NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh
Popularitas:31.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mul_yaa

Dia amanah yang harus dijaga, sekaligus godaan neraka!.

12 tahun yang lalu sebuah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sepasang suami istri , namun sebelum kepergian nya presiden direktur menitipkan putrinya sekaligus semua harta warisan untuk nya pada Hans yang berstatus sebagai asisten pribadi .

Sebagai balas budi Hans menerima tanggungjawab itu mengingat jasa Pak Bobby yang sudah membesarkan dan menyekolahkan nya hingga bisa seperti sekarang.

" Iya Pak, Saya akan menjaga dan Melindungi Ayra seperti bapak menjaga nya " ucap Hans ketika Pak Bobby menggenggam tangan nya dengan nafas tersengal.

" Sa, sayangi , dia , " pesan terakhirnya presiden direktur mengelus kepala putri kecilnya yang sudah menangis sesenggukan memeluk nya sementara sang ibu sudah pergi lebih dulu .

" Papa" teriak Ayra ketika Papa nya juga pergi meninggalkan nya .

" Tenang kamu masih punya Om " ucap Hans memeluk gadis kecil itu.

Tapi bagaimana jika gairah Hans muncul disaat gadis itu menginjak dewasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mul_yaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 Versi terbaik pria di dunia

Hans mengangkat Ayra kedalam ruang ganti " Sudah malam begini malah mandi " omel Hans yang kasihan melihat Ayra menangis .

" Hiks, lutut Aku sakit Om " rengek Ayra begitu Hans mendudukkan nya diatas sofa .

" Ya makanya pake sandal " walaupun mengomel tapi Hans mengelus lutut Ayra yang memerah karena jatuh .

" Perih Om, tiup" rengek Ayra melihat lututnya yang mengeluarkan sedikit darah karena jatuh cukup kuat .

" Angkat sedikit keatas , tegakkan kakinya " ucap Hans yang duduk berlawanan arah meniup lutut Ayra dan menunduk .

" Astaga, dia belum pakai dalaman " batin Hans dengan jakun langsung naik turun melihat milik Ayra yang tidak sengaja terlihat ketika Ayra menegakkan kakinya .

" Akhhhh, Perih Om " rengekan Ayra membuat pikiran Hans semakin liar saja .

" Cepat Om " Ayra benar-benar merasa perih dan sakit .

" Iya, iya, Om obati " ucap Hans mengambil kotak obat dan memberikan obat luka di lutut Ayra agar tidak perih lagi .

" Udah, cepat ganti baju kamu sana biar Om pijit kaki kamu sepertinya terkilir " kata Hans duduk lurus mengalihkan tatapan nya dari Ayra .

Tubuh mulut dan sexi itu benar-benar menggoda dan menaikkan gairah Hans setiap detiknya .

" Kaki aku sakit Om nggak bisa jalan " kata Ayra yang sudah berusaha menggerakkan kaki kanannya namun susah bahkan sakit sekali .

" Hufttt, yasudah tunggu disini " kata Hans membuka lemari memilih piyama untuk Ayra .

" Aaahhh, ini benar-benar meresahkan" batin Hans melap keringat dengan tangan ketika memilih dalaman untuk Ayra .

" Cepat pakai Om tunggu diluar" ucap Hans dengan cepat memberikan pakaian yang dia pilih untuk Ayra .

" Disini aja Om tungguin ,aku takut " rengek Ayra begitu mendengar gemuruh dilangit seperti nya akan turun hujan .

" Ayra jangan bodoh, kamu itu udah dewasa dan bukan anak kecil lagi yang bisa Om lihat ganti baju " ketus Hans mendengar ucapan konyol Ayra yang menyuruh dia menunggu .

" Kan Om bisa menghadap kedinding aja , aku tau kok batasan nya " kata Ayra .

" Itu artinya kamu belum tau batasan sesungguhnya, bagaimana bisa kamu membiarkan seorang pria berada diruangan yang sama ketika kamu ganti baju " ucap Hans tidak habis pikir Ayra masih sepolos ini diusia dia sekarang.

" Tapikan Om, bukan pria lain " ucap Ayra yang tentu saja juga tidak mau jika ada pria lain .

" Jadi kamu pikir Om ini bukan seorang pria, kamu pikir Om nggak bakalan punya niat jahat sebagai Pria dewasa ketika melihat kamu seperti ini " kata Hans pada Ayra yang duduk hanya memakai handuk kecil.

" Aku tau Om seorang pria, tapi Om adalah pria baik dan nggak akan pernah melakukan hal seperti itu, aku percaya sama Om " kata Ayra yang sangat mempercayai Hans tanpa keraguan sedikitpun.

" Ayra , Om nggak sebaik yang kamu pikirkan" tegas Hans yang merasa Ayra terlalu mempercayai nya padahal sudah banyak sekali kebenaran yang Hans sembunyikan dari nya .

" Om juga manusia biasa yang bisa berbuat salah , jadi jangan terlalu percaya karena Om tidak ingin kamu kecewa dengan ekspektasi kamu sendiri " kata Hans yang jadi merasa berdosa membohongi Ayra .

" Walaupun begitu aku yakin dan percaya sepenuhnya Om orang baik, bahkan lebih baik dari seluruh manusia dibumi , Om versi terbaiknya dalam pandangan ku " kata Ayra yang tidak menyelipkan sedikit keraguan pada Hans dalam segi apapun .

" Ayra tapi,"

" Udah Om hadap sana sebentar aku sudah dingin " kata Ayra langsung memakai pakaian nya ketika Hans berdiri membelakangi nya .

" Ohhhh tuhan, Ayra benar-benar membuatku semakin takut melakukan kesalahan ini " batin Hans berdiri menunduk merenung atas beberapa kesalahan nya .

" Tapi bagaimanapun itu Ayra milikku, aku yang menjaga nya sejak kecil bagaimana bisa aku tidak punya hak terhadap nya " logika Hans yang terus berperang dengan hati .

Glukkk

Hans meneguk salivanya ketika mengangkat sedikit saja pandangan nya lagi-lagi sebuah kaca kecil memperlihatkan Ayra padanya .

Tubuh Hans langsung menegang dan bergairah hebat melihat Ayra yang duduk tengah memasang bra hingga isi nya kelihatan karena belum terpasang sempurna.

" Ahhhh, itu milikku, aku akan menjilati nya " Hans mengepal tangan dan menggigit bibir tanpa pernah mengalihkan pandangannya, dia benar-benar melihat semua nya sampai Ayra selesai berganti pakaian.

Tanpa disadari gadis itu!.

" Om aku udah selesai " ucap Ayra setelah mengganti bajunya pelan-pelan, akibat terjatuh tadi tubuhnya terasa sakit sekali .

" Sudah " kata Hans berbalik dan menggendong Ayra lalu meletakkan nya diatas ranjang.

" Hiks, kenapa ya Om, aku sering jatuh akhir-akhir ini" rengek Ayra yang mulai menangis keras saat Hans memijit kakinya yang terkilir .

" Makanya hati-hati, tidak ada yang mengejar kamu , selalu saja lari-lari bahkan tidak pakai sandal " kata Hans geleng kepala.

" Ya gimana aku takut " pengakuan Ayra .

" Takut?, kenapa kamu mandi malam?" pertanyaan Hans yang masih belum mendapat jawaban pertanyaan nya .

" Pa, panas , Om, jadi mandi deh " jawab Ayra ragu.

" Ya kalau panas dinginkan dulu badan nya sedikit baru mandi " ucap Hans mengulum senyum , seolah Ayra panas sehabis bercinta saja .

Padahal Hans tau betul apa yang membuat Ayra kepanasan malam-malam begini!.

" Sepertinya dia sudah mulai terangsang dengan hal-hal intim " batin Hans sangat menyadari hal itu .

" Tidurlah ini sudah malam , Om mau balik kekamar " ucap Hans menyelimuti Ayra yang sudah mengantuk sejak pertama Hans memijitnya.

" Makasi ya Om udah bantuin aku " kata Ayra memegang tangan Hans yang selalu saja ada setiap kali Ayra butuh bantuan .

" Tidak perlu berterima kasih sudah menjadi kewajiban Om untuk melindungi kamu " ucap Hans tiba-tiba menunduk lalu mengecup kening Ayra .

" Tapi kenapa bisa Om ada dikamar aku lagi , tadi udah pergi " kata Ayra teringat .

" Om mengambil baju yang tadi di lepas " kata Hans melirik baju yang sedang dipakai nya .

" Ooooo, untung Om balik lagi ambil baju kalau tidak aku pasti masih menangis kesakitan, sekali lagi terimakasih Om " kata Ayra mengecup tangan Hans yang dipegang nya .

" Kalau mau berterimakasih kecup pipi Om bukan tangan " kata Hans .

" Iya, Om menunduklah " kata Ayra langsung mengecup begitu Hans menunduk .

" Sebelah kiri?" ucap Hans benar-benar menyodorkan pipi nya pada Ayra yang sudah berbaring itu .

" Kecup cepat " perintah Hans melihat Ayra yang malah tertegun .

Muachhh

" Om tidur dulu , Daaaa, selamat malam " ucap Hans bergegas pergi dan mematikan lampu utama kamar Ayra sebelum keluar .

" Akkkh, kok Om Hans minta aku kecup pipinya sih " Ayra meronta-ronta diatas ranjang ketika sesuatu yang aneh kembali dia rasakan.

" Sayang aku akan menaklukkan kamu lewat cara ini " batin Hans tersenyum menutup pintu kamar Ayra .

1
Widia Aldiev
berlagak ketus,judes endingnya nanti bucin akut sama Hans kamu Ayra...jika sesuatu yg buruk terjadi pada Hans kamu akan menyesalinya Ayra 🤣🤣🤣
Yel
ayra udh yuk gengsi nya 🤣 pgn liat ayra bucin
Choirul Anam
sudah menunggu 3hari kok GK up tor kenapa
Widia Aldiev
lanjut Pepet terus Hans sampe Ayra hamil lagi 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
udahan dong gengsinya Ayra kasihan Zoe baru ketemu papanya...kembali bersatu aja sama Hans membina rumahtangga yg sakinah mawaddah wa Rohmah ❤️❤️❤️
Widia Aldiev
ayo Hans taklukkan Ayra yg manjanya amit" jabang bayi
Widia Aldiev
Alhamdulillah akhirnya Hans ketemu Zoe juga 😭😭😭
D_wiwied
tahaaan om, ya emang gitu cewek tu om.. dia yg usir kamu dia pula yg merasa tersakiti saat ditinggalkan, kamu harus paham om kalo cewe ditanya apa dan jawabnya apa artinya itu bisa sebaliknya, wes gitu aja pokoknya intinya ribet banget😁😆🤣🤣
Yel
author jgn cepet2 end ya 😭 manja2 sebagai pasangan nya msih kurang huhu. maaf request 🙏
D_wiwied
akhirnya Zoe bertemu dg baba nya 😆
Widia Aldiev
Ayra itu cinta mati sama Hans hanya saja dia gengsi setinggi gunung Semeru buat ngaku di depan Hans 😌 sampai kapan Hans tidak tahu jika ada Zoe di antara mereka
Yel
ga sabar nunggu part ayra manja sm hans pas udh balikan 😭
Widia Aldiev
waaaaaaah Hans bikin Ayra cemburu nih...kenapa jadi drama kamu Hans tidak tahukah Ayra sudah melahirkan anak kamu hasil dari menyemai benih satu malamnya denganmu 🤧🤧
Marini Suhendar
wah..seru nih
Miss Typo
ngamuk gak Hans nanti 😁
Widia Aldiev
emang gacor banget benihmu Hans lihatlah tumbuh menjadi Zoe 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
usia 20th kok masih kekanakan 😌😌
Widia Aldiev
awok awoooook bener bener hot hot rock ini mah mana bacanya pas pagi hari di bulan puasa lagi 🤣🤣🤣 tersenut senut q yg baca makasih kak author ❤️❤️❤️
Widia Aldiev: eh iya ya 🤦😅😅
total 2 replies
Marini Suhendar
wah...sebelum pergi udah nitip saham dulu ya hans ..jd dech hans junior#Tebak" aj ya thor🤭
D_wiwied
keduanya sama-sama slg merindu..
wah ada baby Zoe, jangan bilang kecebong Hans itu 🤭🤭😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!