Karina Amalia putri menjadi anak angkat keluarga Wijaya sejak usianya 10 tahun.Tepatnya setelah kedua orang tua nya meninggal karena kecelakaan.
Rangga wijaya anak tertua tuan Wijaya yang terpaut 15 tahun darinya begitu menyayangi Karina layaknya adiknya sendiri.
Berbanding terbalik dengan Reno Wijaya, adiknya yang usianya 10 tahun diatas Karina, dia begitu tidak menyukai gadis itu. Bahkan terlihat sangat membencinya.
Karin sangat berharap Reno bisa menerima dan menyayanginya seperti Rangga. Segala usaha ia coba namun tidak pernah berhasil.
Apakah Karin akan terus berjuang mendapatkan cinta Kakak angkatnya, atau kah ia akan menyerah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon requeen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Manja
" mommy.. daddy... " suara ribut didepan kamar mengagetkan Reno dan Karin yang masih bergelung dibawah selimut dengan tubuh polosnya.
"kaaa... bangun " Karin berusaha melepaskan diri dari belitan tangan kekar suaminya.
"masih ngantuk yank " Reno semakin mengeratkan pelukannya.
"ka.. anak-anak mencari kita "
Dengan malas Reno melepaskan pelukannya. Karin pun bangun dan memunguti pakaiannya yang berceceran dilantai.
Setelah memakai pakaiannya, Karin pun membuka pintu kamarnya. Keysha dan Keano langsung berhamburan menyerbu ranjang. Reno dengan malas terpaksa membuka matanya.
"daddy.. bangun " Keano langsung naik ke atas perut Reno. Sementara Keysha memeluk bahu telanjangnya.
"daddy kenapa tidur tidak pakai baju " tanya Keysha polos.
"semalam AC nya ga nyala sayang, jadi daddy kepanasan " jawab Reno berbohong
Karin hanya tertawa melihat suaminya berbohong. " udah yu turun.. daddy nya suruh mandi dulu " Karin mengajak kedua anaknya turun. ia tak mau kalau sampai kedua anaknya tau kalau daddy nya tidak memakai apapun dibalik selimut tebalnya.
Setelah Karin berhasil menggiring kedua anaknya keluar, Reno pun bangun dari ranjang dan melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan sisa percintaan mereka semalam.
Tak lama Karin pun masuk ke kamar. Ia bermaksud mandi tapi ada Reno didalam kamar mandi, jadi ia lebih memilih menunggu sambil menyiapkan pakaian untuk suaminya.
tak lama Reno keluar dengan handuk melilit di pinggangnya. Rambut basahnya menyisakan tetesan air di bahu dan dada kekar nya.
Setelah Reno keluar, kini giliran Karin membersihkan tubuhnya yang terasa lengket karena olahraga panas mereka semalam.
Ketika air shower mengguyur tubuh indahnya Karin menjerit kesakitan. Ia merasakan pedih di sekitar pu**** pa****** nya. rupanya di area sana terdapat luka lecet yang terasa perih saat terkena air.
"kaaakkaaaa .... " jerit nya marah.
Reno yang baru selesai memakai pakaiannya kaget mendengar jeritan istrinya.
"yank.. ada apa ? " tanya Reno panik.
Karin yang sudah selesai mandi keluar dengan handuk melilit di tubuhnya. wajahnya meringis menahan sakit
"kenapa yank.. kamu jatoh? " tanya Reno. ia memeriksa tubuh istrinya. tapi tidak ada apa-apa.
"kakaaa sakit tau.. hikhik " Karin terisak
"mana yang sakit ? "
"ini.. " karin menunjuk dadanya.Reno menurunkan handuk yang melilit tubuh istrinya. Dilihatnya ada luka lecet di seputar pa****** istrinya.
"kenapa bisa begini ? " tanya Reno. Ia tidak menyadari kalau luka itu akibat ulahnya.
"gara-gara kaka tau semalam mimi ga mau lepas.. gigit lagi " Karin merajuk
"maafin aku yank.. " Reno merasa bersalah. Ia pun beranjak mengambil kotak obat. Kemudian mengolesi cairan iodin diarea luka lecet . Karin meringis menahan perih ketika cairan iodin itu mengenai lukanya.
"sini aku tiupin " Reno meniupnya untuk mengurangi rasa perih nya.Tapi karena mulutnya terlalu dekat justru mulutnya malah menyentuh Payu**** karin yang sedang sakit.
"kakaaaaa.. " Karin pun meringis menahan perih
" maaf yank ga sengaja " Reno merasa semakin bersalah.
******
Hari ini hari minggu, Keysha dan Keano merengek ingin ke rumah oma dan opanya. terakhir mereka kesana pada saat Rangga datang dari Singapura.
Setelah semua masuk kedalam mobil, Reno pun menyalakan mesin mobil dan melajukan mobilnya menuju rumah orang tuanya.
Keysha dan Keano duduk dibelakang, mereka anteng dengan game among us nya. Reno melirik istrinya yang duduk disebelahnya.
"masih sakit ga yank ? " tanya Reno sedikit berbisik.
"udah engga " jawab Karin. Reno pun tersenyum
"berarti udah boleh donk ? " tanya Reno nyengir
"boleh apa? " tanya Karin
"mimik lagi "
"iihhh... dasar mesuum " Karin mencubit lengan Reno. Reno pun terkekeh
Setelah 45 menit perjalanan, akhirnya mereka pun sampai di kediaman orang tua Reno. Begitu mobil berhenti kedua bocah itu langsung berlari berhamburan memeluk tuan dan nyonya Wijaya yang sudah menunggu kehadiran kedua cucunya itu.
"omaaa... opaa.. "
Tuan Wijaya langsung menggendong Keano. sementara Keysha dituntun nyonya Wijaya masuk ke dalam.
Reno dan Karin masuk dengan tangan saling bertautan. Nyonya Wijaya sangat bahagia melihat Karin dan Reno terlihat mesra.
"apa kabar mih " Karin mencium punggung tangan nyonya Wijaya. kemudian diikuti oleh Reno.
"baik.. apalagi jika melihat kalian akur begini " nyonya Wijaya melirik tangan Reno dan Karin yang saling bertautan. keduanya tertawa, sama sekali tidak merasa malu ketika nyonya Wijaya menyindir nya.
"Harus digandeng terus mih biar tidak bisa kabur lagi " ucap Reno
"ya kalau dulu kaka baik ke aku, aku juga ga akan kabur " bela Karin
"iya.. aku yang salah " Reno mengelus puncak kepala Karin. Karin pun memeluk pinggang Reno mesra.
"Key.. Kean.. sini makan dulu. Oma suapin " nyonya Wijaya memanggil kedua cucunya yang sedang bermain di halaman belakang ditemani tuan Wijaya.
"oma aaaa.. " kedua bocah itu membuka mulutnya minta diisi.Dengan telaten nyonya Wijaya menyuapi kedua cucunya.
"oma aku mau sosisnya " pinta Keysha
"aku juga " Keano tidak mau kalah
"iya.. oma kasih sosisnya yang banyak " ucap nyonya Wijaya.
"yank.. mau makan dong " ucap Reno "kangen masakan mamih "
Karin pun mengambil nasi beserta lauknya dan segelas air. kemudian memberikan kepada suaminya.
Reno hanya memandang piring di depannya tanpa menyentuhya.Karin yang melihatnya jadi heran
"tadi katanya mau makan "
"suapin yank ! " ucap Reno manja
Astagaa.. apa ga salah denger? masa minta disuapin.. batin Karin
"yaaank..! " Reno merajuk karena Karin diam saja.
Akhirnya Karin mengambil piring didepan Reno, dan mulai menyuapi bayi besarnya
"kak.. apa gak malu udah tua masih mau disuapin? " tanya Karin disela kegiatannya menyuapi suaminya.
"kamu suka sekali bilang aku sudah tua " Reno tidak terima
"ngambek " goda Karin.
Disaat yang bersamaan tuan Wijaya masuk dan melihat Karin sedang menyuapi putra keduanya.
"ya ampuun Reno, udah tua makan masih disuapin. manja banget sih kamu " ledek tuan Wijaya.
"tuh kan papih aza bilang kaka sudah tua " Reno pun cemberut.
coba lihat karin dibuat tidak enak, tidak tenang, merasa bersalah, menyesal, gampang minta maaf, pada lelaki lain seakan begitu menjaga perasaan pria lain tapi lihat pada suami dia seakan tidak peduli suami suami merasa sakit hati dia seakan tidak peduli mau suami menderita dia tidak peduli, terlihat dia sama sekali tidak peduli perasaan suami dan tidak ada sama sekali usaha menjaga perasaan suaminya, baru kalian bilang dia wanita dan istri baik2 bagai berlian, miris sekali
karya novel yang lebih mementingkan perasaan pria lain dari pada sang suami sah adalah novel wanita egois