NovelToon NovelToon
Mertua Galak

Mertua Galak

Status: tamat
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:223.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: rezza_handira

Sahara bertemu dengan suaminya yang bernama Bani, di kampusnya, Bani merupakan kakak tingkat Sahara, singkat cerita Bani jatuh hati dengan Sahara, ingin menikahi Sahara saat lulus kuliah nanti.

Namun sang mama, yang saat ini menjadi mertua Sahara begitu keras dan galak, suka berbicara lantang, keras, dan menusuk di hati, mertua Sahara belum rela anaknya menikah dan takut kalau anaknya menikah melupakan jasa sang mama yang telah merawat Bani dari dalam kandungan sampai beranjak dewasa, dia merasa Bani belum bisa membahagiakan mama nya, maka menentang dia untuk menikah dini, dan seperti memusuhi mantu nya dengan kata kata pedasnya, namun yang buat Sahara heran, kenapa kalau di ceplosin selalu membuat drama air mata, mengadu kepada Bani, sehingga membuat Sahara dan Bani bertengkar.

Akan kah sahara kuat menghadapi mertua galaknya?.

Ikuti yuk kisah mertua galak, kisah pasutri bernama Sahara dan Bani, yang rumah tangga nya selalu di kisruhi mama mertua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rezza_handira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MG

Masa cuti tiga hari ku hari ini usai, Bi Sumi mengabari sudah tidak bisa mengasuh anak ku lagi, Dikarenakan Anaknya tidak tega melihat ibunya yang sudah tua masih bekerja momong anak. Aku makin pusing sementara aku belum menemukan pengganti pengasuh, Dan belum mengajukan risend.

Drrdtt , , Desert, ,

📲 "Hallo, Iya bi Sumi, Ada apa ya?" Ku angkat telpon ku.

📲 "Kak ini aku anak bi Sumi, Maaf nih kak, sebelumnya." Anak bi Sumi mengawali percakapan.

📲 "Iya ada apa dek, maaf kenapa?" Tanya ku.

📲 "Besok ibu sudah ngga bisa ngasuh anak Kaka lagi ya kak, Aku ngga tega ibu yang sudah tua, Masih bekerja" Jawab anak bi sumi.

📲 "Maaf dek, Kalau satu bulan lagi ngasuh anak kakak boleh ngga, dalam waktu dekat aku akan berhenti kerja, Aku minta tolong satu bulan lagi ngasuh Nissa" Pintaku.

📲 "Yah maaf ya kak, aku ngga tega lihat ibu masih kerja di usia tua nya, Maaf ya kak." Jawab Anak bi sumi.

📲 "Tolong Kaka lah dek, Satu bulan aja, Kakak minta waktu, Aku mau risend." Jawab ku.

📲 "Yah kak maaf ya, Ku beri sedikit bocoran orang orang disini mah sering bergosip tentang Kaka," Jawab Anak bi Sumi.

📲 "Gosip apa dek?" Jawab ku.

📲 "Kata mertua Kaka, kamu orangnya keras, suka manyun, Muka nya asem, sama orang tua ngga menghormati, bawel, pinter sendiri ngga mau dengerin nasihat orang tua, makanya aku suruh ibuku berhenti bekerja kak, Maaf ya kak, Jangan marah, Aku juga ngga tega lihat ibu masih kerja di usia yang sekarang." Jawab Anak bi Sumi sambil mematikan telepon.

Jika bisa ingin ku cabein mulut mertua, Ngomong seenak jidatnya saja. kemarin juga ada yang ngadu, Katanya aku nyuci aja selalu kecapean dan meriang makanya langsung dia belikan mesin cuci, Ya buat apa ngasih batang tapi masih di omong, Sekarang ada ada berita begini lagi dari pengasuh anakku. Bikin tambah geram, Aku pusing harus cari pengasuh dimana lagi, Aku masih harus menyelesaikan urusan kerja ku sebelum benar benar keluar kerja.

🎆🎆🎆🎆🎆

"Ayah, Tadi anak bi Sumi nelpon katanya, bi Sumi ngga bisa lagi kerja, Anaknya ngga tega, lihat bi Sumi di usia renta masih kerja." Kataku sama Bani.

"Yudah nanti mama yang ngasuh, Kamu selesian aja urusan kerja terus risend." Kata Bani tanpa musyawarah dulu langsung ambil keputusan.

"Mama sudah telpon tadi ngabarin." Bani melanjutkan omongannya.

Aku hanya terdiam, Menahan amarah, Sekali lagi aku ingatkan, Bukankah, Dari awal aku sudah pernah bilang bahkan berkali kali, Kalau mengenai apapun keputusan untuk anakku harus komunikasi kan dulu dengan ku, bukan mengambil keputusan atas dasar permintaan mertua. Seakan aku ini ngga becus ngurus anak.

🎆🎆🎆

Hari pertama aku menitipkan anakku kepada mertua, Aku bekerja seperti biasa, di jam istirahat aku ingin video call anakku. Namun ngga diangkat, Aku minta foto anakku, Ngga di gubrisnya, Aku merasa stres seharian.

Aku kirim pesan ke Bani.

📩 "Aku pengen ngerti kabar anakku hari ini, kemarin sama bi Sumi setiap jam istirahat selalu video call, dikirimi foto, tanya kabar selalu ada, Kamu sudah tau mama kamu kalau aku call dan kirim pesan selalu di acuhkan, Menitipkan anakku dengan nya, Kamu buat ku gila Bani." ku ketik pesan itu dan ku kirim ke Bani.

📩 "Iya nanti aku bilangin, Kata mama dia takut kamu marah kalau mama salah ngomong. Kamu sih mama ngomong apa di bantah, jadinya kan mama segen sama kamu." Balas Bani.

📩 "Lah aku kan ngga selalu bantah, lagian kalau ngomongnya bener juga aku ngga akan marah Ban." balas ku.

📩 "Mama takut salah ucap, Kamu kan marah Mulu ke mama, Makanya kalau ngomong selalu ke aku". Balas Bani lagi.

Aku ngga balas lagi percakapan pesan dengan suamiku, Aku stres, dan hal semacam ini terus berlanjut selama 5 hari aku kerja. Hari ke 5 aku tegur mertua ku.

"Ma, Kok ngga kirim foto Dede, Seharian ngga kasih kabar, Di hubungi juga ngga di angkat." Tanya ku.

"Makanya beliin pulsa, Pulsa mama habis, Mam kan sibuk jahit." Jawab mertua ketus

"Kan kemarin sudah di beliin pulsa ma, Baru sehari." Jawab Bani.

"Habis!, di bilangin habis minta pulsa ngga di beliin, Minta dikirim foto." Bentak mertua.

"Ma, ini bukan habis pulsanya. tapi tombol datanya di matiin." Jawab Bani sambil cek hanpone mama nya.

"Masa baru sore di kirim 10gb sehari habis, Amit amit deh ya allah, Keknya sengaja." Bisik ku ke Bani.

"Mama ku emang ngga ngerti hanphone Sahara, Kamu jangan mancing amarah, Sudah sabar aku ngadepin kalian berdua, lagian ngga kirim foto aja di ributin, Kamu ngerti juga dong jika berada di posisiku." Bentak Bani.

Aku hanya ngelus dada, Rasanya dadaku sesak bercampur emosi, Semua campur aduk jadi satu. Emang kelihatan sepele, Sebagai pekerja dan seorang ibu, Aku juga ingin memantau perkembangan anakku, Aku pengen nangis, Namun aku ngga bisa menangis jadinya emosi yang meluap dan berlebihan. Semalaman aku menangis, Memeluk anakku, tepat jam 12 malam aku coba solat tahajud, meminta petunjuk aku harus bagaimana, Hari Senin Aku sudah memantapkan hati untuk berhenti kerja. Daripada aku bisa gila, Menghadapi drama mertua dan berakhir berantem dengan Bani.

~Bersambung~

Jangan lupa, Like , Vote, Rate dan klik tombol favorite,

Nantikan terus ya perjalanan Sahara mengahadapi mertua galak dan penuh drama..

1
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
winezy
❤️❤️
mutoharoh
seruuu sekali ternyata ceritanya
mutoharoh
mampir untuk membaca,jangan lupa mampir juga kak
Puan Harahap
hadir thor

🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Puan Harahap
udah hadir thor

🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Puan Harahap
lanjut kk
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Puan Harahap
hadir kk

🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Puan Harahap
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
hadir kk thor
Puan Harahap
hadir kk thor

🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Puan Harahap
hello
🌷🌷Salam Pria Idola dan Menikahi Pria
Urakan🌷🌷
Lidia Tikla
next author, semangat
Lidia Tikla
wah, masuk penjara
Lidia Tikla
ih, ngeselin banget ni mantan mertua
Lidia Tikla
Bani jadi stress ya
Lidia Tikla
yang kuat mama Nisa
Lidia Tikla
wah, cerai ya
Tika Ardiani
thour lanjutan mertua galak gada yaa?
Afandi
mertua kayak gitu ke laut aja
Windye Indie Prakoso
Like n vote untukmu thor..

Semangat selalu.. Semoga berkenan mampir ya thor 🙏 🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!