NovelToon NovelToon
The CEO'S Only Cure: Married To The Untouchable

The CEO'S Only Cure: Married To The Untouchable

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / CEO / Anak Yang Berpenyakit / Cinta setelah menikah / Nikah Kontrak
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

Bagi Arkanza Malik, sentuhan wanita adalah racun yang mematikan. CEO dingin ini mengidap penyakit aneh yang membuatnya sesak napas dan kulitnya terbakar setiap kali kulitnya bersentuhan dengan lawan jenis. Namun, sebuah insiden di lorong hotel mengubah segalanya.
Aira, gadis miskin yang kabur dari kejaran rentenir setelah menghantam kepala pria yang ingin melecehkannya, tanpa sengaja jatuh ke pelukan Arkanza. Bibir mereka bertemu dalam kegelapan. Arkanza yang seharusnya mati karena alergi, justru merasakan napasnya kembali. Gadis kumal ini adalah satu-satunya penawar racunnya!
"Aku sudah melunasi hutang ayahmu. Sebagai gantinya, kau harus menjadi istriku dan biarkan aku menyentuhmu kapan pun aku membutuhkannya."
Aira terjebak. Menjadi "obat hidup" bagi CEO kejam yang tidak punya hati. Di antara kontrak miliaran rupiah dan intrik perebutan harta, mampukah Aira bertahan tanpa harus menyerahkan hatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Takhta yang Tertukar

Hening seketika menyelimuti pelataran hotel yang masih kacau itu. Arkanza masih memeluk pinggang Aira dengan protektif, namun matanya menatap tajam pada pria asing berjas abu-abu yang baru saja menjatuhkan bom informasi tersebut.

"Apa kau bilang?" suara Arkanza rendah dan penuh intimidasi. "Malik Group... cabang kecil? Kau tahu siapa yang kau ajak bicara, Tuan?"

Pria itu, yang kemudian memperkenalkan diri sebagai Arthur Kingsley, tidak gentar sedikit pun. Ia memperbaiki letak kacamatanya dan memberikan sebuah map kulit berwarna marun kepada Aira, bukan Arkanza.

"Nona Aira, saya adalah pelaksana wasiat dari keluarga besar Lord Sterling di London. Ibu Anda, Riana, bukan hanya sekadar asisten Nyonya Santi. Beliau adalah putri tunggal dari keluarga Sterling yang melarikan diri ke Indonesia karena menolak perjodohan tiga puluh tahun lalu."

Aira menerima map itu dengan tangan gemetar. "Keluarga Sterling? Tapi Ayah... maksudku, Alan... tidak pernah bilang kalau Ibu orang kaya."

Alan, yang berdiri tak jauh dari mereka, mendekat dengan wajah penuh rasa bersalah. "Itu karena ibumu memintaku untuk merahasiakannya, Aira. Dia ingin kau hidup sederhana, jauh dari intrik perebutan kekuasaan keluarga bangsawan. Dia bahkan menggunakan nama palsu di Indonesia."

Arkanza melepaskan pelukannya perlahan, menatap Aira dengan tatapan yang sulit diartikan. Ada rasa bangga, namun juga ada ego yang terusik. Selama ini, ia mengira ia adalah pangeran yang menyelamatkan gadis jelata. Ternyata, ia hanyalah pemilik kolam kecil di samping samudra milik istrinya.

"Jadi, selama ini aku menikahi seorang ahli waris tunggal kekaisaran bisnis London?" Arkanza tertawa getir, namun matanya tetap tertuju pada Aira. "Aira, apa kau tahu soal ini?"

"Arkan, demi Tuhan, aku baru mendengarnya sekarang!" Aira membuka map tersebut. Di dalamnya terdapat sertifikat saham, kepemilikan tanah di beberapa negara, dan foto masa kecil ibunya di sebuah kastel besar. "Aku... aku tidak butuh semua ini. Aku hanya ingin hidup tenang bersamamu."

"Sayangnya, Nona Aira," sela Arthur dengan sopan. "Wasiat ini aktif secara otomatis setelah Syarif Malik mencoba melakukan tindak kriminal terhadap Anda. Secara hukum, mulai detik ini, posisi Malik Group berada di bawah pengawasan Sterling Enterprises. Dan karena Tuan Arkanza adalah suami sah Anda, dia tetap memimpin, namun... atas izin Anda."

Arkanza terdiam. Ia menatap tangannya yang masih memerah karena alergi. "Atas izinnya? Jadi, sekarang aku bekerja untuk istriku sendiri?"

Kamar Hotel – Dua Jam Kemudian

Setelah kerumunan wartawan dibubarkan dan Syarif resmi dibawa ke markas besar kepolisian, Arkanza dan Aira akhirnya bisa menyendiri di Penthouse hotel. Arkanza duduk di tepi ranjang, melepas dasinya dengan kasar. Suasana di antara mereka terasa canggung.

Aira mendekat, duduk di sampingnya, lalu mencoba memegang tangan Arkanza. "Kau marah?"

Arkanza menoleh, menatap Aira lama. "Marah? Tidak. Aku hanya merasa bodoh. Selama ini aku mengancammu dengan kontrak, memaksamu menjadi 'obat' untukku, merasa aku bisa membelimu dengan uangku... ternyata kau bisa membeli seluruh hidupku jika kau mau."

"Arkan, hentikan," Aira mengeratkan genggamannya. "Uang itu tidak mengubah apa pun. Aku tetap Aira yang sama. Aira yang lari ke pelukanmu saat ketakutan. Aira yang membutuhkanmu untuk bernapas."

"Benarkah?" Arkanza menarik Aira ke pangkuannya, menatapnya dengan intensitas yang lebih dalam. Sifat posesifnya mulai kembali muncul. "Sekarang kau punya segalanya, Aira. Kau bisa pergi ke London, tinggal di kastel, dan menemukan pria bangsawan yang tidak punya penyakit bintik merah menjijikkan seperti aku. Kenapa kau masih di sini?"

Aira menangkup wajah Arkanza, ibu jarinya mengusap bibir suaminya. "Karena pria bangsawan di London tidak punya hati sepertimu. Karena tidak ada satu pun dari mereka yang mau menerjang api demi menyelamatkanku."

Arkanza menyeringai tipis, namun nada bicaranya masih penuh kecemburuan yang khas. "Jika kau pikir dengan kekayaanmu kau bisa memerintahku di rumah ini, kau salah besar, Nyonya Malik. Di kantor, kau mungkin bosku. Tapi di kamar ini..."

Arkanza membisikkan kata-kata itu tepat di telinga Aira, membuat bulu kuduk gadis itu meremang. "...aku tetap tuanmu. Dan kau tetap obatku yang paling berharga."

Aira tertawa kecil, menyandarkan kepalanya di bahu Arkanza. "Tsundere-mu kumat lagi, ya? Kau takut aku jadi bosmu?"

"Aku tidak takut kau jadi bosku," Arkanza menciumi leher Aira dengan posesif, meninggalkan tanda kemerahan di sana seolah ingin menandai wilayahnya di depan pengacara London tadi. "Aku hanya takut kau sadar bahwa kau terlalu berharga untuk pria rusak seperti aku."

"Kau tidak rusak, Arkan. Kau hanya butuh dicintai dengan benar," bisik Aira.

Tiba-tiba, pintu kamar diketuk. Itu suara Alan dari luar.

"Arkanza, Aira... maaf mengganggu. Tapi Nyonya Santi sudah sadar sepenuhnya dan ingin bicara dengan kalian berdua. Ada hal penting mengenai kematian Riana yang ternyata melibatkan orang dalam di keluarga Sterling. Seseorang di London sengaja memberi informasi pada Syarif tentang keberadaan Riana lima belas tahun lalu."

Arkanza dan Aira saling pandang. Ternyata musuh mereka bukan hanya Syarif Malik yang sudah tertangkap, melainkan bayang-bayang dari masa lalu keluarga Sterling yang baru saja muncul.

"Sepertinya bulan madu kita harus ditunda, Sayang," gumam Arkanza sambil berdiri dan merapikan kemejanya. Matanya kembali menajam. "Siapa pun yang mengkhianati ibumu, aku akan memastikan mereka memohon ampun padamu."

Aira berdiri di sampingnya, menggandeng tangan Arkanza erat. "Kita hadapi bersama, Bos?"

Arkanza tersenyum bangga. "Kita hadapi bersama, My Queen."

...****************...

Saat mereka menuju ruangan Santi, Arthur Kingsley (si pengacara) menerima telepon rahasia di lorong. "Ya, Tuan. Mereka sudah tahu soal warisan itu. Tapi tenang saja, Arkanza Malik belum tahu bahwa ayahnya, Syarif, sebenarnya bekerja sama dengan saudara laki-laki Riana di London untuk melenyapkan Aira."

1
Ms. R
Ka ceritanya sangat menarik, saya suka. tapi nama2nya bikin gak mood baca, ini seperti cerita mafia Eropa tapi namanya indo banget, maaf ka gak enak dibaca nya
Ariska Kamisa: hehe maaf ya kak kalo kurang memuaskan🙏
latarnya emang di indo, tapi plot twist nya aira emang keturunan mafia, ibunya kabur ke indo.
total 1 replies
Suginah Ana
critanya bagus menegangkan q suka
Ariska Kamisa: terimakasih kak 🙏
total 1 replies
Ariska Kamisa
emang agak tsunder sih arkan 🤣
🍒⃞⃟🦅 ☕︎⃝❥ᴍᴀʀɪᴀ
ini dnamakan keluar mulut buaya masuk mulut harimau🤣 dua² ngeri
umie chaby_ba
seru nih ... penasaran akhirnya gimana ? apa penyakitnya Arkan akan sembuh atau selamanya akan bergantung pada Aira . /Whimper/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!