NovelToon NovelToon
Takdir Kaisar Primordial

Takdir Kaisar Primordial

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Fantasi
Popularitas:19.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Lin Xuan, seorang pemuda dari keluarga cabang Klan Lin di Benua Azure yang memiliki "Akar Spiritual Cacat", selalu dihina dan ditindas. Saat sekarat karena dikhianati oleh tunangannya sendiri demi merebut harta peninggalan orang tuanya, darahnya tanpa sengaja membangkitkan Mutiara Kekacauan Primordial yang bersemayam di kalung usangnya. Mutiara ini tidak hanya memperbaiki akar spiritualnya, tetapi juga memberinya warisan teknik terlarang dari era sebelum alam semesta terbentuk. Inilah awal perjalanannya menentang Surga, membelah galaksi, dan menapaki jalan menuju keabadian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28: Labirin Pasir Besi dan Tarian Es Bersama Kematian

​Pilar cahaya keemasan raksasa merobek langit ufuk timur, memecah kabut panas Lautan Pasir Kematian. Gerbang batu setinggi ratusan meter yang dipenuhi ukiran naga dan burung phoenix purba perlahan berderit terbuka, melepaskan gelombang Qi kuno yang begitu pekat hingga membentuk embun di udara.

​"Makam Kaisar Kuno telah terbuka! Ayo masuk!"

​Ribuan kultivator dari berbagai faksi berhamburan maju layaknya laron yang ditarik oleh cahaya. Sorak-sorai keserakahan, ambisi, dan niat membunuh bercampur menjadi satu.

​Di tengah lautan manusia itu, Lin Xuan dan Mu Qingxue saling bertukar pandang. Tanpa perlu banyak bicara, keduanya melesat ke depan, menyatu dengan arus kultivator yang masuk melalui celah gerbang raksasa tersebut.

​Wusss!

​Sensasi distorsi ruang menyelimuti mereka. Ketika pandangan Lin Xuan kembali jelas, langit biru dan gurun pasir telah menghilang, digantikan oleh langit buatan berwarna kelabu pekat.

​Di sekeliling mereka, menjulang tembok-tembok raksasa setinggi seratus meter yang seluruhnya terbuat dari logam hitam berkarat. Jalur-jalur meliuk-liuk membentuk labirin tanpa ujung. Di bawah kaki mereka, tanah tidak dilapisi tanah atau batu, melainkan pasir hitam pekat yang bergesekan mengeluarkan suara logam yang ngilu.

​"Kita berada di lapisan pertama: Labirin Pasir Besi," ucap Mu Qingxue, suaranya terdengar sangat waspada. Ia mencoba memanggil pedang terbangnya, namun pedang giok itu langsung jatuh terhempas ke tanah dengan bunyi dentang keras.

​Mu Qingxue mengerutkan kening. "Daya magnet di tempat ini luar biasa kuat. Penerbangan dilarang mutlak, dan... pasir hitam ini perlahan-lahan menyedot Qi dari dalam meridian kita."

​Lin Xuan menginjak pasir hitam itu. Ia bisa merasakan energi aneh mencoba menarik Qi Kekacauan dari Dantiannya. Namun, Mutiara Kekacauan hanya berputar sekali, dan tarikan itu lenyap seketika. Mutiara yang bisa menelan langit dan bumi tidak akan membiarkan formasi fana mencuri makanannya.

​"Hmph, formasi gravitasi dan penyedot Qi tingkat rendah," dengus Sang Demon Venerable di benak Lin Xuan. "Bagi kultivator yang mengandalkan Qi untuk memperkuat tubuh, tempat ini adalah rawa kematian. Tapi bagimu... ini adalah halaman bermain, bocah."

​Lin Xuan tersenyum tipis. Fisik Tulang Besi Kulit Giok-nya murni kekuatan otot dan tulang, tidak terpengaruh oleh penyedotan Qi.

​"Nona Mu, hemat Qi-mu. Biarkan aku yang membuka jalan. Ke arah mana?" tanya Lin Xuan sambil merogoh ke balik punggungnya, mencengkeram gagang Pedang Pembelah Kekacauan.

​Mu Qingxue mengeluarkan peta perkamen kunonya yang bersinar redup. "Menurut peta, titik lemah formasi labirin ini ada di arah barat laut. Kita harus berjalan kaki sekitar tiga puluh mil."

​Mereka mulai menyusuri lorong logam yang sempit dan berliku. Sepanjang jalan, mereka melihat beberapa kultivator lepasan yang sudah saling membunuh demi merebut artefak tua yang tertancap di dinding besi. Jeritan kematian bergema di kejauhan.

​Setelah berjalan sejauh sepuluh mil, langkah Lin Xuan tiba-tiba terhenti.

​Angin yang bertiup melalui lorong logam itu tiba-tiba berhenti. Keheningan yang tidak wajar menyelimuti persimpangan labirin di depan mereka.

​"Ada yang tidak beres," bisik Mu Qingxue, matanya yang seindah kristal ungu menyipit tajam. Hawa dingin mulai menyelimuti telapak tangannya.

​Prok. Prok. Prok.

​Suara tepuk tangan lambat menggema dari balik bayangan tembok di persimpangan.

​Lima belas sosok berpakaian zirah sisik hitam pekat melangkah keluar secara serempak. Wajah mereka tertutup topeng besi bermotif tengkorak naga. Aura mereka sangat dingin, disiplin, dan dipenuhi oleh bau darah segar—mereka bukan kultivator biasa, melainkan mesin pembunuh.

​"Pengawal Kematian Naga Besi," gumam Mu Qingxue, wajahnya berubah sedingin es abadi. "Pasukan elit rahasia milik Kekaisaran Naga Azure."

​Kelima belas pengawal itu semuanya berada di Pembentukan Fondasi tingkat 7! Di tempat di mana Qi tersedot dan ruang gerak dibatasi, formasi tempur lima belas kultivator tingkat 7 yang mengenakan zirah penangkal magnet adalah ancaman yang mematikan.

​Pemimpin pengawal itu melangkah maju, menghunus tombak hitam yang memancarkan pendaran merah.

​"Pangeran Kedua Huangfu Lei mengirimkan salam hangatnya," ucap pemimpin itu dengan suara mekanis dari balik topengnya. Ia menunjuk Lin Xuan dengan tombaknya. "Perintah Pangeran Kedua: Cincang pemuda berjubah abu-abu ini menjadi ribuan potong untuk menebus aib Kekaisaran. Dan untuk Nona Suci Mu... lumpuhkan meridiannya, dan bawa ia hidup-hidup ke kemah Pangeran."

​Mendengar kata-kata itu, niat membunuh yang luar biasa dingin meledak dari tubuh Mu Qingxue. Suhu lorong labirin anjlok hingga jauh di bawah titik beku. Pasir besi di sekitar kakinya mulai tertutup embun beku.

​"Huangfu Lei ingin menangkapku hidup-hidup?" Mu Qingxue tersenyum, namun senyum itu sama sekali tidak memancarkan kehangatan. "Sepertinya katak dari Kekaisaran Naga Azure tidak pernah belajar dari kesalahan."

​Mu Qingxue menoleh ke arah Lin Xuan. "Lin Xuan, zirah mereka terbuat dari Besi Bintang Jatuh tingkat rendah, kebal terhadap pedang Qi biasa. Aku akan membekukan sendi zirah mereka untuk memperlambat pergerakannya. Bisakah kau menghancurkan cangkangnya?"

​Lin Xuan tertawa pelan. Ia melonggarkan lehernya hingga berbunyi krek.

​"Membekukan dan menghancurkan? Kombinasi yang puitis, Nona Mu. Lakukanlah."

​"BUNUH!" raung pemimpin pengawal.

​Kelima belas Pengawal Kematian melesat maju secara bersamaan. Tombak-tombak mereka menyatu membentuk sebuah jaring Qi berwarna darah yang mengunci seluruh ruang di lorong sempit tersebut.

​"Seni Es Abadi: Hujan Teratai Pembeku Jiwa!"

​Mu Qingxue tidak menahan diri. Ia menepukkan kedua tangannya ke depan. Seketika, ratusan kelopak bunga teratai es yang sangat indah—namun mematikan—tercipta dari udara kosong dan melesat seperti badai peluru ke arah para pengawal.

​Kelopak-kelopak es itu tidak bisa menembus zirah berat sang pengawal, namun saat bersentuhan, es itu langsung mencair dan menyusup ke celah-celah pelindung sendi mereka sebelum membeku kembali secara instan!

​"Argh! Zirahku kaku!" salah satu pengawal berteriak panik saat langkah kakinya tiba-tiba membeku di tanah. Formasi serangan mereka yang sempurna langsung berantakan.

​"Sekarang, giliranku."

​Sebuah bayangan abu-abu melesat menembus badai es tersebut. Kecepatan Lin Xuan murni berasal dari ledakan otot pahanya yang memiliki tenaga dua puluh ribu kati. Ia muncul tepat di tengah-tengah formasi pasukan elit itu seperti harimau yang masuk ke kawanan domba.

​Lin Xuan menarik Pedang Pembelah Kekacauan dari punggungnya. Besi hitam raksasa itu merobek udara dengan suara gemuruh yang menyakitkan telinga. Di bawah pengaruh gaya magnet labirin, pedang berat itu seharusnya sulit diayunkan, namun Lin Xuan justru menyalurkan berat pedangnya searah dengan tarikan gravitasi!

​"Cangkang kura-kura kalian terlalu tipis!" raung Lin Xuan.

​DUUUAAARRRRRR!

​Ayunan pertama menghantam tiga pengawal sekaligus yang berada di garis depan. Zirah Besi Bintang Jatuh yang diklaim kebal pedang itu... retak, melengkung ke dalam, lalu meledak berkeping-keping!

​Ketiga kultivator Pembentukan Fondasi tingkat 7 itu bahkan tidak sempat menjerit. Tulang rusuk dan organ dalam mereka hancur menjadi pasta daging akibat tekanan gaya tumpul yang nyaris menyentuh seratus lima puluh ribu kati (ditambah tarikan magnet labirin)! Darah menyembur mewarnai dinding besi labirin menjadi merah pekat.

​Pemimpin pengawal terbelalak di balik topengnya. Tiga elit terkuatnya mati dalam satu ayunan?! Monster macam apa pemuda ini?!

​"Menyebar! Jangan serang secara frontal! Gunakan panah penembus tulang!" teriak sang pemimpin.

​Namun, sebelum mereka bisa menarik jarak, Mu Qingxue sudah mengunci mereka.

"Kalian tidak akan pergi ke mana-mana. Sangkar Cermin Es!"

​Pilar-pilar es raksasa meledak dari bawah pasir besi, membentuk dinding-dinding es kokoh yang mengurung sisa pengawal dalam radius sepuluh meter bersama Lin Xuan.

​Itu bukan lagi pertarungan. Itu adalah pembantaian sepihak.

​Di dalam sangkar es, Lin Xuan mengayunkan pedang raksasanya seolah sedang memanen gandum. Setiap kali besi tumpul hitam itu berayun, diiringi suara dentuman yang memekakkan telinga, satu per satu Pengawal Kematian Naga Besi terpental ke dinding es hingga hancur menjadi kabut darah. Formasi penyedot Qi labirin sama sekali tidak memperlambat tarian maut Lin Xuan.

​Dalam waktu kurang dari dua puluh tarikan napas, dari lima belas pasukan elit, hanya tersisa sang pemimpin.

​Pemimpin pengawal itu jatuh terduduk, tombaknya telah patah menjadi dua. Tangannya gemetar hebat saat menatap pemuda berjubah abu-abu yang berjalan mendekatinya. Wajah pemuda itu bersih dari darah, auranya setenang danau beku, sementara pedang raksasa di tangannya meneteskan darah pasukannya.

​"P-Pangeran Kedua... Pangeran Kedua Huangfu Lei sudah berada di lapisan kedua! Dia telah menemukan petunjuk menuju Sumsum Kaisar Kuno! Jika kau membunuhku, dia akan—"

​Splat.

​Lin Xuan mengayunkan pedangnya ke bawah, menghancurkan helm tengkorak beserta kepala pengawal itu hingga rata dengan pasir.

​"Aku sudah bilang, aku tidak peduli dengan pangeran kekaisaran," gumam Lin Xuan, mengibaskan sisa darah dari pedangnya sebelum menyarungkannya kembali ke punggung.

​Sangkar es di sekeliling mereka perlahan mencair. Mu Qingxue berjalan mendekat, menatap tumpukan daging dan zirah yang hancur lebur di lorong itu. Meski ia adalah kultivator jalan lurus yang terbiasa membunuh, kebrutalan absolut dan kekuatan fisik Lin Xuan tetap membuat hatinya sedikit bergetar kagum.

​Kerja sama pertama mereka terjadi tanpa perlu banyak kata, dan hasilnya sempurna. Mu Qingxue mengontrol medan, Lin Xuan menjadi eksekutor mutlak.

​Lin Xuan tidak membuang waktu. Ia dengan cekatan merogoh sisa-sisa mayat tersebut dan mengumpulkan lima belas Cincin Penyimpanan.

​"Kekaisaran Naga Azure memang luar biasa kaya. Membiayai pembunuh bayaran dengan persediaan Batu Roh sebanyak ini... aku harus berterima kasih pada Huangfu Lei nanti," Lin Xuan tersenyum puas, membagi setengah dari cincin-cincin itu dan menyerahkannya pada Mu Qingxue.

​Mu Qingxue menggelengkan kepala, menolak dengan lembut. "Ambillah semua. Aku tidak kekurangan Batu Roh tingkat menengah. Selain itu... cincin pemimpin pengawal itu tampaknya memiliki peta."

​Lin Xuan memeriksa cincin milik pemimpin pengawal dan menemukan sebuah giok giwang (jade slip). Ia menyuntikkan Qi-nya ke dalam giok tersebut. Seketika, peta rahasia menyala di benaknya.

​"Pangeran Kedua benar-benar siap. Mereka punya jalan pintas langsung melewati lapisan pertama ini menuju Lorong Boneka Perunggu di lapisan kedua," mata Lin Xuan menyipit, memancarkan niat berburu yang tajam.

​Lin Xuan menoleh ke arah Mu Qingxue, menyeringai seperti serigala yang baru saja mencium bau mangsa. "Nona Mu, sepertinya kita bisa menyusul rombongan Pangeran Kedua lebih cepat dari perkiraan. Bersiaplah untuk melihat sedikit kekacauan."

1
Nanik S
Pasti Lin Feng
Nanik S
Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan
Nanik S
Mantap sekali tampar giginya rontok
Nanik S
Hadir semoga menjadi cerita yang bagus
hahaahaha
Luar biasa
Fatur Fatur
cepat bantai jendral long teng dengan cara paling kejam thor ambil semua sumber dayanya
Fatur Fatur
cepat bantai chukang beserta keluarga dan leluhurnya thor serap semua kultivasi mereka untuk ranah kultivasi mcnya naik
Hendri Doenan
Hancuuuuuuurkaaaaaaaaan..
Aji Note
bagus
dan kalau bisa update nya jangan lama lama
MelodyStar
lagi 😆
Fatur Fatur
cepat bikin mcnya bantai kaisar itu dengan cara paling kejam bikin mcnya ambil alih Kekaisaran naga Azure thor bikin kaisar itu mengutuk putranya karena berani mengusik mcnya
Fatur Fatur
cepat bantai Kekaisaran naga Azure thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!