Keyvandi Orion Eduardo atau didunia entertainment lebih dikenal dengan nama Orion Key merupakan seorang musisi terkenal dengan berbagai macam prestasi yang ia miliki. Kehidupan yang jauh dari berbagai macam isu tidak mengenakkan serta keramahannya membuat lelaki berumur 25 tahun itu banyak disukai oleh berbagai kalangan.
Namun, bagaimana jika semua citra yang telah ia bangun itu mendadak sirna. Ketika ia tanpa sengaja bertemu dengan seorang gadis SMA yang bahkan belum berumur 18 tahun. Perlahan berbagai macam fitnah dan isu buruk tentangnya mulai tersebar. Sehingga membuat ia dicap sebagai musisi dengan scandal terburuk sepanjang masa.
Disisi lain, seorang gadis SMA dengan nama Despina Elara Faye yang juga merupakan adik tiri dari salah satu musisi yang iri akan karir Keyvandi terpaksa menuruti perintah kakaknya untuk mendekati Keyvandi dan menghancurkan karirnya perlahan. Jika tidak, maka siksaan akan terus ia dapatkan.
Lalu, bagaimana kisah selanjutnya? Baca yuk!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nevera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34
"Sayang, semangat untuk ujianmu hari ini, kamu sebentar lagi akan kuku, jadi kalau kamu lulus bolehkan aku menikahimu?"
Despina yang berada tepat di samping Keyvandi itu membelalakkan matanya, bagaimana tidak, lelaki di sampingnya ini kalau bicara benar-benar ya, seenaknya saja, dikira nikah gampang apa, huh, dasar.
"Kak, aku kan masih 18 tahun, masa udah harus nikah, nunggu 20 ajalah ya?"
Keyvandi menggelengkan kepalanya, "Nggak bisa, lulus SMA aja kita nikahnya, kalau kamu nggak segera aku nikahin bahaya, emangnya kamu mau kalau si Reza kampret itu ngambil kamu dari aku lagi?"
Despina terdiam, apa yang dikatakan oleh Keyvandi memang benar adanya, ia tidak ingin jika sampai Reza kembali berhasil menculiknya, ia tidak ingin jika Reza yang justru menikah dengannya, Reza terlalu menakutkan, Keyvandi adakah lelaki yang saat ini mulai ia cintai, ia tidak boleh mengecewakan lelaki yang ia cintai itu, meskipun kadangkala Keyvandi snagat menyebalkan, taoi Despina sangat menyayanginya, selain itu, di keluarga Keyvandi ia merasa sangat hangat, keluarga pria itu sangat welcome padanya.
"Baiklah, aku mau menikah dengan kak Vandi, taoi bagaimana dengan penggemar kakak, aku takut jika sampai mereka tau kakak akan menikah mereka tidak akan terima."
Keyvandi tersenyum, ia mengacak rambut daspina membuat gadis itu cemberut. "Tenanglah sayangku, mereka pasti akan mengerti, mereka tidak mungkin akan melarangku untuk bahagia, mereka pasti akan senang jika aku bahagia dengan gadis pilihanku."
Despina menghela napasnya pelan, "Baiklah, semoga saja mereka benar-benar menerimanya, aku takut kak, aku tidak ingin diserang."
Keyvandi menatap Despina lembut, lelaki itu meraih tangan Despina dan menggenggamnya, "Tenanglah sayang, jangan takut, ada aku yang akan selalu setia berada di sampingmu, aku tidak akan membiarkanmu ketakutan."
"Aku hanya takut kak, tapi aku sekarang yakin, aku akan memilih untuk menikah dengan kakak, aku tidak ingin bersama dengan Kak Reza, aku tidka mencintainya."
"Kalau begitu, kamu mencintaiku?"
Despina terpaku, wajah gadis itu memerah, seketika gadis itu menjadi gugup, "Emb, i-i-itu, aku, i-iya kak, aku mencintai kak Vandi," jawab Despina yakin.
Sebenarnya ia tidak tau sejak kapan perasaan itu tumbuh di hatinya, yang pasti, beberaoa bulan berlaku, banyak hal yang terjadi, ia menjadi yakin dengan Keyvandi, meskipun diawal ia sangat tidak yakin, bagaimana tidak, lelaki itu tiba-tiba saja datang, ia mengatakan cinta dan memaksa Despina menjadi kekasihnya, padahal mereka baru bertemu 3 di kali dan itu tanpa sengaja, laku dengan cepatnya Keyvandi mengklaim dirinya menjadi ekkasih lelaki itu. Untuk itu Despina, sempat merasa jika Keyvandi adalah lelaku yang aneh. Namun akhirnya setelah semuanya berjalan bersama dengan waktu, Despina menerima semuanya, ia yakin jika Keyvandi serius, bahkan Despina melihat sendiri bagaimana khawatirnya Keyvandi pada dirinya jika Despina terkena masalah.
Keyvandi yang senang mendengar jawaban dari sang kekasih itu reflek langsung memeluk Despina, lelaji itu merasa sangat bahagia karena orang yang sangat ia cintai itu juga mencintainya. Awalnya Keyvandi pikir Despina tidak akan pernah mencintainya, awalnya Keyvandi pikir ia akan tetap memaksa gadis itu meskipun Despina tidak ingin menikah dengannya, namun sekarang ia sangat bahagia karena ternyata Despina membalas cintanya, dan Keyvandi merasa jika apa yang sudah ia korbankan tidak sia-sia.
"Sayang, Terimakasih, aku sangat bahagia mendengar itu darimu, maaf karena sebelumnya aku memaksamu menjadi kekasihku, namun aku memang tulus padamu, aku ingin menjadikan dirimu wanita yang aku cintai sebagai pasanganku sampai mau memisahkan."
Despina juga membalas pelukan Keyvandi, rasa hangat menjalar di seluruh tubuhnya, "Aku juga senang kak, aku berharap kakak akan selalu mencintaiku apapun yang terjadi."
Keyvandi melepaskan pelukannya pada Despina, lelaki itu mengangguk antusias, "Tentu saja sayangku, aku akan selalu mencintaimu apapun yang terjadi, aku tidak akan pernah rela melihatmu terluka," ujar Keyvandi, lelaki itu dengan sepenuh hatinya berusaha meyakinkan Despina jika ia tidak main-main dengan hubungan yang mereka jalani itu, ia benar-benar serius.
Despina tersenyum, "Kak, aku ingin kakak tau sesuatu, tapi mungkin nanti, sekarang aku rasa bukanlah waktu yang tepat, dan jika ternyata hal ini membuat kakak mundur, mungkin itu adakah takdirku, namun jika kakak tetap bertahan, aku tidak tau harus mengatakan apa, kakak benar-benar lelaki terbaik yang ada di dunia ini."
Keyvandi mengerutkan keningnya, ia tidak mengerti dengan apa yang dibicarakan oleh Despina, "Sayang, dengarkan aku, apapun yang terjadi, aku akan tetap sama, aku akan tetap pada prinsipku, aku buka lelaki yang plin plan, karena bagiku apapun yang terjadi padamu adalah sebuah masalalu yang dapat dijadikan pelajaran, sedangkan yang kita jalani sekarang adalah masa depan, jadi jangan pernah khawatir."
Despina langsung berhambur ke dalam pelukan Keyvandi, ucaoan yabg keluar dari bibir lelaki itu memang sangat manis, Despina sangat senang mendengarnya, ia menjadi yakin dengan semua yang Keyvandi ucapkan padanya.
"Kak, apa Kakak tidak mau berpacaran dengan orang biasa sepertiku?"
Keyvandi kembali melepaskan pelukannya pada Despina, lelaki itu kemudian menangkup pipi sang kekasih, "Aku sama sekali tidak pernah malu, aku justru sangat bangga, aku senang, aku bahagia karena berhasil menjadikan gadis cantik dihadapanku ini sebagai kekasihku, tidak ada penyesalan sedikitpun sayang."
"Tapi kak Vandi kan seorang selebritis, kakak artis, kakak musisi, kakak memiliki banyak penggemar dari seluruh dunia, semua orang menganggumi kak Vandi, tapi kenapa kakak memilih gadis biasa sepertiku?"
Keyvandi menggelengkan kepalanya, "Kau bukan gadis biasa sayang, kau gadis istimewa, karena hanya dirimulah yang mampu menaklukkan hati seorang Keyvandi Orion Eduardo, tidak da yang mampu menaklukkan hatiku selain dirimu Despina Elara Faye, kau adalah gadis yang sangat unik, dan aku mencintaimu."
Mendengar ucaoan yang keluar dari mulut Keyvandi itu membuat Despina tidak dapat mengatakan apapun lagi, lelaki itu memang snagat bisa membuat seseorang tidak dapat berkata-kata, ucapannya yang mandi, serta cara Keyvandi meyakinkan membuat Despina jatuh sangat dalam dengan lelaki itu, lelaki dengan tingkah konyol jika dihadapannya, lelaki yang selalu khawatir jika kehilangannya, dan lelaki yang tulus padanya, Despina bersyukur, meskipun ia terlahir dari keluarga yang snagat jauh dari kata harmonis, namun ia dipertemukan dengan Keyvandi, lelaki yang memiliki keluarga sempurna, karir sempurna, dan fisik sempurna.
"Kak, terimakasih untuk segalanya, aku tidak tau akan membalas semua yang kak Vandi lakukan untukku dengan apa, aku terlalu banyak membuat kak Vandi kesulitan."
"Hey, Baby, no, kamubadalah orang yang selalu membuat aku bahagia, kamu yang selalu bikin aku merasa sempurna sayang, jangan orna mengatakan apapun, aku ingin selalu ada buat kamu, aku ingin selalu menjadi penyempurna hidupmu sayang, aku ingin menjadi orang yang paling utama kamu cari ketika kamu mengalami kesulitan, aku ingin menghabiskan hidupku bersama kamu, jadi jangan pernah bicara seperti itu. Cinta itu tentang saling melengkapi, jika ada hal yang tidak aku bisa, maka ada dirimu yang bisa melakukannya, jika aku tidak sempurna maka kamu yang akan menjadi penyempurnanya, aku emmang bukan lelaki romantis, tapi aku akan berusaha menjadi hal yang selalu kamu butuhkan, seseorang yang selalu ada untukmu sayang, sampai kapanpun."
Airmata Despina menetes mendengar kalimat dari Keyvandi itu, ia terharu, mendengar ucapan yang keluar dari bibir Keyvandi memang membuatnya merasa dicintai dengan tulus, dan Despina berharao ini tidak akan pernah berakhir sampai kapanpun.
.
.
.
TBC