NovelToon NovelToon
CINTA YANG DIABAIKAN

CINTA YANG DIABAIKAN

Status: tamat
Genre:Patahhati / Sudah Terbit / Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:24.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Gibran Erlangga terpaksa menikahi Arumi Nadia Karima karena perjodohan orang tuanya yang memiliki hutang budi.

Dua tahun pernikahannya Gibran selalu perhatian dan memanjakan Arumi.

Arumi mengira dirinya wanita paling beruntung, hingga suatu hari kenyataan pahit harus ia terima.

Gibran ternyata selama ini menduakan cintanya. Perhatian yang ia berikan hanya untuk menutupi perselingkuhan.

Arumi sangat kecewa dan terluka. Cintanya selama ini ternyata diabaikan Gibran. Pria itu tega menduakan dirinya.

Arumi memutuskan untuk mengakhiri pernikahan mereka. Saat Arumi telah pergi barulah Gibran menyadari jika ia sangat mencintai istrinya itu.

Apakah Gibran dapat meyakinkan Arumi untuk dapat kembali pada dirinya?.

Jangan lupa tekan love sebelum melanjutkan membaca. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27. Aku Pergi Bukan Karena Tak Cinta

Arumi menghentikan langkahnya karena pelukan dari Gibran. Pria itu memeluk pingang Arumi dengan erat.

"Aku tahu mengucapkan maaf tak akan cukup untuk segala hal yang sudah menyakitimu, tapi aku akan terus mengucapkannya jutaan kali hingga kamu memaafkanku. Maafkan aku."

Arumi merasakan ada air mata yang jatuh membasahi bahu Arumi. Ia juga dapat mendengar suara Gibran yang terbata karena menahan tangisnya.

Arumi merasakan dadanya sesak. Pelukan Gibran mengingatkan akan pelukan hangat pria itu setiap malam saat ia akan memejamkan mata.

"Maaf ya kalau aku belum bisa jadi yang terbaik dan hanya bisa membuatmu marah. Sekali lagi maafkan aku, sayang. Aku akan berusaha lagi untuk menjadi yang lebih baik untukmu. Aku berjanji kepadamu bahwa mulai sekarang hubungan kita akan bebas dari air mata, kebohongan, dan penghinaan. Maafkan aku. Aku mencintaimu, mari kita tetap bersama."

Arumi membalikkan badannya menghadap Gibran. Tampak mata pria itu memerah. Air mata Arumi tak bisa lagi ditahan, tumpah membasahi pipi mulusnya.

"Aku rasa perpisahan adalah jalan terbaik buat kita berdua untuk saat ini, karena diantara kita sudah tidak ada lagi kepercayaan. Jika aku terus memaksakan tetap bersama itu tidak akan sama seperti dulu lagi. Aku pasti akan selalu mencurigai kamu."

Gibran menghapus air mata di pipi Arumi dan mengecup dahi wanita yang masih berstatus sebagai istrinya itu.

Tanpa merasa sadari Papa dan Mama melihat semua yang mereka lakukan dari tempat tersembunyi.

"Bagaimana aku mengucapkan kata-kata, "Maafkan aku" ketika aku tahu bahwa kata-kata itu tidak cukup? Dan bagaimana aku bisa memintamu untuk memaafkanku ketika aku tahu aku tidak bisa memaafkan diri sendiri?" ucap Gibran sambil mengusap air mata Arumi.

"Jika memang berpisah akan membuat kamu lebih baik dan bahagia, baiklah akan aku lakukan untukmu. Arumi, aku menuruti untuk berpisah bukan karena aku tak mencintai kamu. Ini aku lakukan karena aku sadar kehadiranku tidak lagi membuatmu bahagia. Jika aku tetap bertahan bersamamu itu sama saja aku menyiksamu."

Air mata Arumi makin banjir membasahi pipi dan pakaiannya. Ia tetap harus menguatkan hatinya untuk tidak luluh, kembali bersama Gibran.

"Menjauh darimu bukan berarti tidak mencintaimu lagi, tapi ini caraku mencintaimu saat ini.Aku ingin seperti matahari yang menerangi bumi. tetap menjauh, karena ia mengerti, mendekat hanya akan membinasakannya."

"Aku pamit, aku pergi untuk datang kembali saat diriku merasa telah pantas mendampingi lagi."

"Sampaikan maafku pada Papa dan Mama, maaf karena aku nggak bisa menjadi menantu yang baik seperti yang mereka harapkan."

Gibran membawa Arumi ke dalam pelukannya. Ia mengecup pucuk kepala Arumi dan kembali berbisik,"Akan aku buktikan jika kali ini aku nggak berbohong. Aku mencintaimu. Suatu saat jika kamu telah tenang dan masih ada sisa cintamu untukku, datanglah. Aku akan menyambutmu dengan seluruh cinta yang aku punya."

Setelah cukup lama memeluk Arumi. Gibran berbalik dan berjalan perlahan meninggalkan Arumi.

Begitu bayangan Gibran menghilang dari pandangannya, Arumi merasakan tubuhnya terasa lemas.Kakinya tak kuat menopang tubuhnya. Ia terjatuh dan terduduk dilantai.

Mungkin tidak pernah terlintas dalam pikiran, jika pernikahannya akan berakhir seperti ini.

Jika yang kudapatkan hanyalah rasa sakit maka tak akan ada lagi yang bisa membuatku terus bertahan, karena perasaanku akan semakin berkurang ketika tak dihargai dan tak dihiraukan.

Tak ada alasan lagi untuk bertahan dengan seseorang yang tidak bisa mencintaiku. Aku tidak ingin bertahan pada seseorang yang hanya mengabaikanku karena yang paling aku butuhkan adalah seseorang yang sangat mencintaiku.

Bersambung

1
Just Reader ^-^
takut kehilangan arumi atau kehilangan jabatan dan harta?
♬🎈MⓎ𝐎σℕ.𝒶𝓃ᶰ𝔲丅𝓢 🐺♘
Semangat yah❤ kehilangan itu kadang mengambil jiwa kita sebagian. apalagi kehilangan seseorang yang sudah bertahun-tahun hidup bersama kita..

obatnya mungkin hanya waktu tapi sebenarnya tidak ada yang benar-benar menjadi obat untuk sebuah kehilangan atas kematian 💔
tris tanto
ktny 8 kok 5
tris tanto
jika benar,kenapa,,lha kok nnya knp...
tris tanto
sama baek,sm2 sakit pastinya
Dessy Christianti
keren
Sulis Tiyeas
kok tokoh amanda tiba2 hilang?
Yati Syahira
drama dan melo laki munafik
Yati Syahira
laki murahan dan munafik
Yati Syahira
laki penuh dusta buang rumi
Yati Syahira
malees plinplan
Yati Syahira
good rumi pisah dari laki pembohong
Yati Syahira
ambil lankah tegas rumi buang laki
Yati Syahira
munafik egois buang saja rumi gibran
Yati Syahira
busng kelaku laki pecundang
Yati Syahira
manis nya gibran pahitnya arumi cuma pura pura
bethhhh
laki" plinplan, pecundang
Anime aikō-kā
komen buat dpt kristal🤭🤭
Uthie
nyesek 😂
Uthie
nyimak lagiiii 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!