Adinda putri harus menerima pil pahit saat suami atau pria yang selama ini begitu ia cintai tidak pernah menganggap dirinya Saat itulah ia memutuskan untuk meninggalkan pria itu dan membatalkan pernikahanya Tapi siapa sangka sahabat atau bossnya malah selalu ada disisinya saat ia terpuruk Akankah adinda membuka hatinya untuk sang boss atau balah sebaliknya Yukk ikuti terus kisah cinta mereka 😍😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ekawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jangan mendekatinya
Hari ini adinda dan rey akan kembali kebekerja seperti biasa tapi yang tidak biasa adalah rey dan adinda berangkat bersama tepat sampai diparkiran kantor
Awalnya adinda menolak tapi rey memaksa karena ia ingin semua orang tahu jika adinda adalah miliknya
Tidak ada yang mencurigai hubungan mereka karena semua karyawan tahu jika adinda dan rey adalah sahabat baik rey dan juga sasya tapi tidak dengan satu orang yaitu tommy
Pria itu melihat kearah adinda dengan mata yang menyimpit membuat adinda menelan ludahnya kasar
“A..ada apa kak??” Tanya adinda gugup
“Adinda… aku seperti merasa ada yang aneh antara kamu dan pak rey??” Tanyanya membuat adinda semakin gugup
“Itu,,,sebenarnya”
“Kalian sedang ngomongin apa?? Tommy keruang saya sebentar!” Rey datang tiba-tiba membuat 2 orang itu melihat kearah reykendra
“Baik pak.” Tommy pergi keruang rey meninggalkan adinda yang saat ingin menghembuskan nafasnya lega
“Tuhh kan pasti kak tommy curiga” ucapnya lalu kembali keruanganya dengan sedikit berlari
Adinda mengerjakan keperjaannya dengan telaten menjadi sekretaris diperusahaan mahes bukanlah hal yang mudah apalagi hari ini banyak pekerjaan menumpuk karena libur 2 hari kemarin
Tokk
Tok
“Pagi buk adinda maaf menganggu untuk jadwal pertemuan pimpinan hari ini akan diadakan dimana ya buk??” Tanya Salah satu staff pemasaran
“Ohhh lika silakan masuk dulu.!” staff pemasaran itu pun masuk keruangan adinda lalu duduk disofa ruangan adinda
“hari ini pertemuan akan diadakan diballroom jam 2 siang nanti tolong siapkan semua keperluannya saya akan memberitahukannya pada pak rey untuk berkasnya nanti saya akan bawa kesana jadi lika kamu hanya urus tempatnya saja okey”
“Baiklah buk kalau begitu saya permisi dulu” ucapnya lalu diangguki oleh adinda
Adinda mengambil berkas-berkas untuk diberikan pada rekendra gadis itu membawa banyak berkas yang ada ditanganya
Bruuukk
“Aaawww aduhh maaf pak saya tidak sengaja” adinda menunduk minta maaf lalu berjongkok untuk mengambil berkas-berkas yang berserakan dilantai
“Tidak apa-apa sepertinya aku yang menabrakmu tadi” ucap pria itu yang bukan lain adalah zyan
Adinda menunduk melihat pria yang ada dihadapanya itu, pria yang dulu ia harapkn akan selalu ada disampingnya bahkan dengan teganya mencaci maki dirinya hanya karena menjadi istri yang dijodohkan secara paksa
Zyan dengan sigap membantu adinda memungut berkas-berkas itu dan menyerahkannya pada adinda
“Adinda!!” rey dengan cepat menghampiri istrinya yang saat ini msih bersiri tepat dihadapan zyan
Rey menatap tajam kearah zyan lalu mengambil tangan adinda agar berada dibelakangnya, rey berniat melindungi istrinya agar tidak diambil kembali oleh ubur-ubur ikan lele yang ada dihadapannya ini
“Untuk apalagi tuan mahardika datang keperusahaan saya?” Tanya rey dengan wajah datarnya
“Tuan rey ada sesuatu yang ingin saya bahas mengenai kerjasama kita”
“Tapi aku sudah menarik semua saham yang aku tanam disana dan sekarang kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi, begitu juga dengan” rey memegang tangan istrinya yang terasa dingin
Sedangkan zyan yang mengerti ucapan rey melihat kearah adinda yang memang sudah dihalangi sepenuhnya oleh rekendra
“Tuan saya mohon berikan saya waktu sekali saja ada sesuatu yang ingin saya tunjukan” ucapnya membuat rey berdecak kesal
“Baiklah ikut aku. Sayang kamu kembalilah!” Ucapny kearah adinda dengan lembut membuat adinda dan zyan begitu terkejut dengan panggilan rey, mereka tidak salah dengarkan?? Rey memanggil adinda dengan sebutan sayang dihadapan zyan??
“Baa..baik pak saya permisi” ucapny lalu sedikit berlari untuk menjauh dari kedua pria yang saat ini melihat kearahnya
“Baiklah tuan zyan mari” ucapnya dan membimbing pria itu untuk mengikutinya dan berhenti menatap kearah istrinya dengan senyuman paksa
Didalam ruangan directur kini zyan duduk disofa dengan menatap kearah rey yang masih diam dan melipatkan tangannya didada
Memang Terlihat begitu angkuh tapi zyan sudah bertekad jika rey menolak untuk membantunya kali ini maka tamatlah riwayatnya
“Tuan.. saya ingin anda untuk tidak menarik saham yang sudah ditaman diperusahaan saya” ucapnya penuh keyakinan
Rey menaikan satu alisnya lalu tersenyum devin kearah zyan membuat zyan sedikit gugup
“Bukannya perusahaanmu sudah bangkrut?” Tanya rey to the poin
Zyan menggeleng lau menyerahkan berkas yang ia bawa hasil penstabilan perusahaannya selama 2 hari ini iakerjakan dengan sunguh-sunguh
Rey sedikit kagum dengan pencapaian zyan ternyata pria yang ada dihadapannya ini tidak sebodoh yang ia kira
“Jika tuan mau saya akan melakukan apapun sebagai syaratnya” jelas zyan membuat rey sedikit tertarik
Rey tersenyum penuh arti mendengar apa yang zyan katakan
“Baiklah,,, aku akan membatalkan penarikan saham sesuai dengan keinginanmu tapi dengan satu syarat” ucapnya dengan wajah yang mulai serius
Zyan mengangguk mantap ia yakin pasti bisa memenuhi syarat yang diberikan oleh reykendra
“Baiklah apa yang tuan reykendra mahes inginkan??” Tanya zyan dengan percaya diri
“Jauhi adinda!!”
Deeggg
Perkataan dari rey membuat zyan diam mematung dan melihat lekat kearah pria yang saat ini menatapnya dengan tatapan datar
“Tuan rey, saya tahu saya salah tapi saya masih berusaha untuk menebus kesalahan saya dengan adinda
“Tidak perlu!!! Dulu aku membantumu itu karena permintaan adinda,, adinda gadis yang selalu membantumu dalam bayangan bahkan ia rela kehilangan ibunya hanya untuk tidak membuatmu sedih jika kehilangan ibumu.. tapi kali ini aku tidak akan membiarkanmu mendekatinya lagi karena adinda adalah milikku.. bagaimana zyan mahardika???”
Zyan diam,, ia memang tahu jika adinda yang sudah membantunya karena tommy yang memberitahukan kemarin
Tapi tentang rey dan adinda ia tidak tahu jika pria yang berkuasa dihadapannya ini begitu melindungi gadis itu
“Baiklah tapi apa aku boleh bertemu dengannya sekali saja?? aku hanya ingin minta maaf atas perbuatan yang sudah aku lakukan padanya” ucapnya dengan nada yang lemah
Rey tersenyum dan mengangguk “baiklah tapi aku juga ikut serta dalam pertemuan kalian” ucapnya membuat zyan tersenyum
Sepertinya adinda sudah menemukan pria yang begitu mencintai dan melindunginya bahkan belum mulai untuk mendapatkan hati gadis itu zyan harus mengalah secara paksa
Happy reading💫💫💫
gadis bodoh
cinta bertepuk sebelah tangan aja sulit melupakan apalah lagi sama-sama cinta baru dihianati
mampuslah kau Adinda makan itu cintamu pd Ziyan