NovelToon NovelToon
Ashlyn, Bukan Cinta Pengganti

Ashlyn, Bukan Cinta Pengganti

Status: tamat
Genre:Pengganti / Percintaan Konglomerat / Persaingan Mafia / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Phopo Nira

IG : Phopo_Nira
FB : Phopo Nira Nira

Kepergian Axlyn meninggalkan perasaan kehilangan yang begitu mendalam bagi Luca, hingga dia menjadikan pekerjaan sebagai tempat pelariannya. Hingga suatu hari muncul masalah dalam proyek baru di perusahaannya yang mengharuskan Luca untuk pergi ke Negara H.

Namun, siapa yang akan menyangka kedatangan Luca ke negara itu malah membawanya bertemu dengan seorang wanita yang mirip dengan Axlyn. Ternyata bukan hanya sosoknya yang mirip dengan Axlyn, nama juga hampir sama persis yaitu Zhavera Kayvara Ashlyn.

Akankah Luca mendekati wanita tersebut, karena mirip dengan Axlyn dan menjadikannya sebagai cinta pengganti?

Ataukah Luca akan tulus mencintai Ashlyn, karena Axlyn sudah memiliki tempat tersendiri di hatinya?

Di tengah perebutan daerah kekuasaan bisnis yang harus dia selesaikan. Luca juga harus menghadapi perebutan tahta di hatinya antara Axlyn dan Ashlyn! Bisakah Luca menyelesaikan keduanya dengan baik?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Janji Bertemu Lagi

“Sial, sebenarnya apa yang terjadi menimpa Axlyn setelah meninggalkan keluarganya?” Luca hanya bisa mengumpat di dalam hatinya.

“Dasar Matt dan Max benar-benar tidak bisa di andalkan! Bagaimana bisa mereka berdua tidak mendapat informasi yang lebih detail lagi? Atau aku harus menempatkan beberapa kelompok khusus untuk melacak jejak keberadaan Axlyn setelah meninggalkan keluarganya?”

Luca masih saja bergelut di dalam hati dan pikirannya. Hingga cerita Ashlyn kembali menyadarkan dirinya, bahwa untuk saat ini dia hanya akan focus mendengarkan apa yang di ceritakan oleh Aslyn. Akan tetapi, lagi-lagi cerita Ashlyn kembali membuat dadanya terasa sangat sesak.

“Namun, pekerjaanku yang hanya sebatas pelayan, kurir dan pekerja paruh waktu tidak akan pernah bisa menyelesaikan pembayaran keduanya. Di saat terdesak, aku memberanikan diri untuk melakukan pinjaman pada rentenir!"

"Hiks, … Mereka selalu menggunakan hutang untuk menjadikan diriku sebagai wanita penghibur di bar milik mereka. Maka dari itu aku sebisa mungkin menghindari preman-preman suruhan rentenir itu. Hiks, … Hiks, …”

Pada akhirnya pertahanan Ashlyn runtuh, dia menangis tersedu-sedu meratapi nasib hidupnya yang begitu sulit di lalui tubuh kecilnya itu. Tidak tega melihatnya, Luca pun meminjamkan dada bidangnya untuk Ashlyn bersandar.

Luca mendekap tubuh mungil yang sedang terisak itu, hingga kembali mengingatkannya kembali di saat dia mendekap tubuh Axlyn yang tengah meregang nyawa dalam dekapan terakhirnya.

Tanpa sadar Luca ikut menangis terisak yang membuat Ashlyn berpikir bahwa tangisan Luca untuk dirinya, padahal untuk sang kakak yang sudah tiada.

“Bagaimana cara aku bisa memberitahumu dan keluargamu bahwa sebenarnya Axlyn sudah tidak ada di dunia ini lagi, karena melindungi ku?” batin Luca.

“Dia menggunakan tubuh sekecil ini untuk menghadang pisau yang tertuju padaku. Jika aku tidak membantu kalian, maka aku akan selamanya merasa berdosa besar,” sambung Luca masih di dalam hatinya.

Cukup lama Luca mendekap tubuh Ashlyn, hingga dia merasakan isakan dari gadis itu sudah tidak terdengar lagi.

Secara perlahan Luca pun melepas pelukannya dan Ashlyn terlihat menjauhi Luca karena merasa sangat canggung.

“Apa kau sudah merasa lebih baik?” tanya Luca mencoba mencairkan suasana.

“Emm, … Terima kasih sudah meminjamkan bahumu,” ucap Ashlyn dengan suara serak karena kebanyakan menangis.

“Apakah kau masih memiliki pekerjaan lain, selain menjadi pelayan di restaurant itu?” tanya Luca lagi.

“Iya, besok aku harus bekerja paruh waktu di mini market sebelum menjadi pelayan di restaurant. Lalu setiap akhir pekan, aku akan menjadi kurir pengiriman barang. Karena Alicia yang akan menggantikan ku bekerja di mini market,” jelas Ashlyn seolah telah melupakan semua curhatannya barusan.

“Bolehkah aku ikut bekerja lagi denganmu? Hanya untuk yang di mini market, kalau sebagai kurir kau sudah tahu sendiri aku tidak bisa mengendarai motor butut seperti itu,” jelas Luca yang sebenarnya sangat malu saat mengakuinya.

“Hahahahaa, … Aku sangat tahu soal itu!” Akhirnya Luca bisa kembali melihat wajah tersenyum Ashlyn lagi.

“Baiklah, bagaimana kalau kita besok pagi bertemu lagi di sini?” ujar Ashlyn meminta pendapat Luca.

“Jam berapa tepatnya?” tanya Luca memastikan.

“Jam 7 pagi, tapi apakah kau bisa datang sebelum jam itu?”

Sebenarnya di jam segitu Aslyn harus sudah berada di mini market untuk membereskan semua barang-barang yang kosong.

Namun, Ashlyn tidak tega mengatakannya secara langsung pada Luca. Sebab jam segitu masih terbilang cukup pagi untuk mulai bekerja.

“Baiklah, akan aku usahakan datang sebelum jam 7!” jawab Luca yang menyadari kegelisahan hati Ashyln.

“Okay, kalau begitu aku akan pulang duluan karena ini sudah malam. Sampai ketemu besok, Luca!” ujar Ashlyn yang segera beranjak dari tempat duduknya dan berpamitan sebelum pergi.

“Mau aku antar?” Luca menawarkan.

“Tidak perlu! Aku sudah terbiasa pulang sendiri di jam begini,” tolak Ashlyn secara halus.

“Ouhya, … Luca, apakah kau masih bersedia berteman denganku setelah mendengar semuanya?” tanya Ashlyn memastikan sebelum dia benar-benar pergi.

“Tentu saja!” Jawaban dari Luca seketika membuat perasaan Ashlyn menjadi sangat lega.

“Terima kasih, Luca! Sudah mau menjadi temanku! Bye, sampai bertemu besok pagi,” ucap Ashlyn yang segera berlari menjauh dari Luca seraya melambaikan tangannya.

Luca pun tersenyum tipis melihat kelakuan Ashlyn, dia masih diam di tempatnya sampai sosok Ashlyn tidak terlihat lagi dari pandangan matanya.

Kemudian, Luca yang menyadari bahwa anak buahnya masih berada di dekatnya segera menyuruh mereka untuk keluar.

“Kalian boleh keluar sekarang!” perintah Luca.

“Kami siap menerima perintah, Tuan!” ujar para anak buahnya.

“Kalian berdua ikuti dan lindungi wanita tadi sampai ada perintah selanjutnya dariku!” Luca menunjuk pada dua anak buahnya yang berada tepat di depannya.

“Baik, Tuan!” sahut keduanya yang langsung pergi menjalankan tugas sebelum kehilangan jejak Ashlyn.

“Dimana Max dan Matt?” Luca langsung menanyakan kedua pengawal pribadinya.

“Kami berdua ada di sini, Tuan!” seru Matt yang baru saja keluar dari mobil yang dia bawa, begitu juga dengan Max yang sudah siap membukakan pintu mobil untuk tuannya.

Tidak ingin berdebat di tempat umum, Luca pun memutuskan untuk masuk ke dalam mobil mewahnya. apalagi seluruh tubuhnya terasa sangat berat, karena untuk pertama kalinya dia sangat bekerja keras.

Di tambah dengan kedatangan segerombolan preman yang membuatnya harus bertarung di tengah rasa lelah yang melanda tubuhnya.

Matt dan Max segera masuk ke dalam mobil. Dan tanpa menunggu perintah, Matt segera melajukan mobilnya menuju hotel yang selama ini mereka tempati.

Luca yang merasa sangat lelah mencoba untuk tidur di dalam mobilnya sampai mereka tiba di hotel.

Awalnya selama perjalan tidak ada yang membuka pembicaraan sampai Max melaporkan hasil tugas yang dia kerjakan atas perintah Luca dalam kode isyarat.

“Tuan, kami sudah mengamankan para preman itu dengan baik! Sekarang mereka sedang berada di markas sementara kita di negara ini,” ujar Max yang membuat Luca kembali membuka matanya kembali.

“Kenapa kau tidak langsung membunuh mereka?” bentak Luca dengan tatapan dingin dan nada seriusnya.

“Anda ingin langsung membunuhnya? Anda tidak berniat menginterogasi mereka terlebih dahulu?” cecar Max yang terkejut ternyata Tuannya itu jauh lebih kejam dari perkiraan dia.

“Untuk apa? Mereka hanya para sampah masyarakat yang menyebabkan polusi udara setiap kali mereka membuka mulut! Singkirkan saja, kalau kau tidak ingin melumuri tanganmu dengan darah maka kirim saja mereka ke penjara,” ujar Luca yang tidak terlalu memperdulikan para preman itu.

Sebab di pikirannya sekarang adalah tentang masa lalu Axlyn. Tentang kepergiannya dengan alasan mencari ayah kandungnya, tapi berakhir sebagai pembunuh bayaran yang di tumbal kan dan menjadi anggota mafia dan mati dengan tragis karena melindunginya.

^^^Bersambung, ....^^^

...Hay, kakak semua!!!🤗🤗🤗...

...Kalau tidak ada halangan apapun, novel ini akan update setiap hari....

...Maka dari itu, mohon dukungannya ‘yah!🙏🙏🥰🥰...

...Jangan lupa tinggalkan like, Coment, Vote dan kasih bintang 5 juga ‘yah! Biar novelnya semakin bersinar!🌟🌟🌟👌🥰🥰🥰...

...Novel ini hanya ada dan akan update di Aplikasi Noveltoon atau Mangatoon saja. Bila terdapat ditempat lain berarti itu semua merupakan plagiat....

...Jadi, mohon terus dukung novel orisinilku ‘yah dan segera laporkan jika ada plagiat novel ini!🙏🙏😓...

...Dan jangan lupa berikan cinta dan tips untuk Author kesayangan kalian ini ‘yah!...

...Agar tidak ketinggalan kisah serunya. Tambahkan novel ini ke rak novel favorit kalian ‘yah!...

...Terima kasih, All! 🙏🙏🙏😘😘😘...

1
Irna Elvianti
kseleo lidahku baca namanya thor🤣
Irna Elvianti
luca GK bisa berkutik menyangkut wanita kesayangannya🤣
Irna Elvianti
mmmmm manisnya si babang Levi😍😍😍
Anonymous
selalu menunggu karya karya lainnya. semua karyanya bagus. udah baca semua. semangat update autor
Sakinah agustian
hahahaha aduuh Paleng Paleng pas baca part ini mah sampe perut sakit 🤣🤣🤣
Sakinah agustian
hahahaha kelakuan mat dan max sama persis kaya will dan levi dulu bikin mengocok perut 🤣🤣🤣
Nabila
Luca .. otak kamu itu jenius , pintar tapi pemikiran mu itu sangat pendek dan mudah putus asa. cuma gara2 kehilagan cinta pertama mu kamu jadi begitu bodoh dan meyedihkan ,. hemmm ketua mafia kok cemen betul
Nabila
Celaka Luca harus hati2 .. vino lum tau kalau Axly udah mati karna melindungi Luca , bisa di buru Luca .
Nabila
kisa Lucas dari kecil sampe dewasa kok meyedihkan terus menurutku . dia terlahir seorang laki2 di banding kembaran nya Luci . Luci dari kecil lebih meyenangkan cantik cerdas pintar beladiri dari kecil kalau luca , jenius iya tapi kurang pemberani anak nya tapi selalu labil dia pernah waktu kecil dia menembak Mati yg dia angab paman dari kecil dewa penolong nya untuk mrlindunggi mommy sampe trauma .
Nabila
kok meyedihkan sekali adik Axlyn
Nabila
ya. .. yg pLing tau adalah ibu nya Ashly kalau luca pengen tau informasi yg paling Akurat .
Nabila
hemmm. iya Kaedra itu kan kakak beradik Sama Luke sama Adek perempuan nya Leona yg dulu pernah menargetkan Luci sama Lucas untuk jadi boneka koleksi nya . Dulu sebelum jadi anak buah levis. Axly pernah dekat sama Leona itu .
Nabila
Luca .. km kan anak jenius kenapa km gak lacak sendiri siapa Axlyn itu
Nabila
sangat menarik 👍🏻
Nabila
semakin kesini makin misterius aja kisah Axlyn . se ingat ku dulu Axlyn itu dulu pembunuh bayaran sebelum bergabung dengan Levis karna suatu insiden yg Axlyn hampir mati terus di tolong levis dan menjadi anak buah kepercayaan levis dan Axlyn pun. pernah menaruh hati sama levis dan bikin Luci cemburu waktu itu
Nabila
Hahahaaaaa 😁😁🤦🏻🤦🏻 coba kelihatan . bisa ngakak abis lihat tingkah luca
Nabila
wkwk wkwkw 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 bikin ketawa aja kelakuan Luca . muka dingin cengeng lagi ,. profesi ketua mafia dan bos Derektur tapi dapat di kerjain sama pelayan lestoran mie . 😁😁😁 nurut lagi .
Nabila
Nah kalau model begini baru Emang tuan muda nya Xavier titisan Rayden dan Zhian hehehe3e
Nabila
visual na Luca 😁😁😁kok. kaya cowok yg kurang perawatan rambut nya gondrong kurang rapi penampilan nya hahahaaaa.
kak ika dalimunthe
karya yg bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!