NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh / Tamat
Popularitas:76.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mul_yaa

Dia amanah yang harus dijaga, sekaligus godaan neraka!.

12 tahun yang lalu sebuah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sepasang suami istri , namun sebelum kepergian nya presiden direktur menitipkan putrinya sekaligus semua harta warisan untuk nya pada Hans yang berstatus sebagai asisten pribadi .

Sebagai balas budi Hans menerima tanggungjawab itu mengingat jasa Pak Bobby yang sudah membesarkan dan menyekolahkan nya hingga bisa seperti sekarang.

" Iya Pak, Saya akan menjaga dan Melindungi Ayra seperti bapak menjaga nya " ucap Hans ketika Pak Bobby menggenggam tangan nya dengan nafas tersengal.

" Sa, sayangi , dia , " pesan terakhirnya presiden direktur mengelus kepala putri kecilnya yang sudah menangis sesenggukan memeluk nya sementara sang ibu sudah pergi lebih dulu .

" Papa" teriak Ayra ketika Papa nya juga pergi meninggalkan nya .

" Tenang kamu masih punya Om " ucap Hans memeluk gadis kecil itu.

Tapi bagaimana jika gairah Hans muncul disaat gadis itu menginjak dewasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mul_yaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 27 Versi terbaik pria di dunia

Hans mengangkat Ayra kedalam ruang ganti " Sudah malam begini malah mandi " omel Hans yang kasihan melihat Ayra menangis .

" Hiks, lutut Aku sakit Om " rengek Ayra begitu Hans mendudukkan nya diatas sofa .

" Ya makanya pake sandal " walaupun mengomel tapi Hans mengelus lutut Ayra yang memerah karena jatuh .

" Perih Om, tiup" rengek Ayra melihat lututnya yang mengeluarkan sedikit darah karena jatuh cukup kuat .

" Angkat sedikit keatas , tegakkan kakinya " ucap Hans yang duduk berlawanan arah meniup lutut Ayra dan menunduk .

" Astaga, dia belum pakai dalaman " batin Hans dengan jakun langsung naik turun melihat milik Ayra yang tidak sengaja terlihat ketika Ayra menegakkan kakinya .

" Akhhhh, Perih Om " rengekan Ayra membuat pikiran Hans semakin liar saja .

" Cepat Om " Ayra benar-benar merasa perih dan sakit .

" Iya, iya, Om obati " ucap Hans mengambil kotak obat dan memberikan obat luka di lutut Ayra agar tidak perih lagi .

" Udah, cepat ganti baju kamu sana biar Om pijit kaki kamu sepertinya terkilir " kata Hans duduk lurus mengalihkan tatapan nya dari Ayra .

Tubuh mulut dan sexi itu benar-benar menggoda dan menaikkan gairah Hans setiap detiknya .

" Kaki aku sakit Om nggak bisa jalan " kata Ayra yang sudah berusaha menggerakkan kaki kanannya namun susah bahkan sakit sekali .

" Hufttt, yasudah tunggu disini " kata Hans membuka lemari memilih piyama untuk Ayra .

" Aaahhh, ini benar-benar meresahkan" batin Hans melap keringat dengan tangan ketika memilih dalaman untuk Ayra .

" Cepat pakai Om tunggu diluar" ucap Hans dengan cepat memberikan pakaian yang dia pilih untuk Ayra .

" Disini aja Om tungguin ,aku takut " rengek Ayra begitu mendengar gemuruh dilangit seperti nya akan turun hujan .

" Ayra jangan bodoh, kamu itu udah dewasa dan bukan anak kecil lagi yang bisa Om lihat ganti baju " ketus Hans mendengar ucapan konyol Ayra yang menyuruh dia menunggu .

" Kan Om bisa menghadap kedinding aja , aku tau kok batasan nya " kata Ayra .

" Itu artinya kamu belum tau batasan sesungguhnya, bagaimana bisa kamu membiarkan seorang pria berada diruangan yang sama ketika kamu ganti baju " ucap Hans tidak habis pikir Ayra masih sepolos ini diusia dia sekarang.

" Tapikan Om, bukan pria lain " ucap Ayra yang tentu saja juga tidak mau jika ada pria lain .

" Jadi kamu pikir Om ini bukan seorang pria, kamu pikir Om nggak bakalan punya niat jahat sebagai Pria dewasa ketika melihat kamu seperti ini " kata Hans pada Ayra yang duduk hanya memakai handuk kecil.

" Aku tau Om seorang pria, tapi Om adalah pria baik dan nggak akan pernah melakukan hal seperti itu, aku percaya sama Om " kata Ayra yang sangat mempercayai Hans tanpa keraguan sedikitpun.

" Ayra , Om nggak sebaik yang kamu pikirkan" tegas Hans yang merasa Ayra terlalu mempercayai nya padahal sudah banyak sekali kebenaran yang Hans sembunyikan dari nya .

" Om juga manusia biasa yang bisa berbuat salah , jadi jangan terlalu percaya karena Om tidak ingin kamu kecewa dengan ekspektasi kamu sendiri " kata Hans yang jadi merasa berdosa membohongi Ayra .

" Walaupun begitu aku yakin dan percaya sepenuhnya Om orang baik, bahkan lebih baik dari seluruh manusia dibumi , Om versi terbaiknya dalam pandangan ku " kata Ayra yang tidak menyelipkan sedikit keraguan pada Hans dalam segi apapun .

" Ayra tapi,"

" Udah Om hadap sana sebentar aku sudah dingin " kata Ayra langsung memakai pakaian nya ketika Hans berdiri membelakangi nya .

" Ohhhh tuhan, Ayra benar-benar membuatku semakin takut melakukan kesalahan ini " batin Hans berdiri menunduk merenung atas beberapa kesalahan nya .

" Tapi bagaimanapun itu Ayra milikku, aku yang menjaga nya sejak kecil bagaimana bisa aku tidak punya hak terhadap nya " logika Hans yang terus berperang dengan hati .

Glukkk

Hans meneguk salivanya ketika mengangkat sedikit saja pandangan nya lagi-lagi sebuah kaca kecil memperlihatkan Ayra padanya .

Tubuh Hans langsung menegang dan bergairah hebat melihat Ayra yang duduk tengah memasang bra hingga isi nya kelihatan karena belum terpasang sempurna.

" Ahhhh, itu milikku, aku akan menjilati nya " Hans mengepal tangan dan menggigit bibir tanpa pernah mengalihkan pandangannya, dia benar-benar melihat semua nya sampai Ayra selesai berganti pakaian.

Tanpa disadari gadis itu!.

" Om aku udah selesai " ucap Ayra setelah mengganti bajunya pelan-pelan, akibat terjatuh tadi tubuhnya terasa sakit sekali .

" Sudah " kata Hans berbalik dan menggendong Ayra lalu meletakkan nya diatas ranjang.

" Hiks, kenapa ya Om, aku sering jatuh akhir-akhir ini" rengek Ayra yang mulai menangis keras saat Hans memijit kakinya yang terkilir .

" Makanya hati-hati, tidak ada yang mengejar kamu , selalu saja lari-lari bahkan tidak pakai sandal " kata Hans geleng kepala.

" Ya gimana aku takut " pengakuan Ayra .

" Takut?, kenapa kamu mandi malam?" pertanyaan Hans yang masih belum mendapat jawaban pertanyaan nya .

" Pa, panas , Om, jadi mandi deh " jawab Ayra ragu.

" Ya kalau panas dinginkan dulu badan nya sedikit baru mandi " ucap Hans mengulum senyum , seolah Ayra panas sehabis bercinta saja .

Padahal Hans tau betul apa yang membuat Ayra kepanasan malam-malam begini!.

" Sepertinya dia sudah mulai terangsang dengan hal-hal intim " batin Hans sangat menyadari hal itu .

" Tidurlah ini sudah malam , Om mau balik kekamar " ucap Hans menyelimuti Ayra yang sudah mengantuk sejak pertama Hans memijitnya.

" Makasi ya Om udah bantuin aku " kata Ayra memegang tangan Hans yang selalu saja ada setiap kali Ayra butuh bantuan .

" Tidak perlu berterima kasih sudah menjadi kewajiban Om untuk melindungi kamu " ucap Hans tiba-tiba menunduk lalu mengecup kening Ayra .

" Tapi kenapa bisa Om ada dikamar aku lagi , tadi udah pergi " kata Ayra teringat .

" Om mengambil baju yang tadi di lepas " kata Hans melirik baju yang sedang dipakai nya .

" Ooooo, untung Om balik lagi ambil baju kalau tidak aku pasti masih menangis kesakitan, sekali lagi terimakasih Om " kata Ayra mengecup tangan Hans yang dipegang nya .

" Kalau mau berterimakasih kecup pipi Om bukan tangan " kata Hans .

" Iya, Om menunduklah " kata Ayra langsung mengecup begitu Hans menunduk .

" Sebelah kiri?" ucap Hans benar-benar menyodorkan pipi nya pada Ayra yang sudah berbaring itu .

" Kecup cepat " perintah Hans melihat Ayra yang malah tertegun .

Muachhh

" Om tidur dulu , Daaaa, selamat malam " ucap Hans bergegas pergi dan mematikan lampu utama kamar Ayra sebelum keluar .

" Akkkh, kok Om Hans minta aku kecup pipinya sih " Ayra meronta-ronta diatas ranjang ketika sesuatu yang aneh kembali dia rasakan.

" Sayang aku akan menaklukkan kamu lewat cara ini " batin Hans tersenyum menutup pintu kamar Ayra .

1
namia khira
ceritanya keren /Good/
Nia Nara
Dibuat terbiasa ya 🤣
Nia Nara
Kok jadi ngeri yaaa 😄
Nia Nara
Ambigu yaa 🤣
Widia Aldiev
so sweet 😍😍😍 terimakasih Thor ceritanya bagus banget dan Happy ending ❤️❤️❤️
Nasyya
akhir yang bahagia 🥰🥰
Nasyya
serasa ciptain saingan sendiri ya wkwk🤣
Nasyya
bisa2 ny cemburu pada anak sendiri 🤣🤣
Nasyya
astagoeeeh makin berani y kamu ayra goda baba hans 🤣🤣🤣🤣
Nasyya
nah lohh marah kan istrinya mkaknya cepat di resmikan 🤣🤣🤣
Nasyya
menang banyak baba ni mah 🤣🤣🤣🤣
Nasyya
ahh baba 🤣🤣🤣
Nasyya
🤣🤣🤣🤣
Nasyya
hamil juga gpp kalo di kasih anak cewek mah senang bgt om hans dapat sepasang 🤣
Nasyya
sampai kencanduam ya om hans, otw bucin ayra
Nasyya
akhirnyooooo kalian bergulat lagi 🤣🤣🤣
Nasyya
kamu berhasil om hans 😂😂😂
Nasyya
dasar ayra mau kamu apa sihhh
Nasyya
hedeuhhh 😂😂😂😂
Nasyya
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!