"Kenapa aku mencintai nya, banyak laki-laki di dunia ini. Psychopath." Ucap Lisa yang tidak habis pikir dapat mencintai seorang Psychopath.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bermain Solo
"Aaku takut." Evans membalas pelukan dari Lisa.
"Aku ada bersama mu." Ucap Lisa.
Setelah makan malam mereka berdua kembali masuk ke dalam kamar untuk tidur, Seperti biasanya Lisa sangat tidak suka jika tidur Evans menggunakan atasan, ia selalu meminta Evans melepaskan baju nya dan mau tidak mau Evans melakukan nya, membiarkan Lisa tidur di atas dada bidang nya.
"Aku mencintaimu Evans." Lisa mulai memejamkan mata nya.
Tangan Evans bergerak mengusap rambut Lisa dan tak lama Evans ikut terlelap dalam tidur nya.
Pagi hari nya seperti biasa karena tangan Lisa selalu nakal Evans pasti terbangun lebih dahulu, ia sangat kesal karena Lisa selalu membuat adik nya terbangun, padahal itu sangat berbahaya jika diri nya mulai kehilangan kendali.
"Lisa bangun." Evans mengusap wajah Lisa.
"Sayang, aku masih mengantuk." Ucap Lisa.
"Sayang bangun lah, ayo kita pulang ke rumah my, di sini tidak ada pakaian mu."
"Gendong aku." Ucap Lisa.
Evans menggendong Lisa dan langsung membawa nya keluar dari kamar. Aksi Evans mengundang perhatian para anggota keluarga lainnya di ruang makan mereka sangat senang melihat Evans yang sudah sangat dekat dengan Lisa.
Evans meletakkan Lisa di kursi belakang agar Lisa dapat tidur dengan nyenyak. Sebelum pindah ke kursi depan Evans mencium leher Lisa sampai Lisa menaikan kepala nya karena merasakan ciuman yang luar biasa dari Evans.
Sesampainya di rumah Evans kembali menggendong Lisa masuk ke dalam kamar mereka. Kali ini Evans benar-benar sudah tidak bisa menahan nya lagi, pikiran nya sedari tadi travelling kemana-mana. Jalan satu satu nya saat ini adalah olahraga lima jari di kamar mandi.
Setelah puas dan membersihkan diri nya Evans kembali keluar dari kamar mandi. Ia melihat Lisa sudah duduk di atas kasur.
"Kamu habis ngapain." Tanya Lisa.
"Habis mandi." Jawab Evans.
"Bohong." Ucap Lisa sambil menunjukkan layar hp nya.
"Kamu memasang cctv di dalam kamar mandi." Tanya Evans.
"Bukan hanya kamar mandi setiap sudut kamar ini ada cctv, demi keamanan kita. Kamu bermain solo."
"Jangan membahas nya." Ucap Evans yang sangat malu.
"Kenapa tidak meminta bantuan pada ku." Tanya Lisa.
"Kamu sedang datang bulan, dan aku tidak mau menyakiti kamu lagi." Jawab Evans.
"Kamu benar-benar suami yang sangat pengertian, sabar lah sesaat lagi kita akan bermain sepuas nya sayang." Ucap Lisa.
"Aku tunggu itu." Evans masuk ke dalam ruang ganti.
"Hahaha aku kasihan dengan nya, pria yang aku cintai bermain solo. Liat lah betapa mengerikan milik nya, aku sampai takut." Ucap Lisa.
Setelah selesai memakai pakaian Evans kembali mendekati Lisa dan duduk di samping Lisa. Lisa mantap Evans dengan tatapan menggoda nya, ia sangat suka melihat tubuh kekar Evans yang terlihat sangat jelas walaupun Evans menggunakan baju.
"Sayang, jangan salahkan ku aku membobol mu lagi kali ini." Ucap Evans.
"Hehehe maaf, hari ini aku akan membawakan mu ke psikolog."
"Aku belum siap sayang." Ucap Evans.
"Harus siap, aku ingin mandi dulu, ayo mandikan aku." Kata Lisa.
"Baiklah ayo." Ucap Evans yang sangat bersemangat karena dengan memandikan Lisa ia dapat melihat tubuh Lisa dan menyentuh nya.
"Tidak, nanti kamu memakan ku lagi, sabar sayang." Lisa mengecup bibir Evans dan langsung masuk ke dalam kamar mandi.
Notes : maaf ya author jarang up, author benar-benar sibuk selama bulan Ramadhan ini.
𝗧𝗲𝗿𝘂𝘀𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗸𝗮𝗿𝘆𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗹𝘂 😘😘
𝗺𝗮𝗸𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗸𝗮𝗸 𝘁𝗵𝗼𝗿 𝗯𝘂𝗮𝘁 𝗰𝗲𝗿𝗶𝘁𝗮 𝗻𝘆𝗮..