NovelToon NovelToon
Terjerat Benang Merah

Terjerat Benang Merah

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Romansa / Konflik etika / Balas Dendam / Perjodohan / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: santi.santi

Ternyata, teori tentang benang merah itu memang ada. Sejauh dan selama apapun berpisah, jika ada yang belum selesai makan akan tetap bertemu dengan cara yang terkadang tak masuk dalam logika.

Siapa yang sangka, Bianca akan kembali bertemu , mantan tunangan yang dulu dijodohkan dengannya dalam keadaan Bianca yang sudah tidak seperti dulu lagi.

Tunangan yang dulunya pergi meninggalkannya karena alasan tidak mencintainya, kini justru selalu terlihat dalam hidup Bianca yang begitu pelik.

Padahal mantan tunangannya itu sudah memiliki wanita yang dicintai sejak dulu menjalin hubungan dengan Bianca.

"Bisakah kau melewatiku begitu saja saat melihatku? Jangan mendekat dan jangan ikut campur terlalu jauh ke dalam hidupku!" - Bianca -

Apa jadinya jika dua orang itu justru terikat oleh sebuah teori benang merah yang tidak pernah putus diantara mereka?

Apakah mereka akan kembali bersama meski benang merah sudah terlalu rumit mengikat mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santi.santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tak terkendali

Braak...

Semua yang ada di ruangan itu terkejut karena seseorang membuka pintu dengan begitu keras. Meski ruangan itu penuh musik, namun mereka semua tetap saja terkejut.

"Apa yang kau lakukan?!" Pria paruh baya yang saat ini masih memangku Bianca tampak tak terima karena menurutnya pria itu mengganggu kesenangannya.

"Lepaskan dia!"

"Apa urusanmu? Memangnya siapa kau?!!" Mereka berlima melawan pria yang baru masuk tadi seorang diri, tentunya mereka semua merasa menang.

Pria tadi tak menghiraukan mereka, dia mendekati Bianca dengan cepat dan menarik tubuh Bianca dari pangkuan proa yang pantasnya jadi Ayah mereka.

"Hey! Kembalikan mainanku!!"

"Lepaskan!" Bianca memberontak setelah berusaha melihat dengan jelas siapa orang yang menariknya dan mengajaknya pergi dari sana.

"Apa yang ingin kau lakukan lagi?! Kau sudah mabuk Bee!"

Bianca memang sudah begitu mabuk karena meminum satu botol alkohol. Dia sudah susah untuk berdiri dengan tegak.

"Uangku!" Bianca mendekati uang yang masih ada di atas meja tadi, namun pria tadi langsung menahan tangan Bianca dan menariknya begitu saja keluar dari ruangan itu.

"Lepaskan aku!!" Bianca memberontak namun pria itu tetap membawanya menyusuri lorong dengan langkahnya yang panjang.

"Lepaskan aku El!!" Bianca mengigit lengan pria itu hingga cengkeraman tangannya terlepas.

Benar, pria itu memang Elgard. Meski keadaan Bianca saat ini setengah sadar, dia masih sangat mampu mengenali orang.

"Lihatlah keadaanmu saat ini Bee, ayo aku antar pulang!"

Bianca kembali menepis tangan Elgard dengan cepat.

"Mau apa lagi? Kau mau kembali ke dalam sana? Duduk di pangkuan pria tua itu hanya demi uang?"

"Itu bukan urusanmu!"

"Kau mau jual diri Bee? Kalau memang seperti itu, berapa yang kau minta hah? Biar aku yang membelimu!"

Plak...

Elgard terkesiap, bukan karena sakit dari tamparan yang mendarat di pipinya, tapi karena Bianca yang tiba-tiba menamparnya. Elgard menyeringai menatap Bianca. Apalagi saat ini Bianca tengah menatapnya dengan tajam.

Cup..

Elgard mencakup wajah Bianca dengan kedua tangannya. Entah apa yang ada dipikiran pria itu sekarang, dia malah mencium Bibir Bianca dengan rakus saat ini.

Bianca yang masih setengah sadar tentu saja memberontak, dia mendorong baju Elgard dengan kuat.

Plak...

Satu tamparan kembali mendarat di wajah Elgard di posisi yang sama.

"Bre*gsek!"

Bukannya marah dengan tamparan dan juga umpatan dari Bianca, Elgard malah tersenyum sembari mengusap ujung bibirnya yang terasa perih karena dua kali tamparan dari Bianca. Elgard malah meraih tubuh Bianca kemudian menggendongnya di pundak layaknya kantong beras.

"Turunkan aku s*alan!" Bianca mencoba memberontak dengan memukul punggung Elgard namun semua itu hanya sia-sia karena pria itu terus membawanya keluar dari club. Elgard juga meminta alah seorang pekerja seperti Bianca untuk mengambilkan barang-barang milik Bianca sebelumnya.

"Duduklah dnegan tenang, aku akan mengantarmu pulang!" Kata Elgard saat memasang seat belt untuk Bianca.

"Dasar pria tidak tau diri!" Bianca terus mengumpat sejak tadi namun Elgard hanya diam tidak membalasnya sedikitpun.

"Kenapa kau selalu ikut campur urusanku hah?" Bianca banyak bicara tentu saja karena mabuk saat ini.

"Aku terlalu ikut campur?" Elgard tertegun.

Dia terdiam menatap Bianca yang memejamkan mata. Dia sendiri tak tau kenapa dia bisa berbuat sejauh ini pada Bianca. Setiap hari Bianca yang selalu mengganggu pikirannya. Bianca yang membuatnya bertindak di luar kendalinya akhir-akhir ini. Tadi juga begitu, padahal dia baru saja menyelsaikan operasi, bukannya pulang atau ke apartemen Meriana, dia malah mengendarai mobilnya menuju club tempat kerja Bianca.

Tak disangka, di sana dia melihat Bianca meneguk satu botol minuman keras sambil duduk di pangkuan pria tua.

Rasanya tak terima, Elgard ingin mengamuk menghajar pria tadi. Tapi Elgard pikir, keadaan Bianca lebih penting saat ini.

Elgard mengusap wajahnya dengan kasar. Bisa-bisanya tadi dia meraup bibir Bianca dengan kasar sebagai pelampiasan kemarahannya. Dia juga heran kenapa bisa kelepasan seperti itu.

Elgard kembali menatap bibir Bianca yang tadi dia kumat dengan kasar. Itu adalah ciuman pertama mereka dengan keadaan Bianca setengah sadar stelah delapan tahun hubungan mereka berakhir.

Dulu saat menjadi tunangannya, Elgard bahkan tak berkeinginan untuk mencium Bianca. Dia tidak punya rasa marah atau apapun ketika Bianca dekat dengan pria lain. Tapi saat ini, entahlah.

Setelah bertemu Bianca kembali dalam keadaan kacau, dia terus saja tidak tenang. Apalagi melihat kehidupan Bianca saat ini dengan semua masalahnya, hatinya terus tergerak untuk mencari Bianca.

Elgard membawa Bianca ke apartemennya, karena dia tidak tau password apartemen Bianca. Masalah Bianca marah karena Elgard membawanya ke sana, itu pikirkan nanti.

*

*

Maaf Luna dan Ethan nggak update dulu ya hari ini, karena beberapa hari ke depan otor sibuk banget🙏

Nanti otor update lagi kalau udah sempat🥰

1
antha mom
happy ending 👍👍👍👍👍👍👍👍
antha mom
makan thor ceritanya keren banget dan happy ending 👍👍
antha mom
bisa kok 😂😂
juwita
pdhl g udh dinpkirin dr spa itu. yg penting kenyang. klo ada sisa buat nanti mlm kan bisa drpd kelaparan🤣🤣
antha mom
uang bukan yang
antha mom
"terima kalah"atau terimakasih thor
Ayla Anindiyafarisa
karna aku cemburu bee😅😅
Ayla Anindiyafarisa
emang ayahmu setuju kalau kau sama Bianca El kurasa tidak
Ayla Anindiyafarisa
aku bacanya kok sambil nangis y thor😭😭
Ayla Anindiyafarisa
miris banget y Bianca tu beli mie aja g cukup duitnya😭
Suharti
👍👍👍👍👍👍
Suharti
ya soal cerita itu terserah otor .kan aku hanya tinggal menikmati.trimakasih.
Hera sasuwe
👍🏻
Wirly Pena
karya yg bagus thor, semangat 💪

halo temen2, jangan lupa mampir di " Aku istrimu, bukan babu mu "

terimakasih 🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Sudah saatnya kalian bahagia.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Salah mu karna ga bijak untuk bicarakan dulu dengan Adel sebagai iatri mu dan mengambil keputusan sendiri... iatri mana yang ga akan salah paham kalau harus berhadapan dwngan masalah yang sama dan orang yang sama di saat Adel mulai memberi kamu kesempatan dan kepercayaan Kevin.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Iya lah MUAK sama istri suruh ngirit tapi uang mu bebas keluar besar²an demi Sofia... kan ga waras
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Banyak sekali typo Thor di tiap bab, dari kekurangan kata, kadang salah penempatan kata dan kadang kata yang hilang jadi bacanya suka bingung.. coba kroscek lagi ceritanya biar enak di baca.🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm... syukurlah kamu sadar Sofia jadi jangan ganggu lagi RT Kwvin Adel meaki dwngan alasan minta tolong...
mending jual saja rumahnya dari pada pusing² dan jadi beban trs kalau ada sisa uang bisa beli rumah yang kecil dan kalaupun ga ada sisa yang penting angsuran gadai sudah lunas dan kamu bisa kerja lagi buat kebutuhan sehari².
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hah syukurlah, akhirnya kamu sadar juga Vin.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!