NovelToon NovelToon
Lazy Emperor

Lazy Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Budidaya dan Peningkatan / Action / Fantasi Timur / Fantasi
Popularitas:800
Nilai: 5
Nama Author: kristanto artsx,....

setelah menyebrang, aku ingin berkultivasi dengan santai tetapi semua orang membuat ku bekerja keras, jadi aku merasa aku sudah bekerja keras namun saat aku berkata bahwa aku berkultivasi dengan bekerja keras, orang-orang ingin menghajar ku berkata bahwa aku orang termalas di dunia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kristanto artsx,...., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

cap 29. Ary telah Tiba

Pada saat patriak Gu berpikir pertempuran akan berakhir, orang-orang dari pihak nya juga berpikir sama, bahkan orang-orang dari pihak sekte iblis juga berpikir sama, Mereka terlah bersiap untuk perintah mundur.

Namun saat itu, pemimpin pasukan iblis di hadapan lin feng tak memberikan perintah mundur.

Iya kembali mengeluarkan qi dari seluruh tubuhnya dan mengeluarkan tekanan yang dahsyat, iya terlihat sangat marah.

" Sialaan, para sampah tak berguna, tak ada dari kalian yang bisa melakukan sesuatu dengan benar, dengarkan aku bunuh mereka, hari ini aku harus meratakan tempat ini" Teriak pemimpin sekte iblis kemudian mengeluarkan sebuah pedang berdarah dari kantong penyimpanan nya.

Saat pedang keluar, kekuatan yang kuat langsung bersatu dengan aura pemimpin pasukan iblis dan membuat auranya meningkat hingga dua kali lipat.

Pemimpin pasukan iblis menggenggam erat pedang itu kemudian langsung menerjang ke arah lin feng dan langsung menebasnya.

Cahaya merah darah menyala di hadapan lin feng.

"Sial, itu Sebuah artefak semu" Lin feng yang melihat pemimpin pasukan iblis menerjang dan menebas ke arah nya dengan sebuah pedang berdarah di tangan nya langsung mengenali jenis pedang itu.

Iya cukup terkejut bahwa pemimpin sekte iblis memiliki benda langka seperti itu.

Artefak adalah jenis senjata kuat yang di buat dengan inti iblis, sebuah artefak yang mampu mengeluarkan energi kuat dari inti iblis untuk membantu memperkuat serangan penggunanya.

Meskipun artefak di tangan pemimpin pasukan iblis hanyalah artefak semu, artefak semu juga adalah artefak yang mampu mengeluarkan kekuatan yang sama dengan artefak biasa namun bedanya, artefak semu hanya bisa di gunakan sekali.

Lin feng yang mengenali benda di tangan pemimpin sekte iblis langsung menggunakan teknik gerakan nya kemudian melompat mundur dan menghindar.

Saat lin feng menghindar, serangan pedang pemimpin pasukan iblis segera tiba.

Cahaya merah darah menghancurkan atap dan membuat lubang besar

Iya tak berani bertarung langsung dengan pemimpin pasukan iblis.

Pemimpin pasukan iblis Melihat lin feng yang menghindar dengan teknik gerakan aneh langsung mengejarnya dan menyerang dengan ganas, sementara lin feng terus menghindar tak berani menghadapi langsung serangan pemimpin sekte iblis, sesekali saat iya terdesak, iya akan terpaksa menahan serangan itu dengan teknik pedang nya.

Pada saat itu, iya akan merasakan tekanan dahsyat pada lengan nya yang memegang

Pedang dan menyebabkan lengan nya mati rasa.

Setelah Merasakan serangan dahsyat pemimpin pasukan iblis, lin feng segera berusaha mati matian menghindari beradu pedang langsung.

Iya menghindar kesana kemari berusaha menglur waktu sebanyak mungkin.

Artefak semu di tangan pemimpin pasukan iblis memiliki energi yang terbatas, saat energi itu habis, artefak semu itu akan berubah menjadi pedang biasa.

Pemimpin pasukan iblis yang melihat bahwa lin feng terus menghindar tentu menyadari tujuan nya, hal ini membuatnya semakin marah dan mengejar lin feng bolak-balik dan menyerang nya dengan ganas.

Lin feng terus menghindar dan hanya sesekali terpaksa menyambut serangan pemimpin pasukan iblis.

Hanya beberapa kali beradu pedang itu sudah cukup untuk membuat lin feng terluka di beberapa tempat.

Cahaya merah menyala bolak-balik di atap itu menyebabkan sebagian besar atap tempat lin feng dan pemimpin pasukan iblis bertarung hancur.

Melihat ruang gerak yang semakin sempit, lin feng segera melompat ke atap lain untuk mencari ruang gerak yang lebih luas untuk menghindar.

Di sisi lain, segera setelah mendengar perintah pemimpin pasukan iblis, pasukan sekte iblis yang sebelumnya berhenti bertarung langsung kembali menyerang pasukan keluarga gu.

Pertarungan yang kacau kembali terjadi dan bahkan lebih kacau dari sebelumnya.

Para kultivator pendiri fondasi yang sebelum nya berhenti bertarung juga segera kembali bertarung.

Patriak gu kembali dengan kedua lawan nya kemudian tuan muda gu juga kembali dengan lawan nya ditambah patriak hu dan pria yang di sebut Nomor 5 juga memulai babak pertarungan baru.

Kali ini, patriak gu sedikit unggul, iya sebelum nya mampu menghadapi dua orang tanpa kalah, sekarang iya hanya menghadapi satu orang Nomor 5, iya segera sedikit menekan nya.

Namun meskipun iya bisa menekan Nomor 5, sulit untuk mengalahkan nya dalam waktu singkat, patriak Hu melirik ke arah lin feng yang di kejar bolak-balik oleh pemimpin pasukan iblis, iya melihat bahwa jika situasi itu terus dibiarkan, lin feng pasti akan di kalahkan dengan cepat.

Patriak hu kemudian mengingat sosok ary yang mengalahkan salah satu musuhnya yaitu rekan No 5 saat itu dengan mudah. " Sepertinya kita harus menglur waktu hingga pria itu tiba." Pikir patriak Hu, meskipun patriak hu tak mengenal ary, iya sangat menyadari kekuatan nya.

Iya merasa jika ary tiba, mereka pasti bisa membalikan situasi pertempuran saat ini.

Patriak Hu kemudian melirik ke arah Tuan muda keluarga Gu yang sedang bertarung dengan musuh nya.

Tuan muda keluarga Gu dan lawan nya adalah yang terlemah di antara kultivator pembangun fondasi yang hadir.

Setelah berpikir sejenak, patriak hu mencari kesempatan kemudian melompat ke arah tuan muda gu dan lawan nya.

Melihat patriak hu melompat ke arah rekan lain nya, Nomor 5 segera bereaksi dan mengikutinya.

Patriak hu yang melompat terlebih dahulu kemudian langsung menyerang musuh tuan muda gu dan berhasil memukulnya mundur.

Namun saat itu, Nomor 5 yang mengikuti di belakang nya segera menyerang nya.

Patriak hu tentu menyadari hal ini, iya segera berbalik kemudian dengan mudah menahan serangan Nomor 5.

Patriak hu dengan baju zirahnya sangat mudah untuk menahan serangan No 5.

"Pergi dan bantu pria disana dengan cara apapun" Teriak patriak Hu menunjuk ke arah lin feng.

Mendengar teriakan patriak Hu, tuan muda Gu awalnya sedikit terkejut namun iya segera sadar dan langsung melompat pergi untuk membantu lin feng.

Melihat tuan muda keluarga Gu telah pergi membantu lin feng, patriak Hu segera menahan kedua musuh yang tersisa.

Awalnya, Nomor 5 ingin menahan tuan muda Gu namun iya segera melihat bahwa patriak Hu segera menyerang Rekan nya dengan ganas.

Musuh yang awal nya di dihadapi tuan muda gu sangat lemah, Nomor 5 meninggalkan nya sendirian menghadapi patriak Hu, patriak hu akan mampu membunuh nya dalam watu singkat.

Hal ini membuat Nomor 5 harus tetap bersama Musuh tuan muda gu dan menghadapi patriak hu bersama.

Semetara patriak Hu mulai bertarung satu lawan dua, Tuan muda gu juga telah melompat ke atap lain. Yang agak jauh dari tempat pertempuran.

Tuan muda gu tak berani langsung pergi dan memasuki medan tempur antara lin feng dan pemimpin pasukan iblis.

Tuan muda gu sangat lemah jika dibandingkan dengan Lin feng dan pemimpin pasukan iblis, jika iya pergi kedalam medan tempur keduanya, tuan muda gu pasti hanya akan menjadi beban.

Tuan muda gu sangat menyadari hal ini jadi iya segera pergi ke atap yang agak jauh, iya kemudian mengeluarkan busur dan anak panah kemudian menembakan anak panah ke arah pemimpin pasukan iblis.

pada saat anak panah itu mendekati targetnya, pemimpin pasukan iblis yang sedang mengejar lin feng bolak-balik tiba-tiba menyadari bahaya mendekat, iya segera menghindar ke samping dan berhasil menghindari anak panah itu.

Iya kemudian melirik ke arah tuan muda Gu yang menembakan anak panah padanya, kemudian melirik ke arah patriak gu yang bertarung satu lawan dua" para sampah ini... mereka bahkan tak bisa menahan lawan mereka dengan benar" ucap pemimpin pasukan iblis dengan marah setelah menyadari situasinya.

Meskipun iya dapat menghindari anak panah tuan muda gu dengan mudah, itu tetap akan sangat mengganggunya saat harus mengejar lin feng yang sangat lincah.

iya kemudian melirik ke arah lin feng yang sudah terluka di berbagai tempat di tubuhnya kemudian menggertakan giginya dengan marah.

"sialaaan dengan gangguan yang ada, aku takan bisa mengancam orang ini dengan benar lagi"Pikir pemimpin pasukan iblis kemudian menatap tuan muda gu dengan ganas, iya kemudian dengan tegas melepaskan lin feng sementara dan melompat ke arah tuan muda gu, iya ingin menyelesaikan tuan muda gu dengan cepat sebelum kembali menyerang lin feng namun, saat iya baru melompat sekali ke bangunan lain, iya segera berhenti dan menatap tajam ke arah tempat tuan muda Gu

tuan muda gu yang melihat pemimpin pasukan iblis ingin menyerang ke arah nya juga ketakutan dan ingin kabur namun, iya baru saja berbalik ketika iya tiba-tiba melihat seorang pria dengan bungkusan kantong besar di punggung nya sudah berdiri tepat di samping nya entah sejak kapan.

tuan muda Gu sangat kaget sehingga iya segera terpeleset terjatuh dari atap bangunan ke bawah.

yah orang dengan bungkusan besar itu tentu adalah Ary yang baru saja tiba di tempat itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!