NovelToon NovelToon
Legend Of Lightning Warriors

Legend Of Lightning Warriors

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Tamat / Fantasi Timur
Popularitas:10.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nnot Senssei

"Aku akan berusaha melawan badai yang akan menerpaku kapanpun itu. Aku siap menerima serangan badai yang besar sekalipun. Aku tidak takut kepada besarnya badai, aku tidak gentar terhadap ganasnya badai. Aku juga tidak akan menyerah walau badai itu terus menggulungku. Aku akan berusaha berdiri di atas badai itu. Aku akan menghadapi badai itu. Aku akan melawan badai itu. Aku akan menari diatas badai itu pula. Hingga pada akhirnya, badai itu bisa menyatu dengan diriku. Aku adalah badai dan badai adalah aku."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nnot Senssei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jamuan

Acara pelantikan Wei An menjadi Kaisar telah selesai. Satu-persatu para tamu undangan bersalaman dengan Wei An dan memberikan hadiah. Mereka berharap bisa menjalin hubungan baik dengan Kekaisaran. Pemberian itu bermacam-macam, ada yang memberi pusaka, sumber daya, pakaian, dan lain sebagainya.

"Silahkan hadiri semua menyantap hidangan yang kami sediakan. Tidak perlu sungkan," ucap Wei An kepada para tamu undangan. Ruangan untuk menyantap hidangan terbagi menjadi tiga.

Yanh pertama untuk rakyat biasa, yang kedua menengah, dan yang ketiga untuk para tamu undangan penting. Walaupun rakyat ditempatkan di ruangan pertama, mereka tidak keberatan sama sekali. Bahkan mereka sangat senang bisa memasuki ke dalam Istana Kekaisaran dan menyantap hidangan disana. Bagi mereka, semua ini adalah anugerah terbesar dalam hidup.

Ditempat lain, Shin Shui nampak terdiam sendiri sembari minum arak dan melihat para tamu undangan yang hadir. Dia tidak ikut bergabung bersama mereka, bukan karena jijik atau apa.

Shin Shui enggan bergabung dikarenakan dia belum terbiasa menghadapi orang sebanyak ini. Maklum, selama kurang lebih lima tahun dia hanya bisa melihat hutan belantara dan penghuninya saja. Jadi dia belum terbiasa dan masih serasa sangat canggung.

Yuan Shi yang merupakan Kepala Tetua dari sekte Pedang Emas datang menghampiri Shin Shui, dia sudah mulai akrab dengan pemuda itu. Jadi dia tidak sungkan untuk menghampirinya.

"Hei Shui'er. Kenapa kau tidak ikut makan bersama? Apakah makanan disini tidak enak? Atau kau merasa enggan untuk bergabung karena banyak rakyat dari kalangan bawah?" tanya Yuan Shi yang keheranan melihat Shin Shui tidak ikut menyantap hidangan.

"Ah tetua Yuan …" Shin Shui kaget dengan kedatangan Yuan Shi, dia segera memberi hormat. Karena bagaimana pun Yuan Shi adalah seniornya.

"Ti-tidak Tetua … aku tidak bermaksud seperti itu. Junior ini hanya merasa canggung dengan keramaian seperti ini. Selama beberapa tahun aku tidak melihat dunia luar. Jadi bagiku ini adalah pengalaman pertama," ucap Shin Shui menjelaskan. Dia sudah mengenal Yuan Shi, jadi dia tidak merasa sungkan untuk bercerita.

"Hemmm … pantas saja. Baiklah, ayo ikut bersamaku kesana untuk menyantap hidangan. Makanan ini baik bagi pendekar, karena sebagian makanan ada campuran dari sumber daya," kata Yuan Shi mengajak Shin Shui.

"Emmm … ti-tidak senior. Aku tidak lapar," ucapnya. "Sudahlah Shin'er. Kapan lagi kita makan enak seperti ini, hahaha …." Yuan Shi menarik paksa tangan Shin Shui supaya mau menyantap hidangan yang sudah di sediakan. Mereka berdua menuju kesana dan akhirnya ikut bergabung untuk menyantap makanan bersama.

Orang-orang di sana langsung menyapa Yuan Shi saat melihatnya. Yuan Shi terkenal dengan sikap bijaksananya, jadi walaupun sektenya masih terbilang kelas menengah, banyak orang tua yang mendaftarkan anaknya ke sekte Pedang Emas. Dengan harapan semoga kelak anaknya bijaksana seperti halnya Kepala Tetua, Yuan Shi.

Mereka memperhatikan seorang pemuda gagah dan tampan yang berjalan dengan Yuan Shi. Sudah pasti mereka tidak mengenali pemuda itu, karena wajahnya sangat asing. Sorotan mata yang datang dari orang-orang membuat Shin Shui sedikit malu.

Menyadari hal ini, Yuan Shi membuka suaranya untuk menjelaskan siapa pemuda itu, takut orang-orang bertindak gegabah. Pemuda itu bersifat seperti air, diam tapi bisa menghancurkan apa saja ketika dia terusik.

"Saudara-saudaraku sekalian, perkenalkan ini Shin Shui, dialah pendekar yang berkontribusi besar atas perang kemarin. Dia yang membunuh semua Tetua aliansi aliran hitam," ucap Yuan Shi menjelaskan, Shin Shui hanya tersenyum canggung kepada mereka saat Yuan Shi menjelaskan.

Orang-orang yang sedari tadi melihatnya dengan tatapan kurang mengenakan langsung tertunduk. Semua yang ada disana tersedak saat Yuan Shi mengucapkan pernyataan itu, termasuk keluarga Kaisar.

Bagaimana mungkin? Orang ini sangat muda sekali, bahkan umurnya terlihat belum mencapai 20 tahun. Pikir mereka. Tapi mereka juga sadar bahwa kepala tetua sekte Pedang Emas itu tidak berbohong dengan ucapannya.

Akhirnya mereka semua menaruh perasaan hormat kepada Shin Shui, dalam dunia pendekar umur bukanlah masalah. Jika kau kuat, walaupun masih muda kau akan mendapatkan sebuah penghormatan besar, bahkan dari orang terpandang sekalipun.

Mereka melanjutkan menyantap makanannya masing-masing. Hari mulai gelap, matahari sudah menampakan sinar jingga. Satu-persatu dari mereka mulai pamit meninggalkan istana untuk kembali ke tempat masing-masing.

1
Mbah Haryo
starnya cukup ok...coba kita pantow doeleo gan. .
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
hwaiting
Arif Arta
Luar biasa
Juni Ardi
gak jelas.. mc e
putra jaya
Luar biasa
Rino Wengi
katanya pendekar Dewa bisa terbang kok masih melompat lompat pohon...
Rino Wengi
pendekar taik... harus dibantu terus biar menang
Rino Wengi
lemah
Rino Wengi
MC nya lemah.. pendekar Dewa cap KADAL
Rino Wengi
aliran hitam pendekar tingkat dewa 30 orang, kekaisaran 45 ..? kok belum cukup harusnya lebih kuat kekaisaran dong secara hitung hitungan..
Budi Priyanto
/Determined/
Nurbertus Eko PN
kapan MC meningkatkan kekuatannya..
hari hujianto
Luar biasa
Abdul Rahman
lanjuuuuuut
Ivan Sumampouw
Thor,,,, akhiri aja cerita ini,,, betul2 jelek 🖕🖕🖕
Ivan Sumampouw
pertarungan tingkatan dewa TDK didengar oleh org2 sekte,,, kejadian yg jaraknya kiloan meter bisa didengar 🤣🤣🤣🤣
semoga utk cerita2 lain penulis bisa insaf 🤣🤣🤣
Ivan Sumampouw
kenapa gak mati aja,,, lama mikir Thor,, kan sdh ada di sarang sekte sendiri,, sdh terjadi pertempuran tapi tdk ada yg tau 🤣🤣🤣
kasian Thor membuat cerita seperti ini 🤣🤣🤣
Eda Eda
👍
Ivan Sumampouw
sangat jelek,,, baru pangerannya sdh kewalahan apalagi rajanya 🤣🤣🤣
katanya belajar dan mencontoh Kho Ping Ho,,,, jaaaaauuuuhhh thor
Ivan Sumampouw
Thor betul2 jelek,,, berarti semua pengikut pangeran ilmunya setara dgn pimpinannya 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!