NovelToon NovelToon
Aku Dan Sahabat Kecilku

Aku Dan Sahabat Kecilku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:980.5k
Nilai: 5
Nama Author: e'Rmaa

Kisah masa kecil anak laki-laki dan perempuan bernama Gilang dan Andin. Mereka adalah sepasang sahabat kecil. Mereka sama-sama duduk di bangku Sekolah Dasar.

Orang tua Gilang adalah seorang pegawai negeri sipil dan orang tua Andin adalah seorang petani. Meski mereka berasal dari status sosial yang berbeda, orang tua mereka tidak pernah melarang untuk berteman.

Suatu ketika, saat Gilang dan Andin lulus kelas 6 Sekolah Dasar. Orang tua Gilang dipindah tugas di kota. Akhirnya mereka terpisah. Gilang harus mengikuti orang tuanya dan tinggal di kota. Sedangkan Andin masih tetap di desa.

Setelah dua belas tahun berlalu, Gilang sudah lulus kuliah dan diterima kerja sebagai seorang dokter. Dan suatu saat, Gilang ditugaskan untuk mengabdi di sebuah desa yaitu Banjar Wangi tempat dia tinggal dulu waktu kecil.

Gilang pun dipertemukan dengan Andin yang sudah lama tak bertemu. Gilang bekerja di Puskesmas Desa Banjar Wangi. Disana dia bertemu dengan Andin yang bekerja sebagai seorang guru.

Saat bertemu Andin, Gilang sudah berstatus tunangan dengan Friska (teman kuliah Gilang).

Akankah Gilang dan Andin dapat bersatu?

Simak terus kelanjutan ceritanya ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e'Rmaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29# Awal mengajar

Sepuluh tahun pun telah berlalu.

Setelah kepindahan Gilang ke Jakarta. Andin melalui hari-harinya tanpa sahabat kecilnya. Selama itu Andin menjadi anak yang selalu mandiri. Andin telah lulus kuliah. Andin termasuk anak yang pandai sehingga dia lulus dengan predikat Cum Laude. Saat kuliah, Andin mengambil jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Dan setelah lulus, Andin diterima mengajar di Sekolah Dasar tempat dia Sekolah Dasar dulu.

Andin sangat bersyukur atas apa yang diraihnya. Dia merasa semua yang diraihnya adalah berkat doa dari kedua orang tuanya yang selalu mendukung dan memberi semangat. Hari ini adalah hari pertama Andin mengajar di Sekolah Dasar Tirta Sari. Sekolah yang mempunyai banyak kenangan tentang dirinya dan sahabat sejatinya yaitu Gilang.

Pagi itu, Andin bangun pagi sepertinya biasanya. Dia tak pernah melupakan rutinitasnya membantu ibunya. Karena sekarang ibunya sudah seperti dulu lagi. Ibunya kadang sering sakit karena memang usianya semakin tua.

“Aku harus bangun lebih awal sebelum ibu bangun. Sebaiknya aku mandi dan sholat dulu lalu bantu ibu,” ucap Andin dalam hati.

Andin pun bergegas bangun dan mandi. Setelah mandi, Andin sholat shubuh dan kemudian memasak di dapur. Saat Andin memasak, ayah dan ibunya terbangun.

“Anak ibu sudah bangun. Lagi masa kapa Ndin?,” tanya ibu.

“Lagi masak air buat ibu dan ayah mandi dan sekalian masak sayur bayam dan dadar jagung bu. Kemarin Andin sudah belanja. Jadi sekarang tinggal masak saja,” jawab Andin.

“Anak ayah ini tidak pernah berubah ya. Dari kecil sampai sekarang selalu jadi anak yang suka bantu ayah dan ibu,” ucap ayah.

“Ayah sama ibu buruan mandi. Ini airnya sudah matang. Mumpung belum dingin lagi,” ucap Andin pada ayah dan ibunya.

“Terima kasih ya nak. Ayah mandi dulu saja karena ayah kan harus pergi ke sawah,” ucap ibu.

“Sama-sama bu,” jawab Andin.

“Ya sudah sekarang ayah mandi dulu ya bu,” ucap ayah.

“Iya yah,” jawab ibu.

Ayah pun segera mandi. Dan tinggallah Andin dan ibu di dapur.

“Oh iya Ndin. Hari ini kan kamu mulai mengajar di Sekolah Dasar Tirta Sari. Apa kamu gak siap-siap dulu ya Ndin?,” tanya ibu.

“Iya bu. Tapi sekarang kan masih jam setengah lima jadi masih ada waktu untuk memasak. Ibu tenang saja ya,” jawab Andin.

“Ya sudah kalau begitu. Ayah kamu sudah selesai mandi, jadi sekarang ibu mandi dulu yak arena ibu juga belum sholat.” Ucap ibu.

“Iya bu,” jawab Andin.

Andin pun melanjutkan memasaknya. Dan tak lama kemudian, dia pun selesai memasak. Lalu Andin menyiapkan makanannya di atas meja. Lalu ayah dan ibu pun keluar.

“Ayah dan ibu, ayo kita makan. Ini Andin sudah siapkan makanan,” ucap Andin.

“Iya nak. Terima kasih ya sudah menyiapakan makanan buat ayah dan ibu,” ucap ayah.

“Sama-sama yah. Ayo sekarang kita makan. Nanti ayah kan harus ke sawah lagi,” ucap Andin.

“Iya nak. Ayah akan cicipi masakan buatan anak ayah. Apakah masih sama ? Hehehe..” ucap ayah sambil tersenyum pada Andin.

“Masakan anak ibu pasti enak dong yah,” sahut ibu memuji masakan Andin.

“Terima kasih atas pujiannya. Yang pasti masakan ibu pasti lebih enak,” jawab Andin sambil tersenyum.

Mereka pun sarapan pagi bersama.

👑👑👑👑

Waktu menunjukkan pukul lima pagi. Ayah pun segera berangkat ke sawah. Dan setelah ayah berangkat, Andin merapikan piring lalu bersiap-siap untuk berangkat mengajar.

Tak lama kemudian, Andin pun sudah siap dengan memakai seragam mengajarnya.

“Anak ibu cantik sekali memakai seragam barunya. Semoga kamu bisa jadi guru yang amanah dalam mendidik anak-anak ya, Ndin.” Ucap ibu.

“Amin. Andin akan berusaha selalu amanah dalam mendidik anak-anak bu,” jawab Andin.

“Ya sudah kamu buruan berangkat. Karena hari ini adalah hari pertama kamu mengajar jadi jangan sampai kamu terlambat. Dan jadilah teladan untuk murid-muridmu,” ucap ibu.

“Iya bu. Sekarang Andin berangkat dulu ya. Assalamualaikum,” ucap Andin.

“Walaikumsalam,” jawab ibu.

Andin pun berangkat dengan sepeda roda duanya. Dia sangat bersemangat dalam mengawali harinya menjadi seorang guru.

👑👑👑👑

Tepat pukul enam pagi, Andin sampai di sekolah tempat dia mengajar.

“Alhamdulillah aku sudah sampai di sekolah. Rasanya aku mengingat masa-masa dulu Bersama Gilang. Jadi keingetan Gilang. Sekarang gimana kabar Gilang ya? Ah…aku gak boleh terlalu mengingat itu. Sebaiknya aku fokus pada mengajarku di hari pertama ini,” ucap Andin dalam hati.

Andin pun berjalan menuju ruang guru. Dan Andin pun masuk di dalam ruang guru.

“Selamat pagi Bu Andin. Selamat bergabung di sekolah kita. Semoga kita bisa saling bekerja sama ya bu,” ucap Pak Sumitro.

Bapak Sumitro adalah bapak kepala sekolah di Sekolah Dasar Tirta sari.

“Selamat pagi pak dan semuanya. Terima kasih atas kesempatannya kepada saya. Semoga saya bisa menjadi seorang guru yang baik disini,” ucap Andin.

“Iya Bu Andin. Kami senang Bu Andin bisa bergabung menjadi guru disini. Saya dengar dulu Bu Andin juga alumni dari sekolah ini ya,” ucap Pak Sumitro.

“Iya pak. Dulu saya lulusan dari sekolah ini,” jawab Andin.

“Oh iya Bu Andin. Nanti Bu Andin mengajar murid kelas 1A ya,” ucap Pak Sumitro.

“Siap pak,” jawab Andin.

“Ya sudah sekarang kita lanjut upacara bendera karena sudah jam tujuh kurang seperempat,” ucap Pak Sumitro.

Semua guru dan murid-murid berkumpul di halaman utama untuk melaksanakan upacara bendera hari senin. Lalu di saat upacara tersebut Andin memperkenalkan diri sebagai guru baru di sekolah itu.

Dan tak lama kemudian, upacara bendera pun telah selesai. Murid-murid masuk ke dalam kelasnya. Dan guru-guru juga masuk ke dalam kelasnya. Andin pun segera masuk ke dalam kelas 1A untuk mengajar.

"Selamat pagi anak-anak, " ucap Andin menyapa muridnya.

"Selamat pagi Bu Andin, " jawab murid-murid.

"Senang sekali ibu bisa mengajar di kelas kalian. Sekarang kita mulai belajarnya ya, " ucap Andin.

Andin pun mulai mengajar pada murid-muridnya. Andin menerangkan tentang materi hari ini. Hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh. Saatnya mereka untuk pulang.

"Nah, sekian dulu yang bisa ibu sampaikan. Besok kita akan lanjutkan materi selanjutnya. Selamat siang anak-anak, " ucap Andin.

"Selamat siang Bu Andin, " jawab anak-anak.

Murid-murid pun segera meninggalkan kelas. Dan Andin pun kembali ke ruang guru.

"Gimana hari pertama mengajarnya bu?, " tanya Bu Fatimah guru kelas 1B.

"Alhamdulillah lancar bu. Dan sangat menyenangkan bisa bersama anak-anak, " jawab Andin.

"Alhamdulillah ya bu," ucap Bu Fatimah.

Tak lama kemudian bel berbunyi tanda selesai semua pembelajaran. Semua guru pun pulang.

1
Sumayyah Humairah
dlanjut
Enung Samsiah
MP nya ko nggk seru gitu,,,
Enung Samsiah
waaahhh berarti dah 11 tahn nggk ketemu,, pantesan andin nggk kenal dngn wahah Gilang,,,,, pangling ya
Winsulistyowati
Hm..Akhirnya Ketemu.. Jodoh ketemu..Sahabat Masa kecil..
e'Rmaa: makasih kakak sdh mampir 🙏☺️
total 1 replies
Winsulistyowati
Mereka Br✌️.Slalu Kompak..👍👍💪💪🖐️
Winsulistyowati
Aamiin 🤲🏼
Winsulistyowati
Mampir n Nyimak Critanya..🖐️
Sri Widjiastuti
sdh g pake sepeda sendiri nihh
e'Rmaa: iya kakak.
Terimakasih sudah mampir ya kak☺️🙏
total 1 replies
Linda Imala
bener-bener yang namanya cinta sejati
meski sudah terpisah tp tetap dipersatukan

Sukses ya Thor 👍☺
e'Rmaa: Makasih kak
total 1 replies
Rosa Fitriani
Sempet ikutan baper pas Gilang dipaksa nikahin Friska tapi syukurlah kalau gak jadi.

Seneng lihat Gilang sama Andin bisa bersatu lagi😁
e'Rmaa: Makasih kakak sudah mampir dan suka karya saya🙏
total 1 replies
Namira Kusuma
Benar-benar cinta sejati
Andin dan Gilang happy ending 🥰🥰
e'Rmaa: Makasih kak sudah mampir 🙏
total 1 replies
oktavia
aaa seneng bgt liat Andin sama Gilang bareng² lgi
oktavia
yok di jodohkan saja Andin sama Gilang
Lia Liyut
baru otw
Lia Liyut: sama² kak 👍🏻👍🏻
total 2 replies
Giovanni Bowono Miawaug
AKUDAV Giovanni Bowono Miawaug Alyssa Dezek ejenjethro Cupcake_Vionna
emak @l ahsan
absen....
e'Rmaa: makasih kak sdh mampir di karya saya 🙏☺️
total 1 replies
Juni Muliati Sitepu
senang n terharu aj
e'Rmaa: Terima kasih sudah mampir di novel sy🙏🤗
total 1 replies
Muntia Tia
iii
e'Rmaa: 🤗🤗.....
total 1 replies
Nani Evan
sukses terus y thor
e'Rmaa: Makasih kak🙏
total 1 replies
Nani Evan
kirain ama pak wisnu
e'Rmaa: nanti dpt jodohnya sendiri kak🤭
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!