NovelToon NovelToon
Lamaran Yang Bukan Untukku

Lamaran Yang Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami / Konglomerat berpura-pura miskin / Balas Dendam
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sefin Eka Ramana Putri

Tujuh tahun Cynthia Dewi mencintai YB dengan seluruh hatinya. Namun di hari yang seharusnya menjadi bahagia bagi mereka berdua, YB justru melamar Karen — wanita yang selama ini selalu ia anggap adik. Cynthia melihat semuanya dengan mata kepalanya sendiri, dan hatinya hancur seketika. Di saat ia merasa sudah tak memiliki siapa pun, Aloy datang menolongnya. Ia bukan hanya teman lama, tetapi juga sosok yang menyimpan rahasia besar dari masa lalu Cynthia. Mampukah Cynthia membuktikan jati dirinya, membalaskan dendam, dan menemukan cinta sejatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sefin Eka Ramana Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27: Jejak-Jejak Kecurigaan yang Disusun Perlahan

Sejak hari itu, setiap kali Karen bersikap kasar, merendahkannya, atau menyuruhnya melakukan hal-hal berat seakan ia hanyalah pembantu di rumah itu, hati Cynthia semakin menguatkan tekadnya. Ia tidak akan membalas dengan kata-kata yang sama, melainkan dengan cara yang jauh lebih menyakitkan bagi Karen: menanamkan benih kecurigaan demi benih kecurigaan di antara Karen dan YB, hingga rasa cemburu itu tumbuh besar dan menghancurkan kebahagiaan yang selama ini dipamer-pamerkan kepadanya.

Dimulailah segala sesuatu secara perlahan dan hati-hati. YB yang biasanya pulang tepat waktu, kini sering terlihat pulang lebih telat — namun bukan karena urusan pekerjaan. Cynthia lah yang secara diam-diam mengatur segalanya, membuat YB seakan-akan pulang terlambat dan berada di luar tanpa penjelasan yang jelas. Dan setiap kali itu terjadi, sikap YB terhadap Karen perlahan terlihat berubah menjadi lebih dingin, lebih cuek, lebih banyak diam, dan jarang menyapa seperti dulu. Padahal perubahan itu bukan terjadi tanpa alasan — Cynthia lah yang selalu ada di samping YB, mengisi waktu luang pria itu, membuatnya lupa pada kewajibannya di rumah, tanpa Karen menyadari siapa yang sebenarnya berada di samping suaminya.

Suatu sore, saat YB meletakkan jas kerjanya di sandaran kursi, Karen tanpa sengaja meraba saku jas itu dan menemukan selembar kertas kecil yang terlipat rapi. Itu adalah struk pembelian berisi barang-barang khusus perempuan — sabun mandi beraroma lembut, losion, dan sepasang perhiasan kecil — yang sama sekali tidak pernah Karen terima maupun minta dari YB. Matanya membelalak tak percaya. Ia memeriksa tanggal dan jam pembelian itu, dan dadanya terasa sesak — pada saat itu YB seharusnya sudah selesai bekerja, bukan membeli barang-barang seperti itu untuk seseorang yang bukan dirinya. Karen meremas kertas itu di tangannya, napasnya memburu, namun ia menahan diri untuk tidak langsung menuduh. Ia ingin melihat apa lagi yang tersembunyi.

Dan sejak saat itulah, tanda-tanda lain mulai bermunculan, satu per satu, seakan berbaris mendatangi pandangan Karen. Kadang di kerah kemeja atau kemeja kerja YB, terlihat noda bekas bibir berwarna merah menyala — warna lipstik yang sama sekali tidak Karen pakai bahkan cynthia pun juga tidak memakai warna lipstik tersebut. Lalu ada bekas cupang di leher Yb yang tanpa sengaja terlihat oleh Karen. Dan Aroma tubuh YB pun berubah. Terkadang ia pulang membawa wangi parfum perempuan yang manis dan memikat, wangi yang bukan milik Karen, juga bukan milik Cynthia — sengaja diteteskan Cynthia di pakaian YB sebelum pria itu pulang ke rumah. Cynthia melakukan itu setiap kali mereka bertemu, setiap hari, tanpa lelah, tanpa bosan di luar rumah tanpa sepengetahuan Karen. Ia memastikan di rumah tersebut bahwa jejak-jejak itu selalu ada, selalu terlihat, dan selalu mengusik ketenangan hati Karen.

Setiap kali Karen menemukan tanda-tanda itu, wajahnya memerah menahan amarah, matanya menyala cemburu, dan ia akan melampiaskan kekesalannya kepada siapa pun — terutama kepada Cynthia. Namun Cynthia hanya diam, menunduk pura-pura tak tahu apa-apa, sementara di dalam hatinya terselip rasa puas yang manis. Setiap pertengkaran yang terjadi antara YB dan Karen adalah kemenangan kecil baginya. Dendam yang selama ini tertahan perlahan terbalaskan, sedikit demi sedikit, tanpa siapa pun menyadari siapa pelakunya.

"Siapa wanita itu, YB?!" bentak Karen suatu malam, suaranya bergetar menahan tangis. "Wangi apa ini di bajumu? Dan struk pembelian ini — untuk siapa barang-barang itu? Katakan padaku!"

YB terdiam, bingung sekaligus tak mengerti. Ia mencium bajunya, memeriksa noda di kerahnya, dan sungguh tak tahu harus menjawab apa. Dalam hatinya ia tahu satu hal — ia tidak pernah berselingkuh dengan wanita lain. Satu-satunya wanita yang ia temui di luar pernikahan ini hanyalah Cynthia. Namun bagaimana mungkin ia mengatakannya? Bagaimana mungkin ia mengakuinya? Maka ia hanya bisa menggeleng lemah, berusaha menenangkan istrinya.

"Aku tak tahu, Karen... aku sungguh tak tahu dari mana semua itu berasal. Percayalah, aku tidak menyembunyikan siapa pun," jawabnya pelan, namun jawaban itu justru membuat Karen semakin marah dan semakin yakin bahwa suaminya berbohong.

Hari-hari berlalu dengan ketegangan yang semakin tebal di udara. Kehamilan Karen pun mulai membesar, perutnya tampak jelas membuncit, dan tubuhnya terasa semakin berat. Di saat-saat seperti inilah ia justru sangat membutuhkan kehadiran, perhatian, dan kasih sayang YB sebagai suami dan calon ayah bagi anak yang dikandungnya. Namun justru di saat yang paling membutuhkan itu, Karen merasa semakin sendirian. YB seakan-akan semakin jauh, semakin sering terlambat pulang, dan semakin banyak rahasia.

Melihat keadaan itu, Cynthia menyusun rencana yang lebih tegas. Ia menyewa seorang wanita yang sama sekali tidak dikenal oleh siapa pun di lingkungan itu, dan menyusun pertemuan sedemikian rupa sehingga terlihat kebetulan.

Pada suatu sore yang cerah, saat Karen sedang duduk di beranda rumah sambil menunggu kedatangan YB, matanya tiba-tiba terpaku. Di dekat gerbang, YB berhenti sejenak — dan di sana, berdiri seorang wanita asing yang cantik dan berpakaian rapi. Wanita itu tidak hanya sekadar menyentuh lengan YB. Ia mendekat begitu dekat hingga tubuhnya hampir menyandar ke dada pria itu, tangannya naik menyentuh kerah baju YB seakan merapikannya, lalu jari-jarinya turun perlahan menyentuh pipi YB dengan lembut dan penuh keakraban. Kepala mereka berdua hampir bersandar, wajah wanita itu tersenyum manis sekali, bibirnya bergerak pelan berbisik sesuatu yang tak terdengar oleh Karen, namun dari caranya menatap dan tersenyum begitu mesra, siapa pun yang melihatnya pasti tak akan mengira mereka hanya sekadar kenalan.

Dan yang membuat jantung Karen terasa berhenti berdetak — YB tidak menolak. Ia tidak mundur, tidak menarik diri. Ia justru menatap wanita itu dengan senyum tipis yang lembut, kepalanya sedikit menunduk seakan mendengarkan setiap kata yang diucapkan, dan sesaat kemudian, tangannya sendiri terangkat dan menindih tangan wanita itu yang masih berada di pipinya.

Tangan Karen gemetar hebat memegang ponsel, napasnya tercekat di tenggorokan, dadanya sesak seakan ditindih batu berat. Darah terasa mendidih sekaligus membeku di pembuluhnya. Bukan sekadar cemburu — ia merasa dikhianati, dihancurkan tepat di depan matanya sendiri. Pertemuan itu begitu mesra, begitu akrab, begitu penuh kebiasaan yang terjalin lama, sehingga mustahil disebut kebetulan. Matanya memanas, pandangannya kabur oleh air mata, namun ia tak berkedip — ia memotret, menyimpan bukti itu dengan tangan yang gemetar tak terkendali, menyimpan rasa sakit yang menusuk tajam ke ulu hatinya.

Saat YB melangkah masuk ke rumah dengan wajah yang tenang seakan tak terjadi apa-apa, Karen berdiri menunggunya. Di tangannya, ponsel itu digenggam erat, menampilkan foto yang baru saja ia ambil. Matanya basah, namun tatapannya tajam dan penuh kepastian.

"Jangan berdalih lagi, YB," ucap Karen pelan namun tegas, suaranya bergetar menahan amarah yang meluap. "Aku sudah melihatnya sendiri. Dan ini baru permulaan. Sekarang jelaskan padaku — siapa wanita itu? Dan sejak kapan kau menyembunyikannya dariku?"

YB terpaku di tempatnya, tak menyangka bahwa pertemuan singkat itu ternyata dilihat dan direkam oleh istrinya. Ia membuka mulutnya hendak menjelaskan, namun kata-kata terasa tertahan di kerongkongan. Ia sendiri pun tak begitu mengenal wanita itu, tak tahu siapa yang mengutusnya, dan tak mengerti mengapa semua ini seakan-akan diatur agar terlihat seolah-olah ia benar-benar berselingkuh. Namun bagaimana ia membuktikan ketidaksalahannya, sementara bukti di depan mata istrinya terlihat begitu nyata?

1
Dokkan Battle
YB? REZA ARAP?
Sefin Eka Ramana Putri: yabss..betul kak.😊
total 1 replies
Kartini Pertiwi
Kak, Bab 14 bikin hatiku ikut berdebar! 🥺 Momen Cynthia berdiri di depan gerbang rumah Keluarga Hutapea terasa begitu tegang. Aku penasaran siapa pemilik kalung sebenarnya dan apa yang akan terjadi setelah ini! Semangat terus menulisnya, Kak!
Dewi Fortuna
Kak, Bab 13 benar‑benar membuat hatiku bergetar! 🥺 Betapa terkejutnya Cynthia mengetahui bahwa ia putri kandung Keluarga Hutapea. Namun rasa bahagianya bercampur ketakutan. Aku sangat penasaran bagaimana pertemuannya dengan orang tua kandungnya nanti! Semangat terus menulisnya, Kak!
Rio
Kak, Bab 12 bikin hatiku berdebar‑debar! 🥺 Momen Cynthia menyerahkan buku harian dan foto bayi ke Aloy terasa begitu menyentuh. Semoga mereka segera menemukan jawaban tentang asal‑usul Cynthia! Semangat terus menulisnya, Kak!
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak sudah membaca dan memberi komentar di Bab 12, Rio! 🥰 Sangat senang kamu merasakan ketegangan dan harapan di momen itu. Akan ada petunjuk‑petunjuk baru selanjutnya, jangan lupa ikuti terus ceritanya ya! 💛
total 1 replies
yanti
bagus, q syukak dengan cerita nya. terima kasih author udah bikin cerita nya hidup kayak seolah olah q masuk ke dunia mereka. keren👍🥰😍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah suka ceritanya, Yanti! 🥳 Bahagia sekali mendengar ceritaku terasa hidup bagimu. Aku akan terus semangat berkarya, tunggu petualangan tokoh‑tokoh kita selanjutnya! 👍
total 1 replies
Ruchika Putri Onsu
Luar biasa sekali Bab 11! 🥰 Momen ketika Cynthia menyerahkan buku harian dan foto bayi kepada Aloy adalah langkah besar. Sekarang Aloy sudah tahu rahasia bahwa Cynthia diambil dari Rumah Sakit Pertamina. Apa yang akan mereka lakukan selanjutnya? Jangan lewatkan kelanjutan ceritanya! Semangat terus author! 💖✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas komentar bagusnya, Ruchika! 🥰 Benar sekali, momen itu menjadi langkah penting bagi Aloy. Tunggu kelanjutan rahasia‑rahasia berikutnya ya! Jangan lupa terus ikuti ceritanya sampai selesai ya.
total 1 replies
Devi Permata Sari
Bacanya ikut terasa berat di hati 😢 Pertanyaan-pertanyaan Cynthia itu sungguh masuk akal — mengapa tidak ada satu pun jejak masa kecilnya? Mengapa dia diperlakukan begitu berbeda? Ada rahasia besar yang ditutupi rapat-rapat di rumah ini, dan Cynthia mulai mendekati kebenarannya! Kakak hebat sekali membangun suasananya, bikin kami ikut deg-degan menanti apa yang akan terungkap di gudang tua itu! Semangat Kak, teruslah menulis! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Devi atas komentar yang sangat menyentuh hati! 🥰 Saya senang Kakak bisa ikut merasakan beban di hati Cynthia dan merasakan keraguan‑keraguannya. Benar sekali, ada rahasia besar yang tersembunyi, dan gudang tua itu menjadi awal langkah Cynthia mendekati kebenaran! Terima kasih sudah mendukung, jangan lewatkan kelanjutan kisahnya ya! 💖✨
total 1 replies
Devi Permata Sari
⭐⭐⭐⭐⭐ Sungguh karya yang luar biasa indah dan menyentuh hati! "Lamaran yang Bukan untukku" bukan sekadar cerita biasa, melainkan perjalanan perjuangan, kesetiaan, dan keadilan yang begitu nyata. Kakak menuliskan setiap perasaan tokohnya dengan begitu mendalam, seakan kami ikut merasakannya sendiri — dari luka masa kecil, pengkhianatan, hingga harapan untuk mendapatkan kebenaran. Alurnya rapi, penuh kejutan, dan tidak pernah membosankan! Kepada siapa pun yang mampir ke sini, jangan lewatkan! Bacalah dari bab pertama dan ikuti terus sampai tamat/endingnya, kalian pasti tidak akan menyesal! Terima kasih Kakak sudah menulis kisah seindah ini, semangat terus sampai bab terakhir! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah memberikan apresiasi yang begitu bagus, Devi! 💖 Betul, aku ingin menghadirkan perasaan‑perasaan nyata dari para tokoh. Masih banyak kejutan yang akan datang, semoga kamu tetap setia mengikuti ceritanya sampai tamat! 💪
total 1 replies
Ridho Yanuar
Luar biasa Kak! 💔 Bab 9 ini bikin benar-benar paham betapa beratnya masa kecil Cynthia. Perlakuan yang berbeda begitu tajam... tidak adil sekali! Tulisan Kakak begitu hidup, seakan aku ikut melihat semuanya. Semangat terus menulisnya Kak, aku tidak sabar menanti saat Cynthia akhirnya membuktikan siapa dirinya yang sebenarnya! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Ridho atas komentar yang menyentuh hati! 🥰 Saya senang Kakak bisa merasakan betapa berat masa kecil Cynthia dan ketidakadilan yang ia alami. Benar, perjalanan Cynthia untuk membuktikan jati dirinya masih panjang dan penuh rintangan! Terima kasih sudah mendukung, terus ikuti kelanjutan ceritanya ya! 💖✨
total 1 replies
Mbak Suryati
aku suka sama cerita nya. begitu menyentuh hati. semangat buat Cynthia untuk membalikkan keadaan nya. dan untuk yb gemes aku dengan yb. ada laki laki di dunia nyata kayak begitu ingin rasanya kujambak. buat authornya keren.! 👍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih dukungannya, Mbak Suryati! 😆 Betul, Reza sering banget bikin pembaca gemes. Aku akan terus semangat menulis perjuangan Cynthia. Jangan lewatkan bab‑bab selanjutnya ya! 👍
total 1 replies
Rio
Karya yang sungguh luar biasa! 💎 'Lamaran yang Bukan untukku' menyentuh hati dari baris pertama. Perjuangan, kesetiaan, cinta yang diabaikan — semua terasa begitu nyata. Setiap bab ditulis dengan sepenuh hati, alurnya mengalir indah, penuh ketegangan sekaligus kehangatan. Kepada siapa pun yang mampir ke sini, jangan lewatkan! Bacalah dari awal dan ikuti terus sampai tamat, ini kisah yang tak akan kalian lupakan! Semangat terus menulisnya Kak! Terima kasih! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih apresiasinya, Rio! 💖 Senang sekali alur ceritaku bisa terasa mengalir dan penuh ketegangan bagimu. Masih banyak kejutan yang akan datang, semoga kamu tetap setia membaca sampai akhir! 💪
total 1 replies
Aldebaran Putra Alfahri
Sungguh tulisan yang menyentuh hati! ❤️ Bagian ini bikin aku ikut bertanya-tanya bersama Cynthia — mengapa Aloy terasa begitu berbeda saat serius? Ada kekuatan dan keagungan yang tersembunyi di dirinya... Kakak menuliskannya begitu indah, seakan aku ikut berada di sana! Ceritanya makin menarik dan penuh misteri! Semangat terus menulisnya Kak, aku tidak sabar menanti kelanjutannya! 🙏✨
Sefin Eka Ramana Putri: Wah terima kasih banyak Kak Aldebaran atas apresiasinya! 🥰 Saya sangat senang tulisan ini bisa membuat Kakak seolah‑olah ikut berada di dalam cerita. Aloy memang punya sisi tersembunyi yang akan muncul nanti. Jangan lupa ikuti bab‑bab selanjutnya ya! Semangat membaca! 💖✨
total 1 replies
Aldebaran Putra Alfahri
Cerita yang luar biasa! 🌟 Penuh makna, menyentuh hati, dan tidak pernah membosankan! Kisah Cynthia mengajarkan kita untuk tidak menyerah pada keadilan. Alurnya tersusun rapi, setiap bab bikin penasaran! Sangat direkomendasikan untuk semua! Bacalah dari awal dan ikuti terus sampai tamat/endingnya, kalian tidak akan menyesal! Penulisnya hebat sekali! Semangat terus Kak! Terima kasih atas karya yang berharga ini! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas ulasan bintang lima yang sangat indah, Aldebaran! 🥰 Sangat senang kamu merasakan makna di balik kisah Cynthia. Aku akan terus berusaha menyusun alur dengan rapi, semoga bisa tetap membuat penasaran sampai bab akhir! Semangat juga untukmu! 💛🙏
total 1 replies
Renn Anti Hero
Wah, luar biasa Kak! 🥺 Bab 7 ini bikin makin penasaran sekali! Cara Kakak menggambarkan perasaan Cynthia yang mulai menyadari sesuatu tentang Aloy begitu indah dan terasa nyata... Setiap kalimatnya bikin ikut merasakan kebingungan dan rasa ingin tahu Cynthia. Aura yang berbeda itu... ada sesuatu yang tersembunyi ya! Semakin ingin tahu kebenarannya! Semangat terus Kak, ceritamu sungguh luar biasa! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas komentar yang sangat menyentuh hati Kak Renn! 🥰 Saya sangat senang Kakak bisa merasakan kebingungan Cynthia dan merasakan aura rahasia di antara dia dan Aloy. Benar sekali, masih ada banyak hal tersembunyi yang akan terungkap perlahan! Terima kasih sudah mendukung cerita ini, semoga Kakak terus menikmati kelanjutan kisahnya ya! 💖✨
total 1 replies
Renn Anti Hero
Sungguh karya yang luar biasa indah! ⭐⭐⭐⭐⭐ 'Lamaran yang Bukan untukku' bukan sekadar cerita, tapi perjalanan hati yang begitu nyata — tujuh tahun kesetiaan, pengorbanan, dan perjuangan membuktikan kebenaran. Setiap kalimat ditulis dengan tulus, alurnya rapi, penuh kejutan dan emosi yang bikin tidak bisa berhenti membaca! Bagi kalian yang mampir ke sini, wajib baca dari awal sampai tamat, kalian pasti ikut merasakan setiap detik perasaan tokohnya! Terima kasih Kak sudah menulis kisah seindah ini, semangat terus sampai bab terakhir! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih apresiasinya, Renn! 💖 Betul, aku ingin menyampaikan perasaan‑perasaan nyata dari para tokoh. Masih banyak kejutan dan emosi yang akan datang, semoga kamu tetap setia membaca sampai tamat! 💪
total 1 replies
Ruchika Putri Onsu
Cerita yang luar biasa! 🌟 Penuh makna, penuh emosi, dan tidak pernah membosankan! Kisah Cynthia mengajarkan kita bahwa keadilan akan datang pada waktunya, dan ketulusan tidak akan sia-sia selamanya. Alurnya mengalir indah, setiap bab bikin penasaran! Saya sangat menyarankan kalian semua untuk membaca dan mengikuti cerita ini sampai tamat, kalian tidak akan menyesal! Penulisnya luar biasa hebat! Semangat Kak! Teruslah berkarya! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah memberikan bintang 5 dan ulasan yang menyentuh hati, Ruchika! ✨ Betul, aku ingin menyampaikan pesan tentang keadilan dan ketulusan lewat kisah Cynthia. Masih banyak bab menarik yang akan datang, jangan lupa terus ikuti ceritanya ya! 💪
total 1 replies
Moreno Fathur rochman
Perih sekali membacanya... 💔 Tujuh tahun mencintai, memberikan segalanya, kesetiaan yang tak tergoyahkan — lalu dikatakan 'tidak pantas'? Dimana letak keadilannya? Cynthia tidak meminta banyak, hanya dihargai dan dilihat. Tapi justru dia yang dipinggirkan demi kebahagiaan orang lain. Tulisan Kakak begitu hidup, bikin ikut merasakan setiap luka di hatinya. Lanjutkan ya Kak, ceritanya luar biasa! 🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak atas perhatian dan perasaannya! 🥺❤️ Memang perih sekali melihat ketulusan bertahun-tahun diabaikan begitu saja... Semoga kisah Cynthia bisa menyentuh hati kalian semua. Tetap ikuti kelanjutannya ya, keadilan sedang menanti! 🙏✨
total 1 replies
Moreno Fathur rochman
"Lamaran yang Bukan untukku" — sungguh kisah yang menyayat hati! 💔
Tujuh tahun kesetiaan, tujuh tahun menunggu, namun pada akhirnya semua pengorbanan seakan tak pernah dilihat. Alurnya begitu menyentuh, setiap kalimat terasa hidup dan menusuk sampai ke hati. Cerita ini bukan sekadar kisah cinta, tapi tentang dihargai atau diabaikan, tentang berjuang lalu terluka. Kalau kalian mampir ke sini, jangan lewatkan untuk membacanya dari awal sampai akhir — kalian pasti akan ikut merasakan setiap perasaan tokohnya. Karya yang luar biasa indah dan berharga! Semangat terus menulisnya Kak! ❤️⭐⭐⭐⭐⭐
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Moreno! 🥺❤️ Pujian dari Kakak sungguh membuat mataku berkaca-kaca... Tujuh tahun memang bukan waktu yang singkat, dan aku ingin kisah Cynthia dirasakan sepenuh hati oleh kalian semua. Dukungan Kakak adalah semangat terbesarku untuk terus menulis sampai bab terakhir! Terima kasih sudah mampir dan merasakan kisahku! Tetap ikuti perjuangan Cynthia ya! 🙏✨❤️
total 1 replies
Dita Anggraini
Sakit sekali... 😭 Tujuh tahun bukan waktu yang singkat, tapi seolah semua pengorbanannya tidak pernah ada. Semua sibuk mendukung kebahagiaan mereka, tapi siapa yang akan menjaga kebahagiaan Cynthia? Kata-katanya begitu sederhana tapi menusuk sampai ke tulang. Ceritanya luar biasa, bikin tidak sabar kelanjutannya! ⭐
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Dita! 🥺❤️ Benar sekali, tujuh tahun bukan waktu yang singkat... Sakit sekali melihat pengorbanan yang tidak dihargai. Tapi jangan khawatir, perjuangan Cynthia belum selesai! Tetap ikuti kelanjutannya ya, keadilan akan datang! 🙏✨
total 1 replies
Dita Anggraini
"Sungguh karya yang luar biasa indah! Ceritanya menyentuh hati, penuh makna, dan setiap kata yang ditulis terasa begitu tulus. Tidak pernah membosankan, justru semakin dibaca semakin ingin tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Teruslah berkarya, tulisanmu sangat berharga! ⭐⭐⭐⭐⭐"
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Dita! 🥰⭐ Sungguh pujian yang membuat hatiku hangat! Aku selalu berusaha menulis dengan tulus dari lubuk hati terdalam. Dukungan Kakak membuatku makin semangat menjaga ceritanya tetap indah sampai bab terakhir! 💖✨
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!