NovelToon NovelToon
GERBANG COSMIC

GERBANG COSMIC

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Sistem / Time Travel
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: EsyTamp

akhir zaman tiba, gerbang dimensi terbuka dan monster menghancurkan dunia, Rey kembali ke waktu sebelum gerbang pertama terbuka dan memiliki kekuatan baru untuk menghadapi zaman Akhir. Dia diberi kesempatan kedua untuk hidupnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EsyTamp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 27 – Ancaman dari Dimensi.

Kota yang dulunya ramai kini menjadi lautan puing. Gedung-gedung tinggi roboh menjadi tumpukan beton dan baja, jalanan retak dan penuh lubang, dan udara dipenuhi asap hitam yang menggantung berat di atas reruntuhan. Lampu jalan yang masih menyala berkedip kedip.

Namun malam itu, sebuah portal kembali muncul, suara gemuruh menggema, membuat tanah bergetar dan serpihan debu beterbangan. Dari portal itu, muncul makhluk raksasa—sebuah monster kalajengking dengan tubuh bersisik hitam berkilau. Ekornya panjang, melingkar dan tajam seperti cambuk raksasa, sementara kaki-kakinya yang besar menghancurkan sisa jalanan di bawahnya.

Penduduk yang tersisa berlari ketakutan, sebagian tersembunyi di reruntuhan, sebagian berlari ke jalan-jalan yang masih aman. Sementara itu, sirine polisi dan lampu sorot berkedip cepat. Pemerintah segera mengerahkan semua regu superhero resmi, pasukan yang sudah terlatih dan memiliki kemampuan khusus.

“Posisi! Jangan biarkan monster itu bergerak bebas!” teriak Komandan Olan, pemimpin regu superhero. Suaranya tegas, tetapi matanya mencerminkan keputusasaan. “Kita harus menahannya sebelum menghancurkan seluruh kota yang tersisa!”

Serangan pertama mereka diluncurkan. Tembakan energi, serangan fisik super, dan kekuatan elemen digabungkan. Ledakan menghiasi reruntuhan, cakar monster beradu dengan kekuatan superhero. Namun monster itu bergerak maju, menebas jalanan dan menghancurkan kendaraan tempur yang tersisa.

“Ini… mustahil!” teriak seorang dari mereka. Wajahnya pucat, tubuhnya tersudut oleh reruntuhan yang jatuh akibat pukulan ekor monster. “Kita sudah mencapai batas kemampuan!”

Olan mengangkat radio komunikasi. “Pemerintah! Kita butuh bantuan segera… Rey dan timnya—mereka yang dulu menghadapi ancaman semacam ini—di mana mereka?!”

Di ruang pemerintahan, layar besar menampilkan kota yang hancur dan monster kalajengking yang terus merobek reruntuhan. Seorang pejabat tinggi menatap serius, matanya menyingkap kekhawatiran yang besar.

“Armand… di mana tim Rey? Mereka yang bisa menghadapi ancaman seperti ini!”

Armand duduk di ruang kontrol, wajah dingin, tetapi matanya menyala dengan kemarahan. “Mereka sekarang musuh negara,” jawabnya datar. “Tidak ada pengecualian. Mereka melawan perintah negara, mereka adalah ancaman.”

Pejabat tinggi menatap tajam, suaranya bergetar marah. “Musuh negara? Karena menyelamatkan anak itu dan melawanmu? Kau menjadikan mereka musuh, sementara kota ini hampir musnah! Keputusanmu bisa menghancurkan segalanya!”

Jenderal lain menambahkan dengan nada keras, “Armand telah membuat keputusan emosional. Kita membutuhkan Rey, bukan menjadikannya musuh! Monster ini jelas terlalu kuat bagi pasukan resmi kita!”

Sementara itu, jauh di ruang dimensi, Rey dan timnya tengah berlatih keras.

Sila mengepalkan tangannya, kilatan listrik mengalir dari ujung jarinya, menembus pohon-pohon dan bercahaya.

"Indahnya.." Deva mendekati Sila.

"Keindahan yang mematikan." jawab Sila dengan senyum anehnya.

Boy mengendalikan api di tangannya, menciptakan dinding api sebagai perisai, perisai api biru.

"Sekarang yang punya perisai bukan hanya Rey" Leoni mengamati Boy dengan antusias.

Tiba-tiba, seluruh ruang dimensi bergetar. Sungai berkilau bergelombang, pepohonan bergoyang. Energi dari dunia nyata menembus dimensi mereka, memberi sinyal bahwa seekor monster telah keluar dari gerbang dimensi dan telah membuka jalur serangan baru.

“Kalian merasakannya?” tanya Rey. Matanya menatap tim.

Deva menatap tangan dan bola energi di sekitarnya. “Kalau kita tidak turun… kota itu akan hancur.”

Sila menyalurkan listrik ke sungai dan bebatuan, menyalakan jalur latihan dengan energi yang lebih intens. “Latihan selesai. Saatnya kita bersiap menghadapi dunia nyata. Monster itu tidak akan menunggu kita.”

Rey menatap seluruh tim. “Armand menjadikan kita musuh pemerintah… tapi monster ini jelas lebih mengerikan dari perselisihan kita dengannya. Kita harus turun sekarang… atau semua yang tersisa akan hilang.”

Di dunia nyata, monster kalajengking mengangkat ekornya, siap menghancurkan bagian kota yang tersisa. Regu superhero resmi kelelahan, napas mereka terengah-engah. Mereka mencoba menyerang lagi, namun setiap pukulan hanya membuat monster itu semakin marah.

“Argh! Sisiknya sangat keras!” teriak Danu salah satu superhero. “Setiap serangan api ku tidak mempan!”

Akar-akar tumbuhan menahan laju monster itu, namun hanya sesaat.

Di ruang pemerintahan, Armand menatap layar, matanya membara dengan amarah. “Mereka tidak mungkin kalah, kalau regu elit pemerintah saja kesulitan apalagi regu Rey.”

Sementara itu, Rey menatap langit yang memantulkan cahaya keemasan di ruang dimensi, angin berdesir lembut di telinganya. “Ayo kita keluar… sekarang waktunya kita uji hasil latihan kita selama ini disini, dunia nyata membutuhkan kita,… kita adalah harapan terakhir bagi kota ini.”

Deva tersenyum tipis, matanya menyala penuh semangat. “Aku sudah tidak sabar memamerkan kekuatan baruku”

Rey menepuk bahu Deva lagi. “Aku tahu. Baiklah kita akan keluar dan membantu mereka.”

Pepohonan yang menjulang tinggi, sungai mengalir dan berkilau, serta angin energi yang berhembus lembut menciptakan nuansa magis dan damai—tetapi ketegangan tetap terasa.

Sangat kontras dengan keadaan di dunia nyata, monster kalajengking terus menghancurkan kota, sementara regu superhero resmi hampir kehabisan tenaga.

1
Mahlubin Ali
itu itu aja dialognya🤣🤣🤣. Bab lalu sama bab sekarang dialog hampir sama. novel aneh
EsyTamp: thanks bang koreksi ny, akan lebih sy perhatikan
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!