment and Vote kak ♥️🤗🙏