NovelToon NovelToon
Ibu Yang Tak Pernah Dipanggil Mama

Ibu Yang Tak Pernah Dipanggil Mama

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:17.5k
Nilai: 5
Nama Author: Aure Vale

Helena kira setelah ia memilih menikah dengan seorang duda beranak 3 dan juga menjadi seorang mualaf kehidupannya akan membaik, namun ia salah, karena setelah menikah pun keluarga dan saudaranya tidak pernah berhenti mengusik kehidupannya belum lagi kedua anak tirinya tidak pernah menyukai keberadaannya bahkan Helena tidak pernah mendengar kata 'mama' keluar dari bibir mereka.

Dan suatu ketika, ia mengetahui niat Farhan menikahi dirinya, bahkan alasan mengapa tidak ada satupun keluarga besar Farhan menyukak dirinya. Hatinya benar-benar terluka, cinta yang tulus ia berikan kepada Farhan ternyata hanya dianggap sampah yang menjijikan olehnya.

Helena bertekad, ia akan membalas semua orang yang melukai hatinya agar mendapatkan hal yang setimpal dengan dirinya, karena mulai saat itu, ia akan berpura-pura menjadi lemah dan memaklumi banyak hal demi bisa membalas semua rasa sakit hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aure Vale, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Permintaan Helena

Farhan menghampiri Helena yang sedang menidurkan Nael di dalam ruang kerjanya, napasnya sedikit tidak teratur karena ia yang berlarian sepanjang jalan agar cepat sampai di dalam ruangan tempat ia bekerja.

"Nael sudah tidur?" tanya Farhan dengan suara seperti berbisik.

Helena mengangguk, tapi tangannya tetap menepuk-nepuk pelan pantat Nael agar tidurnya semakin lelap.

"Mas," panggil Helena.

Farhan belangkah mendekati Helena dan duduk di sebelahnya,"ada apa? Kamu masih takut sama mereka?" tanya Farhan.

Helena mengangguk, "mas apa mas akan rela jika keluargaku kembali membawaku pulang?" tanya Helena.

Sontak saja Farhan menggelengkan kepalanya, tentu saja ia tidak akan rela jika Helena sampai kembali ke keluarganya, entah apa alasannya, karena kini, alasan Farhan tidak ingin Helena kali pada keluarganya bukan lagi khawatir soal Helena yang akan menjadi jembatan antara dirinya dan Farrel, bahkan hal yang dulu tidak pernah Farhan khawatirkan kini sukses membuat Farhan khawatir setengah mati.

Farhan peduli dengan Helena, Farhan merasa tidak siap jika harus berpisah dengan Helena, dan Farhan tidak bisa tidak khawatir dengan Helena.

Semuanya menjadi bumerang untuk Farhan, kini semuanya berbalik tanpa memberikan Farhan celah untuk mengelak, Farhan akui, ia mulai jatuh cinta kepada Helena.

Perhatian yang dulu ia berikan kepada Helena semata-mata untuk memainkan perannya agar Helena jatuh cinta kepadanya, tapi kini malah Farhan yang jatuh cinta kepada Helena.

"mas, kok malah bengong?" tanya Helena membiat Farhan terkejut dan langsung tersadar dari pikirannya sendiri.

"Eh, maaf, tadi kamu tanya apa?"

"Kalau seandainya keluarga aku kembali membawaku pulang, apa mas akan rela?" tanya Helena lagi.

"Tidak, mas tidak akan rela, mas janji akan melakukan apapun agar kamu tidak lagi di bawa oleh mereka," jawab Farhan spontan.

Helena tersenyum kecil, "mas yakin akan melakukan apapun untuk menyelematkan aku dari mereka?" tanya Helena mematikan jika Farhan benar-benar serius dengan ucapannya.

Farhan mengangguk, "mas tidak bercanda Helena, melihat kamu yang baru saja dibawa paksa oleh mereka membuat mas marah juga khawatir, tidak akan mas biarkan mereka berkeliaran dengan bebas setelah mereka berani membawamu secara paksa seperti tadi," tekad Farhan kali ini benar-benar kuat, benar-benar tekad yang keluar dari dalam hatinya.

"Mas, kenapa mas sebenci itu dengan keluargaku?" tanya Helena penasaran. Karena malam dimana Farhan melukai hati dan tubuhnya, Farhan terdengar sangat marah mendengar nama Farrel. Apakah itu ada kaitannya dengan Elnara? Helena benar-benar sangat penasaran.

Farhan menghela napas, tidak semua keluarga Helena Farhan benci, hanya ibu kandungnya juga kakak ipar laki-lakinya saja yang membuat Farhan berambisi untuk balas dendam, dan Farhan menjadikan Helena sebagai sebuah alat untuk membalaskan semua dendam dan sakit hatinya.

Tapi kini, kemarahan Farhan bukan lagi di sebabkan oleh Elnara, tapi Helena. memikirkan bagaimana mereka akan membawa Helena secara paksa dan mereka jadikan alat sebagai pemuas nafsu membuat otak Farhan seperti mendidih, sejak awal Farhan tahu jika Helena adalah sasaran kebencian keluarganya sendiri, ia juga tahu jika Helena menjadi incaran para laki-laki di keluarganya, tapi dulu, Farhan sama sekali tidak peduli, yang ia pedulikan hanya bagaimana agar balas dendamnya tercapai melalui Helena.

"Mas, Lagi-lagi kamu melamun, kamu sedang memikirkan apa sih, dahimu sampai mengerut begini loh?" tanya Helena mengusap lembut dahi Farhan yang mengerut karena sedang berpikir keras.

Mendapatkan sentuhan selembut itu, jantung Farhan berdetak cepat, tidak pernah ia merasakan hal seperti ini kepada Helena selama setengah tahun lebih mereka berumah tangga. Tapi kini, semua yang Helena lakukan kepadanya, sukses membuat Farhan kelimpungan sendiri.

"Tuh kan kamu melamun lagi," tegur Helena.

Farhan tersenyum kecil, lalu menatap mata Helena dengan tatapan tulusnya. Helena sendiri mencoba untuk menguatkan hatinya agar tidak mudah luluh hanya karena di tatap selembut dan sedalam itu oleh pria yang menjadi cinta pertamanya. Helena tidak akan bisa melupakan semua penderitaannya selama menjadi istri dari Farhan, juga Helena kembali mengingat alasan Farhan menikahi dirinya. Untuk balas dendam.

"Maaf, mas tidak ada di sampingmu tadi ketika kamu hampir saja dibawa paksa oleh mereka," ucap Farhan menyesali keadaan ketika dirinya tidak berada di sisi Helena.

Helena tersenyum kecil, "tidak apa mas, memang aku sendiri yang ceroboh karena tidak memperhatikan sekitar, lain kali aku akan lebih hati-hati,"

Farhan diam, hanya menatap Helena dengan tatapan memujanya, Farhan baru sadar jika Helena ternyata sangat cantik jika di perhatian secara dekat begini, matanya yang berwarna coklat, hidungnya yang mancung, buku matanya yang lentik juga bibirnya yang terlibat sangat cantik dengan bentuk love di bagian bibir atasnya, juga terdapat dua tahu lalat di dekat matanya dan juga du pipinya.

Mungkin karena dulu terlalu fokus dengan rasa amarah dan balas dendamnya, tidak sadar jika wanita yang ia nikahi ini benar-benar sangat cantik, pantas saja semua laki-laki dari keluarganya mengincar Helena, melihat betapa cantik dan memukaunya Helena.

"Mas kamu banyak sekali melamun hati ini," Helena terkekeh geli melihat mata Farhan yang sangat terlihat jika ia sedang memuji wajah Helena, terlihat dari matanya yang selalu bergerak melihat seluruh wajah Helena dengan teliti.

"Kamu cantik, aku sampai tidak sadar jika kita tadi sedang berbincang," puji Farhan terbuka.

Helena tersenyum, tapi kemudian wajahnya berubah murung.

"Ada apa? Masih ada yang menganggu pikiranmu?" tanya Farhan yang menangkap wajah sedih istrinya.

Helena mengangguk.

"Aku takut bertemu mereka lagi, setelah kejadian ini, pasti aku tidak akan bisa keluar dari dalam rumah mas, aku tidak bisa lagi pergi berbelanja menemani bibi, aku tidak bisa lagi membawa Nael keluar untuk bermain, keberadaan aku pasti sedang diincar oleh mereka," adu Helena.

"Bahkan ibu kandungku,"

Farhan menahan napas sebentar mendengar Helena mulai membawa ibu kandungnya ke dalam ceritanya.

"Dia juga akan membawaku secara paksa untuk menyerahkan aku kepada temannya, aku tidak mau mas, sejak dulu ibuku selalu berusaha mengambil dari keluarga ayah kandungku, ibuku bahkan hampir kehabisan ide karena aku selalu di kurung di dalam rumah oleh saudara-saudaraku, hingga tadi sebelum keluarga tiriku datang, ibu lebih dulu datang menemuiku dan ia tidak peduli aku sudah menikah atau belum, ibu akan tetap membawaku dan menyerahkannya kepada temannya itu," cerita Helena, kali ini air matanya keluar membuat Farhan secara sigap mengusap air mata yang turun itu.

Farhan pun baru tahu jika ibu kandung Helena juga sedang mengincarnya untuk di serahkan kepada temannya yang sudah pasti tidak baik itu, ibunya hidup di dunia malam dan sudah pasti temannya pun berasal dari dunia malam.

"Jadi ibumu juga mengincarmu untuk temannya?" tanya Farhan dengan suara lirihnya.

1
Laila Amilia
cerita, y bgs cuma muter di situ2 aja
"C"
saran aja Thor ceritanya beda ya udah sejauh ini tetep balik sama farhan aduh kayaknya merugi udah baca banyak2 tp ujung ceritanya dah ketebak sama kayak cerita lain yah apalah tp jangan sama kek cerita lain membosankan
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Cookies
lanjut thor
Tina Marsela
bagus alur ceritanya jujur sy suka terkadang buat gregetan sm farhan
Tina Marsela
ayooo lanjut crtanya jgn lama"..sk sm crtanya
tutiana
dasar farhan plin plan
Laila Amilia
buat Helena pergi jauh dari farhan
Laila Amilia
buat jelema pergi jauh dari farhan
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Aurevale: baik kakak😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!