NovelToon NovelToon
Mantu Koplak Menjadi Penguasa

Mantu Koplak Menjadi Penguasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Mafia
Popularitas:992
Nilai: 5
Nama Author: richard ariadi

Tanda tangani ini, dan semua hutangmu dianggap lunas," ucap Minghua Zhang sambil melemparkan kontrak pernikahan ke atas meja yang penuh puntung rokok. Chen Song menatap angka di kertas itu, lalu menatap wajah dingin Luna di pojok ruangan. Baginya, ini bukan pernikahan, ini adalah tiket keluar dari neraka—yang tanpa ia sadari, justru akan membawanya ke neraka jenis baru.

Chen Song adalah seorang pria dari kelas menengah ke bawah yang memiliki kecanduan judi yang parah. Dalam sebuah permainan berisiko tinggi di kasino bawah tanah, ia kehilangan segalanya. Ternyata, lawan mainnya adalah seorang kolektor hutang kejam yang bekerja untuk relasi bisnis keluarga Zhang. Chen Song berhutang dalam jumlah yang mustahil ia bayar miliaran yuan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon richard ariadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

do blang tertangkap

Setelah bersembunyi di Labirin Seribu Pulau, Chen Song menyadari bahwa musuhnya—Song Ong dan Do Blang—telah mengalihkan amarah mereka ke dunia bawah. Untuk menyelamatkan Minghu (ibu mertua nya) dan Tuan Zhang (ayah mertuanya), Chen Song harus melakukan infiltrasi ke pusat kekuatan musuh: Negara Bhurut Sarenteng, pintu gerbang antara dunia rahasia dan dunia sekuler.

Agar tidak terdeteksi oleh radar Tahao Ilahi Permaisuri Mo-nyong maupun agen "Tanpa Wajah" Song Ong, tim ini harus melakukan penyamaran yang paling tidak masuk akal dalam sejarah kultivasi.

Ki Buyut Angin mengeluarkan koleksi pakaian lamanya.

Chen Song menyamar sebagai "Tabib Buta Pembawa Kecapi". Ia menggunakan kain penutup mata sihir yang menyegel aura tiga elemennya (Api, Es, Angin).

Oe Lu Tung menyamar sebagai "Pawang Monyet". Sayangnya, monyetnya adalah Oe Asu yang dipaksa memakai kostum bulu dan dilarang bicara (karena suaranya terlalu cempreng).

Oe Shan Tung menyamar sebagai "Gerobak Dorong Manusia". Ia dicat warna cokelat kayu agar terlihat seperti benda mati yang mengangkut peti-peti barang.

Oe Asu (Sambil garuk-garuk kostum) "Bos, kenapa aku harus jadi monyet?! Mana kostumnya gatal sekali, bau kambing lagi!"

Oe Lu Tung"Diam kau, Monyet Asu! Kalau kau bersuara, penyamaran kita terbongkar. Makan ini pisang supaya mulutmu sibuk!"

Gerbang Bhurut Sarenteng dijaga ketat oleh pasukan gabungan Klan Song dan sisa-sisa pasukan Mas Gatot yang kini mengenakan detektor energi tingkat tinggi.

Penjaga "Berhenti! Apa isi gerobak kayu besar ini?" (Menunjuk Shan Tung yang sedang menahan napas sampai mukanya biru).

Chen Song (Dengan suara renta yang dibuat-buat) "Hanya alat musik dan pakan monyet, Tuan. Kami rombongan sirkus yang ingin menghibur rakyat jelata di dunia sekuler agar tidak stres karena perang."

Penjaga (Melihat Oe Asu yang sedang akting makan kutu di pundak Lu Tung) "Monyetnya jelek sekali. Mirip wajah Jenderal Gatot kalau lagi marah. Ya sudah, jalan!"

Di tengah kota gou tun city, mereka mendapati bahwa Minghu dan Tuan Zhang disekap di dalam penjara bawah tanah yang dialiri energi panas dari batu merkuri hitam untuk melemahkan mental mereka.

Tuan Zhang (Terkulai lemas) "Minghu... maafkan aku. Gara-gara aku, kau ikut terseret dalam kegilaan klan Song ini."

Minghua "Jangan menyerah, Zhang. aku yakin Menantu kita Chen Song tidak akan membiarkan kita jadi kerupuk bakar di sini."

Tiba-tiba, suara dentuman kecapi terdengar dari balik jeruji besi. Itu adalah kode rahasia yang hanya diketahui Minghu.

Chen Song "Lylia sudah memberiku peta. Shan Tung, hancurkan tembok belakang! Asu, lepaskan gas pelumpuhmu!"

Oe Asu melepas kostum monyetnya dan mengeluarkan teknik "Kentut Monyet Sakti" ke dalam saluran ventilasi penjara. Seketika, para penjaga pingsan dengan busa di mulut.

Oe Shan Tung menghantam tembok penjara dengan sekali seruduk, menghancurkan beton setebal dua meter.

Chen Song: (Melepas penutup mata, aura hijau-merah-biru meledak) "Minghu, Tuan Zhang... saatnya pulang."

Saat mereka akan keluar, udara mendadak menjadi sangat tajam. Do Blang (Ibu Song Yan) turun dari langit dengan sayap perak. Di belakangnya, berdiri Mas Gatot yang kali ini membawa masker oksigen agar tidak terkena gas Oe Asu.

Do Blang "Chen Song... kau pikir penyamaran sirkus bodoh ini bisa menipuku? Aku mencium bau pengkhianatan dari jarak seribu mil! Serahkan dirimu, atau aku akan menghancurkan Tuan Zhang menjadi debu!"

Mas Gatot (Lewat megafon) "Kele mampus meken! (Kalian mampus sekarang!) Jengen meryeh meken! (Jangan marah kalian!)"

Pertempuran di gerbang Bhurut Sarenteng mencapai puncaknya. Udara bergetar hebat saat energi tiga elemen Chen Song berbenturan dengan aura perak Do Blang.

Saat Do Blang mengangkat tangannya untuk menghancurkan Tuan Zhang, Chen Song menghilang. Menggunakan warisan Song Go Ku, ia bergerak melintasi dimensi ruang dalam sekejap.

Zlap! Zlap!

Sebelum Do Blang sempat berkedip, Chen Song sudah berada di belakang Minghua dan Tuan Zhang. Dengan satu lambaian Kipas Penghancur Awan, ia menciptakan dinding angin puyuh yang memental seluruh penjara klan Song, sekaligus memutuskan rantai belenggu mereka.

Chen Song: "Shan Tung! Bawa mereka ke Awan Kinton! Biar wanita ini menjadi urusanku!"

Oe Shan Tung dengan tubuh raksasanya menerjang kerumunan penjaga seperti buldoser. Ia menyambar Tuan Zhang di bahu kanan dan Minghu di bahu kiri.

Oe Asu (Melempar bom asap sagu) "Makan ini, dasar pasukan muka rata! Jangan harap bisa menyentuh mertua Bos kami!"

Dalam kekacauan asap, mereka berhasil dievakuasi ke atas awan hitam yang melayang tinggi di angkasa, aman dari jangkauan pasukan darat.

Do Blang yang murka mencoba mengejar, namun Chen Song menggunakan teknik "Trinitas: Penjara Es Neraka". Gabungan elemen es Luna dan api miliknya menciptakan kristal es yang membara, mengunci pergerakan Do Blang.

Chen Song muncul tepat di depan leher Do Blang dengan pedang angin yang tajamnya bisa membelah atom.

Chen Song "Bergerak sedikit saja, dan sayap perakmu akan menjadi hiasan dinding. Kau akan ikut kami sebagai jaminan agar Song Ong tidak bertindak gegabah."

Do Blang ternganga, tidak percaya bahwa pemuda yang dulu ia remehkan kini bisa menekan auranya hingga ke titik nol.

Song Ong muncul dari bayangan istana dengan aura hitam yang pekat. Matanya merah melihat istrinya disandera.

Song Ong "Lepaskan Do Blang, Chen Song! Kau tidak tahu apa yang kau hadapi. Kau telah melanggar hukum kuno klan!"

Chen Song "Hukummu tidak berlaku bagi mereka yang menyakiti keluargaku. Jika kau ingin istrimu selamat, perintahkan seluruh pasukanmu mundur dari dunia sekuler dan berikan aku kunci ke makam Leluhur Air!"

Mas Gatot yang melihat teman bos nya (Do Blang) ditangkap, langsung bingung tujuh keliling.

Mas Gatot (Berbisik ke pasukannya) "Waduh... Nyonyah meryeh kene tangek! (Nyonya besar kena tangkap!) Kite mundur alon-alon! (Kita mundur pelan-pelan!) Jangan sampai Chen Song ngelepas kentut monyet lagi ke arah kite!"

Dengan mundurnya pasukan Song Ong, suasana di perbatasan dunia sekuler perlahan mulai tenang, meski aroma hangus sisa pertempuran masih terasa. Asosiasi Bela Diri Sekuler yang selama ini bersembunyi di bawah tanah akhirnya keluar para praktisi tua menangis melihat kebebasan mereka kembali, sementara yang muda bersorak meneriakkan nama Chen Song.

Namun, di dalam sebuah bunker rahasia yang dijaga ketat oleh Trio Oe, suasana justru sangat tegang. Do Blang duduk terikat di kursi besi yang dialiri energi penekan Qi.

Chen Song berdiri di depan Do Blang, matanya yang berwarna tiga elemen menatap tajam. Di belakangnya, Minghua mencatat setiap kata, sementara Tuan Zhang beristirahat di ruangan sebelah.

Chen Song "Bicaralah, Do Blang. Aku tahu Song Ong tidak mungkin berani menyerang dunia sekuler hanya karena dendam pribadi. Siapa yang menjanjikan kalian 'Takhta Abadi' jika berhasil menangkap Luna Zhang?"

Do Blang (Mendengus sombong meski wajahnya pucat) "Kau pikir kau sudah menang, anak haram? Kau hanya pion kecil. Suamiku mundur hanya untuk menyiapkan upacara Penyatuan Matahari Gelap. Jika Luna tidak diserahkan, seluruh dunia sekuler akan menjadi tumbal energi!"

Melihat Do Blang yang keras kepala, Oe Lu Tung maju sambil membawa sebuah piring berisi sesuatu yang baunya sangat menyengat.

Oe Lu Tung "Nak Song, wanita seperti ini tidak mempan ditakuti pedang. Dia butuh 'Terapi Rasa'. Lu Tung, sajikan Durian Busuk Chika Sarenteng campur terasi!"

Oe Asu (Memakai masker gas) "Nyonya Besar yang terhormat... jika Anda tidak bicara dalam tiga hitungan, Asu akan melepaskan 'Gas Cinta Monyet' di ruangan kedap suara ini. Anda akan menari balet sampai pagi tanpa henti!"

Do Blang (Mulai panik melihat botol gas Asu) "Berhenti! Menjauh dariku, makhluk-makhluk rendah! Baiklah... akan kukatakan! Song Ong bekerja sama dengan Klan Zhang Utama. Permaisuri Mo-nyong menjanjikan esensi keabadian jika kami berhasil menyerahkan Luna untuk dijadikan 'Baterai Roh' bagi gerbang langit!"

Chen Song "Lalu di mana Song Yan sekarang? Aku tahu dia tidak hanya sekadar mengadu pada kalian."

Do Blang (Tertawa getir) "Yan-er... dia sedang menjalani Mutasi Darah Terlarang. Dia akan bangkit sebagai Asura yang tidak memiliki rasa sakit. Saat dia bangun, bahkan kau tidak akan bisa menyentuh bayangannya."

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Chen Song menoleh ke arah Minghu.

Chen Song "Minghu, siapkan pengumuman ke seluruh Asosiasi Bela Diri. Kita akan membentuk aliansi pertahanan. Dan klan Oe... jaga wanita ini baik-baik. Jika Song Ong mencoba mendekat, gunakan dia sebagai tameng hidup."

Oe Shan Tung "Siap, Bos! Aku akan duduk di depannya supaya dia tidak bisa melihat matahari sama sekali!"

Tiba-tiba, kalung es yang dipakai Chen Song bergetar. Suara Luna terdengar jauh namun jelas di pikirannya.

Suara Luna"Song... aku merasakan kehadiran gelap yang mendekat ke dimensi ini. Song Yan... dia tidak menunggu mutasi selesai. Dia menggunakan 'Jalan Pintas Jiwa' untuk mencariku di sini. Kau harus segera menemukan Makam Leluhur Air agar bisa masuk ke dimensi ini dan membantuku!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!