NovelToon NovelToon
ISTRI GENDUT MILIK DUKE

ISTRI GENDUT MILIK DUKE

Status: tamat
Genre:Fantasi Wanita / Balas Dendam / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:598.7k
Nilai: 5
Nama Author: Archiemorarty

Semua orang tahu Lady Liora Montclair adalah aib bangsawan.

Tubuhnya gendut, reputasinya buruk, dan ia dipaksa menikahi Duke Alaric Ravens, jenderal perang paling dingin di kekaisaran, setelah adiknya menolak perjodohan itu.

Di hari pernikahan, sang Duke pergi meninggalkan resepsi. Malam pertama tak pernah terjadi.

Sejak saat itu, istana penuh bisik-bisik.

"Duke itu jijik pada istrinya karena dia gendut dan jahat."

Namun tak seorang pun tahu, wanita gendut yang mereka hina menyimpan luka, rahasia, dan martabat yang perlahan akan membuat dunia menyesal telah meremehkannya.

Dan ketika Duke Alaric akhirnya tahu kebenarannya, mereka yang dulu tertawa, hanya bisa berlutut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Archiemorarty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26. SEBELUM PERJALANAN

Kastil Ravens tidak pernah sesibuk ini.

Lorong-lorong yang biasanya tenang kini dipenuhi langkah tergesa, suara perintah bersahut-sahutan, dan derap sepatu para kesatria yang berlalu-lalang membawa peti persediaan. Bau logam dari senjata yang baru diasah bercampur dengan aroma kain kulit dan minyak pelindung zirah.

Keberangkatan Duke Alaric ke wilayah timur bukan perjalanan biasa.

Itu adalah perburuan.

Dan semua orang di kastil tahu, perburuan ini bisa memakan waktu lama, bahkan mungkin lebih lama dari yang mereka duga.

Di ruang kerja Duke, tumpukan dokumen menjulang di atas meja besar dari kayu hitam. Peta-peta terbentang, laporan keuangan terbuka, dan surat-surat dengan segel kerajaan menunggu tanda tangan.

Di hadapan semuanya, Gideon berdiri dengan kedua tangan di pinggang, wajahnya tegang.

"Yang Mulia," kata Gideon untuk kesekian kalinya, "jika Anda tidak menyelesaikan dokumen-dokumen ini hari ini, maka saya yang akan mati kelelahan menggantikan Anda."

"Aku harus istirahat untuk perjalanan. Bekerja terlalu banyak tidak baik untukku," ujar Alaric santai.

"Istirahat apa yang Anda maksud?! Anda bahkan melakukan duel dengan Colton dan kesatria lain sejak pagi! Bilang saja kalau Anda malas mengerjakan dokumen-dokumen itu!" seru Gideon kesal.

Tidak ada jawaban.

Kursi besar di balik meja entah sejak kapan sudah kosong.

Gideon menghela napas panjang, sangat panjang, lalu memijat pelipisnya.

"Tentu saja," gumam Gideon. "Kabur lagi."

Gideon berbalik dan melangkah keluar dari ruang kerja dengan langkah cepat, sudah tahu persis ke mana Duke-nya akan pergi.

Dan benar saja ...

Di area tengah kastil, dekat jendela-jendela tinggi yang membiarkan cahaya siang masuk dengan bebas, Alaric berdiri santai dengan tangan disilangkan di dada.

"Yang Mulia?!" panggil Gideon masih memasang wajah kesal

"Ssstt ... lihat mereka," tunjuk Alaric dengan wajahnya ke depan sana.

Di ruang tengah yang ditunjuk Alaric, Liora dan Rowan duduk berdampingan di kursi empuk, berhadapan dengan seorang pedagang Ravens yang membentangkan kain beludru berisi perhiasan.

Alaric tidak sadar dirinya tersenyum. Melihat Liora dan Rowan dengan ekspresi wajah yang nyaris sama.

Kepala Liora dan Rowan sedikit miring. Alis berkerut halus. Tatapan kritis yang terlalu serius untuk situasi sepele.

"Ini jelek," kata Rowan dengan cadelnya, menunjuk sebuah kalung berpermata besar. "Tidak belcinal tantik."

Liora mengangguk setuju. "Hmm ... terlalu mencolok."

Pedagang itu tersenyum kaku, lalu menggeser kain beludru lainnya. "Kalau yang ini, Nyonya Duchess?"

Rowan menyipitkan mata, menilai kalung yang ditunjuk oleh pedagang, "Ini telalu belebihan. Jelek."

Liora kembali mengangguk. "Aku juga pikir begitu."

Gideon, yang berdiri di belakang Alaric, tertawa kecil.

"Bukankah keponakan Anda terlalu lucu, Yang Mulia?" kata Gideon tak bisa menahan diri melihat gelagat bocah menggemaskan itu.

Alaric menyeringai. "Bertindak seperti orang dewasa padahal masih bayi."

"Tuan Muda Rowan bukan bayi lagi, Yang Mulia," sanggah Gideon ringan.

"Bagiku dia masih bayi," kata Alaric.

Rowan mendengus kesal dengan kalung di depannya, lalu menunjuk sebuah kalung sederhana dengan permata berkilau lembut di sisi lain.

"Yang ini tantik. Belcinal dan cedelhana. Lilola akan tantik kalau pakai ini," kata Rowan.

Alaric mengusap dagunya, memerhatikan pilihan itu. "Dia punya selera yang bagus."

Liora tersenyum, mengelus kepala Rowan yang kini membusungkan dada penuh kebanggaan.

Saat itulah Liora menyadari keberadaan dua pria di belakang mereka.

"Alaric?" ucap Liora terkejut akan kehadiran suaminya itu.

Alaric melangkah mendekat, berdiri di belakang kursi Liora, lalu menaruh tangannya di pundak istrinya dengan gerakan protektif yang alami.

"Kalian terlihat serius sekali hanya untuk memilih satu kalung," kata Alaric.

"Rowan ingin memilihkan yang bagus untukku," jawab Liora.

Alaric mengangkat alis. "Hmm ... memilihkan satu? Pilihan yang bagus, kulihat."

"Lowan pintal memilih," ujar Rowan bangga.

Alaric tersenyum tipis. "Kenapa harus memilih? Beli saja semuanya," katanya santai.

Keheningan.

Liora dan Rowan menoleh bersamaan menatap Alaric.

"APA?!" Liora berseru.

"Kau gila," lanjut Liora cepat. "Kenapa harus membeli semuanya? Ini permata langka, Alaric. Harganya mahal."

"Wow, Paman mau beli cemuanya," ucap Rowan melihat semua barang yang ditunjukan pedagang tadi.

Alaric menyandarkan sikunya ke sandaran kursi, ekspresi sombongnya muncul tanpa rasa bersalah.

"Walau kau membeli sepuluh atau seratus kali lipat perhiasan yang kau bilang langka ini, itu bahkan tidak mengurangi satu persen hartaku, Sayang," kata Alaric.

Mulut Liora terbuka. Benar-benar ternganga.

Alaric tersenyum semakin lebar. "Sepertinya kau lupa menikahi siapa."

"Wajah sombongmu benar-benar menyebalkan," ucap Liora.

Alaric tertawa kecil.

Rowan menatap Alaric dengan mata berbinar. "Paman kaya, ya? Bica beli cemuanya."

"Tentu saja," jawab Alaric tanpa ragu. "Aku orang terkaya di negeri ini selain Kaisar."

Rowan tampak berpikir keras, lalu berseru penuh semangat, "Kalau kaya bisa beli apa pun?"

Alaric mengangguk.

"Ohhh," Rowan mengangguk pelan, lalu menunjuk Liora. "Kalau begitu Lowan mau jadi olang kaya! Jadi bica belikan banyak hadiah untuk Lilola. Lowan akan lebih kaya dali paman dan ambil Lilola dali paman!"

Alaric tertawa pelan, lalu mengelus kepala Rowan. "Kalau begitu aku akan lebih kaya lagi agar kau tidak bisa mengambil istriku," katanya.

Rowan menggembungkan pipinya. "Paman menyebalkan."

"Terima kasih," balas Alaric santai.

Pedagang yang sejak tadi menunggu akhirnya berdeham sopan.

"Yang Mulia Duke, aku juga membawakan sesuatu yang mungkin ... lebih sesuai," kata si pedagang.

Pedagang itu menunjukan sebuah kotak kayu lalu membuka sebuah kotak kayu putih berukir itu.

Di dalamnya terbaring sebuah belati.

Bilahnya memantulkan cahaya dengan kilau dingin, indah, terlalu indah untuk sekadar senjata. Lebih seperti karya seni.

Mata Liora berbinar tanpa bisa disembunyikan.

Alaric langsung menangkap reaksi itu.

"Aku ambil," kata Alaric tanpa ragu.

Pedagang tersenyum lebar. "Terima kasih, Yang Mulia. Mata belati ini ditempa dari mitril, mineral langka. Tidak akan patah. Sangat tajam. Gagang dan sarungnya terbuat dari kulit Wyvern."

"Wyvern?" Alaric mengernyit. "Monster terbang dari wilayah terlarang."

Pedagang mengangguk. "Aku dengar begitu, walau masih meragukan apa benar ini sungguh dari bagian tubuh monster Wyvern itu atau tidak. Tapi melihat betapa indah dan kokoh belati ini, sudah cukup untuk menjualnya."

Alaric menatap belati itu lama, lalu bertanya, "Apa ada barang lain yang dibuat dari bagian tubuh monster?"

Pedagang berpikir. "Belum saat ini. Tapi di wilayah timur aku dengar ada pedagang yang memproduksi barang seperti itu."

Wajah Alaric mengeras.

Jadi bukan hanya jual beli monster sebagai peliharaan. Tubuh mereka pun diperdagangkan. Perburuan ini benar-benar akan panjang, batin Alaric.

"Terima kasih informasinya," kata Alaric dingin.

"Bukan masalah, Yang Mulia," jawab sang pedagang.

Alaric lalu menoleh ke Liora yang masih memandangi belati dengan penuh minat.

"Sepertinya istriku lebih menyukai senjata daripada perhiasan," kata Alaric.

Liora merengut dengan wajah merona, tanda kalau ucapan Alaric memang benar.

Alaric mendekat ke Gideon dan berbisik, "Siapkan perjalanan secepatnya. Wilayah timur harus dibereskan segera."

Gideon mengangguk. "Akan saya siapkan."

Namun ketika semua orang kembali sibuk, Alaric menatap Liora sekali lagi.

Ada sesuatu yang mengganjal di dadanya.

Tawa, canda, kemewahan, semuanya terasa sementara.

Karena jauh di timur, sesuatu yang gelap sedang menunggu.

Dan perjalanan ini ... mungkin akan memisahkan mereka lebih lama dari yang ingin Alaric akui.

1
Atik Kiswati
udah tamat aja nih.....
Nor Azlin
cerita tentang papa mama nya sudah tamat dengan ending nya yang penuh suka duka & bahagia yah aku sangat puas hati lah thor sukses buat mu yah sampai ketemu di lanjutan nya yah 😂😂
Archiemorarty: Makasih udah baca ceritanya kak, happy reading di sequel selanjutnya 🥰
total 1 replies
Alfia Amira
butuh kretek kyk nya si liola nih 😁😁
trueNetizen
suka sekali dengan cerita ini
Alfia Amira
panas lah kalo matahari nya dua kali lipat 🤭🤭🤭
Nor Azlin
thor penasaran ni kok ibu nya si Arron tidak ada bersama mereka yah ...apa dia sudah meninggal atau dia memang tidak dapat ikut yah🤔🤔🤔lanjutkan thor
Archiemorarty: Emaknya Aaron ada kok, nanti bakal ketemu di sequel 🤭
total 1 replies
Dian
lanjutt
Lusianina
akhirnya yg ditunggu2 OMG SO EXCITED!!!!😱😱😱
Nor Azlin
Alhamdulillah syukur akhirnya twins lahir ke dunia ini bertemu sama kakak Rowan nya sama anggota keluarga yang lain ... welcome baby twins semoga kalian berdua setangguh daddy mommy kalian yah jadilah anak2 yang berbakti pada kedua orang tua kalian begitu juga sama negara ... lanjutkan thor
Nor Azlin
🤣🤣🤣🤣betul sekali tu yang ngidam itu bukan Liora kan tapi si Alaric nya tu 😂😂😂kasihan sekali si Gideon nya tu sebut aja anak dalam perut Liora pasti Gideon pasti melunak kan hanya demi bayi si Liora aja tu 😆😆😆semoga senyuman juga keceriaan pada keluarga mereka berpanjangan yah ...lanjutkan thor
Nor Azlin
sudah pasti lah kakak kandung nya mereka tiga bersaudara kan thor ...nah kerana mereka bersaudara lah hukuman nya Liora di kasih liburan ke utara tempat kelahiran mereka Alias kampung halaman mereka bukan...seperti nya Liora sangat di sayangi dalam keluarga Alaric yah ...semoga Alaric bisa memburu Monster yang lain nya agar kehidupan keluarga kecil nya bisa hidup damai yah 😂😂😂selamat berburu Duke...lanjutkan thor
Archiemorarty: Gimana gx disayang, dia udah ngelametin Alaric, keluarganya, satu kerajaan. pasti disayang dia 🤭
total 1 replies
Cicih Sophiana
suami idaman hanya memuja satu wanita yaitu istri nya...🥰😍😍
Archiemorarty: Benar sekali 🤭
total 1 replies
Ani Susanti
cembokur
Nor Azlin
sudah aku katakan yah mereka akan mendapat anak selepas perang habis 😂😂🤣🤣tebakan aku benar deh ...semoga bahagia selalu yah Alaric Liora nya & tidak sabar mau ketemu sama Pangeran kecil sama Puteri kecil yah ...lanjutkan rhor
Archiemorarty: Siap siap ketemu para pembuat onar cadel ya 🤭
total 1 replies
Nor Azlin
nah itu yang membuat ceritanya si author menjadi seru & menantang untuk di baca yah😂😂😂bayangkan aja membaca nya dengan dada berdebar-debar juga emosi yang ketakutan kayak kita nonton filem lah di tv gitu 😂😂😂menyenangkan sekali lho aku suka thor tidak bosan jadi nya aku terhibur banget deh...semoga selepas pulang dari medan perang ini khabar gembira menyusul Alaric sama Liora nya bahawa Alaric junior sama Liora junior udah ada di dalam perut nya Liora yah ...aku rasa kan iya deh si Liora hamil kerana wajah sama pipi nya udah gembul kembali tu 😂😂😂 lanjutkan thor
Archiemorarty: Hahaha... tenang tenang...para bocil bakal hadir nanti 🤭
total 1 replies
Cicih Sophiana
berbuat apa Marquess sampai di tendang Liora...
Cicih Sophiana
mungkin Lilola kurus krn gak ada yg ngasih makan Duke... kasian😪
Cicih Sophiana
semoga Alaric pulang dengan sehat...
Cicih Sophiana
Alaric pasti selamat krn kan semangat untuk Lilola nya tercinta...
ͩ☠ᵏᵋᶜᶟ⏤͟͟͞R•Dee OFF💕
wkwwkkwk... klu udh Kaisar yg manggil hrs patuh yaa hahahaha
Terselamatkan krn ada Gideon 🤭🤭🤭😀
ͩ☠ᵏᵋᶜᶟ⏤͟͟͞R•Dee OFF💕: hahaha oh iyaa 🤣
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!