NovelToon NovelToon
Nana Marriage Life

Nana Marriage Life

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Cintapertama
Popularitas:633
Nilai: 5
Nama Author: Cinnam0n17

*Dokter bar bar dan Pak CEO

Nana : Nunggu 10 tahun tapi gak ada kepastian, sedangkan ada orang baru yang sudah pasti bisa memberikan kepastian.
Sagara : Aku bukan sengaja membuat mu menunggu , tapi aku sedang mempersiapkan diri agar ketika hidup bersama mu aku sudah bisa meratukan mu sepenuhnya.

Hai guys,,, aku datang dengan cerita cinta yang ada komedi dan juga actiaonnya . cerita ini sebenarnya seasen dua dari cerita "lelaki itu punyaku" yang aku tulis di aplikasi orange sebelah.
yukk baca aku tunggu saran saran kalian di cerita aku ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cinnam0n17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19. NML

Happy Reading ✨

"Lo sudah punya pasangan???" tanya seseorang yang berdiri di samping Nana di depan pintu besar rumah sakit ini.

"menurut Lo bagaimana??? " tanya Nana menjawab tanpa menatap orang yang berbicara padanya. "Lo gak perlu takut gue dekat dokter Tomi lagi sekarang, Lo terlalu insecure menurut gue" kata Nana yang setelah nya tersenyum saat melihat taksi yang dia pesan datang.

"gue gak insecure ko, gue cuma takut Dokter Tomi terbujuk sama wajah polos Lo yang kelihatan gak pernah jalan sama lelaki padahal aslinya Lo sudah punya kekasih kan. lo sembunyikan status Lo yang sudah punya pacar biar apa??? biar bisa menarik lelaki lain" kata Nisa yang membuat Nana menghadap perempuan itu sambil tersenyum sinis.

"gue tegaskan. gue gak pernah menyembunyikan status gue yang sudah punya pacar tapi intinya gue bukan perempuan yang secara terang terangan mengejar lelaki yang jelas gak suka gue" kata Nana yang setelah nya langsung masuk ke dalam taksi dan meninggalkan Anisa.

"gue mengejar dia juga karena dia harus tanggung jawab sama apa yang telah dia lakukan, gue gak akan mungkin mau jadi perempuan yang habis manis sepah di buang " kata Anisa yang masih berdiri melihat kepergian taksi yang di tumpangi Nana.

"tapi jika tomi masih tetap mengejar Lo gue akan mengambil tindakan meski pekerjaan gue dan nama rumah sakit ini taruhan " kata Anisa yang setelahnya melangkah masuk kembali kedalam rumah sakit.

Anisa sesekali tersenyum pada suster yang menyapanya langkah laki jenjang itu mendekati ruangan besar yang mana di depannya tertulis nama ruang dokter Tomi.

tangan Anisa membuka pelan pintu itu namun gerakan itu terhenti ketika nama Nana dapat Nisa dengar dengan jelas dari dalam ruangan itu.

"dia dokter yang pintar dan kredibilitas kerjanya tinggi , dia juga sekarang menjadi dokter yang di percaya menangani kasus kasus pembunuhan bersama dokter Hendra bahkan dokter Hendra juga sering kali mempercayai dalam hal mengurus kasus" kata profesor Indra yang mana dokter Indra ini adalah salah pemilik rumah sakit ini dan juga orang tua dari dokter Tomi.

"dia cocok ne sanding dengan kamu , keluarga nya juga dari orang terpandang bukan bahkan ayahnya seorang tentara yang latar belakang keluarganya juga orang kaya dan pemilik salah satu perusahaan properti terbesar bahkan ibunya seorang hakim yang sampai saat ini namanya masih tersorot . bahkan latar belakang keluarga ibunya juga sangat wah" kata profesor Indra.

"itu yang membuat Tomi mantap ingin mendekati Nana namun itu sangat sulit karena Nana seperti tidak tertarik pada Tomi" kata Tomi pada papinya .

"kamu harus mendekati nya lebih gencar lagi agar kita bisa memanfaatkan status keluarga mereka untuk makin membangun citra baik rumah sakit ini dan jika bisa kita minta mereka untuk bekerja sama dengan kita untuk membangun rumah sakit baru lagi" kata dokter Indra yang sudah banyak memikirkan bagaimana kedepannya jika kedua keluarga besar ini bergabung untuk membangun bisnis yang pasti akan berkembang pesat karena di belakang nya banyak orang orang hebat dengan latar keluarga yang kaya raya.

"Tomi akan tetap berusahalah untuk mendekati Nana dan memastikan dia akan jadi bagian dari kita pi,,," kata Tomi tersenyum ke arah papinya .

sedangkan Anisa yang sejak tadi mendengar percakapan ayah dan anak itu hanya bisa mengepalkan tangan marah.

Nisa menutup lagi pintu itu dan setelahnya berjalan menuju ruangannya meninggalkan ayah dan anak yang banyak rencana itu.

"kalau aku hancur kalian juga harus hancur aku tidak ingin hancur sendiri, kalau aku tidak bisa mendapatkan kamu maka yang lain pun tidak akan bisa" kata Nisa menatap foto dirinya dan Tomi ketika masih remaja yang menjadi hiasan di atas meja kerjanya.

***********

"Gara????" sapa seseorang menepuk punggung Sagara kecil yang membuat Sagara berbalik dan melihat siapa yang menepuk punggung nya .

"Iqbal??? Lo di sini???" kata Sagara berdiri dan berjalan berpelukan ala lelaki pada lelaki bernama Iqbal itu.

"gue baru aja pulang dari luar negri mungkin dua hari yang lalu tapi sengaja memang belum kasih Lo kabar" kata Iqbal menepuk pundak Sagara.

"sama siapa Lo di sini???" tanya Sagara.

"aku" kata perempuan yang bernama Lala itu tersenyum pada Sagara dan merangkul lengan Iqbal .

"lagi Sama siapa ini , keluarga Lo" tanya Iqbal bergantian melihat bee dan juga Rio.

"ini Kaka Kaka gue , ini bang Rio ini istrinya" kata Sagara memperkenalkan Bee dan juga Rio .

"kalau Rio menyapa seperti sewajarnya orang kalau kalau bee jangan di tanya dia hanya menaikkan sedikit sudut bibirnya dan setelah nya fokus pada ponselnya karena dia tengah menanti balasan pesan dari adiknya itu.

"gue ganggu gak nih???" tanya Iqbal pada Sagara merasa takut menganggu sagara dan keluarga nya.

"kita gabung aja boleh gak dari pada berdua aja ,kita juga sudah lama gak ngobrol ngobrol lagi sekalian kenalan sama keluarga Sagara. boleh gak ka,,, bang???" tanya perempuan yang membuat mood bee seketika rusak.

"model model cewek gatal ini calon pelakor" kata bee dengan suara kecil yang hanya dapat dia dengar sendiri.

"silakan" kata Rio mempersilakan dua orang itu untuk bergabung dengan mereka.

"pesan makan atau minum dulu" kata Sagara pada dua temannya itu.

"tadi sudah pesan ko tinggal nunggu datang " kata perempuan yang duduknya sudah di samping Sagara atau lebih tepatnya tengah tengah Sagara dan lelaki bernama Iqbal itu.

"kalian teman Sagara di luar negri" tanya Rio yang memulai pembicaraan.

"iya bang,,, kamu teman nya Sagara, sebenarnya masih ada dua lagi teman lelaki kami hanya mereka masih menyelesaikan studi di sana " jawab Iqbal pada Rio .

"anaknya perempuan apa laki laki ka???" tanya Lala sambil menunjuk stroller di samping bee.

"perempuan" Jawab bee singkat .

"pasti cantik kaya ibunya" kata Lala Lagi yang membuat bee tertawa.

"Itu jelas gak bisa di pungkiri lagi" kata bee yang berbicara dengan pedenya seperti biasa.

"hahaha" tawa Lala juga ikut mendominasi tawa bee tadi.

"Ade sebelah sini" kata bee tiba tiba berdiri dan melambai yang membuat semua mata kini beralih ke arah bee melambai.

Nana terlihat berjalan mendekati meja di mana ada Kakanya dan juga yang lain masih lengkap dengan jas dokter yang memang Nana lupa lepas karena terburu buru.

Nana menatap dua orang asing yang kini juga menatap nya tapi satu orang di antara dua orang itu Nana kenal.

"macet ???" tanya Sagara menarik tangan Nana mendekat memeluk dan mencium dahi Nana .

"lumayan " Jawab Nana singkat yang setelah nya Sagara bergeser memberikan kursinya pada nana dan dia menarik kursi dari meja lain untuk duduk di samping Nana .

"ini Iqbal dan juga Lala " kata Sagara memperkenalkan kedua temannya pada Nana.

"ini Nana calon istri gue" kata Sagara yang membuat mata Lala dan juga Iqbal sukses membulat

"hai,,, sapa Iqbal yang terlihat antusias dan sampai berdiri dari duduknya untuk mengajak Nana bersalaman.

"Iqbal " kata Iqbal menyebut namanya .

"Nana " jawab nana singkat .

''gue pikir dia belum punya cewek pantas selama di sana jaga pandangan dan hati ternyata sudah punya tambatan hati " kata Iqbal yang membuat Nana melihat ke arah sagara sekilas.

"jangan lama lama dong salaman nya" kata Sagara yang membuat Iqbal melepas tangan Nana sambil tertawa kecil.

"gak akan gue ambil juga , gue bisa bedain mana milik teman dan bukan " canda Iqbal sambil tertawa pada Sagara.

"calon istri aja nih , memang mau menikah ???" tanya Iqbal .

"dalam waktu dekat ini , tunggu undangan dari kita nanti " kata Sagara yang membuat salah satu tangan di bawah meja mengepal kuat .

**********

1
Tia Faaza
wah pantes ternyata Bee lagi balas dendam sama Nana 😆🤣
Tia Faaza
wah pantes ternyata Bee lagi balas dendam sama Nana 😆🤣
Tia Faaza
karena Nana itu jelmaan ibu nya yaitu Lora, mulutnya pedes banget😂
Tia Faaza
karena Nana suka melanggar aturan yaa Bu 🤣 Ayah Bumi aja yg pura² lupa 😆
Tia Faaza
aku juga malu Na 🤣 lagi ngapain Sagara harus nanya dulu yaa kan jadi lucu 😆😂
Tia Faaza
sepertinya Nana yg udah gak sabar pengen belah duren yaa 😆
Tia Faaza
aura ghaib gak tau 🤣
Tia Faaza
emang gak beres kelakuan Nana ini 😄
Tia Faaza
dari dulu kalau ibunya gak di bikin tarik urat kurang seruu yaa 🤣
Tia Faaza
calon pengantin wanitanya sensian mulu Thor 😂
Tia Faaza
yailah bibit pelakor mulai muncul
Tia Faaza
memang ada saja yaa masalah mendekati waktu pernikahan... harus stok sabar yg banyak ya Sagara
Tia Faaza
pasti kebiasaan kamu kan Na 😂 makanan jatuh belum 5 menit langsung di lahap 🤭
Tia Faaza
Nana pikirannya selalu melalang buana 😂 Sagara gak mungkin selingkuh paling hanya mengagumi sedikit 🤏
Tia Faaza
padahal lagi ngantuk yaa tapi energi juteknya tetep keluar 🤣
Tia Faaza
semoga lancar sampai hari H ya Naa tanpa ada drama 🤭
Tia Faaza
hati² Sagara sama calon kamu itu, bisa² nanti kamu di bedah 😂😆
Tia Faaza
Sagara sabarnya luar biasa yaa ngadepin Nana yg random ini 🤣🤣
Tia Faaza
kan kan mulai dah eror nya 😂
Tia Faaza
durjana banget kamu Bee jadi cucu hahahah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!