NovelToon NovelToon
Suami Cupu Kakak Ku Ternyata Mafia

Suami Cupu Kakak Ku Ternyata Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mafia / Diam-Diam Cinta
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Hazella Adeline, atau Hazel, adalah gadis 19 tahun yang dikenal sebagai bad girl. Meski keras kepala dan berani, Hazel sebenarnya memiliki hati yang sangat baik. Saat pindah sekolah, Hazel harus tinggal di rumah kakaknya, Cateline, yang ternyata sudah menikah selama dua tahun dengan seorang pria bernama Sagara. Namun, Sagara jauh dari bayangan Hazel tentang seorang suami. Ia terlihat penakut, mudah menangis, selalu mengalah, dan sering menjadi sasaran amarah Cateline. Hazel pun selalu membelanya hingga tanpa sadar mulai menyukai pria itu. Hazel tahu perasaannya salah karena Sagara adalah suami kakaknya. Ia berusaha menahannya. Hingga sebuah rahasia perlahan terbongkar. Sagara ternyata mengalami amnesia dan tidak mengingat siapa dirinya sebelum kecelakaan. Tak ada yang tahu bahwa sebelum kehilangan ingatan, Sagara adalah mafia paling kejam sekaligus salah satu pria terkaya di dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

Hazel berbaring diam di atas ranjang VIP yang empuk. Setelah Arlend keluar sejenak untuk memanggil tim medis dan mengurus keamanan ruangan, suasana kamar rawat itu mendadak hening.

Hazel memiringkan kepalanya sedikit, menatap langit-langit kamar rumah sakit yang putih bersih. Perlahan, gumpalan rasa lemah dan tangis di matanya menguap habis. Sudut bibir rampingnya bertolak ke atas, membentuk sebuah senyuman miring yang teramat licik, dingin, dan penuh kemenangan.

Tak disangka, bukan? Bahwa ternyata rencanaku untuk menghancurkanmu akan menjadi sangat mudah, Cateline... bisik Hazel di dalam hatinya, tatapannya menyalang tajam memancarkan pendar kejahatan yang terselubung.

Selama ini, Hazel bukanlah gadis polos yang bertindak tanpa perhitungan. Sejak awal berada di mansion Adeline, matanya yang jeli sudah menangkap ketidakbiasaan pada sosok Sagara.

Jujur saja, saat memperhatikan Sagara dulu, Hazel sudah menyadari segalanya. Dari refleks tubuhnya yang begitu lincah saat menghindari bahaya, postur fisiknya yang tegap terlatih, hingga kilatan di balik mata cokelatnya yang memiliki ketajaman luar biasa meski berusaha ditutupi oleh kepolosan palsu akibat amnesia. Hazel tahu betul sejak awal bahwa Sagara bukanlah orang sembarangan atau pria biasa yang lemah.

Aku tidak sia-sia melindunginya selama ini, lanjut Hazel dalam hati dengan tawa dingin yang tertahan di tenggorokannya. Aku sengaja pasang badan, menahan cambukan, dan bertaruh nyawa untuk mengambil hatinya. Tapi... membayangkan bahwa dia ternyata adalah seorang Raja Mafia terbesar... ini bahkan jauh melampaui ekspektasi dan rencanaku.

Hazel memejamkan matanya sejenak, merasakan aliran darahnya yang berdesir hangat oleh rasa puas. Rasa sakit di punggungnya akibat cambukan kemarin tidak lagi terasa menyiksa, melainkan menjadi lambang kemenangan atas strategi briliannya. Kini, ia memiliki kartu truf tertinggi di tangannya cinta dan rasa bersalah yang mendalam dari seorang Arlend Kyren Victor.

Saat matanya kembali terbuka, iris matanya berkilat penuh dendam yang siap membakar habis seluruh musuhnya.

Sekarang giliranmu, Cateline... tekan Hazel dalam benaknya, senyuman liciknya kian melebar dan menakutkan. Kau, Helena, dan semua orang yang sudah menghancurkan hidupku serta menginjak-injak harga diriku... akan kubalas satu per satu tanpa sisa.

Suasana di dalam kamar rawat VIP terasa begitu hening saat malam makin melarut. Hanya ada suara deru lembut pendingin udara dan rintik hujan yang menghantam kaca jendela luar.

Pintu kamar terdorong pelan. Arlend melangkah masuk membawa sebuah nampan berisi bubur hangat dan segelas air putih. Pria tegap itu telah mengganti pakaian basahnya dengan kemeja hitam yang digulung rapi hingga ke siku. Aura dominasinya masih terasa pekat, namun cara matanya menatap Hazel begitu lembut penuh dengan kehangatan dan rasa bersalah yang belum sepenuhnya pudar.

Hazel yang sedang menyandarkan punggungnya pada tumpukan bantal langsung melirik pelan. Wajah cantiknya masih sedikit pucat, namun tatapan matanya sudah kembali tenang dan dalam.

"Kau harus makan," ujar Arlend lembut, memecah keheningan. Ia mendudukkan tubuhnya di kursi sebelah ranjang, meletakkan nampan di atas meja lipat, lalu menyendokkan sedikit bubur hangat. "Sedikit saja, Hazel. Supaya obatmu bisa masuk dan lukamu cepat membaik."

Hazel menatap sendok bubur yang diulurkan di hadapannya, lalu menggeleng pelan seraya memalingkan wajahnya sedikit. "Aku tidak lapar, Kak. Tidak perlu repot-repot."

"Hazel," tegur Arlend dengan nada memohon yang amat halus. "Satu suap saja. Kau baru melewati masa kritis, tubuhmu masih sangat lemah."

Hazel menghembuskan napas pelan. Ia menatap iris mata elang milik Arlend lurus-lurus, menyunggingkan senyum tipis yang sarat akan jarak dan kecanggangan yang disengaja.

"Terima kasih atas kebaikanmu, Kak... tapi sungguh, aku tidak ingin makan," ucap Hazel dengan suara lirih namun terdengar begitu formal. "Lagipula... Kakak tidak perlu merawatku sejauh ini. Kita ini tidak punya hubungan darah, dan Kakak... Kakak kan statusnya tetaplah iparku. Kakak adalah suami dari Kak Cateline."

Mendengar kata 'suami' dan 'ipar' keluar dari mulut Hazel, gerak tangan Arlend yang memegang sendok mendadak membeku di udara.

Dada Arlend serasa dihantam gelombang dingin yang menusuk. Wajah tampannya mengeras seketika, dan mata elangnya memancarkan pendar ketidaksukaan yang amat pekat atas label hubungan yang diucapkan gadis itu.

Arlend meletakkan kembali sendok itu ke dalam mangkuk dengan dentang halus. Ia memajukan tubuh tegapnya, menatap Hazel begitu dalam hingga mengikis jarak di antara mereka.

"Jangan pernah menyebutku sebagai iparmu lagi, Hazel," pangkas Arlend. Suaranya keluar begitu rendah, berat, dan sarat akan penekanan tegas yang tak terbantahkan.

Hazel menaikkan alisnya tipis, bersikap seolah terkejut dan bingung. "Tapi kenyataannya Kakak memang suami Kak Cateline, kan? Selama dua tahun ini kalian tinggal di mansion yang sama sebagai pasangan—"

"Tidak ada pernikahan," potong Arlend cepat, memotong ucapan Hazel sebelum gadis itu menyelesaikan kalimatnya.

Hazel terdiam, memasang raut wajah tak percaya.

Arlend meraih tangan halus Hazel, menggenggamnya erat-erat di dalam jemarinya yang hangat dan tegap.

"Tadi sore, Gideon sudah menyelidiki seluruh dokumen hukum dan sistem catatan sipil negara," lanjut Arlend dengan nada suara yang begitu dingin saat mengingat nama Cateline, namun kembali melunak saat menatap Hazel. "Tidak ada satu pun lembar dokumen, sertifikat, atau catatan resmi yang menyatakan bahwa aku pernah menikah dengan Cateline Adelia."

Bibir Arlend terangkat membentuk garis miring yang meremehkan. "Pernikahan itu hanyalah rekayasa penuh manipulasi yang diciptakan oleh Cateline dan Helena saat aku hilang ingatan. Mereka membuat skenario palsu itu hanya untuk memanfaatkan keadaanku, menjadikanku pelayan yang bisa mereka injak-injak, sekaligus membual ke publik demi mengangkat reputasi keluarga Adeline."

Arlend memajukan wajahnya sedikit lagi, mengunci pandangan Hazel dengan kehangatan dan rasa posesif yang amat membara di balik matanya.

"Statusku bersih, Hazel. Aku tidak pernah menjadi suami wanita iblis itu, dan aku bukanlah iparmu," tekan Arlend dengan intonasi lembut namun begitu mengikat. "Satu-satunya ikatan yang kumiliki di dunia ini... hanyalah utang nyawa dan rasa ingin melindungimu seumur hidupku."

1
Mundri Astuti
kirain hazel bener" tulus ...wewww sama aja kamu kaya Catlin zel, cuma manfaatin arlend
merry
astoge klian berdua in psangan bonglon ternyata,, klo Sagara tidak anemsia knp mau aj di injk injk cbb sm cat,,, hazel tujuan y ap sm Sagara selain bls dendam,, 🤔🤔🤔🤔
merry
jdi psagann gk y nntii hazel sm Sagara
Mundri Astuti
dikit beud thor...perasaan baru baca dah kelar aja 🤭
double up y thor 😄🙏
@cristi
kaak bagus banget ceritanya😍
Mundri Astuti
Alhamdulillah selamet juga akhirnya hazel
merry
syukur ktmu bos cb telat dikit ajjh,,, cept sembuh hazel kmu kn hrs sekolh zel 🤭🤭🤭jgn bnci arlend ya kn dia lupa🤭🤭🤭🤭
𝐀⃝🥀Weny
wes telat🤣🤣 sak Iki nyesel kan/Facepalm/
Mei TResna Rahmatika
hazel😭
merry
nah kapok kann kmu gara 🤭🤭🤭🤭 org wlpun hilng ingat tp msh bisa liat kebiasaan kebiasaan atau sentuhan psti tdk bisa dilupakan ada perasaan familiar gt,,, lh kmu main sikat ajj,, moga hazel ktmu org baik dan tgl di desa terpencil,, tp gmn dgn sekolah y hazel ya 🤔🤔🤔🤔
anonim
la nyesel kan ?
Mundri Astuti
lah emang ga disentuh.. dah masuk ke laut ...kumaha si arlend ...
kasihan si hazel ...
Intan Aprilia Rahmawati
thor up yg banyak dong minimal 10 aku ingin kk mafianya menyesal setelah ingatannya kembali bawa hazel gk salah aduh sedikit sekali nih
Mei TResna Rahmatika
buang ke laut trs baru deh ingatan arlend muncul tentang hazel tapii terlambat semoga hazel udah ilang ke bawa arus
Mundri Astuti
apes amat si hazel
𝐀⃝🥀Weny
astagaa... jangan sampai kamu menyesal Arlend.. up lagi thor.. dikit banget sih😊
merry
nah kn kena jg hazel moga hbs hazel dibuang di laut si mafia ingt dikit-dikit gt 🤭🤭🤭hbs itu cariin hazel tp hazel di ud di selamatin org lain gt biar nyesel,, setau klo org lupa ingt tp hati y bisa bedain loh mn baik dan jhtt
merry
hbs lhh kau nenek sihir😆😆😆😆hazel gmn donk ya
𝐀⃝🥀Weny
kemana wajah angkuhmu Cateline😂😂 up lagi thor😍
berry
yg banyak up nya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!