NovelToon NovelToon
Dibuang Sersan Dipinang CEO

Dibuang Sersan Dipinang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Hamil di luar nikah / Konflik etika / Ayah Darurat
Popularitas:218.6k
Nilai: 5
Nama Author: mama reni

Aisyah yang mendampingi Ammar dari nol dan membantu ekonominya, malah wanita lain yang dia nikahi.

Aisyah yang enam tahun membantu Ammar sampai berpangkat dicampakkan saat calon mertuanya menginginkan menantu yang bergelar. Kecewa, karena Ammar tak membelanya justru menerima perjodohan itu, Aisyah memutuskan pergi ke kota lain.

Aisyah akhirnya diterima bekerja pada suatu perusahaan. Sebulan bekerja, dia baru tahu ternyata hamil anaknya Ammar.

CEO tempatnya bekerja menjadi simpatik dan penuh perhatian karena kasihan melihat dia hamil tanpa ada keluarga. Mereka menjadi dekat.

Beberapa waktu kemudian, tanpa sengaja Aisyah kembali bertemu dengan Ammar. Pria itu terkejut melihat wajah anaknya Aisyah yang begitu mirip dengannya.

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Ammar akan mencari tahu siapa ayah dari anak Aisyah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Bukan Donatur

Aisyah segera masuk ke kamar. Dia membasuh wajahnya. Dari tadi dia merasa gugup karena dikerjain suaminya.

"Kenapa aku punya pikiran kalau dia mau minta berhubungan? Aduh, Aisyah ... walau kamu telah menikah dengan Alby, tapi dia masih haram untukmu. Masih menunggu anak ini lahir," ucap Aisyah bermonolog pada dirinya sendiri.

Aisyah lalu membuka bajunya dan membersihkan tubuhnya. Dia mengenakan kimono handuk saat keluar dari kamar. Masih malu jika tubuhnya di lihat Alby.

Saat pintu terbuka dia melihat suaminya itu sedang asyik dengan laptopnya. Aisyah segera mengganti baju. Setelah itu keluar kamar untuk membuatkan susu hamil untuknya dan susu hangat untuk sang suami.

"Mas, ini minumnya. Jangan malam-malam banget mandinya," ucap Aisyah, dia meletakan susu di atas meja dekat suaminya duduk.

"Terima kasih, Aisyah. Sebenarnya aku tak minum susu. Hanya sesekali saja. Aku lebih suka kopi kalau malam hari," balas Alby.

"Mulai hari ini aku tak mau Mas minum kopi lagi kalau malam hari. Selain nanti bisa buat Mas begadang, tak baik juga untuk kesehatan. Cukup sekali di kantor saja minum kopinya," ucap Aisyah.

Alby mematikan laptop dan menutupnya. Dia lalu tersenyum dan meminta Aisyah duduk di pangkuannya, dengan menepuk pahanya.

"Duduklah di sini!" perintah Alby.

"Badanku berat. Malu ...," balas Aisyah.

"Seberapa sih berat badanmu." Alby menarik tangan Aisyah pelan dan memintanya duduk di atas pangkuannya.

"Pertama kita jumpa, kamu tuh duduk di pahaku juga'kan?" tanya Alby.

Pertanyaan Alby membuat Aisyah jadi teringat awal mereka bertemu. Dia jadi malu. Wajahnya tampak memerah, membuat pria itu jadi tersenyum.

"Itu tak sengaja," balas Aisyah dengan menunduk.

Alby mengangkat dagu Aisyah dan mengecup bibirnya pelan. Hal itu kembali membuat wajah wanita itu memerah.

"Aisyah, sekarang kamu itu istriku. Suamimu ini seorang CEO. Aku tak mau kamu menunduk jika bicara dengan lawan. Seolah kamu takut. Tatap wajah orang yang mengajak kita mengobrol!"

"Iya, Mas." jawab Aisyah singkat.

Alby tersenyum dan memandang Aisyah dengan mata yang penuh kasih sayang. "Aku ingin kamu percaya diri, Aisyah. Kamu adalah istriku, dan aku ingin kamu menjadi diri sendiri tanpa rasa takut," kata Alby dengan suara yang hangat.

Aisyah membalas memandang Alby dengan tatapan yang penuh kasih sayang. "Aku akan mencoba, Mas," ucap Aisyah dengan suara yang lembut.

Alby mengecup bibir Aisyah lagi, dan kali ini lebih lama. Aisyah merasa jantungnya berdebar-debar, tapi dia juga merasa bahagia karena memiliki suami yang mencintainya.

"Aku cinta kamu, Aisyah," ucap Alby dengan suara yang lembut.

"Aku juga, Mas," jawab Aisyah dengan suara yang tak kalah lembut.

"Kamu kenapa?" tanya Alby pura-pura tak paham.

"Aku juga suka kamu," jawab Aisyah. Saat dia hendak menunduk, Alby melarang dan memeluknya.

"Tetaplah di sampingku walau apa pun yang terjadi, Asiyah. Aku akan berusaha menjadi suami dan ayah yang baik untuk anakmu," ujar Alby selanjutnya. Aisyah mengangguk sebagai jawaban. Dia tak mau berjanji, karena perasaan seseorang itu dengan mudah dapat berubah. Siapa tahu, suatu hari nanti Alby berubah sikapnya, tak mungkin dia akan tetap bertahan. Bukankah dia belum mengenal pria itu dengan baik.

Mereka berdua duduk di sofa, menikmati kebersamaan mereka sebagai suami istri. Alby memeluk Aisyah erat, dan Aisyah merasa sangat bahagia karena memiliki suami yang mencintainya.

***

Sementara itu, ditempat berbeda. Ammar yang baru pulang kerja, langsung menuju kamar. Dia tak melihat ada sang istri. Pergi ke dapur juga tak ada.

"Bi, Bu Mia mana?" tanya Ammar.

"Belum pulang, Pak," jawab Bibi.

Ammar lalu berjalan menuju meja makan. Selalu saja begini. Dia makan sendiri. Istrinya pulang praktek terkadang hingga jam dua belas malam.

Pagi hari saat dia akan pergi kerja, terkadang sang istri masih tertidur. Sarapan lagi-lagi dilakukan seorang diri.

"Aku ini punya istri, tapi seperti masih lajang. Semua dilakukan sendiri," gumam Ammar.

Dia menyuap nasi dengan malas. Tiba-tiba dia teringat Aisyah.

"Aisyah, kamu dimana? Apakah kamu telah melupakan aku? Jika saja aku menikah denganmu, aku yakin kau akan selalu menemaniku. Kau pasti akan di rumah menunggu aku pulang," ucap Ammar dalam hatinya.

Ammar meneruskan makannya, pikirannya masih teringat pada Aisyah. Dia tidak bisa menyangkal bahwa dia masih memiliki perasaan terhadap wanita itu. Dia merasa bahwa Aisyah adalah wanita yang tepat untuknya, dan dia menyesali keputusannya yang dulu. Seharusnya dia memperjuangkan orang yang dia cintai tersebut.

"Seandainya aku tak mengikuti kata Mama, pasti saat ini aku telah bahagia dengan Aisyah," gumam Ammar lagi.

Setelah selesai makan, Ammar membersihkan meja dan kemudian menuju ruang tamu. Dia duduk di sofa dan memandang ke luar jendela, pikirannya masih terlarut dalam kenangan tentang Aisyah.

Saat dia sedang melamun, tak menyadari kedatangan istrinya. Wanita itu lalu duduk di samping Ammar. Melihat suaminya hanya diam, akhirnya dia angkat suara.

"Apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya Mia dengan suara lantang.

Ammar tersadar dari lamunannya. Dia memandangi istrinya dengan tatapan sedikit tajam. Mia yang menyadari itu menjadi tak suka.

"Kenapa kamu memandangi aku seperti itu?" Kembali Mia bertanya.

"Apakah di rumah sakit itu tak ada jadwalnya dan tak ada dokter lain sehingga kamu harus bekerja dari pagi hingga malam?" tanya Ammar.

"Kenapa kamu tanyakan itu? Kamu tak suka?" Bukannya menjawab pertanyaan Ammar, Mia balik bertanya.

"Kapan waktumu ada untukku, Mia. Setiap aku pulang kerja, kamu masih praktek!" seru Ammar dengan sedikit suara yang agak tinggi.

Mia sepertinya tak senang dengan ucapan sang suami. Dia langsung berdiri. Menatap tajam dengan sang suami.

"Jangan mengatur! Kamu itu bukan donaturku! Gajimu saja hanya cukup buat menggaji Bibi. Semua kebutuhan lain, aku dan papa yang penuhi. Jadi yang boleh mengaturku adalah papa sebagai donatur dalam hidupku!" ucap Mia dengan nada yang lebih tinggi.

Mia lalu melangkah pergi, tapi baru beberapa langkah, dia membalikan tubuhnya menghadap sang suami. "Keluarga kamu saja bergantung hidup denganku. Jadi terima saja semua. Yang penting aku bukan selingkuh, aku hanya bekerja!"

Setelah mengucapkan itu, Mia kembali berjalan menuju kamar. Tak peduli dengan Ammar yang masih syok mendengar jawaban sang istri.

1
Ma Em
Alby lbh baik ceritakan masa lalu mu pada Aisyah jgn dipendam sendiri daripada Aisyah tau dari Ammar lbh baik Alby yg cerita , Aisyah pasti akan memahami keadaanmu Alby dan akan memaafkan mu Aisyah itu orang baik sabar , semangat Alby semoga kamu bisa mempertahankan keutuhan rumah tanggamu , Ammar dulu saja kemana kamu , Ammar yg membuang dan mencampakkan Aisyah sekarang Aisyah sdh bahagia dgn suaminya malah mau diganggu , semangat ...Alby aku mendukungmu semoga Alby menang melawan Ammar. 💪💪💪
darsih
masa Lalu yg harus d bayar mahal sampe adik nya yg kena hukum Karma
Ida Nur Hidayati
ayo Alby jujur dan ceritakan pada Aisyah
Ida Nur Hidayati
lebih baik Alby jujur pada Aisyah sebelum Aisyah tahu dati orang lain. apalagi orang itu Ammar
Nar Sih
lebih baik jujur pada aisyah alby ,sblm aisyah dgr dri amar yg pasti beda cerita dri yg asli nya ,yakin lah pasti aisyah bisa terima msa lalu mu
Riskiya ahmad
alby cuba bicarakan baik2 dgn aisyah masa lalu mu,biar nanti kalu amar bukar rahasia mu,aisyah tidak kagit lgi,setiap org pasti punya masa lalu, aisyah pasti gerti alby/Grin//Grin//Grin/
🌷💚SITI.R💚🌷
jangan mengorori tangan kamu lg alby nanti kamu akan lbh menyesal
🌷💚SITI.R💚🌷
mending trs terang dr sekarang jangan smp ke duluan sm ammar dan apapun nanti kepilutusan aisyah pasti yg trbaik
Citra
Alby lebih baik ceritakan aja yg sebenar nya sama Aisyah sebelum Ammar yg duluan menceritakan kisah mu
🌷💚SITI.R💚🌷
apa benar kenyataan alby dulu pernah seperti itu..smg kamu bisa trs terang sm aisyah tentang masa lalu kamu
🌷💚SITI.R💚🌷
sayang sekali ammar bkn kepercayaan aisyah yg kamu dapat tp malah semakin rasa tdk suks sm kamu
☠ᵏᵋᶜᶟբɾҽҽթαlҽsԵíղαKᵝ⃟ᴸ𒈒⃟ʟʙᴄ🍉
yok al mo ngomong sendiri sm aisyah apa kita bantuin ngomong
Rahma Inayah
lbh baik km cerita kan sejujur nya dgn aisyah sblm amar yg bercerita
☠ᵏᵋᶜᶟբɾҽҽթαlҽsԵíղαKᵝ⃟ᴸ𒈒⃟ʟʙᴄ🍉
makanya jujur al sm aisyah sebelum aisyah tau dr org lain
Lydia
Lanjut Author. Terima Kasih.
ken darsihk
Pasti Aisyah bisa menerima dan memaafkan masa lalu mu Alby , saat nya terbuka dan menceritakan semua nya ke Aisyah
ken darsihk
Sebelum semua nya terkuak , ada baik nya kamu bicara jujur ke Aisyah By karena pengakuan dari dirimu itu yng terpenting
Cindy
lanjut kak
watini
wes ora usah kakean cing Cong,gagean jujur ke aisyah.dari pada keduluan Ammar malah makin riweh urusannya.sdmangat alby....lanjut thor
Ilfa Yarni
ayo alby ceritakan yg sebenarnyaa pd aisyah waktu itu km terlalu muda blom bisa berfikir dan km jg udah nerima karnamu adikmu jg hamil diluar nikah dan bundir aku rasa hukumanmu udah setimpal semoga aisyah bisa memahamimu dan aisyah tidak akan pergi dr sisimu klo km jujur percayalah ini jln yg terbaik agar kau bisa melawan ammar
Suanti: hancur kan pekerjaan ammar sekalian sama dengan pekerjaan dokter mia biar sekalian hancur rumah tangga nya 😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!