setelah menyebrang, aku ingin berkultivasi dengan santai tetapi semua orang membuat ku bekerja keras, jadi aku merasa aku sudah bekerja keras namun saat aku berkata bahwa aku berkultivasi dengan bekerja keras, orang-orang ingin menghajar ku berkata bahwa aku orang termalas di dunia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kristanto artsx,...., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cap 26. berbuat baik, imbalan melimpah.
Di halaman keluarga hu yang luas, pertempuran yang awalnya sengit hampir memenuhi halaman itu terhenti sejenak.
Hal ini terjadi karena salah satu kultivator tingkat pendiri fondasi dari sekte iblis telah tumbang.
Orang-orang yang awalnya bertempur sengit saling mundur sejenak menjauh dari lawan mereka dan melihat ke arah tempat ary dan mayat pria berpakaian hitam yang telah iya bunuh.
Di sisi lain, pertarungan antara kepala keluarga hu dan pria berpakaian hitam Pendirian fondasi lain nya juga terhenti.
Tuan kota hu melihat ke arah ary yang telah membunuh lawan nya dan terkejut.
Iya telah melawan kedua kultivator pendirian fondasi itu sendirian sebelum ary tiba, kekuatan mereka bertiga kurang lebih setara, tuan kota hu dapat bertahan melawan kedua lawan nya hanya dengan mengandalkan baju zirah khusus milik nya.
Baju zirah ini adalah baju zirah khusus yang ringan namun sangat kuat dalam pertahanan nya. Dengan zirah ini, Sulit untuk kedua pria berpakaian hitam itu melukainya, iya juga memanfaatkan keuntungan baju zirah ini dan memfokuskan kekuatan untuk menyerang dan melepaskan pertahanan, hal ini membuat iya tak mengalami kerugian saat melawan kedua lawan nya.
Namun hanya itu, meski dengan baju zirah, iya tak dapat mengalahkan atau membunuh mereka mereka bahkan jika satu lawan satu.
Saat tuan kota hu terkejut, ary yang baru saja membunuh lawan nya menoleh ke arah target selanjutnya, itu adalah pria berpakaian hitam pendirian fondasi lain yang sedang berhadapan dengan tuan kota hu.
Namun, saat ary melihat ke arah nya, pria berpakaian hitam yang juga sedang melihat ke arah ary tiba-tiba berbaik tanpa sepatah katapun, iya melompat ke atap bangunan dan melesat ke kejauhan.
Tuan kota hu yang pikiran nya sedang teralihkan saat memikirkan perbandingan dirinya dan ary lengah menyebabkan iya tak bisa menghentikan pria itu tepat waktu.
Iya baru sadar saat musuh sudah berada di atap bangunan.
"Bajingan kemana kau pergi, kita belum selesai" Teriak tuan kota hu kemudian melompat ke atap bangunan untuk mengejar.
Ary yang melihat hal ini juga terkejut dengan ketegasan musuh namun iya segera mengerti, jika iya adalah pria berpakaian hitam, iya pasti juga akan melakukan hal yang sama, musuh semakin kuat dan kita semakin lemah, adalah kebodohan total jika masih tinggal.
Ary melihat ke arah perginya tuan kota hu dan pria berpakaian hitam dan tak mengejar, sebaliknya, iya melihat ke arah musuh yang tersisa yang masih tercengang karena pemimpin mereka yang tiba-tiba kabur.
Ary mengibaskan darah di pedang nya kemudian mulai bergerak" Jangan biarkan satupun orang kabur" Teriak ary pada anggota keluarga hu yang juga sedang bingung.
Anggota keluarga hu yang mendengar teriakan ary segera sadar dan mulai menyerang lawan mereka agar tak membiarkan mereka berbalik dan melarikan diri.
Saat itu,barulah Anggota sekte iblis yang tersisa juga sadar, awalnya mereka melawan dengan sekuat tenaga dan mencari kesempatan melarikan diri namun hanya dalam sekejab mereka segera putus asa.
Hal ini karena mereka melihat satu persatu rekan mereka tumbang di tangan ary.
Ary sama sekali tak berbelas kasih, iya mondar-mandir di halaman keluarga hu menghampiri satu-persatu pria berpakaian hitam yang tersisa.
Iya menghabisi musuh satu persatu namun anehnya, ary yang mondar mandir di halaman itu tak memiliki pola target tertentu, hanya satu hal yang pasti, saat iya lewat dasi satu musuh ke musuh lain, selalu ada mayat orang dari sekte iblis yang sudah tergeletak di jalurnya, namun tentu saja tak ada seorangpun di halaman itu yang menyadarinya.
Ary melakukan pembantaian di halaman keluarga hu beberapa saat.
Setelah melihat tak ada lagi musuh yang tersisa, barulah ary melihat sekeliling kemudian menyesuaikan arah dan mengejar ke arah perginya kepala keluarga hu dan pria berpakaian hitam.
Saat ary pergi, di balik jubah nya memiliki banyak tonjolan, sangat penuh dengan kantong penyimpanan.
Ary tentu tak akan melewatkan kesempatan bagus seperti itu, membunuh musuh untuk membela kebaikan kemudian mendapat keuntungan.
Itu adalah membunuh dua burung dengan satu batu.
Setelah pergi dari tempat itu, ary kemudian terus mengejar ke arah tuan kota hu dan pria berpakaian hitam pergi.
'Kalau tak salah, arah ini adalah arah kediaman salah satu dari tiga keluarga besar lain nya di kota ini' pikir ary dan terus mengejar namun iya tak terburu-buru.
dalam perjalanan ary tentu tak melepaskan musuh yang membuat kekacauan di sekitar jalur nya.
Hal ini membuat kantong penyimpanan di dalam jubah nya semakin banyak, ary mulai merasa tak nyaman karena sesak sehingga iya mengeluarkan mereka dan memasukan mereka kedalam sebuah kantong kain biasa besar kemudian memikul kantong itu di punggung nya.
merasakan berat kantong besar di punggung nya, ary cukup senang" seperti kata pepatah, Berbuat Baik, imbalan Melimpah" ucap ary kemudian kembali melanjutkan aksinya.
Di sisi lain, anggota keluarga hu yang tersisa di halaman itu kemudian membagi tugas, beberapa orang segera membentuk kelompok kemudian menyebar ke segala arah untuk melawan anggota sekte iblis yang sedang membuat kekacauan di seluruh kota.
Hanya beberapa dari mereka yang tinggal untuk berjaga dan membersihkan tempat itu.
saat mereka membereskan mayat-mayat di halaman itu, mereka tiba-tiba menyadari satu hal, kantong penyimpanan milik semua mayat di halaman telah menghilang, bahkan senjata yang mereka pakai juga telah menghilang, tak satupun benda berharga yang tersisa di tubuh para sekte iblis itu.
"sial bajingan tak bermoral mana yang masih sempat mengambil kantong penyimpanan saat pertarungan masih berlangsung, apa iya bahkan tak takut iya di tusuk oleh musuh saat mencari kantong penyimpanan di mayat? " ucap seorang prajurit keluarga hu setelah memastikan tak satupun mayat musuh yang masih memiliki harta benda di tubuh mereka.
namun saat iya menyelesaikan kalimat nya, seorang seniornya tiba-tiba menatap nya dan berkata.
" sudah diamlah, jangan banyak bicara, itu takan baik untuk mu" ucap senior itu sambil menatap nya penuh arti.
Prajurit keluarga mu yang yang di peringatkan melihat tatapan seniornya dan awalnya bingung namun, iya segera menyadari satu masalah sehingga iya segera menutup mulut nya.
hanya satu orang yang mampu mengambil semua harta benda itu saat pertarungan di masih berlangsung.
Iya sendiri tak mengenalnya dan iya bahkan takut sekaligus berterima kasih padanya.
takut karena senior itu membunuh banyak sekali musuh dengan sekali tebasan dan sangat berdarah, berterima kasih karena tanpa senior itu, keluarga hu mungkin akan tamat.
'Huff mungkin senior itu sedang sangat miskin dan sangat membutuhkan uang, yah setidaknya iya tak menyentuh barang milik anggota keluarga hu yang gugur sehingga barang mereka bisa di kembalikan pada keluarga mereka' pikir prajurit itu