NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Istri Yang Terbuang (Sandiwara Sikembar)

Reinkarnasi Istri Yang Terbuang (Sandiwara Sikembar)

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:12.3k
Nilai: 5
Nama Author: sayonk

Aurora menyeringai, "Kakak maafkan aku. Aku tidak bermaksud menyakiti mu. Selama ini kami saling mencintai. Karena kamu memaksa, akhirnya Jake menikahi mu. Jadi aku mengambil yang sudah menjadi hak ku."

"Apa maksud mu? Jake suami ku," ucap Caroline dengan nada menekan. Air matanya sudah mengalir, entah semenjak kapan. Ia tidak tau. Sakitnya seperti tercabik-cabik.

Tommy tertawa dan melangkah ke arah Caroline. "Jake suami mu." Sekali lagi ia mengulang ucapan Caroline. Ia mendekatkan mulutnya ke telinga Caroline. "Apa selama ini kau menikmati pelayanan ku?"
.....
Demi balas dendam untuk kekasihnya. Jake Willowind dan Tommy Willowind menggunakan sandiwara. Mereka bergantian tidur dengan Caroline. Seolah Caroline adalah barang. Sehingga suatu hari, Caroline mengetahui semuanya bahwa Jake memiliki saudara kembar dan sering kali berperan sebagai suaminya. Bahkan suaminya diam-diam masih bersama dengan adik tirinya Aurora.

"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab dua dua

"Tidak Mom. Biarkan saja. Luca tidak kasihan. Sebenarnya apa rencana Mommy?"

"Luca sayang cukup menantinya saja."

Drt

Caroline melihat ponselnya. Pasti saat ini wanita itu masih bersenang-senang. "Iya."

"Caroline kau begitu bodoh sampai kau tidak mengerti bahwa status mu akan menjadi milik ku."

"Aku senang mendengarkannya." Caroline menjawab dengan santai.

Aurora merasa kesal. Caroline tidak terpengaruh. Dia justru ingin membuktikan bahwa wanita jalang itu mudah di injak-injak olehnya.

"Aku senang Aurora kau menjadi batu sandungan ku. Aku melakukan semua ini karena aku ingin bercerai dengan Jake."

"Caroline Jake tidak akan menganggap mu, hmmp." Aurora memutuskan panggilannya. Caroline tidak tertarik lagi. Tapi ia pastikan Jake akan menikah dengannya dan bercerai dengan Caroline. "Aku harus hamil. Apa pun yang terjadi." Ia mengusap perutnya yang masih rata.

Mommy Melisa tersenyum. Akhirnya Aurora memiliki suami seperti Jake. Memang kenapa kalau Jake tidak mencintai putrinya. Setidaknya uangnya terus menghidupinya. Ia bisa melakukan apa pun yang ia suka. "Aurora kau harus hamil."

"Caroline, wanita bodoh itu pasti akan menyesal."

"Melisa, Aurora, kenapa kalian masih ada di sini? Kalian tidak mendengarkan tuan Dion sedang menunggu kalian." Bentak seorang pelayan.

Kini Mommy Melisa dan aurora tidak lagi memiliki kehormatan di mata para pelayan. Mereka sama sekali tidak menghormatinya.

"Kami akan kesana."

Mommy Melisa dan Aurora keluar dari kamarnya. Mereka menemui Daddy Dion.

"Aurora kemana saja kamu? Enak sekali keluyuran sampai melalaikan tugas mu." Daddy Dion berkata dengan dingin seolah ingin menguliti Aurora.

"Dion ini salah ku. Aurora dia di ajak oleh Jake."

"Jake?"

Aurora mengangguk. "Iya Dad, kami melakukan kesalahan."

Satu kalimat itu membuat Daddy Dion merasa ingin membakar Melisa dan Aurora.

"Kalian ibu dan anak memang jalang. Tapi baguslah, dengan begitu Caroline pasti bercerai dengan Jake." Daddy Dion belum puas. Ia harus membuat anak dan ibunya itu memerima hukuman. "Kalian berdua bersihkan semua halaman tanpa tersisa. Hanya kalian berdua dan tidak ada pelayan yang membantu kalian. Jika ada, pelayan itu akan menerima hukuman."

Mommy Melisa menatap Aurora dengan mengiyakan. "Ini hanya sementara."

Daddy Dion duduk sambil memikirkan Caroline. Sampai saat ini Caroline dan cucunya belum menemuinya. Ia sudah meminta bantuan pada kakek Jakson namun pria itu tidak membantunya sama sekali. "Entah bagaimana caranya aku harus membawa kalian pulang."

Satu Bulan Kemudian.

Kabar baik yang di tunggu akhirnya terjadi. Aurora menatap test pack yang bergaris dua itu. Artinya ia mengandung anak keluarga Willowind. Anak Jake yang akan menjadi seorang pewaris utama.

Kini hidupnya sempurna, tidak akan ada lagi yang mengganggunya. Caroline hanyalah menjadi batu sandungannya.

"Huh, aku harus menjaga kandungan ini. Caroline hari ini hari terakhir mu." Dia mengirim sebuah foto pada Caroline tentang test pack itu.

Sedangkan Caroline tersenyum menerimanya. Selama satu bulan ini, ia dan Luca tidak keluar. Jake dan Tommy selalu mendatanginya. Pernah Jake sampai pingsan karena menunggunya dan Luca sehari semalam tanpa makan dan berlutut di halaman depan. Perbuatan Jake tidak membuat hati Caroline luluh begitu saja.

Caroline menghubungi Jake.

"Caroline akhirnya kau mengangkat panggilan ku."

"Jake aku mau bercerai. Kau tidak mau Luca menjadi bahan tertawaan? Perbuatan mu dengan Aurora membuatnya hamil. Kau harus bertanggung jawab atas kehamilannya."

Bip

"Halo, halo Caroline." Jake meremas ponselnya. Aurora hamil, tidak mungkin anak itu adalah anaknya. Ia tidak merasakan apa pun. "Tidak mungkin. Aku harus menemui Caroline dan meminta penjelasan dengannya."

Jake berlalu pergi dari kantornya. Tidak lupa ia memesan buket bunga yang setiap hari di kirimkan kepada Caroline.

Sekalipun tidak ada jawaban. Ia tetap membawakan buket bunga mawar indah untuk Caroline sebagai tanda permintaa maafnya.

"Saya ingin bertemu dengan Nyonya Caroline," ucap Jake.

Pengawal itu mengangguk, tadi Caroline sudah mengatakan untuk membukakan pintu jika itu Jake

"Silahkan. Nyonya sudah menunggu." Pengawal itu mengantar Jake ke halaman samping.

Jake langsung bergegas ke menemui Caroline. Dia melihat Caroline sedang bersantai dan menghirup tehnya sambil tersenyum.

"Caroline aku ..."

"Jake kali ini kau harus menurunkan ego mu. Kau tidak mungkin membuat Luca malu. Kau harus menandatangani surat ini."

Jake menatap surat cerai di hadapannya itu. Dia sama sekali tidak ingin bercerai dengan Caroline.

"Jake demi Luca."

Jake memejamkan kedua matanya. "Tapi Caroline anak itu belum tentu anak ku."

"Sudah jelas Jake. Apa lagi yang mau di jelaskan. Aku sudah lelah dengan semua ini. Setidaknya aku mohon demi ketenangan Luca."

"Aku tidak mau di ejek. Aku tidak mau punya ayah seperti mu." Ucap Luca menyela.

Caroline menaruh tehnya dengan kasar. "Kau lihat Jake. Semua gara-gara kau keras kepala."

"Baik aku akan menandatanganinya, tapi aku ingin kau membujuk Luca."

Dengan tangan gemetar, hati tak yakin. Jake menandatangani surat perceraian itu. Caroline tersenyum tipis. Akhirnya rencananya berjalan begitu lancar.

1
Dedi Dahlia
makanya,waktu masih ada tak di hargai,setelah kehilangan baru menyesal,tua lah karmanya,lanjut....
Susi Nugroho
Di tunggu lanjutannya
Wahyuningsih
kacuan deh kmu jake 😄😄😄 d tnggu upnya thor yg buanyk n hrs tiap hri sehat sellu n jga keshtn tetp 💪💪💪💪 dlm upnya thor
Wahyuningsih
mkan tuh penyesaln emang enak
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
namanya yang bener Melani apa dista sih
aku
tor, emg gpp msh umur segitu udh WOWW BANGET?? 🙏
Author Sayonk: Anggap saja ini genius kak🙏
total 1 replies
Murni Dewita
👣
Dedi Dahlia
serunya lanjut thorr semangat 🙂🙂🙏🙏
Bunda
thor ..dah seminggu ga up loh
Mamah Kaila
cerita g jelas yg cewek lemah menye" kayak tau, katanya mau pergi tp tetep tggl goblok
mbuh
mantap car
mbuh
nambah lagi lelaki bego🤣
Sarinah Quinn
semoga masih lanjut cerita nya 🙏
𓆩❤𓆪✿✧༺°◐ZN²◑°༻✧❀ଘ😇ଓ
apa surat cerainya belum resmi.. kok masih sama si kembar terus.. kenapa g pergi saja /Smug/
Retno Palupi
kenapa jd si kembar merebut kan Carolin? selama ini mereka kemana aja?
Retno Palupi
maksudnya apa Jake? takut g dpt warisan ya
Retno Palupi
lhoo kok malah kecelakaan, ketahuan boong dong🤭
Wahyuningsih
kapok emang enak menyebalkn
mbuh
yuhuuuu mantap caroline
mbuh
lanjott kurang panjang
Author Sayonk: sbr ya kak, besok lgi🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!