NovelToon NovelToon
Dylan & Marissa (Bukan Antagonis)

Dylan & Marissa (Bukan Antagonis)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romantis / Cintapertama
Popularitas:48k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Tiga tahun mengabdi sebagai seorang istri yang patuh dan di jadikan pengasuh anaknya. Marissa akhirnya menyerah setelah tahu dia di khianati. Bahkan putra sambung yang dia rawat selama ini tak lagi memihaknya.

Marissa marah, Dia yang seorang artis terkenal takkan akan diam dan akan balas semuanya.

Di sisi lain, Mendengar kakak angkat sekaligus wanita yang di cintainya terkhianati. Tentu saja Dylan murka. Pria itu takkan pernah mengampuni siapapun yang berani menyakiti Marissa, Wanita yang sejak dulu diam-diam ia sukai.
•••••
"Kau mencintaiku? Aku kakak mu..." Marissa Nugroho

" Kita sudah menjadi pasangan kakak beradik, Apa salahnya kita menjadi pasangan suami istri..." Dylan Sean Abraham.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kuatkan Mental

Lula mematung akan bisikan Icha. Mata wanita itu bahkan sampai memerah saat Icha benar-benar akan membuatnya hancur.

"Kau tidak lupa kan? Aku memberikanmu waktu selama tiga hari untuk membayar uang ganti rugi gaunku yang sengaja kau rusak itu. Dan hari ini adalah waktunya, Cepat bayar atau aku laporkan kau ke polisi. Bukankah tinggal di hotel prodeo itu lebih nyaman?" Lula menggelengkan kepalanya.

Tidak! Dia tidak mau masuk ke dalam penjara. Namanya sebagai seorang dosen sudah tercoreng. Kalau dia sampai di penjara yang ada akan semakin hancur saja dia.

"Bagaimana? Kau bersedia bayar sekarang, Atau..

"Aku akan bayar.. Tapi Berikan aku waktu lagi.. " Ucap Lula pada akhirnya. Darimana dia mendapatkan uang sebanyak itu. Dia hanya anak seorang pembantu yang pandai menghabiskan uang orang tuanya.

Bagaimana tidak? Hasil ibunya bekerja di rumah orang tua Nara Ibu Lula mampu membeli rumah dan tanah. Jika butuh uang banyak Lula dengan tega menjualnya.

"Berapa lama aku harus kasih kamu waktu?

"Beri aku waktu tiga hari lagi.. Aku janji akan bayar uang gaun itu.." Kata Lula dengan yakin.

"Sekarang aku minta tolong lepaskan aku.." Lula meminta dua penjaga itu untuk melepaskannya.

"Apa? Lepas? Emangnya kau itu siapa? Kau belum meminta maaf padaku.. Sekarang giliran kau yang lakukan apa yang telah Gilang lakukan.." Icha tidak akan membebaskan Lula begitu saja. Dia juga harus minta maaf dengan cara berlutut.

"Tapi aku tidak salah.. Aku..

"Kau jelas salah masih saja berkilah.. Ingat, Kau itu sudah merusak rumah tangga putriku.. Ngaca dong jadi orang!!" Serobot Brian. Pria paruh baya itu berkacak pinggang menatap tajam wanita yang sudah jelas salah tapi masih merasa paling benar.

"Ada apa ini? Kok pada ribut-ribut.." Semua mengarahkan perhatiannya pada sepasang suami istri yang tak lagi muda. Mereka berdua adalah Opa Leon dan Oma Irene. Wanita keturunan Jawa itu datang bersama sang suami tercinta.

"Mami, Papi.." Brian menyapa kedua orang tuanya itu. Langkah sepasang suami istri yang telah berumur itu mendekat. Jelas mereka penasaran dengan apa yang terjadi di rumah putranya itu.

"Ada apa ini?" Tanya Opa Leon kembali mengulang pertanyaan istrinya.

"Opa, Oma.." Dylan mendekat. " Ini, Di rumah ini sedang kedatangan dua orang yang sangat spesial..." Kata Dylan menarik tangan Omanya. Opa Leon menepuk jidat, Bisa tambah kacau balau setelah ini.

"Lihat.. " Oma Irene membenarkan kacamatanya memastikan siapa tamu spesial Kata cucunya tadi.

"Kamu??

Bugh!

Bugh!

Bugh!

Oma Irene langsung memukul kepala Gilang berulang kali membuat pria itu memekik. Kedatangan Oma Irene dan Opa Leon kembali rumah ini karena mendengar kalau Icha sudah pulang. Meski Icha bulan cucu kandung mereka, Sama seperti Brian dan Arumi. Mereka tetap menganggap Icha keluarga.

"Kamu! Dasar pria pengkhianat kamu.. Tega kamu ya selingkuh di belakang cucuku! Dasar bocah sableng.. Gak tahu diri kamu.. Kamu itu jadi pria gak ada syukurnya.. Udah di tolong malah mentung sampean Le..." Gilang hanya diam saja dengan kepala menunduk. Apakah benar yang dia lakukan ini salah. Hanya karena kebenciannya pada Dimas, Gilang sampai melampiaskan rasa sakit itu pada Icha yang jelas tidak tahu apapun.

Tidak tahu saja Gilang kalau semua itu terjadi karena keserakahan Neneknya. Andai Neneknya tidak punya rencana semacam itu Nella pasti akan selamat.

"Dan kamu!" Oma Irene menunjuk Lula. Tatapan mengejek mengarah pada wanita itu..

"Aku kira selingkuhan cucu menantuku itu cantik.. Eh, Taunya malah mirip topeng monyet. Heh kamu! Kamu itu wanita.. Harusnya sesama wanita itu kamu saling menjaga perasaan. Emang gak ada ya, Bujang di luaran sana sampai kamu deketin suami orang?.. Emang kamu itu udah gak laku sampai suka sama suami orang. Udah gak ada para berondong yang naksir sama kamu sampai merusak rumah tangga orang.. Kamu itu punya otak nduk! Otak itu di gunakan untuk mikir.. Katanya kamu itu dosen, Tapi apa? Kalian berdua itu merusak nama para dosen tahu tidak? " Opa Leon mengusap lengan istrinya itu agar tenang.

"Tapi buktinya Gilang mau sama saya.. Dan itu artinya yang gak becus jadi istri itu Icha. Kalian jangan hanya bisa menyalahkan saya dong.. " Masih enggan di salahkan, Lula masih menyangkal kalau dia tidak salah sama sekali. Wanita itu justru kembali menyalahkan Icha karena menjadi istri yang tidak becus.

"SUDAH TAHU SALAH MASIH GAK MAU MENGAKU SALAH KAMU!!" Berang Brian murka. Pria paruh baya itu maju menunjuk wajah Lula dengan jari telunjuknya.

"Heh!! Kamu sadar, Ngaca!! Gak punya cermin kamu di rumahmu?? Minimal kalau gak punya wajah cantik, Gak punya body bagus sama punya harta berlimpah harus punya harga diri dong.. Kamu itu gak cantik, Jelek yang ada.. Gak usah merasa paling sempurna. Anak pembantu aja sok kamu itu ya, MIKIR KIDS!!.." Lula mengangkat wajahnya menatap Brian yang ternyata tahu siapa dia sebenarnya. Brian menatap Gilang tajam.

"Ini? Wanita ini yang kamu jadikan selingkuhan Gilang?" Tunjuk Brian pada Lula.

"Wanita ini yang kamu jadikan selingkuhan.. Kalau kamu mau selingkuh.. Seenggaknya cari yang lebih dari Icha dong! Cari yang lebih cantik, Yang lebih kaya, Yang lebih pintar.. Katanya dia dosen? Mana letak kepintarannya?! Kalau mau cari selingkuhan itu yang espek dong.. Dosen kok gak punya harga diri.. Percuma kamu jadi dosen, Mau di ajarin apa mereka yang mencari ilmu? Otak du-ngu di pakek... " Dada Lula kembang kempis mendengar hinaan yang keluar dari mulut Brian. Diantara sodara yang lain, Hanya Brian yang berani berkata pedas tanpa memikirkan perasaan orang. Itupun kalau orang itu jelas salah, Beda lagi kalau orang itu baik dan tak mengusiknya Brian akan berlaku sebaliknya.

"Saya paling pantang menghina orang.. Tapi kalau orang itu mengusikku dan salah satu keluarga ku.. Siapkan saja mentalnya.. Akan aku buat mereka menderita termasuk kalian berdua.." Ucapan Brian dengan tegas tanpa gentar.

"Dan untukmu Gilang.. Kalau kau merasa paling pintar. Akan lebih baik kau cari tahu dulu sebelum menaruh kebencian terhadap seseorang.. Kau membenci putriku karena ayah kandungnya lah yang telah melenyapkannya tantemu bukan? Dan hanya itu yang kau tahu.. Bagaimana kalau aku hidupkan lagi video cctv puluhan tahun itu.. Akan aku beritahu atau akan aku sebarkan agar semua orang tahu siapa yang lebih dulu salah.." Gilang menatap calon mantan ayah mertuanya. Kedua tangannya terkepal erat.

Karena memang hanya itu yang Gilang tahu. Yang Gilang tahu, Dimas membu-nuh Nella setelah Ayah kandung Icha tersebut mele-cehkannya. Padahal yang sesungguhnya bukan seperti itu.

"Apa karena Pipi punya kuasa, Sehingga Pipi dengan mudah memperlakukan kami yang hanya orang kecil ini?

"Oh tentu.. Karena aku punya kuasa aku bebas melakukan apapun. Aku membantu orang-orang yang membutuhkan tapi mereka punya rasa terima kasih.. Makanya aku anggap mereka keluarga. Tapi kau? Kau punya rasa terima kasih tidak? Bahkan Dimas yang telah membantu ibumu saja kau balas dengan menyakiti putrinya.. Semua itu ibarat air susu dibalas air tuba. Untung Dimas sudah tiada, Andai dia masih hidup mungkin kau akan jadi Nella kedua.. Kan enak kau bisa kumpul dengan tantemu itu di alam sana.." Gilang tak dapat berkutik lagi. Sepintar-pintarnya kita, Pasti akan tetap kalah dengan orang orang yang punya banyak uang. Dan lawan Gilang kali ini salah, Yang dia lawan ada orang paling berpengaruh di negeri ini.

Selain pintar, Harus siapkan mental sebelum masuk kedalam kandang ini. Karena isinya bukan orang biasa tapi orang luar biasa yang mampu membuat lawannya langsung down seketika.

TBC

1
Ariany Sudjana
hahaha mampus kamu Lula, sudah hanya anak pembantu, jadi pelacur murahan dan muka spek topeng monyet 🤣🤣😂😂😄😄 mantap opa Leon, entah apa yang dilihat Gilang, hingga selingkuh sama Lula, yang kelasnya jauh dibawah Icha
Evi alvian
widihhh Icha semakin didepan deh..awas Lula bentar lg kau akan mati kutu
Dew666
🌻🌻🌻
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
saat gilang tau kebenarannya, pasti nyesal setengah mati
Yus Nita
hajar trus si pelakor, jangan kasih ampun.
hancur kan siaoa saja yg pernah menyakiti mu Icha.
Naviah
semoga kejahatan Lula dan neneknya Gilang segera terbongkar, dan ngeliat reaksi Gilang kayak apa setelah tau selama ini dia dikhianati orang terdekatnya, istri dan ibu kandungnya dibunuh orang yang selama ini Gilang percaya👀
Naviah
hadeh ngehalu trus nih Lula 😂
Naviah
typo thor, seharusnya bertemu bukan berhenti 🙏
Les Tary
anak pembantu aja belagu
Naviah
Lula terlalu percaya diri
lanjut thor
Ita rahmawati
masih aja sombong ya si alul 🤦🙄🙄
Ayudya
Lula seharusnya kamu tu sadar diri napa.uda anak orang susah tapi belagak anak orang kaya🤣🤣🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
heh anak pembantu dan juga sekalian pelacur murahan, kamu benar-benar ga idiri yah, kamu itu disuruh berlutut ga mau, ya sudah masukkan saja ke dalam penjara, biar mampus sekalian
@E𝆯⃟🚀BuNdAιиɑ͜͡✦⍣⃝కꫝ🎸🇵🇸
lanjutkan
Ayudya
hais Lula kamu harus siapkan mental kamu buat hadapi pipi Brian agar ga shock jantung🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Teh Euis Tea
idihhh si lula pede bgt yg ada nanti.km di buat malu karna gilang msu minta maaf dgn berlutut
Les Tary
lanjut thor
Yus Nita
ttinggi x ah rasa ke PD an si Pelakor jalang. blom tau aja dia bakal di hempas kan ke jurang yh plg dlm
Lucy
Lula pelakor kau yg akn berlutut dan memohon bukan memenjarakan icha🤣🤣
Evi alvian
akhirnya Gilang menyerah jg dan memohon pada Icha...huhuuu kaciaannnn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!