NovelToon NovelToon
When Jerk Billionaire Want Me

When Jerk Billionaire Want Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: RA

Adeeva harus rela menikah dengan pria yang bernama Arion demi membantu perusahaan ayahnya yang sedang di ambang kehancuran.

namun di balik itu Adeeva bisa bernafas lega karena biaa keluar dari tempat yang di bakalan rumah namun menurutnya adalah neraka.

akankah Adeeva biaa mendapatkan kebahgiaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

028

Typo masih berkeliaran mohon di maklum..

__________

Adeeva terbangun dari tidurnya, namun Adeeva tidak melihat Arion di mana pun hanya ada Jonathan yang berdiri tidak jauh dari tempatnya.

"Di mana Arion ?" tanya Adeeva.

"Tuan sedang bertemu Nona Fera di ruang rapat" jawab Jonathan.

"Apa dia susah pulang, hah syukurlah" seru Adeeva dengan senyum mengmbang di bibirnya.

Jonathan masih menatap Adeeva ketika istri tuannya sedang tersenyum seperti itu. Jonathan seperti melihat adiknya yang sudah tiada, mungkin sekarang usianya sama seperti Adeeva.

"Namun nona Fera tidak datang sendirian. Nona Sandra ada bersamanya" seru Jonathan. Jonathan hanya ingin memastikan bagaimana reaksi Adeeva jika suaminya bertemu dengan mantan pacarnya.

Adeeva tidak merespon dia hanya bisa tersenyum. Pikirannya menyuruh Adeeva untuk berfikir positif. Namun entah mengapa hatinya terasa sesak, seperti ada beban berat yang menimpanya.

"Oh, mungkin ada sesuatu yang harus di bahas" seru Adeeva.

Adeeva segera bangun dari duduknya berjalan mendekati Jonathan.

"Tolong sampaikan pada Arion, aku ingin mengecek pekerjaan karyawanku. Aku sudah lama meninggalkan mereka karena Arion mengurungku di sini" seru Adeeva.

Jonathan hanya mengangguk, namun ada sebuah senyum di wajah Jonathan yang terlewatkan oleh Adeeva. Jonathan hanya memandang Adeeva ketika Nona mudanya itu masuk ke dalam lift.

"Anda cemburu rupanya" seru Jonathan.

Adeeva segera mengecek hasil kerja karyawannya, suasana hati Adeeva sedang tidak baik kali ini, dan itu mempengaruhi kinerja Adeeva. Dari kejauhan Adeeva melihat Fera yang berjalan ke arahnya.

"Sedang apa kau di sini?" tanya Fera, Fera sedikit terkejut karena Melihat Adeeva ada di perusahaan kakanya.

"Aku sedang bekerja" seru Adeeva dengan senyum lembut.

Mendengar apa yang di katakan Adeeva barusan membuat Fera mengerti mengapa Adeeva ada di sini.

"Oh jadi kakak mempercayakan Kakak Ipar untuk mendekor" seru Fera sinis. Matanya menatap ke sekeliling ruangan yang sudah penuh dengan bunga.

"Ya, kakakmu sendiri yang meminta"

"Heh, ternyata selera kakak menurun derastis" sindir Fera.

Adeeva hanya diam, bukan takut namun tidak ingin memancing keributan jika harus berdebat dengan adik ipar nya yang saru ini.

"Apa Kau sudah makan?" tanya Adeeva.

Fera hanya menatapnya sinis. "jangan terlalu baik padaku, sampai kapanpun aku tidak akan menganggapmu istri kakakku. Karena cepat atau  lambat Kak Sandra yang akan ada di posisimu, aku memanggilmu kakak ipar hanya sebatas menghormati karena statusmu yang masih istri sah kakak" seru Fera.

Kesabaran Adeeva mulai habis. Adeeva bukan orang yang bisa dengan tenang menghadapi orang keras kepala seperti Fera.

Namun sebelum Adeeva kembali berucap Arion sudah lebih dulu menyela perkataan Fera.

"Tidak akan ada yang menggantikan Adeeva" seru Arion.

Tangannya merangkul tubuh Adeeva lembut, masuk ke dalam pelukannya. Bukan hanya ada Fera di sana namun Sandra juga  dan beberapa karyawan yang melintas. Bahkan Jonathan pun tak luput dari pandangan mereka.

"Jaga bicaramu Fera, jika kau masih ingin hidup mewah" seru Arion dengan suara dingin. Seolah memberi tahu status Adeeva pada semua orang yang menatap kearah mereka.

Fera hampir tidak percaya dengan apa yang di katakan kakanya barusan. Namun Fera lebih memilih diam. Fera tidak ingin semua fasilitasnya di sita oleh sang kakak. Fera menatap Sandra yang berdiri tidak jauh dari mereka.

"Kak Sandra" seru Fera. Fera segera merangkul Sandra yang mulai berkaca-kaca.

"Kak Arion hanya bercanda, aku tahu kau yang ada di hatinya kak" seru Fera mencoba menenangkan.

"Aku ingin pulang" seru Sandra melepas pelukan Fera dan segera pergi meninggalkan Mahendra Grup.

Fera langsung pergi mengikuti Sandra yang terlihat sangat marah mendengar apa yang di katakan Arion barusan.

"A, kau mempermalukanku dan aku tidak terima itu" teriak Sandra ketika masuk ke dalam mobil dan pergi begitu saja. Bahkan Sandra tidak peduli dengan Fera yang berteriak memanggilnya.

P.s

See u next part.

1
Windy Hapsarini
Luar biasa
COOL_I4N
thor kalau pakai kata "seru" kita reader bayanginnya mereka omong nya sambil agak teriak. alangkah baiknya diganti kata nya thor. biar reader feel nya dapat
1
.... .
Aprina Laura Putri
bagus
zahro tinisya
bagus, jalan ceritanya tdak bertele2
Risnha Isnhaa
pertanyaan ku adalah knpa deva tidak mau membalas nya sama sekali
Risnha Isnhaa
knpa adiveeva selalu tidak pernah membalas pukula
Diana Budhiarti
lanjutttt
Risnha Isnhaa
akuu suka akuu suka
Alfi Rizqia
kok lum lanjut thor,lama banget
Diana Budhiarti
siapa sich thorr yg senyum nya kayak Kt
Diana Budhiarti
baiknya adik ipar ya...bikin Arion gerah
Diana Budhiarti
thorr ak suka cerita kalo ada gambarnya ,suka banget
Alfi Rizqia
lanjut thor yg bnyk,bagus cerita y seru
minyoongi
laaaah
fi aja
👌👍👍👍👍
RinNi
👍🏻👍🏻
Asyatun 1
lanjut
RinNi
ayo lanjut donk tor...👍🏻🙏
RinNi
kpn up nya lagi tor..🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!