NovelToon NovelToon
Bukan Suami Biasa

Bukan Suami Biasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / CEO / Pernikahan Kilat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: lala_syalala

Follow IG @Lala_Syalala13

Adrian Arkadia, seorang CEO jenius dan penguasa bisnis yang dingin, menyamar sebagai pria miskin demi memenuhi wasiat kakeknya untuk mencari cinta sejati.

Ia kemudian menikahi Arumi, gadis sederhana berhati emas yang dijadikan "pelayan" dan pemuas ambisi oleh ibu serta adiknya yang materialistis.

Di tengah hinaan keluarga mertua dan ancaman rentenir, Adrian menjalani kehidupan ganda yaitu menjadi kuli panggul yang direndahkan di malam hari, namun tetap menjadi raja bisnis yang menghancurkan musuh-musuhnya secara rahasia di siang hari.

Perlahan tapi pasti, Adrian menggunakan kekuasaannya untuk membalas setiap tetes air mata Arumi dan mengangkat derajat istrinya hingga para penindasnya berlutut memohon ampun.

Bagaimana kelanjutannya???
Jangan lupa mampir baca yaaaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lala_syalala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BSB BAB 14_Sabotase di Balik Bayang-bayang

Adrian berpamitan namun sebelum ia benar-benar pergi, ia melirik ke arah pintu dapur rumah utama.

Ia melihat gorden yang sedikit tersingkap dan Siska sedang mengintip dari sana dengan tatapan yang penuh kebencian dan kedengkian, Adrian tahu ular itu sedang bersiap untuk mematuk.

Di dalam rumah utama, Siska sedang berada di titik terendah dalam hidupnya yang singkat.

Karier modelnya yang baru seumur jagung sudah terancam karena video viral itu.

Agensi tidak menghubunginya, teman-temannya mulai menjauh, dan ia tidak punya uang untuk membeli kosmetik mahal lagi.

Melihat Arumi mendapatkan perhatian dari seorang Profesor ternama dan terlihat bahagia dengan proyeknya membuat hati Siska terasa terbakar.

"Kenapa si anak sialan itu harus sukses? Dia itu harusnya tetap di bawah kakiku!" gerutu Siska.

Bu Ratna masuk ke kamar Siska dengan wajah lesu, sejak kejadian di hotel tempo hari ia menjadi sangat paranoid.

"Siska jangan cari gara-gara dulu dengan Arumi, suaminya itu... Ian... Ibu merasa ada yang aneh dengannya." tutur bu Ratna.

"Ah, Mama pengecut!" sentak Siska.

"Ian itu cuma kuli yang kebetulan wajahnya mirip orang kaya, dia tidak punya kuasa apa-apa. Kalau Arumi gagal di proyek ini maka Profesor itu pasti akan memecatnya, dan Arumi akan kembali jadi budak kita. Aku punya rencana." ucap Siska dengan percaya dirinya.

Bu Ratna ingin melarang namun sifat serakah dan rasa bencinya pada Arumi lebih kuat.

Ia membiarkan Siska keluar dari kamar dengan senyum licik yang tersungging di bibirnya.

Pukul dua siang Arumi harus pergi ke toko material untuk mencari beberapa cat pelapis sesuai anggaran.

Ia meninggalkan gudang dalam keadaan terkunci, namun ia tidak sadar bahwa Siska memiliki kunci cadangan gudang yang ia curi dari gantungan kunci Arumi saat kakaknya itu sedang mandi semalam.

Begitu sepeda Arumi menghilang di belokan gang, Siska mengendap-endap menuju gudang belakang.

Dengan jantung berdebar, ia membuka pintu. Ia langsung menuju meja kerja Arumi.

Dilihatnya sketsa indah yang sudah selesai digambar dengan tinta permanen.

Siska mengambil botol tinta hitam yang ada di dekat sana, dengan gerakan perlahan dan penuh kemenangan, ia menumpahkan tinta itu tepat di tengah-tengah sketsa utama Arumi.

Cairan hitam itu meresap, menghancurkan kerja keras Arumi selama berjam-jam dalam hitungan detik.

Tidak berhenti di situ, Siska mengambil gunting kain dan mencacah contoh-contoh kain mahal yang dipinjamkan Profesor Wijaya.

"Rasakan ini Kakak tercinta." bisik Siska sinis.

"Mari kita lihat bagaimana kau menjelaskan kehancuran ini pada Profesormu yang terhormat." serunya.

Siska merapikan kembali semuanya agar terlihat seperti kecelakaan atau serangan tikus, lalu ia keluar dan mengunci pintu kembali.

Di sisi lain kota di dalam ruang kontrol keamanan Arkadia Tower, Adrian sedang duduk bersama tim IT-nya.

Di layar besar di depannya, ditampilkan rekaman langsung dari kamera tersembunyi yang ia pasang di sudut-sudut strategis gudang belakang yaitu kamera yang ukurannya sekecil kepala jarum sehingga mustahil ditemukan mata biasa.

Adrian melihat semuanya, ia melihat Siska masuk, ia melihat tinta itu tumpah, dan ia melihat penghancuran contoh kain itu.

Rahang Adrian mengeras, tangannya mengepal hingga buku-bukunya memutih.

Amarah yang membara di dadanya hampir membuatnya ingin menelepon tim pengacara untuk memenjarakan Siska saat itu juga.

"Tuan Muda," suara Hendra memecah keheningan.

"Apakah kita harus bertindak sekarang?" tanya Hendra.

Adrian mengambil napas panjang mencoba mengendalikan emosinya, seorang CEO tidak mengambil keputusan saat sedang marah besar, ia berpikir dengan dingin.

"Tidak sekarang," jawab Adrian, suaranya terdengar seperti desisan es.

"Jika aku menyelamatkannya sekarang, Arumi tidak akan pernah melihat betapa busuknya hati adiknya sendiri dia harus tahu tapi kita tidak akan membiarkan proyek ini gagal."

"Maksud Anda?"

"Kirimkan paket darurat ke alamat toko material tempat Arumi berada sekarang. Isi paket itu dengan kertas gambar yang identik, cat yang lebih baik, dan contoh kain yang sama persis dengan yang dihancurkan Siska. Sertakan nota palsu yang menyatakan bahwa itu adalah bonus dari distributor material karena Arumi adalah nasabah pertama hari ini. Dan Hendra..."

"Iya, Tuan?"

"Siksa Siska secara perlahan, kirimkan surat tagihan palsu dari agensinya yang menyatakan dia harus membayar denda kerugian citra sebesar dua ratus juta rupiah sore ini juga. Biarkan dia panik."

Arumi pulang sore itu dengan semangat, ia membawa sekantong kecil cat pelapis.

Namun begitu ia membuka pintu gudang semangat itu lenyap seketika.

"Astaga..." Arumi menjatuhkan kantong catnya.

Ia berlari ke meja kerjanya, pemandangan sketsa yang hitam legam dan kain yang tercacah membuatnya lemas.

Air mata langsung membanjiri pipinya, ia jatuh terduduk di lantai semen yang dingin, menutup wajahnya dengan kedua tangan.

"Kenapa... kenapa harus sekarang?" isaknya.

Ia tidak menuduh siapa-siapa, ia hanya merasa dunia begitu tidak adil padanya, ia merasa gagal bahkan sebelum ia mulai.

Tepat saat itu Adrian masuk, dia sudah berganti kembali ke pakaian "Ian", dia pura-pura terkejut melihat kekacauan itu.

"Arumi! Ada apa?" Adrian memeluk istrinya yang gemetar.

"Mas... gambarku... hancur semuanya. Contoh kain Profesor juga rusak. Aku tidak punya uang untuk menggantinya, Mas. Aku akan dianggap tidak bertanggung jawab," tangis Arumi pecah di dada Adrian.

Adrian mendekapnya erat, mencium puncak kepala istrinya.

Hati Adrian tersayat melihat Arumi hancur seperti ini, namun ia tahu ini adalah bagian dari "pembersihan" hidup Arumi dari parasit-parasit itu.

"Sstt... tenanglah. Lihat aku," Adrian memegang kedua bahu Arumi.

"Ini hanya kertas, Sayang. Bakatmu ada di sini, di kepalamu dan di hatimu. Kau bisa menggambarnya lagi."

"Tapi waktunya, Mas... Besok pagi Profesor akan mengambilnya..."

"Kita akan begadang. Aku akan menemanimu dan lihat," Adrian menunjuk ke arah pintu.

Seorang kurir (yang sebenarnya adalah anak buah Hendra) mengetuk pintu.

"Permisi, paket untuk Mbak Arumi dari Toko Material Jaya, katanya ini paket promo Buy 1 Get 1 yang tadi lupa diberikan." ucap kurir itu sambil meletakkan kotak besar di depan pintu dan segera pergi.

Arumi membuka kotak itu dengan bingung, isinya adalah semua perlengkapan yang ia butuhkan, bahkan lebih lengkap dari sebelumnya. Ada secarik kartu ucapan yaitu "Tetaplah berkarya, desainer muda."

Harapan yang sempat padam kini menyala kembali, Arumi menatap Adrian. "Mas... apakah ini keajaiban?"

"Mungkin Tuhan tidak tidur Arumi." jawab Adrian dengan senyum misterius.

"Sekarang cuci mukamu dan aku akan membuatkan kopi, dan kita akan menyelesaikan mahakaryamu malam ini juga." seru Adrian kepada sang istri.

.

.

Cerita Belum Selesai.....

...FOLLOW IG @LALA_SYALALA13...

...ULASAN DAN BINTANG LIMA NYA🌟...

...FAVORITKAN CERITA INI ❤️...

...VOTE 💌...

...LIKE 👍🏻...

...KOMENTAR 🗣️...

...HADIAHNYA 🎁🌹☕...

1
🏡s⃝ᴿ . Incha
lagi donk kak klu bisa double
erviana erastus
baru jadi resepsionis udah sombong 🤣 begitu lihat kartu nama langsung ciut 😏
erviana erastus
aku suka gaya mu kek 😍😍😍
Rahma Inayah
td songong tu resepsionits pas kasih liat kartu nm nyali nya ciut .semoga ni awal kesuksesan arumi
Asyatun 1
lanjut
Supryatin 123
keren si kakek haris❤️❤️❤️ Lnjut thor 💪💪
erviana erastus
siska, romi sekarang tambah dion hadeh kalian bkn lawanx
Wulan Sari
Yaaa memang dasar oenjahat Romi,Siska dan Dion banyak akalnya tapi semoga semuanya kena getahnya, gimana nt kalau kakek nya datang ya🤦🏼‍♀️ wah bakal jd terdakwa lg tu si mbak Rumi heeee 🤦🏼‍♀️🤭
Rahma Inayah
horang kaya maa bebasan klu mau kmn2 pakai hely pribadi ..tu kan kakek aja TDK percaya dgn kirim suara tu Krn apa kakek haris SDH melihat dan tau sifat Arumi walau br pertma bertemu JD GK mkn Langs percaya pada kirimn suara tu
Supryatin 123
lnjut thor 💪💪
Rini
puas Lo rum nyiksa suami 😡😡
kpn kau sadar, heran seneng amat lihat suami tersiksa, jd sebel Ama Rumi jdnya sok yes 😡😡
Rini: kasihan teh 🤭
total 4 replies
erviana erastus
bnyk kali musuhx ian
Rahma Inayah
insting Adrian TDK pernh slah semoga dia BS mengatasi masalh yg di sabotase dan BS membuat kepercayaan KPD pak haji
Rahma Inayah
untung pak haji TDK termin omongan Dion bnr klu pke orang Dion akn pakai material baru semua
Asyatun 1
lanjut
juwita
yg membuat rumit diri km sendiri arumi. coba klo g nyuruh Adrian ngelepas smuanya g akn ky gini
Sri Siyamsih
untung pk haji orgnya bijak. semangat Arumi, Ian
🏡s⃝ᴿ . Incha
hadeh arumi coba dirimu menerima adrian yg ceo tdk jd susah dirimu
Rahma Inayah
siska km jgn terlalu terobsesi dgn urusan Adrian dana Arumi PD akhirnya km sndri yg akn masuk lubang buaya yg kamu galih sendri .tnp km tau Arumi SDH tau klu Adrian org kaya dan kakek nya juga tau klu slm 3 bulan syarat yg di beri Arumi utk Adrian buat buktikan cntnya PD Arumi mmg tulus
Lala_Syalala
jangan lupa terus dukung cerita aku yaaa🙏😊😊😍
Sri Siyamsih: tentu k, semangat y 😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!