Kehidupan Aby berubah ketika dia bertemu dengan seorang gadis yang bernama Rebecca Daud Willie, gadis yang sangat cantik, yang tak lain adalah putri dari mantan kekasih Doni, yang tak lain adalah Ayah Aby sendiri.
Dan bagaimana kisa cinta Abdy?...
pemuda playBoy, kocak yang suka membuat seluruh anggota keluarganya tertawa dengan semua tingkah konyolnya.
Aby dan Abdy mereka berdua adalah putra-putra Dari sepasang suami istri yang benama Nabila dan Doni Atmaja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps. 27
"Terimah kasih banyak Aby kamu memang orang yang sangat baik."
"Sama -sama," Ucap Aby sambil tersenyum.
Setelah sampai di indonesia, mereka berempat turun dari pesawat. Aby mengajak Becca tinggal di Apartmensnya untuk sementara waktu. Sementara Abdy mengantar Lisa pulang ke rumahnya.
"Baik lah bos, mobil kita sudah tiba, aku akan mengantar Lisa pulang ke rumahnya setelah itu aku akan langsung pulang ke rumah." Berkata pada Aby.
"Baik lah, aku akan mengajak Becca ke Apartmensku,besok aku akan menemaninya mencari Apartmens yang akan dia tempati selama dia berada di indonesia."
"Baik lah, bos sampai jumpa nanti."
Abdy pun mengajak Lisa masuk ke dalam mobilnya.
"Ayo." Ajak Abdy.
"Ayo."
Setelah kepergian Abdy, Aby pun mengajak Becca masuk ke dalam mobilny, Aby lalu berkata.
"Ayo kita pulang."
Becca hanya tersenyum menangapi ucapan Aby.
Setelah sampai di depan pintu kamar Apartmens Aby, Becca lalu bertanya pada Aby.
"Kamu tinggal seorang diri di sini?."
"Iya, aku tinggal seorang diri,kenapa?,apa kamu ingin menemaniku tinggal di sini." Goda Aby pada Becca.
"Apaan sih," Ucap Becca malu -malu.
"Kenapa apa kamu mau?."
"Apa di sini mengisinkan?,menetap se atap tampa ada ikatan apapun?."
"Tidak,di sini kami mengharamkan seseorang hidup bersama tampa ada ikatan apapun."
"Lalu kenapa kamu mengajakku tinggal bersama denganmu?."
Pertanyaan Becca membuat Aby merasa bingun sendiri,Aby tersenyum sendiri menangapi ucapan Becca.
"Sudahlah kamu lupakan saja apa yang baru saja aku katakan," Ucap Aby menglihkan pembicaraan.
Mendengar ucapan Aby, Becca tersenyum sendiri, lalu berkata dalam hati.
"Aby,Aby,kamu sampai tak bisa menjawab pertanyaan kamu sendiri, tapi aku salut padamu, kamu tak mengenalku tapi berani mengajakku masuk ke dalam Apartmensmu bahkan kamu menawariku untuk tinggal bersama denganmu,kamu itu pemuda yang sangat baik."
Setelah mempersilahkan Becca masuk,Aby kemudian membawa Becca ke kamar yang akan Becca tempati menginap.
"Ini kamar kamu, itu dapurnya, jika kamu menginginkan sesuatu kamu bisa datang ke kamarku." Aby menjelaskan.
"Oky, terimah kasih."
"Ngak usah sungkan anggap saja rumah sendiri." Berkata sedikit lembut.
" Baik lah, aku masuk dulu."
Setelah Becca masuk ke dalam kamar, Aby pun berjalan menuju kamarnya, sesampai di dalam kamar Aby menhubungi Abdy.
"Kamu sudah sampai di rumah?,"
"Baru saja nyampai bos," Ucap Abdy dari balik telpon.
"Baik lah,besok kamu datang ke Apartmensku, aku menunggumu."
Setelah mengucapkan kalimat terakhirnya,Aby langsung memutuskan sambungan telponnya secara sepihak.Abdy yang masih ingin bicara pun merasa terabaikan.
"Bos ini, seenaknya saja menyuruh aku, aku belum sempat bicara sambungan telpon sudah di matikan, emang benar -benar,bos ini saudara aku apa bukan sih?,main suruh seenaknya saja." Umpat kesal Abdy.
Setelah selesai mengumpat, Abdy melihat sekeliling rumahnya yang sedikit gelap cuman beberapa lampu yang menyala. Abdy sampai di rumahnya hampir jam 2 subuh.
"Mungkin Mama,Papa sudah tidur,aku tak usah membangunkan mereka," Ucap Abdy.
Abdy pun berjalan naik ke lantai atas di mana letak kamarnya berada. Sesampai di dalam kamar Abdy menangalkan semua pakaiannya lalu berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersikan diri, selesai membersikan diri, Abdy mengenakan pakaian tidurnya,lalu berjalan naik ke atas tempat tidurnya,tidak butuh lama kini Abdy sudah berdamai dengan mimpinya.