NovelToon NovelToon
Mencintaimu Secara Diam-diam (Hidden Love)

Mencintaimu Secara Diam-diam (Hidden Love)

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Idola sekolah / Teen
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Jasmine Oke

Inara Zahra Putri seorang siswi SMA kelas XI, ia pandai dalam seni lukis dan memiliki bakat bernyanyi.

Namun ia selalu menyembunyikan kemampuannya karena takut tidak diterima atau di anggap tidak serius dalam akademik.

Karena, sang ayah ingin ia menjadi seorang dokter di masa depan dan mengambilan pelajaran tentang kedokteran.

ia merasa dilema!!!

Apakah ia tetap memenuhi harapan keluarga menjadi dokter...?

Atau memperdalam bakatnya dalam bidang seni...?

••《 Inara juga memiliki rahasia kecil yang selalu ia simpan dalam hatinya, ia menyukai seseorang secara diam-diam...!》••

☆☆Dalam cerita mengacu pada paduan budaya Minang kabau dan kehidupan perkotaan modern.

●● Cerita ini hanya fiktif belaka murni karangan author tidak sesuai dengan sejarah..!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4. Makan Bersama

Semua orang terpesona dengan gambar inara, kelas mereka terasa hidup dan menyenangkan

Sebagian siswa tugas mereka mengecat kembali dinding kelas yang sudah pudar, setelah itu dinding kembali polos lalu dinding tersebut dilukis oleh Inara dengan gambar siswa-siswi sedang belajar dibawah pepohonan yang rindang dan sejuk, burung-burung berkicau diatas pohon.

Tak lama setelah itu lukisan inara selesai dia membuat tanda tangannya juga ada tanggal dan hari pembuatan itu bukti dia yang melukisnya,

Semua siswa senang karena mereka merasa belajar dibawah pohon rindang bukan berada didalam kelas, seolah-olah mereka merasakan angin sepoi yang sejuk dan tentram, karena gambar inara seperti hidup.

Tidak terasa jam istirahat tiba, semua siswa dan siswa berlarian kekantin, untuk makan mereka pada lapar karena sudah bekerja keras membersihkan kelas.

Inara dan kawan-kawan tidak kekantin, Inara sudah berjanji menunggu Kenzo dikelasnya, dia juga sudah mengatakannya kepada Aira.

"Aira, Inara Naura, kalian tidak kekantin, bagaimana kalau kita kantin bareng." Ucap Hasna karena ia masih melihat tiga orang tersebut mengobrol.

"Kami tidak makan dikantin soalnya kami makan dikelas saja, kamu kekantin aja dengan anak-anak lain." Ucap Aira sambil tersenyum kepada Hasna.

Inara dan Naura mengangguk kepada Hasna tanda setuju ucapan Aira.

"Oh, kalau gitu aku duluan ya!" Ucapnya lagi lalu ia pergi kekantin bersama teman sekelas lainnya.

Setelah kepergian Hasna mereka kembali mengobrol.

"Nara bagaimana kalau kamu ikut klub seni sekarang." Ucap Aira mengajak Inara ikut klub seni sama dengannya.

"Aku memang sedang memikirkannya, jika waktunya masih sama seperti tahun lalu, aku berencana mengambil dua ekstrakurikuler seni dan PMR,"

"soalnya aku juga sudah terbiasa diPMR orang tuaku sangat setuju aku masuk PMR, jadi aku tidak bisa keluar begitu saja kan." Ucap Inara menjelaskan kepada teman-temannya tentang permasalahan.

"Kalau mengambil dua ekstrakurikuler apakah kamu tidak kelelahan." Ucap Naura dia kurang setuju takut Inara kelelahan karena banyak aktivitas.

"Tidak apa-apa, aku masih sanggup diklub seni juga tidak banyak aktivitas hanya duduk saja." Ucap Inara lagi.

"Kalau begitu kamu bisa masuk klub seni, karena aktifnya tetap sama hari kamis pulang sekolah, sedangkan PMR hari senin jadi waktumu tidak bentrok!." Ucap Aira dengan senang.

"Hm!" Inara juga setuju dengan Aira nanti pulang sekolah ia mendaftar ke klub seni.

Tak lama setelah itu kenzo datang bersama kedua temannya.

"Kelas ini terasa beda, ya!." Ucapnya sambil meletakkan makan diatas meja lalu ia duduk dekat Inara, begitu dengan teman-temannya mengambil tempat duduk mereka.

Teman kenzo bernama Zayyan Ghaisan Dan Gilang Satya Wira, mereka berdua juga sudah akrab dengan Inara dan teman-temannya.

"Kalian juga ikut!." Ucap Naura melihat mereka berdua tidak sungkan duduk seperti kelas mereka sendiri.

"Tentu, kami tidak mungkin melewati makanan gratis." Ucap Zayyan sambil menghirup nafas.

"Disini terasa sejuk." Ucapnya lagi sambil menutup matanya.

"Tentu!, lihat keliling kalian, kelas kami terasa hidup berbeda dengan kelas kalian dulu, hanya seperti benda mati." Ucap Aira sambil tersenyum menantang.

"Aku merasa seolah-olah duduk dibawah pohon rindang yang di temani oleh burung-burung bernyanyi." Ucap Gilang lalu ia mengambil makanan, tetapi tangannya sudah di tepis oleh seseorang.

"Kenapa?" Ucapnya sambil melihat kenzo juga mengelus tangannya yang sedikit perih karena tepukan kenzo sedikit kuat.

"Kau mengambil makanan Nara." Ucap Kenzo lalu ia mengambil makanan tersebut kemudian dia berikan kepada Nara.

"Makanlah kamu pasti sudah lapar!." Ucap Kenzo lembut lalu ia menaruh makanan tersebut di hadapan Nara.

"Terimakasih bang! Ini kamu juga makan kita makan bersama-sama aja." Ucap Inara ia juga mengambilkan makanan untuk Kenzo ia sudah tahu kesukaan Kenzo.

Kenzo hanya tersenyum lalu ia makan bersama sambil mengobrol.

"Siapa yang melukis semua kelas ini." Ucap Zayyan kurang jelas karena ia mengunyah makanan dalam mulutnya.

"Inara dan aku bagaimana baguskan!." Ucap Aira dengan bangga memperkenalkan hasil karyanya.

"Lukisanmu semakin hari semakin bagus, apakah nanti kamu mengembangkan bakatmu dibidang seni." Ucap Kenzo kepada Nara,

ia juga tahu Inara sangat suka melukis karena jalan bersama Inara ia selalu melihat Inara melukis di buku gambar kesayangannya itu, ia tidak tahu apa yang ada dalam buku gambar tersebut,

karena setiap ia melihatnya Inara selalu menyimpannya tidak memperbolehkan ia melihatnya katanya 'gambarnya jelek malu bila dilihat orang'

"Akau belum tahu, soalnya aku fokus pada bidang akademik supaya aku bisa mendapatkan nilai terbaik." Ucap Inara lagi, ia memang belum mengatur untuk masa depannya, karena ia masih bingung bagian mana yang harus ia pilih.

"Pelan-pelan saja jangan di paksakan kamu masih kelas dua SMA perjalanan mu masih panjang." Ucap kenzo lagi, karena ia sendiri juga masih bingung apakah memenuhi harapan orang tuanya atau menjalani usahanya sendiri.

"Kamu juga begitu bang!, pikirkan apa yang harus abang lalukan, aku sering melihat dahimu mengernyit, jangan banyak berpikir jika ada masalah ceritalah padaku." Ucap Inara ia menyentuh dahi Kenzo antara alis matanya.

"Disini! Aku sering melihatnya mengernyit berkeriput, seperti banyak pikiran saja." Ucap Inara mengusap dahi Kenzo.

Kenzo memegang tangan Inara lalu menggenggamnya dengan erat, ia tidak berani memegang terlalu lama lalu ia kembali meletakkan tangan Inara di atas meja.

"Lanjut makan! Sebentar lagi bel berbunyi." Ucap Kenzo ia mencoba mengalihkan pembicaraan.

"Pulang sekolah nanti kabari aku?." Ucapnya lagi, setelah itu ia melanjutkan makan.

"Iya! Apakah abang nanti ada rapat Osis." Ucap Inara ia hanya penasaran saja.

"Tidak! Rapat osis diadakan setiap hari jum'at seperti biasanya setelah sholat jum'at." Ucap Kenzo lagi.

"Kenapa? Apa kamu memiliki kegiatan lain setelah pulang sekolah." Ucap Kenzo sambil memperhatikan Inara.

Inara hanya menggelengkan kepalanya tanda ia tidak ada giatan lainnya, setelah itu ia fokus makan.

Tidak lama setelah itu mereka semua selesai makan, setelah mengobrol sebentar dengan Inara Kenzo kembali Ke kelasnya begitu pula dengan Gilang dan Zayyan mengikuti Kenzo.

Setelah Kenzo dan kawan-kawan pergi Inara mengeluarkan buku gambarnya lalu ia duduk paling sudut, ia melukis saat mereka makan bersama tadi, entah mengapa ia merasa sedih seharusnya ia senang karena makan bersama Kenzo.

"Nara, kamu kenapa? Mengapa tidak senang seperti itu?." Tanya Naura ia melihat raut wajah Inara kurang baik.

"Tidak apa-apa? Oh ya nanti temani aku mendaftar ke klub seni lukis." Ucap Inara mengalihkan topik peembicaraan.

"Oke! Kita bersama kesana, aku tahu kemana mendaftar paling cepat!." Ucap Aira dengan antusias.

.

.

.

1
Alessa 🥀💋
...
Cinta Lidya
👍
Cinta Lidya
😍
Cinta Lidya
❤️
Cinta Lidya
👍
Cinta Lidya
kata Nara?
terima atau tidak masalah nanti?
Cinta Lidya
lanjut...
Cinta Lidya
lanjut...
Memyr 67
𝗇𝗒𝗂𝗆𝖺𝗄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!