NovelToon NovelToon
Di Nikahi CEO Berondong Tua

Di Nikahi CEO Berondong Tua

Status: tamat
Genre:Berondong / Cintamanis / CEO / Playboy / Beda Usia / Office Romance / Tamat
Popularitas:123.4k
Nilai: 5
Nama Author: Buna_Ama

Bagaimana perasaan mu jika atasan mu tiba-tiba mengajak mu menikah ?
Syok tentu nya , hal itu juga dirasakan oleh wanita cantik bernama Renjana Ayudhisa atau yang biasa dipanggil Echa .

"Ayolah Cha , menikahlah denganku .. akan ku limpahi hidupmu dengan kekayaan ku" - Pandu Aksara Malik

"Daripada menikah dengan anda lebih baik saya menjadi perawan tua "- Renjana Ayudhisa


Bagaimana kisah kehidupan keduanya ? Lika-liku apa yang harus mereka hadapi ?



Simak kelanjutan ceritanya ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna_Ama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28 . Soal Anak

Setelah menyelesaikan makan siang nya , mereka bergegas menuju panti asuhan Kasih Bunda . Tak lupa Pandu membawakan makanan pesanan calon istrinya yang akan dibagikan pada anak-anak panti .

Senyum terus mengembang diwajah cantik Echa , Pandu bisa merasakan rona kebahagiaan yang Echa pancarkan .

"Senang banget seperti nya ?" ujar Pandu seraya melirik menatap Echa

"Iya mas , Echa udah gak sabar banget ketemu anak-anak sama bunda . Gimana kabar mereka ya ? Echa harap semua nya sehat dan baik-baik aja ". Ucap Echa penuh harap

"Aamiin , insya Allah semuanya sehat wal Afiat ". sahut Pandu

"Mas tau gak , terakhir kali saat Echa mengunjungi panti , waktu itu ketika Echa mau pulang Echa nemu bayi didepan pintu panti ..." Ujar Echa bercerita

"Oh ya ? Kasihan sekali bayi nya .."

"Iya mas , Padahal bayinya lucu dan tampan . Echa aja pengen bawa pulang itu bawa biar bisa Echa rawat ".

"Besok kita rawat bayi kita sama-sama ,hm?"

"Bol- eh tunggu tadi mas Pandu bilang apa ?" Ucap nya mengulangi perkataan Pandu .

"Katanya kamu pengen rawat bayi , ya besok kita rawat bayi-bayi kita sama-sama ". Kata Pandu seraya membelokkan mobilnya ke parkiran toko mainan dan perlengkapan bayi .

"Maksud mas Pandu bayi-bayi ? Berarti lebih dari satu dong ?" Sahut Echa

"Iya , kita nanti buat banyak bayi biar rame rumah nya . Mas juga suka sama anak kecil , bukankah perpaduan yang serasi ? Ayahnya suka anak kecil dan ibu nya penyayang . Mas jadi bayangin sebahagia apa keluarga kita nanti ". Tutur Pandu dengan lugas

Echa mengedipkan matanya berkali-kali mendengar penuturan Pandu . Apa iya jika pernikahan mereka nanti akan langgeng sampai tua ? Sedangkan ada perjanjian pra nikah yang sudah mereka sepakati dan tanda tangani .

Pandu yang melihat ekspresi Echa hanya bisa terkekeh gemas seraya mengacak-acak rambut puncak kepala calon istri nya itu .

"Sudah jangan pikirkan sama sana dulu , yang terpenting jalani saja sebagai mana mesti nya . Mas yakin semua nya akan sesuai dengan apa yang kita mau , sekarang ayo kita turun .." ucap Pandu membuyarkan lamunan Echa .

"T-tapi mas ..."

Belum selesai Echa berbicara Pandu sudah lebih dulu turun dan masuk kedalam toko meninggalkan dirinya yang masih terpaku mencerna ucapan pria itu .

Echa menghela nafas panjang dan segera turun menyusul Pandu masuk kedalam toko .

"Mas ..." panggil Echa saat melihat Pandu sedang memilah-milah mainan untuk anak laki-laki .

"Sayang , kamu yang pilih saja mainan . Kamu yang lebih tau mana selera untuk anak-anak ". Titah Pandu

Echa mengangguk dan segera memilih beberapa mainan untuk anak laki-laki dan perempuan . Sedang Pandu berkeliling mengitari toko untuk mencari perlengkapan bayi .

"Sayang ..." panggil Pandu , dan Echa bergegas mendekati calon suami nya .

"Kenapa mas ?" tanya Echa .

"Coba lihat , ini lucu sekali ..." ucap Pandu seraya mengangkat sebuah baju bayi berbentuk kelinci lengkap dengan topi nya .

"Iya mas ini lucu sekali , boleh Echa beliin ini buat Sandra sama Zayn mas ?" ujar Echa meminta izin .

"Belikan sayang .. sekalian mau nyicil buat anak kita nanti juga gapapa ". Seloroh pria itu

"Apa sih mas ? Kalo kata orang tua dulu pamali . Gak boleh beli baju bayi sebelum acara tujuh bulanan ". Tukas Echa seraya memasukan baju bayi itu pada troli belanja lalu berjalan menuju kasir meninggalkan Pandu .

Pandu mengikutinya dari belakang ."Ini sudah zaman modern sayang , kamu masih percaya dengan hal begitu ?" cetus Pandu tak habis pikir . Dizaman yang serba canggih seperti ini calon istrinya masih saja percaya dengan hal-hal tabu seperti itu .

Echa mengangguk pelan .

"Totalnya 3 juta lima ratus mbak , mau cash atau debit ?" tanya kasir menyela pembicaraan kedua nya .

Segera Pandu mengeluarkan kartu debit nya dan menyerahkan pada kasir .

"Mas tunggu diluar .." ujar Pandu kemudian berlalu keluar dari toko tersebut .

"Ini kartu debitnya dan ini belanjaannya , terimakasih sudah berbelanja ditoko kami". Ucap kasir seraya menangkupkan kedua tangannya didepan dada sebagai tanda terimakasih .

"Sama-sama mbak ". Jawab Echa sopan , kemudian ia segera keluar dan menyusul Pandu .

Dilihatnya sang calon suami sedang merokok seraya menyandarkan punggungnya pada pintu mobil .

Echa menghela nafas kasar dan langsung mendekati nya . Melihat Echa berjalan kearahnya Pandu segera mematikan puntung rokoknya dengan cara menginjak nya dengan sepatu .

"Udah sayang ?" tanya Pandu seraya merebut belanjaan yang Echa bawa dan memasukkannya dibagasi mobil .

"Mas .."

"Ya sayang ?"

"Bisa gak kalo lagi sama Echa jangan merokok , Echa gak suka pria yang suka merokok ". Pinta Echa

"Mas usahakan , tapi mas gak bisa janji ". Sahut Pandu santai .

"Cuma pas lagi sama Echa aja kok , kalo mas sama Asisten Gara atau pun teman mas yang lainnya silahkan merokok . Mas gak sayang sama paru-paru nya mas ?" ujar Echa sembari masuk kedalam mobil .

Pandu juga ikut masuk dan membantu memasangkan seatbelt memilik Echa .

"Mas lebih sayang sama kamu Cha ..." Ucap Pandu tepat diwajah Echa seraya tersenyum tipis . Bahkan Echa bisa merasakan sisa-sisa bau rokok menguar dari mulut Pandu .

bluushh ...

Pipi Echa memerah mendengar rayuan buaya yang terlontar dari bibir sexy Pandu . Ia sampai memalingkan wajah nya karena takut Pandu akan melihat wajah nya yang sudah memerah seperti kepiting rebus . Tapi diluar dugaan Echa , Pandu malah semakin menggoda nya dan dengan berani mengecup bibir Cherry miliknya .

Pandu tertawa gemas melihat ekspresi wajah Echa yang salah tingkah . Ia pun segera kembali duduk dikursi kemudi dan segera memasang seatbelt milik nya .

Perlahan mobil yang Pandu kendarai melaju meninggalkan parkiran toko mainan .

"Sayang ..." panggil Pandu lembut tapi tak gubris oleh Echa .

Wanita itu sibuk menetralkan degub jantung nya yang berdetak kencang karena tingkah calon suami nya itu .

"Sayang boleh mas tanya sesuatu?" ucap Pandu seraya menarik tangan Echa dan menautkannya pada jemari besar nya .

"Kalo kita nikah nanti , kamu mau punya anak cowok atau cewek ?" imbuh nya .

Echa menoleh menatap Pandu ."Kenapa mas Pandu tanya begitu ?"

"Gak apa-apa mas cuma tanya saja . Kalau mas pengen anak laki-laki ". Kata Pandu

"Kenapa kebanyakan pria menginginkan anak laki-laki ?" tanya Echa

"Gak juga , banyak pria juga menginginkan anak perempuan . Hanya saja mas pengen anak laki-laki karena nanti dia akan menjadi penerus sekaligus pewaris keluarga Malik . Kalau sayang mau nya apa ?"

"Echa mau anak kembar mas .." sahutnya

"Kembar ? Tapi dari kita tidak ada gen keturunan kembar ". Ujar Pandu

"Tak masalah , Bukan kah punya anak kembar suatu keberkahan ?" Ucap Echa

Pandu menganggukkan kepala nya setuju dengan ucapan Echa . "Baiklah , besok kita bikin anak kembar yang banyak . Setuju ?"

.

.

.

Haii , jangan lupa tinggalkan jejak like dan komen ... Terimakasih 🌹♥️

1
Dahyun Mood Vlogger
thorr lanjutannya mana ini udah tahun 2026 lohhh
mety
jauh banget beda merica ma gula....kaloa garem mah boleh lah ngak bisa bedain
Nurmiati Aruan
lanjut kak othor
Nurmiati Aruan
eh bang Pandu nakal
Nurmiati Aruan
astaga...bertapa😂
Nurmiati Aruan
enak donk Cha...dikasih kartu loh
Nurmiati Aruan
hayo loh... di tantang loh Echa
Nurmiati Aruan
astaga kok jadi ikut sedih😭
Nurmiati Aruan
ampun deh....sama somplak nya
Nurmiati Aruan
ahh bang Bagas.... ngelawak 😀
Nurmiati Aruan
ruangan CEO gak punya kamar mandi sendiri toh...
tiacha
buna ceritanya ga dilanjutkan????
𝔪𝔞𝔯𝔴𝔞𝔥
kok ga belum ada lanjutan nya tor
ⓚⓐⓗف
waduh pandu, sabar
ⓚⓐⓗف
mewah mewah ya mas kawin di halluuee
𝔪𝔞𝔯𝔴𝔞𝔥
lalu ayah kandung echa mitha saha?
tiacha
lanjut dong buna
Azlina85
Lohhhhhhhh habis????
Asih Sudarsih
Luar biasa
Asih Sudarsih
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!