tahap revisi
Tamat
Rahayu Ningtyas harus menerima kekecewaan lantaran suaminya Satya Pras Wijaya lebih memilih menceraikannya yang dipaksa oleh ibu mertuanya Vena Wijaya lantaran ia hanya seorang gadis biasa dan sudah dia tahun belum memiliki anak.
mengandung janin mantan suaminya tsb yang baru diketahuinya tak lama setelah resmi berpisah membuat Rahayu merahasiakan anak semata wayangnya agar tidak diketahui pihak mantan suaminya
Hidup seorang Alvian Tungga Putra tidaklah sempurna, selain sering di bully karna memiliki kecerdasan ia juga sering diejek lantaran tak memiliki ayah. semua direkam semasa hidupnya dan berjanji suatu saat ia akan menghancurkan orang orang yang telah menyakiti juga menindas dirinya terutama sang ayah yang tega meninggalkan ibunya dengan caranya sendiri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunirahma2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps.29 : rencana selanjutnya
Rahayu sudah sampai di rumah dan masih ditemani dengan Umar, iya beribu kali mengucap terima kasih sampai Umar bosan dengan kata-kata tersebut.
"Rahayu, aku hanya mengantarmu tidak melakukan apa-apa kenapa kamu terus berterima kasih kepadaku??"
" Bapak rela meninggalkan pekerjaan hari ini hanya demi menemani saya saya merasa bersalah sekaligus berterima kasih tolong apapun akan saya lakukan sebagai penebus rasa terima kasih saya terhadap Bapak" ucap Rahayu
" kalau gitu kamu temani saya ya makan malam suatu hari nanti anggap saja itu ngutang kamu terhadap saya" ucap Umar dengan santainya dan mau tidak mau Rahayu hanya mengiyakan
Rahayu sudah sampai rumah ia bertanya pada Siti apakah hari ini Alvian mengalami trauma atau tidak. dan alhamdulillah ah Alfian tidak mengalami hal tersebut.
.
.
Alfian sedari tadi di kamar hanya mengotak-atik laptopnya saja tentu ia bukan tanpa alasan melakukan hal tersebut ia sudah mendengar jika kelima anak yang suka mengganggunya tersebut akan dipindahkan ke luar negeri setidaknya orang-orang yang mengganggunya sudah tidak ada lagi di sekolah tinggal satu yang harus diurus adalah mengucapkan perusahaan ayah juga keluarganya yang bernama Wijaya group.
iya sudah mendapatkan data rahasia perusahaan yang asli dan mengacak-acak sistem saham yang dibantu oleh salah satu hacker black hat yang berasal dari united kingdom. semua data sudah dia siapkan tinggal menunggu waktunya jika telah tiba.
mungkin belum saatnya ia melakukan hal tersebut tapi jika kemarahannya sudah memuncak dia tidak akan segan-segan menghancurkan perusahaan ayahnya tersebut ah Ayah rasanya tidak cocok jika ia harus memanggil pria pengecut tersebut dengan sebutan ayah.
mengingat air mata ibunya yang ditumpahkan ketika menemuinya di rumah sakit membuat Alvian tersadar ia harus meminta maaf kepada ibunya, dan sepertinya momennya pas saat ibunya datang ke kamarnya untuk melihat kondisinya
"kenapa tidak tidur? harusnya kamu banyak istirahat" ucap Rahayu terhadap anak semata wayangnya
bukannya menjawab, justru Alvian memeluk ibunya dengan pelukan hangat dan erat dengan kata-kata lirih "i'm so sorry mom"
Rahayu bingung dengan ucapan Alvian "hey jagoan mama untuk apa kamu mau meminta maaf kepada Mama??"
"karena aku sudah mengeluarkan air mata Mama akibat Mama melihat kondisiku yang tidak baik seharusnya aku yang menjaga Mama bukan mama yang menjaga aku" ucapan Alvian membuat Rahayu terenyuh sambil menangis melihat dan mendengar apa yang diucapkan Alvian
" kamu permata hati Mama kamu belahan jiwa Mama kamu satu-satunya mama punya kamu yang mama punya saat ini kehidupan mama hanya untukmu jika terjadi apa-apa kepadamu mama bisa gila mama bisa mati janjilah kepada Mama bahwa kamu akan selalu baik-baik saja dan sebagai gantinya Mama akan menjagamu sebaik-baiknya Mama nggak mau lihat anak mama ini seperti kemarin terlebih kamu mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari orang sekitarmu sekarang mama mau tanya apa ini yang menyebabkan kamu menjadi orang yang diam dan irit bicara?" tanya panjang Rahayu pada Al
" no mam no more"
"ya sudah jagoan Mama cepat istirahat jangan lupa baca doa minum obatnya udah kan?" tanya Rahayu Dandi anggukan oleh Al
Rahayu keluar dari kamar Al, dia lelah sepertinya ia harus istirahat siang ini untuk menjernihkan pikirannya yang terkuras akibat ulah para cucunguk yang lebih mementingkan harta daripada jiwa seorang anak
TBC
Tangerang 23 September 2021
lbh memilih mnikahi n merawat ank org lain.... dri pda mmprjuangkn eumah tanggamu...