NovelToon NovelToon
Sistem Pesugihan Modern

Sistem Pesugihan Modern

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam / Sistem / Anak Yatim Piatu / Anak Lelaki/Pria Miskin / Robot AI
Popularitas:36.2k
Nilai: 5
Nama Author: rcancer

Namanya Tegar, pemuda dengan pembawaan ceria tapi hatinya penuh dengan dendam.

Di depan kedua matanya, Tegar kecil harus menyaksikan kedua orang tua meregang nyawa dan kakaknya digilir di rumahnya sendiri, oleh sekelompok orang.

Yang lebih menyakitkan, para penegak hukum justru tunduk pada orang-orang tersebut, membuat dendam itu semakin dalam dan melebar.

Beruntung, Tegar mendapat keajaiban. Sebuah sistem dengan misi layaknya pesugihan, Tegar menemukan jalan yang bisa dia gunakan untuk melampiaskan dendamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rcancer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memantau Keadaan

Jika di rumah Gunawan dan Suryo saat ini tengah terjadi ketegangan, berbeda dengan keadaan di rumah anak muda yang pemiliknya bari saja bangun dari tidurnya.

"Sepertinya, anda sedang berbahagia, Tuan?" tanya seorang wanita yang wajahnya menyerupai salah satu aktris yang ada di negeri ini. Sosok yang biasa dipanggil Fiza itu, sedari tadi nampak fokus memperhatikan tingkah pemuda yang saat itu sedang menatap layar ponselnya.

"Tentu saja aku harus berbahagia," pemuda yang biasa dipanggil Tegar membalas dengan jawaban yang penuh antusias. "Lihat nih, dunia maya kembali dihebohkan oleh video yang aku unggah tadi malam."

Sosok Fiza tersenyum. "Apa anda sangat menikmatinya?"

Sejenak kening Tegar agak berkerut. "Menikmati? Maksud kamu?" tanyanya sembari menatap Fiza yang terbaring di sebelahnya.

"Itu, balas dendam anda. Sepertinya anda sangat menikmati balas dendam anda."

Tegar terdiam sejenak, lalu tak lama setelahnya dia tersenyum. "Sebenarnya sih tidak terlalu menikmati, Za. Cuma aku merasa nggak adil aja saat menyaksikan mereka bersenang-senang diatas penderitaan orang lain. Bagi manusia, sebenarnya menyimpan dendam itu tidak baik. Tapi mau bagaimana lagi, Za, aku juga butuh keadilan."

Fiza mengangguk tanda mengerti. "Lalu setelah ini? Rencana apa lagi yang akan anda lakukan?"

"Hari ini kita akan keliling melihat kondisi yang terjadi di beberapa tempat. Sekalian kita akan menaruh benda yang kita beli semalam."

"Baik, Tuan."

"Ya sudah, Za, mending sekarang kita mandi yuk?"

Fiza mengangguk. Dengan tubuh tanpa busana, keduanya bangkit dari kasur, lalu segera keluar kamar menuju kamar mandi.

####

"Nggak jualan lagi, Gar?" tanya seorang Tetangga saat Tegar keluar rumah sambil menuntun motornya.

"Libur dulu, Bu," jawab Tegar, lalu dia menyalakan mesin motor tersebut.

"Sayang banget, Gar. Padahal banyak yang nyariin tuh," balas si Ibu sambil menjemur pakaian. "Mau kencan ya?"

Tegar sontak tersenyum. "Mau main, Bu," jawabnya sambil cengengesan.

"Mau kencan juga nggak apa-apa, nggak ada yang marahin kamu."

Tegar kembali tersenyum. "Saya berangkat dulu, Bu, tolong nitip rumah ya?"

Setelah tetangga mengiyakan, anak muda itu pun tak lama kemudian melajukan motornya. Tetangga tersebut menatap kepergian Tegar dengan perasaan yang cukup campur aduk.

"Ibu lihat apaan, Bu?" Suara suami dari wanita itu sedikit mengejutkannnya.

"Itu, tadi, lihat si Tegar," jawab si Ibu. "Kasihan dia."

Sang hanya menganggukkan kepalanya beberapa kali, lalu dia kembali masuk setelah tadi menaruh sampah pada tempatnya.

Tegar melajukan motornya dengan kecepatan sedang. Meski dia sangat penasaran dengan keadaan satu tempat yang sedang dia tuju, namun Tegar memilih tidak terburu-buru. Tegar yakin kalau tempat tersebut saat ini sedang terjadi kegemparan.

Prediksi Tegar memang tak meleset. Begitu anak muda itu sampai di tempat tujuan, Tegar menyaksikan banyak orang dari berbagai kalangan mendatangi tempat tersebut.

Tegar memanfaatkan keadaan tersebut untuk masuk ke dalam, agar dia bisa mendapat informasi lebih dari efek video yang dia unggah beberapa jam yang lalu.

Mata Tegar berkeliling, memperhatikan sekitar tempat dia berada. Namun saat langkah kaki anak muda itu mendengar sebuah keributan, Tegar langsung mengarahkan langkah kakinya menuju tempat yang letaknya kurang dari sepuluh meter.

"Saya pikir dengan biaya yang mahal, saya bisa tenang menyekolahkan anak saya di sini

Tapi nyatanya apa? Justru para guru di sekolah ini, lebih memuliakan anak penguasa daripada siswa dari keluarga yang ekonominya pas-pasan. Apa itu tidak biadab!"

Tegar nampak tersenyum begitu mendengar luapan kekesalan salah satu orang tua siswa, yang kemungkinan jadi korban perundungan juga.

Ya, Tegar saat ini berada di sebelah sekolah elit, tempat Vino menunjukan kekuasaan sebagai seorang anak dari orang yang paling ditakuti.

Selain Video Pak Suryo, seorang polisi yang menerima uang suap dari Gunawan, Tegar juga mengunggah video perundungan dengan tersangka anak laki-laki Gunawan dan dua teman sekolah anak itu.

Tegar bahkan sengaja tidak menyamarkan wajah pelaku atau korban biar masyarakat bisa tahu, bagaimana kelakuan anak dari pria yang namanya sangat berpengaruh.

"Apa alasan kalian membiarkan para pembully itu bebas berkeliaran, hah! Apa kalian takut karena orang tua mereka, iya?"

Beberapa guru yang menghadapi amarah para wali murid hanya bisa terdiam. Mereka sudah berkelit dan berusaha membela diri sejak beberapa waktu yang lalu, tapi tetap saja, mereka kalah beradu argumen dengan para orang tua siswa yang sudah terlanjur marah sama para guru.

"Kalian tuh dibayar oleh kami, para wali murid, selain untuk mendidik anak kami, juga menjadi pelindung anak-anak selama masih berada di lingkungan sekolah. Tapi apa yang kalian lakukan? Kalian dengan senang hati menerima uang kami, tapi kalian berat sebelah dalam melindungi anak-anak kami, apa itu hasil pendidikan kalian sebelum jadi guru!"

Tegar yang sedari tadi hanya menyimak, sempat menggelengkan kepalanya beberapa kali, menyaksikan para wali murid bergantian melampiaskan amarah mereka.

"Sekarang, kami minta, tunjukan anak-anak pembully itu! Jangan dilindungi terus oleh kalian!"

"Maaf, Bapak dan Ibu sekalian, seperti yang saya katakan tadi, anak-anak itu saat ini tidak busa hadir di sekolah. Kami pun sudah mencoba menghubungi mereka serta para orang tuanya,tapi kami sama sekali tidak mendapat respon dari mereka," ujar seorag guru.

"Ah, paling cuma alasan doang," celetuk salah satu orang tua murid. "Pasti kalian sebenarnya tidak memanggil mereka karena kalian tahu, mereka siapa."

Terkaan orang tua tersebut memang tidak sepenuhnya salah. Ketiga tersangka kasus pembullyan memang berasal dari keluarga yang sangat terpandang.

Namun ketiga anak itu juga tak lepas dari kemarahan orang tuanya. Di kediaman masing-masing, mereka juga sedang disidang karena perbuatannya.

"Jadi yang benar yang mana, Vino? Kamu yang dibully atau kamu yang membully?" dengan wajah dingin tapi terlihat menakutkan, Gunawan menatap anaknya yang tertunduk di atas kasur.

Sebelum meminta penjelasan dari anak laki-lakinya, Gunawan sebenarnya tadi sedang dilanda rasa gelisah saat mendapatkan pertanyaan yang sulit dari istrinya.

Gunawan tidak menyangka, pembahasannya dengan Suryo mengenai Mutia Maharani juga turut terekspos. Hal itu menjadi penyebab Gunawan memutar otak lebih cepat, untuk memberi jawaban yang tepat kepada istrinya.

Begitu mendengar anak laki-laki yang katanya sudah terbangun dari mulut asisten rumah tangga, Gunawan menggunakan kesempatan itu untuk menghindari pertanyaan sang istri.

"Katakan, VINO!" Bentak Gunawan dengan suara yang sangat menggelegar, membuat sang anak tersentak dan semakin takut.

"Sejak kapan kamu menjadi anak senakal itu, hah! Sejak kapan? Jawab!" Amarah Gunawan benar-benar sudah berada di ubun-ubun kepala.

"Jawab, Vino! Sejak kapan kamu jadi senakal itu! Atau kamu ingin Papi pukul? Iya!"

"Sejak Papi sering menyuruh anak buah Papi untuk memberi pelajaran pada orang-orang yang menantang Papi."

"Apa!" Seketika Gunawan tercengang mendengar jawaban dari anaknya.

1
Apriyanti
lanjut thor
Apriyanti
kebongkar jg kan
lanjut thor
Roewina
udah ada yg jual pa blm ya Thor 🤔jadi pingin punya kotak ajaib kek gitu , kek kantong ajaibnya Doraemon🤭
Roewina
idenya author keren 👍 beda dari yg lain lanjut thor
Roewina
kek nya seru nih ceritanya 🤔
Cha Sumuk
ceritanya bagus tp ilfil bc kata2 benih di masukin thor hihh bikin merinding bc nya
Apriyanti
makin seru ni klo ada demo besar²an,, lanjut thor
Was pray
ya tetap punya kekasih manusia tegar....ya selama masih muda sih nggak masalah hidup sendiri,tapi tetap butuh membangun rumah tangga ke depannya itu berarti manusia normal, karena pernikahan nggak cuma urusan melepas kebutuhan biologis doang tapi juga meneruskan garis keturunan
Apriyanti
lanjut thor 🙏💪😘
tina
lanjut kak
Apriyanti
lanjut thor
Dirman Ha
ig Fu jb bbk jnji
Dirman Ha
ig Fu jb vi
Dirman Ha
ig dy uu Fu h gi
Dirman Ha
ig gh h gh j bbk
Dirman Ha
ig dy gi jb bp
Dirman Ha
if dy yg hj knp
Dirman Ha
ig dy hj onn bbk p
Dirman Ha
ig dy hj knp
Apriyanti
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!