NovelToon NovelToon
Istri Yang Tertindas

Istri Yang Tertindas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:17.3k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

"Dia mencintaiku sampai mati, tapi justru membunuhku perlahan setiap hari."
Di balik kemewahan gaun sutra dan rumah bak istana, Yati hanyalah seorang tawanan yang jiwanya diremukkan oleh suaminya sendiri, Stevanus. Bagi dunia, Stevanus adalah pahlawan; bagi Yati, dia adalah iblis berwajah malaikat.
Puncak pengkhianatan terjadi saat Stevanus membuangnya dalam keadaan hancur demi kekuasaan dan wanita lain. Mereka mengira Yati sudah tidak berdaya dan terkubur bersama rahasia gelap mereka.
Namun, rasa sakit tidak mematikan Yati—ia justru melahirkan sosok baru yang kuat dan tangguh. Kini Yati kembali dengan identitas berbeda, menyusup ke jantung kehidupan Stevanus untuk merebut kembali hidup dan harga dirinya.
Ini adalah kisah tentang perjuangan Yati membuktikan bahwa dari kehancuran, ia bisa bangkit lebih kuat.
Bersiaplah, karena kisah ini akan membawamu pada perjalanan emosional yang penuh liku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 15: NYAWA DI UJUNG DUSTA

Hening yang mencekam menyelimuti ruang tamu mewah itu. Pernyataan Inspektur tentang kesadaran singkat Maya terasa seperti dentuman lonceng kematian di telingaku. Aku bisa merasakan tatapan Stevanus yang kini berubah, dari kecemasan menjadi kecurigaan yang haus darah. Tangannya sudah menyentuh gagang laci meja, tempat pistol itu tersimpan.

"Istri yang bangkit dari kubur?" Stevanus bergumam, suaranya rendah dan bergetar karena kemarahan yang tertahan. "Widya... benarkah apa yang dikatakan wanita gila itu?"

Aku tidak boleh goyah. Sedetik saja aku terlihat ragu, semuanya berakhir. Aku menarik napas panjang, lalu tertawa kecil sebuah tawa yang terdengar hambar dan penuh penghinaan.

"Inspektur, Tuan Stevanus... apakah kalian benar-benar akan mendengarkan racauan seorang wanita yang baru saja mencoba bunuh diri dengan menenggak racun?" Aku berdiri dengan tenang, meski lututku terasa seperti jeli. "Otaknya kekurangan oksigen, dia sedang berhalusinasi. Maya sangat membenciku karena dia tahu aku akan mengambil alih posisi finansial dan emosional di rumah ini. Dia menggunakan nama 'Yati' untuk memancing emosi Anda, Stev. Dia ingin kita saling hancur."

"Lalu bagaimana dengan botol ini?" Inspektur itu mengangkat kantong plastik berisi botol vitamin atas nama Yati. "Jelaskan kenapa obat istri Anda yang sudah meninggal ada di sini."

Aku menatap botol itu, lalu menatap Stevanus dengan tatapan sedih yang dipaksakan. "Itu bukan milikku. Maya yang membawanya. Semalam, saat dia masuk ke kamarku, dia berteriak bahwa dia menemukan 'harta karun' di gudang bawah tanah. Dia bilang dia sengaja menyimpannya untuk menghantui Anda, Stevanus. Dia ingin menggunakan kenangan tentang istri Anda untuk membuat Anda merasa bersalah."

Stevanus tertegun. Logikanya mulai berperang dengan egonya. Dia tahu Maya memang memiliki akses ke seluruh rumah, termasuk barang-barang peninggalan Yati.

"Stevanus," aku melangkah mendekatinya, mengabaikan tangan Inspektur yang mencoba menghalangi. Aku memegang tangan Stevanus yang masih di atas laci. "Pikirkan secara logika. Jika aku adalah Yati, apakah mungkin aku memiliki profil bisnis internasional seakurat ini? Apakah mungkin luka-luka yang kau lihat malam itu sembuh tanpa bekas dalam waktu singkat? Aku adalah Widya. Maya hanya ingin mati sambil menghancurkan hubungan kita."

Stevanus menatap mataku dalam-dalam. Aku melihat keraguan di sana. Dia ingin percaya padaku karena dia butuh uangku, tapi dia juga takut pada hantu masa lalunya.

"Inspektur," Stevanus akhirnya melepaskan gagang laci itu. "Istriku sudah dikuburkan. Aku sendiri yang mengurus pemakamannya. Pernyataan Maya adalah sampah."

Inspektur itu mengerutkan kening, tidak puas. "Tetap saja, Nona Widya, kami harus membawa Anda ke kantor untuk keterangan lebih lanjut. Dan kami akan melakukan tes biometrik sederhana untuk memastikan identitas Anda."

Jantungku hampir berhenti. Tes biometrik di tahun 2026 ini sangat akurat. Jika mereka memindai retina atau sidik jariku, penyamaranku akan terbongkar dalam hitungan detik.

"Tentu," jawabku dengan senyum percaya diri yang mematikan. "Tapi pengacaraku akan segera tiba. Saya tidak akan memberikan sampel apa pun tanpa pendampingan hukum."

Tepat saat itu, pintu depan terbuka. Aris masuk dengan tiga orang pria berpakaian tuxedo hitam tim pengacara paling mahal di kota ini. Aris menatapku sekilas, memberi sinyal bahwa dia sudah menangani segalanya.

"Inspektur, klien saya adalah warga negara asing dengan perlindungan diplomatik bisnis," Aris menyerahkan sebuah map. "Anda tidak bisa membawanya tanpa bukti fisik yang kuat. Pernyataan seorang pasien yang sedang dalam pengaruh zat kimia bukanlah bukti."

Di tengah perdebatan hukum yang sengit, aku merasa perutku kembali melilit. Rasa mual yang hebat menghantam. Aku mencoba bertahan, namun pandanganku mulai mengabur. Darah... aku merasa ada sesuatu yang hangat kembali mengalir di kaki.

Tuhan, jangan sekarang. Bayiku...

Aku terhuyung dan jatuh ke pelukan Aris. "Widya! Ada apa?!" Aris berteriak panik.

Stevanus mendekat, namun wajahnya tiba-tiba berubah kaget saat melihat ke arah lantai. Di atas karpet putih mahal itu, tetesan darah segar mulai merembes dari balik gaun biruku.

"Darah?" Stevanus bergumam. Matanya membelalak. Dia teringat kejadian di tangga itu. Dia teringat saat Yati mengalami pendarahan hebat sebelum jatuh.

Stevanus tiba-tiba mencengkeram bahuku dan menarikku paksa dari pelukan Aris. Dia menyibak gaunku hingga memperlihatkan bekas luka di paha bawahku bekas luka yang seharusnya sudah dihilangkan dengan laser, namun kini tampak memerah dan membengkak akibat reaksi alergi obat yang diberikan Aris untuk menyamarkan identitas.

"Luka ini..." Stevanus mendesis, suaranya penuh kengerian. "Ini bukan luka baru. Ini luka permanen yang sama dengan yang kuberikan pada Yati saat aku menyiramnya dengan kopi panas dulu!"

1
Abang imbran
gak bertele" 👍
Abang imbran
kurang ngajer banget ni stevanus/Right Bah!/
grandi
up lagi thor/Kiss/
Chici👑👑
Kak kamu keren bisa up banyak, aku nulis 1 bab aja kelar nya 2 sampe 3 hari baru selesai🤧
christian Defit Karamoy
TRIMAKASIH SUDAH MAMPIR🙏
JANGAN LUPA UNTUK SELALU BAHAGIA🫰

Like Setiap Bab Kalau selesai 👍

Rate Bintang 5 🌟

Vote setiap hari Senin 🙏

Kalau Ada Poin Boleh Mawar sebiji🌹

Tinggalkan komentar, penyemangat, kritik & Saran, 🎖️

Makaseh banya samua 🙇🙏😇
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir. kalo berkenan boleh mampir keceritaku juga yang judulnya "Istri pengganti " mari saling suport🤗 makasih👋
christian Defit Karamoy: okey siap trimakasih🙏
total 1 replies
Bela Viona
wow lumayan cepat juga ya thor,dlm 3 bln op kelar,blm lagi merubah karakter seseorang. sebenar nya gak mudah. minimal setahun lh.
tapi ini kisah sat set beres. gak bertele tele. langsung pada inti nya...
christian Defit Karamoy: iya kak🙏
total 1 replies
Bela Viona
Iblis berbadan manusia.
semoga mati ny tdk mudah.
gila stevanus.
Bela Viona
sesekali klo bikin kopi,di kasih 3 tetes racun tikus kn gak masalah thor...
biar ad sensasi buih buih ny tuh lakik
Bela Viona
baru baca bab awal udh di suguh kn dgn sebuah pengkhianatan,kdrt,penipuan dan manipulatif.
sakit jiwa nih lakik...
Bela Viona
Mampir thor...
Bela Viona: siapppp
total 3 replies
grandi
ngeri
grandi
apakah aman Thor
grandi
kata kata yang terpaksa/Scowl/
Chici👑👑
Thor kamu kuat banget apdet nya bisa banyak...kalo aku udah kriting jempol nya /Hammer/
Chici👑👑
Semangat thor💞
Chici👑👑
Lanjut lagi semangat thor apdet nya
christian Defit Karamoy: siap kak ku🙏
total 1 replies
Chici👑👑
Lanjutkan thor
christian Defit Karamoy: siap kak🙏
total 1 replies
Chici👑👑
Kak aku mampir
christian Defit Karamoy: trimakasih🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!