Seribu tahun setelah Era Kegelapan yang hampir menghancurkan tatanan alam semesta, Yun Tianxing—kultivator tertinggi dan penjaga keseimbangan antara Dunia Bawah dan Dunia Dewa—menemukan dua artefak legendaris: Darah Phoenix Abadi dan Jantung Naga Suci. Dalam upaya untuk memperkuat diri agar bisa mengantisipasi ancaman tersembunyi, ia memakan jantung naga dan meminum darah phoenix. Namun, kombinasi kekuatan kedua makhluk mistik tersebut terlalu besar untuk tubuhnya, menyebabkan guncangan hebat yang mengancam nyawanya. Sebelum meninggal, ia menciptakan sebuah benih ajaib, memasukkan seluruh energi Qi dan pengetahuan kultivasinya ke dalamnya.
Benih itu jatuh ke Dunia Fana dan memasuki tubuh Haouyu, putra mahkota Kekaisaran Lian yang baru lahir. Tak lama kemudian, kekaisaran keluarga Lian runtuh akibat peperangan besar dengan klan musuh. Untuk menyelamatkannya, ibunya menyerahkan dia kepada seseorang untuk membawanya meninggalkan istana.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 11 TES MASUK SEKOLAH KULTIVASI XUANWU
Setelah mendaftarkan diri dan mendapatkan izin tinggal sementara di Kota Pelatihan Kultivasi Xuanwu, Haouyu dan Yu Zhu segera memulai persiapan yang intensif untuk Tes Masuk Sekolah Kultivasi Xuanwu yang dijadwalkan dalam tiga hari ke depan. Sekolah ini merupakan salah satu lembaga kultivasi terkemuka di wilayah tengah—hanya sekitar sepuluh persen dari ribuan calon peserta yang mampu lulus tes seleksi dan diterima sebagai siswa resmi.
Pada hari pertama persiapan, Haouyu membawa Yu Zhu mengunjungi Pusat Informasi dan Dokumentasi Kota Xuanwu, tempat mereka bisa mengakses berbagai referensi tentang tes masuk. Di sana, mereka bertemu dengan seorang kultivator berpengalaman bernama Master Wei Qingyang, yang menjabat sebagai kurator perpustakaan dengan pengetahuan mendalam tentang sejarah dan teknik kultivasi kuno.
“Tes masuk Sekolah Kultivasi Xuanwu dibagi menjadi tiga tahap utama yang saling terkait,” jelas Master Wei Qingyang dengan suara yang jelas dan penuh pengetahuan. “Tahap pertama adalah Tes Kondisi Fisik Dasar—dimana peserta harus menunjukkan ketahanan tubuh, kecepatan gerakan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai medan. Tahap kedua adalah Tes Pengendalian Energi Alam—di sini kamu akan belajar mengumpulkan, menyimpan, dan mengeluarkan energi dengan tepat sesuai kebutuhan. Tahap ketiga adalah Tes Pemecahan Masalah Berbasis Kasus Sejarah—dimana kamu harus menganalisis kasus-kasus masa lalu dan menemukan solusi yang tepat dengan menggunakan prinsip-prinsip kultivasi yang benar.”
Haouyu mengangguk sambil mencatat setiap penjelasan dengan cermat. “Apakah ada perbedaan dalam tes untuk siswa dengan potensi khusus seperti saya, Master?” tanya Haouyu dengan rasa ingin tahu yang mendalam.
Master Wei Qingyang tersenyum lembut sambil menepuk bahu Haouyu. “Bagi mereka yang menunjukkan bakat luar biasa dan hubungan khusus dengan energi kuno, kami memiliki tes tambahan yang disebut Tes Jalur Mistik—dimana kamu akan dihadapkan pada energi alam yang lebih kuat dan misterius, serta harus menunjukkan kemampuan untuk menghubungkan diri dengan akar kekuatan kultivasi yang lebih dalam. Jangan khawatir, tes ini dirancang untuk membantu kamu menemukan jalan yang tepat, bukan untuk memberikan beban yang tidak perlu.”
Pada hari tes tiba, ribuan calon peserta berkumpul di Lapangan Utama Kota Xuanwu yang luas dan lapang, dikelilingi oleh tembok tinggi yang kokoh dan gerbang besar yang dihiasi dengan simbol-simbol kultivasi kuno yang megah. Udara di sekitar lapangan terasa penuh dengan energi alam yang kuat dan dinamis, menunjukkan bahwa tempat ini sangat cocok untuk aktivitas kultivasi.
Tes pertama dimulai tepat pukul delapan pagi—Tes Kondisi Fisik Dasar. Peserta harus berlari sejauh sepuluh kilometer melalui lintasan yang melewati hutan lebat, sungai deras, dan lereng gunung yang curam. Selain itu, mereka juga harus melewati beberapa rintangan seperti tembok kecil yang harus dilompati atau jurang sempit yang harus dilewati dengan melompat. Haouyu menyelesaikan lintasan ini dengan waktu sangat cepat—hanya dalam waktu 25 menit saja, sementara rata-rata peserta membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk menyelesaikannya.
Setelah jeda singkat dan waktu untuk mengisi energi dengan makanan dan minuman yang disediakan panitia, tes kedua segera dimulai—Tes Pengendalian Energi Alam. Pada tes ini, peserta harus berdiri di atas pijakan kecil yang terpisah, kemudian mengumpulkan energi alam dari sekitar untuk dikendalikan sesuai dengan instruksi yang diberikan. Haouyu dengan mudah mengumpulkan energi alam di sekitarnya, menyimpannya di dalam tubuhnya dengan stabil sebelum melepaskannya kembali dalam bentuk pola yang indah sesuai dengan permintaan panitia.
“Sangat mengesankan!” ucap salah satu penguji bernama Master Chen Feng dengan suara penuh kagum. “Kamu menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengendalikan energi alam—bahkan mampu merasakan dan mengumpulkannya dengan cepat serta tepat sasaran. Ini adalah tanda bahwa kamu memiliki hubungan khusus dengan alam semesta yang luar biasa.”
Setelah tes kedua selesai, para peserta yang lolos memasuki tahap ketiga—Tes Pemecahan Masalah Berbasis Kasus Sejarah. Pada tes ini, setiap peserta mendapatkan kasus sejarah yang berbeda terkait dengan peristiwa penting dalam dunia kultivasi. Haouyu mendapatkan kasus tentang bagaimana kultivator masa lalu berhasil mengatasi serangan energi gelap yang hampir menghancurkan sebuah kerajaan pada masa lampau. Dia dengan cermat menganalisis setiap detail kasus, kemudian memberikan solusi yang tidak hanya efektif untuk mengatasi masalah tersebut, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh wilayah sekitarnya.
Setelah semua tahap tes selesai, panitia tes segera menghitung hasil dengan cermat dan teliti. Selama menunggu, seluruh peserta berkumpul di lapangan utama dengan hati yang penuh harap dan khawatir. Akhirnya, seorang kultivator tinggi bernama Master Xuan Long yang menjabat sebagai kepala sekolah naik ke atas panggung tinggi untuk mengumumkan hasilnya.
“Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa sebanyak 120 peserta telah berhasil lulus tes masuk Sekolah Kultivasi Xuanwu tahun ini!” ucapnya dengan suara yang kuat dan jelas terdengar ke seluruh penjuru lapangan. “Dan di antara mereka, ada beberapa peserta dengan kemampuan luar biasa yang akan ditempatkan dalam kelas khusus—di antaranya adalah Haouyu dari desa bambu dan Zhang Lei dari wilayah utara!”
Haouyu merasa hati berdebar kencang mendengar namanya disebutkan. Dia melihat ke arah Yu Zhu yang berdiri di sisinya dengan wajah penuh kegembiraan dan segera memberikan pelukan erat. Seluruh peserta yang lolos meriah bersorak dan memberikan tepukan tangan penuh semangat.
“Selamat datang di Sekolah Kultivasi Xuanwu, Haouyu,” ucap Master Xuan Long dengan senyum ramah setelah turun dari panggung. “Kamu akan ditempatkan di kelas khusus untuk peserta berbakat tinggi—di sana kamu akan belajar teknik-teknik lanjutan serta bertemu dengan banyak teman sejawat yang memiliki tujuan yang sama untuk mengembangkan kemampuan mereka.”
Yu Zhu segera mengucapkan kesediaannya untuk mendampingi Haouyu selama belajar di sekolah ini. “Aku akan selalu ada di sisimu, Haouyu,” ucapnya dengan penuh tekad. “Kita telah melalui banyak hal bersama, dan aku tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian dalam perjalanan ini.”
Pada malam hari, Haouyu dan Yu Zhu berdiri di atas tembok kota yang tinggi, menyaksikan pemandangan indah langit malam yang penuh dengan bintang-bintang bersinar terang. Udara segar dan sejuk menyegarkan paru-paru mereka, sementara energi alam yang kuat dan murni terasa jelas di sekitarnya.
“Kita akhirnya sampai di sini, Yu Zhu,” ucap Haouyu dengan suara penuh rasa syukur. “Dari sekarang ini, kita akan belajar dengan sungguh-sungguh dan mengembangkan kemampuan kita untuk mencapai tujuan kita—membangun kembali kekaisaran Lian yang tercinta dan membawa perdamaian serta keadilan bagi seluruh rakyatnya.”
Yu Zhu mengangguk dengan penuh tekad. “Ya, Haouyu. Kita akan selalu bersama dalam setiap langkah perjalanan ini. Bersama kita akan mampu menghadapi segala rintangan dan mencapai impian kita yang telah lama kita impikan!”
Saat bulan muncul dengan indah di ufuk barat, mereka berjalan kembali ke kamar penginapan yang telah disediakan untuk mereka. Haouyu merasa bahwa masa depan yang lebih cerah dan penuh harapan telah terbuka di depannya—di Sekolah Kultivasi Xuanwu ini, dia akan mengembangkan kekuatannya menjadi lebih besar dan siap menghadapi segala tantangan yang akan datang untuk mencapai takdirnya sebagai pelindung dunia yang damai dan adil.
...~BERSAMBUNG~...