NovelToon NovelToon
RAHASIA SANG SEKRETARIS

RAHASIA SANG SEKRETARIS

Status: tamat
Genre:CEO / One Night Stand / Office Romance / Tamat
Popularitas:7.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: HANA ADACHI

🥈🏆 Juara 2 YAAW 2025 Periode 1 Kategori II🏆
Dewasa🌶🌶🌶
"Temukan wanita yang semalam tidur denganku, dia harus bertanggungjawab karena telah mengambil keperjakaanku!"
—Bhaskara Wijatmoko—

"Gawat! Aku harus menyembunyikan semuanya. Kalau tidak, aku bisa dipecat!"
—Alicia Stefi Darmawan—
----
Bhaskara Wijatmoko dikenal sebagai CEO dingin yang tak pernah peduli pada wanita. Alasan dia memilih Alicia Stefi Darmawan sebagai salah satu sekretarisnya adalah karena sikap profesionalismenya yang luar biasa.

Namun, segalanya kacau setelah sebuah pesta topeng. Alicia tanpa sengaja menghabiskan malam dengan pria misterius yang ternyata adalah Bhaskara! Panik dan takut dipecat, Alicia pun kabur sebelum Bhaskara bangun.

Sialnya saat di kantor, Bhaskara malah memerintahkan semua sekretarisnya untuk menemukan wanita yang sudah bermalam dengannya. Alicia harus menyembunyikan rahasianya, tapi apa yang terjadi jika Bhaskara akhirnya tahu kebenarannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HANA ADACHI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3. Hotel

Alicia bisa merasakan jantungnya berdebar kencang saat pria bertopeng itu menuntunnya keluar dari klub. Bagai kerbau yang dicucuk hidungnya, Alicia menurut saja saat ia disuruh masuk ke mobil. Rasanya otaknya malam ini blank, membuatnya tidak bisa berpikir jernih.

"Gue mampir supermarket dulu bentar," ucap pria itu, yang hanya dijawab Alicia dengan anggukan. Lalu dengan langkah terburu-buru, pria itu keluar dari mobil dan masuk ke supermarket.

Sepeninggal pria itu, Alicia malah termenung di dalam mobil. Apa yang harus ia lakukan sekarang? Haruskah ia lanjut atau menyudahi semua ini? Tapi entah mengapa, Alicia memilih untuk tak keluar dari mobil sampai pria bertopeng itu kembali masuk.

"Sorry, lama ya," Alicia bisa mendengar suara pria itu sedikit terengah-engah. "Agak ngantri tadi,"

"Nggak kok," Alicia menggeleng, lalu tatapannya tertuju pada plastik kecil supermarket yang dibawa pria itu. "Itu...apa?"

Pertanyaan yang seharusnya tak perlu ia lontarkan. Pria itu terdiam sejenak, lalu menggaruk tengkuknya salah tingkah. "Itu...kon dom,"

Glek. Alicia merasa suasana di sekitar mereka terasa panas. Alicia bukannya sok polos atau apa. Dia juga tau maksud ucapan pria itu saat mengajaknya melanjutkan di kamar. Karin bahkan sering menceritakan pengalamannya secara blak-blakan. Hanya saja, Alicia belum pernah mengalaminya secara langsung. Jadi, hal ini terasa baru untuknya.

"Kalau Lo nggak mau, kita—"

"Gue mau," jawab Alicia cepat. Sepertinya memang benar dia sudah kerasukan setan sampai menjawab pun tanpa berpikir panjang.

Pria itu mengangguk, kemudian ia menancap gas dan kembali melajukan mobilnya.

Mobil pria itu berhenti di depan sebuah hotel bintang lima. Pria itu turun dari mobil terlebih dulu dan baru membukakan pintu untuk Alicia. Alicia sedikit terkejut, karena belum pernah ia merasakan princess treatment seperti ini.

Pria itu lalu menggenggam tangan Alicia dengan erat, seolah tak ingin melepaskannya sama sekali. Alicia pun mengekori langkah pria itu dengan patuh. Ia hanya terdiam saat sang pria memesan kamar dan mendapatkan kunci.

"Masih ada waktu kalau mau kabur," ucap pria itu saat mereka berdiri di depan lift. "Lo tinggal lari ke arah pintu keluar,"

Alicia terdiam sejenak, tapi kemudian ia menggelengkan kepala. "Udah Gue bilang kan kalau Gue mau,"

Alicia sendiri tak tahu darimana ia mendapat keberanian itu. Tiba-tiba ia jadi teringat dengan Karin. Sahabatnya itu sekarang dimana ya? Apa dia mencarinya?

Pintu lift terbuka. Pria bertopeng itu menoleh sekali lagi ke arah Alicia sebelum masuk. "Gue kasih kesempatan untuk Lo kabur sekali lagi. Karena kalau sudah di kamar nanti, gue nggak akan memberikan kesempatan,"

Alicia menelan ludah, tapi kemudian ia malah melangkah masuk ke lift duluan. "Ayo," ucapnya sambil menatap lurus sang pria bertopeng.

Pria itu tersenyum miring. "Oke, darling,"

...----------------...

Bruk!

Alicia sedikit terkejut karena pria itu menutup pintu dengan kasar dan terburu-buru. Lalu, tanpa memberikan kesempatan untuknya bertanya, pria itu sudah membungkam bibir Alicia dengan ciuman. Ciuman itu jelas berbeda jauh dari ciuman saat di klub. Pria itu kini menghisap dan mengulum bibir Alicia dengan lebih ganas.

"Hmmphhh!!!" Alicia sedikit kewalahan dengan ritme pria itu. Bagaimana tidak? Alicia adalah jomblo sejak lahir. Dari dulu hidupnya didedikasikan untuk belajar dan bekerja. Pengalaman romantisnya paling mentok hanya dari membaca novel dan menonton film. Jadi pengalaman aslinya dia tidak punya sama sekali.

Tubuh pria itu yang jauh lebih tinggi dari Alicia membuatnya mudah mengangkat tubuh Alicia dalam gendongannya. Kedua kaki Alicia reflek berkait pada pinggang sang pria. Tangan kanan pria itu menopang pan tat Alicia, dan tangan kirinya menahan tengkuk Alicia dengan kuat.

Meskipun awalnya sulit, lama kelamaan Alicia menikmati ciuman panas itu. Kini kedua tangannya sudah melingkar pada leher sang pria, menuntut lebih.

Dengan langkah ringan, pria itu berjalan ke arah ranjang masih dengan membawa Alicia dalam gendongannya. Perlahan, ia menurunkan tubuh Alicia, lalu menimpa dengan tubuhnya sendiri. Alicia sendiri tidak sadar, karena dia masih menikmati ciuman itu.

Sampai pada akhirnya pria itu memundurkan wajah dan melepaskan ciumannya, Alicia baru sadar kalau ritsleting gaunnya sudah terbuka. Pria itu lantas meloloskan gaun Alicia dengan mudah, dan kini tinggal menyisakan dua kain tipis yang menutup bagian-bagian sensitifnya.

Alicia sontak menutup dadanya dengan kedua tangan. Pria itu tersenyum, menyingkirkan kedua tangan Alicia.

"Jangan ditutup, Lo cantik,"

Wajah Alicia sontak memerah. Ia lalu menahan tubuh pria itu dengan kedua tangannya.

"Sebelum kita melakukannya, gue punya beberapa syarat,"

Alis pria itu tampak terangkat satu. "Syarat?"

"Pertama, jangan menghidupkan lampu. Kedua, jangan saling membuka topeng. Gue pengen kita tetap melakukannya tanpa tau identitas masing-masing,"

Pria itu tampak menelengkan kepalanya. "Why?" tanyanya dengan nada heran.

"Gue cuma pengen bersenang-senang malam ini tanpa harus ambil resiko. Deal?"

Pria itu tampak terdiam sejenak, sepertinya agak berpikir. Tapi kemudian ia menyingkirkan tangan Alicia yang menahan dadanya. "Yeah, whatever,"

Alicia tersenyum. Entah kenapa, dia tiba-tiba kepikiran hal itu. Ia belajar dari pengalaman Karin yang pernah tidur dengan seorang pria asing, dan ternyata pria itu sudah beristri. Alhasil, Karin pun dilabrak di kantornya. Alicia tentu tak mau mengambil resiko yang sama. Kalaupun pria itu sudah beristri, setidaknya Alicia tak pernah tau, begitu juga pria itu tak pernah tau wajah Alicia.

Tangan pria itu kini sudah membuka kait penutup dua gunung kembar Alicia. Alicia menahan napas saat kain berwarna hitam itu dihempaskan ke lantai begitu saja. Saat ini, dua asetnya yang tidak terlalu besar itu terpampang nyata di hadapan sang pria.

Lalu, bagai melihat sebuah makanan lezat, pria itu mulai menyantap salah satunya dengan rakus. Tubuh Alicia sontak menggelinjang. Oh My God, sensasi apa ini?

Tak hanya itu, jemari pria itu bermain pada pucuk merah muda Alicia. Alicia menggigit bibir. Gila, gila, gila!

"Jangan ditahan," bisik pria itu dengan suara berat. "Gue pengen denger suara desa han Lo,"

Alicia memejamkan mata. Pria itu makin semangat memainkan dua benda yang ada di depannya.

"Ah..." satu desa han lolos dari mulut Alicia.

"Bagus, Gue suka itu," Pria itu tertawa renyah, lalu ia mengangkat tubuhnya, tampaknya sudah selesai bermain dengan yang di atas. Kali ini, ia beralih ke bagian bawah.

Alicia pasrah saja saat pria itu melepas satu-satunya kain yang tersisa. Alicia merapatkan pahanya, merasa malu yang amat sangat.

"Buka lebar-lebar sayang," Pria itu mengangkat salah satu kaki Alicia ke bahunya. Lalu, dengan gerakan pelan, ia membenamkan wajahnya ke sana.

"Ah..." Alicia lagi-lagi mende sah. Ia meremas kuat rambut pria itu yang saat ini sedang menjilati area privasinya. "Jangan...ah..."

"Oh My God!" Alicia menggeliat saat jemari pria itu mulai masuk, memberikan sensasi sakit namun nikmat yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. "Hentikan! Ah!"

"Berhenti Lo bilang?" Pria itu tersenyum. "Tapi kayanya ucapan Lo berbeda dengan reaksi tubuh Lo. Apa Gue salah?"

Alicia menggigit bibir. Sudah tak sanggup menjawab. Sensasi nikmat itu membuatnya mabuk kepayang.

Pria itu lalu mengangkat tangan untuk melepaskan topeng Alicia, namun Alicia langsung menepisnya.

"Tuan, bukankah kita sudah sepakat untuk tidak membuka identitas satu sama lain?"

"Yeah, you're right. I am sorry," Pria itu terkekeh, lantas tangannya yang kini bebas meremas salah satu puncak dada Alicia. Mengulumnya dengan ganas.

"Ah..." Alicia lagi-lagi hanya bisa mende sah nikmat.

1
Velin
😄😄😄
Meliana Siregar
Hahaha.....ada ada aja
hj suyani
pasti jawaban mas babas tidak jangan deketin istltriku paham😄😄
Meliana Siregar
Seru juga cerita ini....👍👍👍
lucas rahnadian
good
hj suyani
kereeen pisanlah cerita nya
hj suyani
perjian luar biasa ekstrim,masih ada ya didunia nyata
hj suyani
bagus mas babas monggo ambil alih perusahaan nya,jangan kasih kesempatan buat kluarga serakah zolim itu namanya
Ayska Ashabbul Kahfi
misimu nggak berlaku alicia karin, karena pak baskara dari awal udah tau 🤣
hj suyani
bagi2 warisan ya,mas babas mau engga
hj suyani
waduh lanjut Thor
hj suyani
pok sabri gila,liat mas babas langsung sadar bilang rindu,sama Alicia masio ingat
hj suyani
ini cerita nya didaerah mana ya,di pulau Jawa/ diluar Jawa
hj suyani
alhamdulillah akhirnya dapat sertu dari mama,selamat buat mas babas dan Alicia, meskipun sebelum nya sang mertua menceritakan masa lalunya
hj suyani
cepat sembuh kak Athor
hj suyani
semoga ibu yunita luluh melihat Alicia hamil,bukan nya jodoh mati yg menentukan
hj suyani
iya semo Alicia diterima dikeluarga mas babas
hj suyani
iya betul panggil suami jangan nama,mas bas gitulah
hj suyani
mas babas wong ke pasar dikawal ketatl
hj suyani
wah bener jagi juragan kambing mas babas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!