NovelToon NovelToon
Penjelajah Bintang

Penjelajah Bintang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Kelahiran kembali menjadi kuat / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: ARIYANTO

setelah berhasil membalas dendam, Tang Yan merasakan kelegaan di hatinya yang membuat kepribadian nya berubah riang dan sedikit konyol.
perjalanan Tang Yan kali ini akan dimulai dari dunia Cyber-kultivasi.
bagaimana ceritanya..? tunggu dan nantikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARIYANTO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dunia Cyber-kultivasi

Kesadaran Tang Yan kembali di tengah bau logam dan cairan kimia yang menyengat. Hal pertama yang ia lihat saat membuka mata adalah sosok gadis muda yang sedang berdiri di depan sebuah cahaya biru yang melayang. Di tengah cahaya itu, sebuah jantung manusia berdenyut pelan tanpa tubuh.

Tang Yan tersentak, ia segera menyikut Chu Ziyi yang terbaring tak sadarkan diri di sampingnya. "Ahh... Chu Ziyi! Bangun! Lihatlah gadis itu, dia sangat aneh. Dia memegang jantung hidup di tangannya! Mungkinkah dia ras pemakan jantung?"

Chu Ziyi membuka matanya sedikit. Meski tubuhnya masih terasa tercabik-cabik akibat badai ruang angkasa, ia tetap mempertahankan wajah datarnya. Ia menatap proyeksi holografik itu dengan kening berkerut. Sebagai seorang jenius dari alam abadi, ia belum pernah melihat sihir yang tidak memancarkan energi spiritual sedikit pun. Namun, ia hanya mendengus sombong. "Hanya teknik ilusi fana yang rendah," gumamnya, meski matanya terus mengawasi jantung cahaya itu dengan waspada.

Di sudut lain laboratorium, Xiao Bai—si Kilin gagah—tampak sudah siuman. Namun, bukannya bersikap waspada, ia malah asyik mengendus sekumpulan kabel neon yang menjuntai dari langit-langit. Bagi Xiao Bai, kabel berwarna-warni itu tampak seperti Rumput Roh surgawi.

Krak!

Xiao Bai mengunyah kabel utama laboratorium itu. Percikan listrik melesat dari tanduknya, membuat lampu-lampu di ruangan itu seketika berkedip kacau.

 "Hei! Berhenti! Itu kabel daya mainframe!" jerit Luna panik, mencoba menarik paksa kabel itu dari mulut Xiao Bai.

"Biarkan saja, mungkin itu camilan khas tempat ini," cetus Tang Yan sambil bangkit berdiri. Ia memperhatikan layar monitor yang menunjukkan grafik kesehatan mereka.

Luna mengikuti pandangannya dan mendengus mengejek sambil menunjuk layar. "Kalian berdua jangan banyak tingkah. Lihat indikator ini, tulang kalian retak dan organ kalian—" Kalimat Luna terhenti. Matanya membelalak melihat garis grafik yang tadinya merah berubah menjadi hijau dengan kecepatan yang mustahil. "Tunggu... ini tidak mungkin! Bagaimana sel kalian bisa beregenerasi secepat ini? Ini tidak manusiawi!"

Tang Yan menyeringai lalu berkata. "hmph.. peralatan aneh apa ini? Mungkinkah ini digunakan untuk menyembuhkan seseorang? Bahkan tanpa peralatan bodoh ini, aku bisa pulih dengan sendirinya!"

"apa yang kau katakan?" Luna terkejut dengan kata-kata Tang Yan yang terkesan meremehkan. "huh, ini adalah tekhnologi medis tercanggih di kota Neo-Ark. Dan hanya sedikit dari keluarga teratas yang memilikinya, salah satunya adalah keluarga kami!" kata Luna bangga.

Tang Yan tidak tau dunia macam apa tempat mereka berada saat ini. Tapi satu hal yang pasti, dimanapun ia berada ia harus menunjukkan beberapa kemampuan untuk menaklukkan hati seseorang. Dia melihat sekeliling ruangan itu, lalu Ia melirik sebuah pot di pojok ruangan berisi bunga anggrek hias yang mulai layu. Dengan gerakan kilat, ia memetik bunga itu. Tangannya bergerak membentuk segel, dan seketika api kecil berwarna hijau muncul di telapak tangannya, membakar bunga itu menjadi cair dalam hitungan detik.

"Apa yang kau lakukan pada tanaman hias kesayanganku?!" teriak Luna.

"Menyelamatkan nyawamu, Gadis Pabrik," balas Tang Yan. Dengan satu jentikan, cairan itu memadat menjadi butiran kecil yang berkilau.

Saat pertama kali melihat luna, Tang Yan telah melihat beberapa zat aneh di tubuh luna yang perlahan dapat merusak tubuhnya meskipun dia mungkin tidak menyadarinya.

Chu Ziyi yang melihat itu mendesis dari sudut ruangan, "Tang Yan, kau bodoh! Energi spiritual kita terbatas di dunia tandus ini, dan kau malah menyia-nyiakannya hanya untuk membuat pil sampah dari rumput liar?"

Hanya sedikit yang diketahui Chu Ziyi tentang Tang Yan ini. Sebelumnya, ia selalu mengira bahwa Tang Yan adalah seorang master racun. Bagaimana tidak, bahkan "racun mayat hidup" yang ditakuti semua orang di alam abadi, dia bisa menyembuhkannya dengan mudah. Jadi, ketika ia melihat tindakan Tang Yan dia sudah menebak apa yang akan ia lakukan dan dia tidak dapat percaya bahwa Tang Yan juga seorang alkemis. Sudah menjadi keajaiban bahwa di usianya, Tang Yan telah mencapai keahlian luar biasa dalam bidang racun. Jadi bagaimana mungkin dia masih menjadi seorang alkemis?

Tang Yan tidak peduli. Ia mendekati Luna yang masih syok melihat proses "memasak" yang tidak masuk akal di depan matanya.

"Ah, biarlah. Gadis ini sudah menyelamatkan kita. Niat baiknya juga layak diberi hadiah, hitung-hitung sebagai biaya sewa kamar," jawab Tang Yan santai. Ia membuka telapak tangannya. Di sana ada sebuah butiran hijau kecil yang berkilau. "Nah, Gadis Pabrik Kimia, telan ini. Kau akan tau apa itu tekhnologi medis sejati!."

Luna ragu, tapi ada sesuatu di mata riang Tang Yan yang membuatnya tak bisa menolak. Dengan ragu Ia menelan butiran itu.

Seketika, Luna merasa aliran panas menjalar ke seluruh tubuhnya. Indra pendengaran, penglihatan , dan penciuman nya menjadi tajam, dan ia merasa bisa menghancurkan tembok hanya dengan satu pukulan.

Brak!

Tanpa sadar, Luna meremas pinggiran meja besi di sampingnya, dan meja itu melesat hancur seolah terbuat dari plastik.

Luna menatap tangannya yang gemetar karena kagum. "Ini... kekuatan apa ini? Tidak ada serum di dunia ini yang secepat dan seefektif ini!"

Tang Yan justru sibuk mencari sesuatu di laci meja Luna. "Wah, benda kecil ini (ponsel) bisa mengeluarkan gambar orang menari? Ini seperti ponsel pintar di bumi, tapi yang ini terlihat jauh lebih canggih. Chu Ziyi, lihat! Orang di dalam kotak ini sangat konyol, dia menari tanpa musik!"

Luna tidak memedulikan kekonyolan Tang Yan lagi. Ia berlutut di depan pemuda yang baru saja mengupil itu. "Tolong... ajari aku! Siapa sebenarnya kalian?"

Tang Yan menoleh, lalu tersenyum lebar yang terlihat sangat tidak meyakinkan. "Kami? Kami cuma turis yang salah naik angkutan ruang angkasa. Tapi kalau kau punya makanan enak, mungkin aku bisa mempertimbangkan untuk tidak membuat rumahmu meledak saat aku bereksperimen nanti."

Sedangkan Chu Ziyi, ia hanya mendengus. Ia terlalu malas untuk memperhatikan gadis itu. Ditambah lagi ia masih tidak tahu di tempat macam apa mereka berada saat ini dan ia merasa harus tetap waspada terhadap orang-orang di dunia ini.

"Hei.. Gadis Chu, berhentilah bersikap seperti penguasa Istana es dingin. Atau sudah terlambat jika kau ingin menyesal saat kita sudah di balik jeruji besi energi spiritual!" balas Tang Yan santai. Dia melirik Xiao Bai yang masih asyik mengunyah kabel. "Xiao Bai, lepaskan kabelnya, ayo main petak umpet!"

Dengan susah payah, Luna menyeret Chu Ziyi yang enggan dan mendorong Tang Yan ke dalam sebuah ruangan kecil penuh dengan server dan tabung-tabung pendingin.

Saat pintu ruang utilitas tertutup, terdengar bunyi bel pintu utama. Luna menarik napas dalam-dalam, berusaha terlihat tenang.

Di dalam ruang utilitas yang sempit dan berisik, Tang Yan menghela napas. Ruangan itu penuh dengan kabel-kabel berwarna-warni dan server yang berdengung keras.

"Tempat macam apa ini? Berisik sekali. Energinya kacau balau," keluh Tang Yan. Dia kemudian melihat Chu Ziyi yang bersandar lemah di dinding, wajahnya semakin pucat.

"Lukamu parah," kata Tang Yan, nadanya berubah serius untuk sesaat. "Pil yang kuberikan pada gadis itu hanya pil energi dasar. Kamu butuh sesuatu yang lebih kuat."

Dengan gerakan cepat, Tang Yan mulai memungut berbagai macam benda dari lantai: sebuah isolator karet bekas, beberapa kabel tembaga, dan cairan pendingin berwarna biru dari tabung yang bocor.

1
Mujib
/Good//Good//Good/
Mujib
/Pray//Pray//Pray/
Mujib
/Rose//Rose//Rose/
Mujib
/Wilt//Wilt//Wilt/
Mujib
/Sun//Sun//Sun/
Mujib
/Heart//Heart//Heart/
Mujib
/Drool//Drool//Drool/
Mujib
/Angry//Angry//Angry/
Mujib
/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Mujib
/Casual//Casual//Casual/
Mujib
/Frown//Frown//Frown/
Mujib
/Smile//Smile//Smile/
Mujib
🤣🤣🤣
Mujib
/Coffee//Coffee//Coffee/
Mujib
😅😅😅
Mujib
👀👀👀
Mujib
🤔🤔🤔
Mujib
🖕🖕🖕
Mujib
💪💪💪
Mujib
👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!